Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 167. Curiga


__ADS_3

Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam yang baru menyadari bahwa dirinya terlalu meremehkan Shen Long, kini matanya melotot ke arah pemuda tersebut.


" Ka_Kau..." Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam merasa menyesal karena telah ditipu oleh Shen Long karena dia menganggap bahwa pemuda itu sudah kehilangan tenaga, namun kini masih terlihat segar bugar.


" Kelicikan harus dibalas dengan kelicikan." Shen mencabut pedangnya lalu menebas leher Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam.


Sesaat mata Shen Long tertuju pada Cincin Ruang milik Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam, lalu mengambilnya.


" Sepertinya ini berguna untukku." Shen Long tersenyum lebar saat memeriksa isi dari Cincin tersebut.


Sesaat Shen Long mengarahkan Plakat miliknya ke mayat Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam, dimana dia langsung mendapatkan tambahan 200 point sekaligus.


" Aku harus pergi secepatnya dari sini." Shen Long membawa mayat Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam menuju arah lain, dengan memasukkannya ke Cincin miliknya.


Setelah merasa cukup aman, Shen Long kembali mengeluarkan mayat tersebut lalu meletakkan sebaik mungkin agar terlihat seperti terjadinya pertarungan.


" Dengan begini, tidak ada yang mengetahuinya." Shen Long bergegas menuju ke tempat pertarungan sebelumnya sambil membawa kepala Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam di tangannya.


Saat berada di tempat pertarungan, Shen Long langsung melemparkan kepala Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam di tengah pertarungan.


Melihat kepala Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam tersebut, anggota cabang Sekte memasang wajah gelap karena dapat dipastikan bahwa mereka akan mengalami kekalahan.


" Patriak kalian telah mati." Ucap Shen Long dengan suara lantang, lalu memasuki wilayah pertarungan.


Traaang! Traaang! Traaang!


Shen Long yang sudah berada di pertarungan, tidak menyiakan kesempatan tersebut untuk membunuh anggota Sekte Kalajengking Hitam yang sudah kehilangan semangat untuk bertarung.


Tentu saat melihat pemimpin mereka sudah mati, maka dapat dipastikan mereka akan mengalami kekalahan.


Di sisi lain kelompok Klan Yang mendapatkan firasat buruk yang terjadi pada pemimpin mereka, lalu meminta kepada beberapa Kultivator untuk mencari keberadaan pemimpin mereka.


Shen Long yang melihat hal tersebut, hanya tersenyum sambil mengayunkan pedangnya untuk menekan pergerakan lawan.

__ADS_1


( Bangunan Sumberdaya )


Empat sosok yang ditugaskan untuk mencari keberadaan pemimpin kelompok Klan Yang, kini memasang wajah gelap saat melihat empat mayat yang berbaring di tempat tersebut.


" Cepat periksa!" Perintah salah satu Kultivator dari Klan Yang kepada rekannya.


" Baik." Ketiga sosok langsung memeriksa mayat tersebut, dimana mendapatkan banyak luka sayatan dan tusukan.


Setelah memeriksa cukup lama, ketiga sosok tersebut memasang wajah jelek karena merasa tidak percaya jika keempat rekan mereka dibunuh satu orang yang mencapai Pendekar Bumi tingkat 2.


" Apa yang kalian temukan?" Tanya Kultivator sebelumnya.


" Jika dilihat dari luka sayatan dan tusukan yang mereka alami, mereka dibunuh oleh orang yang sama. Itu artinya mereka dibunuh oleh anggota Sekte Kalajengking Hitam." Kultivator yang lain berasumsi dengan hasil yang dia periksa.


" Mungkin orang itu adalah Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam." Ucap Kultivator Klan Yang yang lain.


" Hmmm... Jika begitu, pemuda yang bernama Guang Louzhy telah berhasil membunuh Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam. Tapi itu sangat tidak masuk akal." Kultivator Klan Yang mengerutkan kening sambil memperhatikan tempat tersebut.


" Sepertinya ini ada bekas darah yang lain. Kita harus mengikutinya." Ucap Kultivator yang lain sambil menatap ke arah darah yang menetes di lantai.


" Saudara." Salah satu Kultivator menunjuk ke arah mayat tanpa kepala, dimana mereka langsung berlari ke tempat tersebut.


