Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 518. Burung Langit


__ADS_3

Tetua itu berpikir jika anggota Klan Wu yang tidak memiliki tempat tinggal tetap, bisa berkumpul di kediaman keluarga Klan Long.


Dengan demikian Shen Long akan merasa lebih senang jika tinggal di kediaman keluarga Klan Long.


Tentu semuanya harus dilakukan dengan cara diskusi dengan para petinggi Klan Long, agar kejadian seperti Klan Gui tidak terulang kembali.


" Senior... Aku minta bantuanmu untuk menjaga keluarga Klan Wu. Aku pikir ada beberapa petinggi Istana pangeran kesebelas yang tidak menyukai Klan Wu." Shen Long meminta kepada Tetua tersebut untuk menjaga anggota Klan Wu secara diam-diam, selama dia dan prajurit perunggu Klan Wu sedang menjalankan tugas.


Tentu Shen Long merasa khawatir, karena di kediaman Klan Wu hanya tersisa anak-anak dan para wanita, selain kakeknya yang sedang melakukan latihan tertutup.


Meskipun ada beberapa anggota pria Klan Wu, namun mereka tidak akan mampu bertahan, jika ada serangan dadakan.


" Guru Suci tenang saja! Aku akan meminta kepada beberapa anggota Klan Long untuk berjaga di wilayah kediaman Klan Wu." Tetua senior dengan senang hati mengikuti keinginan Shen Long.


" Terimakasih senior. Kalau begitu aku pamit dulu." Shen Long mengepal kedua tangannya, lalu kembali ke rombongannya.


Tanpa membuang waktu, Tetua sebelumnya langsung kembali ke kediaman keluarga Klan Long untuk melaporkan bahwa Shen Long sedang meminta bantuan mereka.


Di sisi lain, Shen Long yang sudah berkumpul bersama rombongan, kini terus melanjutkan perjalanan menuju ke gunung bagian utara.


Setelah melakukan perjalanan selama seharian, Wu Baihu meminta kepada mereka untuk bermalam di tempat itu, sebelumnya melanjutkan perjalanan.


" Untuk mencapai gunung itu, kita membutuhkan waktu selama lima hari. Jadi malam ini kita akan bermalam disini." Wu Baihu mengambil sebuah tanah lapang sebagai tempat untuk bermalam.


Apalagi setelah melakukan perjalanan selama seharian dengan kecepatan penuh, tentu sudah banyak prajurit yang kelelahan.


" Baik komandan." Jawab mereka serempak, lalu mengambil tempat untuk beristirahat.


Sementara beberapa prajurit harus bergantian untuk berjaga, untuk memastikan keamanan rombongan prajurit.


Begitupun dengan Shen Long, dia juga bergantian untuk berjaga bersama prajurit lainnya.


*******


( Daratan Murni Emas )

__ADS_1


Di beberapa tempat sekitar wilayah Sekte Seribu Pedang, kini terpampang jelas lukisan dari wajah Xiao Aiqing, Cang Liyuan dan Yan Roulie di beberapa tempat.


Ketua Klan Yan juga mengumumkan bagi siapa saja yang menemukan keberadaan Xiao Aiqing, Cang Liyuan dan Yan Roulie akan diberikan hadiah yang pantas.


Sudah berhari-hari anggota Sekte Seribu Pedang telah melakukan pencarian terhadap Tiga Feniks Pedang, namun tidak membuahkan hasil.


Di sebuah kota, kini terlihat Ouyang Ning yang sebelumnya keluar dari dunia tersembunyi dengan bantuan dari salah satu Kultivator yang berasal dari daratan murni emas, kini tatapannya tertuju pada sebuah lukisan di alun-alun kota.


" Kenapa tiga wanita ini bisa menghebohkan anggota Sekte Seribu Pedang?" Ouyang Ning sedikit mengerutkan kening, karena wajah ketiga wanita itu terlihat masih muda dan cantik.


Beberapa hari sebelumnya, Ouyang Ning kembali menculik beberapa Kultivator untuk dijadikan sebagai Pil Darah.


Ouyang Ning juga berencana untuk membangun kembali organisasi Jubah Hitam di kota tersebut, sebelum melancarkan aksinya.


" Sekte Seribu Pedang?" Ouyang Ning tersenyum lebar, karena dengan penampilannya yang sekarang, tentu tidak ada yang mengenalinya.


" Sepertinya aku bisa memanfaatkan situasi ini untuk menghancurkan Sekte Seribu Pedang dan Klan Long sekaligus." Ouyang Ning mengambil salah satu lembaran tersebut, lalu melesat ke arah Sekte Seribu.


