Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 238. Bertemu Qing Yubei


__ADS_3

Shen Long tentu curiga bahwa diantara kedua wanita itu telah menyimpan harta miliknya yang sebelumnya tidak sempat dia kumpulkan.


" Apa kalian ada melihat hartaku sebelumnya?" Tanya Shen Long.


" Heheee... Aku yang mengambilnya, tapi sudah aku berikan kepada kakak Mingzi." Xiao Ai Qing berkata jujur, sambil tersenyum canggung.


" Apa? Sebanyak itu?" Shen Long membulatkan mata seakan tidak percaya bahwa harta miliknya sudah berpindah tangan.


" Saudara Long... Aku berjanji akan menggantikan harta itu. Kamu boleh menjadikanku sebagai jaminan." Xiao Ai Qing menggunakan kesempatan tersebut untuk mendekati Shen Long, agar rencananya tidak diketahui oleh Jun Mei Yin.


' Sialan... Wanita rubah ini memanfaatkan situasi ini agar bisa mendekati Long'gege. Apa dia juga mendengar percakapan mereka sebelumnya?' Pikir Jun Mei Yin, sambil menatap ke arah Xiao Ai Qing.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long tidak bisa berkata apa-apa lagi. Mana mungkin dia meminta kembali harta tersebut dari Hao Mingzi.


' Sepertinya saudari Mei Yin tidak mendengar percakapan mereka sebelumnya. Dengan demikian, kesempatanku semakin lebar.' Xiao Ai Qing berpikir bahwa Jun Mei Yin tidak mengetahui rencananya.


Meskipun sedikit kesal, Shen Long hanya bisa merelakan hartanya lalu berjalan ke arah utara untuk mencari keberadaan Tetesan Stalaktit yang diceritakan kelompok wanita sebelumnya.


" Bukankah sebelumnya kalian mengatakan bahwa ingin bergerak sendiri?" Shen Long menghentikan langkahnya, lalu menoleh ke arah kedua wanita itu yang mengikutinya.


" Aku pikir sangat berbahaya jika berjalan sendiri." Ucap Jun Mei Yin, lalu berjalan mengikuti Shen Long.


" Seperti janjiku, aku tidak akan pergi sebelum melunasi hutangku." Ucap Xiao Ai Qing, sambil berjalan mendekati Shen Long.


Mendengar ucapan dari kedua wanita itu, Shen Long hanya menggelengkan kepala lalu melanjutkan langkahnya.


Tidak lama kemudian, mereka telah sampai di sebuah goa yang diceritakan sebelumnya, dimana terlihat seekor Harimau yang sedang tertidur di pinggir kolam Tetesan Stalaktit.


" Tetesan Stalaktit tingkat 2? Tapi kekuatan Harimau ini setara dengan Pendekar Suci tingkat 2." Gumam Shen Long yang menatap ke arah Harimau, sambil memikirkan cara untuk menghadapinya.


" Saudara Long... Lebih baik kita cari tempat yang lain! Kita tidak akan mampu melawan Harimau itu." Ucap Xiao Ai Qing, sambil menatap ke arah tumpukan mayat yang berada di sekitar kolam.


" Saudara Long... Aku rasa Harimau itu kekenyangan, sehingga dia tertidur. Ini diluar kemampuan kita." Meskipun Jun Mei Yin menginginkan Tetesan Stalaktit itu untuk perkembangan Shen Long, namun kali ini dia tidak ingin bertindak gegabah.

__ADS_1


Harimau itu sangat cerdas, dimana dia membaringkan tubuhnya di tempat yang agak tersembunyi.


Jika saja Shen Long tidak menggunakan Mata Dewa miliknya, maka mereka tidak bisa menemukan keberadaan Harimau tersebut.


" Aku sangat menginginkan Tetesan Stalaktit ini. Aku harus mencari cara untuk menghadapi Harimau itu." Shen Long tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut untuk mengisi lautan Qi yang kedua miliknya agar bisa menerobos ke tingkat berikutnya.


Tidak lama kemudian terdengar derap langkah kaki dari arah luar goa, dimana terlihat ratusan Kultivator yang dipimpin oleh pangeran keempat.


" Akhirnya kita bertemu lagi nona manis." Ucap Qing Yubei sambil menatap ke arah Xiao Ai Qing.


" Pangeran... Kami sudah memberitahukan keberadaan mereka, sekarang tugas kami selesai." Ucap salah satu sosok yang membawa kelompoknya bergabung bersama kelompok Qing Yubei.