Sesaat mereka memeriksa mayat tersebut, dimana tidak menemukan keanehan dari mayat keempat rekan mereka juga mayat Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam.


" Ternyata pemuda yang bernama Guang Louzhy itulah yang membunuh Patriak mereka." Kultivator Klan Yang berasumsi, lalu memperhatikan tempat tertentu.


" Jika begitu, kita harus meminta bagian harta jarahan dari Guang Louzhy. Aku yakin dia pasti sudah menyimpannya." Ucap Kultivator yang lain.


" Ya... Kita jauh lebih berhak untuk mendapatkan Sumberdaya itu, karena kita yang menemukan tempat ini terlebih dulu." Ucap Kultivator yang lain, lalu meninggalkan tempat tersebut menuju ke arah pertarungan sebelumnya.


( Wilayah Pertarungan )


Kelompok Klan Zhang dan kelompok Klan Yang juga dibantu kelompok Klan Ling yang baru saja muncul, kini telah berhasil membunuh semua anggota Sekte Kalajengking Hitam.

__ADS_1


"Saatnya memanen." Shen Long mengeluarkan buntalan kain untuk mengambil sesuatu yang berharga pada mayat anggota cabang Sekte Kalajengking Hitam sebagai bentuk pengalihan.


Melihat Shen Long yang tidak memiliki Cincin penyimpanan, Zhang Lee menggelengkan kepala lalu berjalan mendekati Shen Long.


" Saudara Louzhy, apa kamu tidak memiliki Cincin penyimpanan?" Tanya Zhang Lee.


" Mmmm." Shen Long mengangguk sambil mengumpulkan beberapa koin yang berada di balik pakaian mayat tersebut.


Sedangkan cabang Sekte Kalajengking Hitam hanya Patriak mereka saja yang memiliki Cincin penyimpanan, dan untuk anggota hanya menggunakan buntalan kain.


" Sayangnya aku hanya memiliki satu Cincin penyimpanan." Zhang Lee menggelengkan kepala sambil melanjutkan untuk memeriksa barang berharga pada mayat tersebut.


" Tidak masalah saudara Lee." Ucap Shen Long yang menghentikan aksinya karena semua mayat tersebut sudah diperiksa semuanya.


Dari ketiga kelompok tersebut yang menggunakan Cincin penyimpanan hanya beberapa orang saja, sedangkan yang lain hanya menggunakan buntalan kain sebagai tempat penyimpanan.


Tidak lama kemudian muncul keempat sosok yang berasal dari kelompok Klan Yang, langsung berjalan mendekati Shen Long.


" Itu dia yang sudah membunuh Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam. Aku yakin dia banyak menyimpan harta." Ucap salah satu Kultivator dari Klan Yang, sambil menunjuk ke arah Shen Long.


Mendengar ucapan tersebut, semua mata tertuju pada Shen Long dimana juga ingin meminta bagian.


" Cepat serahkan Cincin itu! Kamu pasti menyimpannya untuk dirimu sendiri?" Ucap Kultivator Klan Yang sambil menunjuk ke arah Shen Long dengan sebilah pedang di tangannya.


" Saudara, apa maksudmu?" Shen Long memasang wajah heran, meskipun dia tau bahwa sosok tersebut mencoba memprovokasi yang lain untuk membantu anggota Klan Yang.


Kini semua yang berada di tempat itu menatap ke arah Shen Long penuh dengan keserakahan, dimana hanya beberapa sosok saja yang tidak ikut campur.


" Kamu tidak perlu berbohong. Cepat periksa pemuda itu!" Kultivator dari Klan Yang memberi perintah kepada rekannya.


" Baik." Ketiga Kultivator sebelumnya langsung berjalan mendekati Shen Long untuk memeriksanya.


Sesaat kemudian, mereka tidak menemukan apapun di tubuh Shen Long, kecuali buntalan kain yang ada di tangannya.

__ADS_1


" Saudara, cincin itu tidak ada." Ucap ketiga Kultivator yang memeriksa.


" Periksa di buntalan kain miliknya." Kultivator yang memberi perintah masih tidak percaya jika Shen Long tidak mengambil Cincin penyimpanan Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam.


__ADS_2