Selama berhari-hari melakukan perjalanan, kini Ouyang Ning telah sampai di depan pintu gerbang Sekte Seribu Pedang.


" Berhenti! Disini adalah kediaman Sekte Seribu Pedang." Kedua penjaga gerbang langsung menghadang langkah sosok wanita yang menggunakan topi tudung.


" Aku datang kesini hanya untuk melaporkan tentang tiga wanita ini." Ucap Ouyang Ning, sambil menunjukkan lembaran kertas di tangannya.


Mendengar perkataan dari Ouyang Ning, para penjaga gerbang saling berpandangan, lalu salah satu dari mereka melaporkan kepada Ketua Klan Yan.


Tidak lama kemudian, terlihat sosok pria sepuh datang bersama penjaga gerbang yang sebelumnya.


" Ketua... Wanita ini mengatakan bahwa dia sudah mengetahui keberadaan ketiga wanita itu." Ucap penjaga gawang, sambil menunjuk ke arah Ouyang Ning.


Ketua Klan Yan mengangguk kecil, lalu berjalan mendekati Ouyang Ning dengan tatapan menyelidik.


" Apa benar kamu sudah mengetahui keberadaan ketiga wanita ini?" Tanya Ketua Klan Yan, sambil menunjukkan kertas di tangannya.


" Benar senior... Aku akan memberitahukan kepada kalian dimana keberadaan mereka, setelah mendapatkan upah." Ouyang Ning tidak ingin terlalu basa-basi, langsung mengutarakan tujuannya.

__ADS_1


Mendengar ucapan tersebut, Ketua Klan Yan langsung memberikan satu kantong berisi Pil Inti Emas kepada Ouyang Ning.


Ouyang Ning mengambil kantong tersebut, lalu memeriksanya, hingga terlihat senyuman puas dari wajahnya.


" Langsung saja, aku pernah melihat ketiga wanita ini bersama salah satu anggota Klan Long." Ouyang Ning mengatakan dengan asal-asalan, karena dia sama sekali tidak mengetahui tentang tiga wanita itu.


Tentu Ouyang Ning menyebut anggota Klan Long, karena dia juga menaruh dendam kepada Klan Long yang sudah menghancurkan rencananya.


" Apa ucapanmu bisa dipercaya?" Tanya Ketua Klan Yan, karena sangat mustahil bagi Tiga Feniks Pedang bisa berada di kediaman keluarga Klan Long.


" Jika kamu tidak percaya, silahkan periksa di kediaman Klan Long." Jawab Ouyang Ning dengan nada datar, lalu meninggalkan tempat tersebut.


Mendengar ucapan tersebut, ketua Klan Yan memasang wajah masam, karena mereka tidak bisa pergi ke kediaman keluarga Klan Long, karena adanya aturan antara daratan murni.


" Sialan... Kenapa mereka bisa berada di kediaman Klan Long?" Ketua Klan Yan mengepal kedua tangannya, karena mereka tidak bisa bertindak jika menyangkut sebuah Klan.


Begitu banyak pertanyaan di benak Ketua Klan Yan. Bagaimana bisa Tiga Feniks Pedang tinggal di Klan Long.


" Sepertinya aku harus menggunakan Burung Langit untuk memastikan keberadaan mereka." Gumam Ketua Klan Yan, lalu kembali ke kediamannya.


Meskipun Burung Langit memiliki kemampuan khusus untuk dalam menyelinap, namun tidak bisa digunakan untuk bertarung.


Jikapun Tiga Feniks Pedang berada di kediaman Klan Long, maka pihak Sekte Seribu Pedang hanya bisa menunggu anggota Klan Long pergi ke daratan murni emas.


Saat berada di kediamannya, Ketua Klan Yan menatap ke arah pohon besar yang terdapat seekor Burung Langit.


Kuuurk! Kuuurk! Kuuurk!


Burung Langit yang seukuran kepalan tangan dan memiliki bulu berwarna hijau, terbang mengelilingi Ketua Klan Yan.


Burung Langit memiliki dua jenis, yaitu berwarna hijau digunakan untuk menyelinap karena memiliki kemampuan khusus untuk menciptakan teleportasi.


Sedangkan Burung Langit yang berwarna merah dan memiliki ukuran besar, digunakan untuk transportasi karena kecepatan terbangnya sangat tinggi.


" Pergilah ke kediaman Klan Long! Cari keberadaan Tiga Feniks Pedang." Ucap Ketua Klan Yan, seketika Burung Langit menghilang dari pandangan.

__ADS_1


__ADS_2