" Kalian tidak perlu khawatir, aku akan memenuhi janjiku kepada kalian. Setelah kalian membunuh pemuda dan menangkap kedua wanita itu, maka aku akan mengangkat kalian sebagai prajurit Kerajaan Qing." Qing Yubei memberikan iming-iming jabatan kepala tiga kelompok yang bersamanya untuk meluruskan rencananya.


Tentu ketiga kelompok tersebut sangat senang dengan kerjasama tersebut, karena dengan menjadi prajurit Kerajaan Qing, maka hidup mereka akan terjamin.


" Tidak kusangka seorang pangeran kerajaan memiliki sifat kotor." Xiao Ai Qing menatap ke arah Qing Yubei dengan tatapan jijik.


Ketiga kelompok tersebut tidak menyadari bahwa mereka sedang dimanfaatkan oleh Qing Yubei, dimana mereka juga akan dibunuh ketika sudah sampai di Istana Kerajaan Qing agar tidak ada yang mengetahui kebusukannya.


Di sisi lain Shen Long merasa khawatir jika bertarung di tempat itu, maka Harimau penjaga Tetesan Stalaktit akan terbangun.


" Lebih baik kalian berdua ikut denganku, tapi untuk pemuda itu, tidak ada pengampunan." Qing Yubei tersenyum lebar sambil memberi isyarat kepada bawahannya untuk membunuh Shen Long.


" Jika kalian berani maju kesini, aku tidak segan untuk membunuh kalian." Xiao Ai Qing dengan nada mengancam sambil mengarahkan pedangnya kedepan.


" Jika kalian berani melukainya, langkahi dulu mayatku." Jun Mei Yin juga tidak tinggal diam, langsung mengarahkan pedangnya kedepan.


Di sisi lain Shen Long masih terlihat tenang, karena dia sendiri sudah memiliki rencana lain.


" Menarik... Seorang pemuda bersembunyi dibawah perlindungan seorang wanita." Qing Yubei tertawa lepas sambil berjalan mendekati Shen Long, diikuti kelompoknya.


" Kalau begitu, kalian semua majulah kesini! Kalian pikir aku takut?" Shen Long sengaja memprovokasi, sambil memegang tangan kedua wanita itu, lalu membawa mereka mundur ke belakang untuk mencari posisi yang tepat untuk menjalankan rencananya.

__ADS_1


Meskipun tidak mengetahui rencana Shen Long, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin hanya menurut lalu ikut mundur ke belakang.


Melihat Shen Long yang berani menyentuh tangan Xiao Ai Qing, hati Qing Yubei merasa panas, lalu meminta kepada bawahannya untuk cepat membunuh Shen Long.


Keserakahan dan ambisi dari Qing Yubei dan kelompoknya, membuat mereka tidak fokus dengan tumpukan mayat tersebut.


Mereka hanya berpikir bahwa tumpukan mayat tersebut adalah hasil pertarungan antara beberapa kelompok yang kebetulan Shen Long, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin mendapatkan keuntungan.


Saat merasa berada di tempat yang tepat, Shen Long tersenyum lebar sambil mengeluarkan pedangnya lalu mengalirkan Qi dalam jumlah besar.


" Tebasan Naga Penghancur."


Ggooooaaarr!


Bola angin yang memadat diikuti bayangan Naga Emas melesat cepat ke arah Harimau yang sedang tertidur.


Bboooom! Bboooom!


Ggooooaaarr!


Serangan tersebut bersarang pada Harimau yang sedang tertidur, sehingga membuatnya melompat sambil mengaum keras.


Gggrrrrrrr!


Sosok Harimau yang sudah menutup jalan keluar dari goa, menatap ke arah kelompok Qing Yubei dengan tatapan membunuh.


" Sialan... Ternyata pemuda itu sengaja membangunkan Harimau ini."


Beberapa sosok yang menoleh ke belakang, langsung berkeringat dingin dengan wajah pucat seperti kapas.


Qing Yubei yang menyaksikan hal tersebut juga terlihat pucat, karena Harimau tersebut setara dengan Pendekar Suci tingkat 2.


Meskipun mereka sudah banyak yang mencapai Pendekar Langit tingkat 9, namun untuk menghadapi Harimau tersebut, tentu akan mendapatkan kerugian besar.

__ADS_1


__ADS_2