
Mereka tidak menyangka bahwa sosok tersebut memiliki status yang kuat, dibalik penampilannya yang biasa-biasa saja.
Sementara di tempat lain terlihat tiga sosok yang merupakan Master dari Akademi Pagoda Suci dimana mereka semua sudah mencapai Pendekar Dewa.
Di hadapan layar yang menampilkan situasi tempat para tamu undangan, setelah mendengar kata ' Shen' bulu kuduk mereka seakan merinding.
Mereka sama sekali tidak takut dengan Sekte Naga Langit, namun hal yang mereka khawatirkan adalah Klan Shen yang menjadi momok menakutkan di daratan SANGAY.
Daratan Sangay itu sendiri adalah tempat tinggal mereka sekarang, yang masih menyimpan rahasia tentang Klan Kuno ataupun Klan Misterius.
" Master Dang, Kumpulkan semua Kitab Kono yang kita miliki! Cari tau tentang Klan Shen!" Salah satu Master yang paling tua memberi perintah kepada Master yang lain.
" Baik Master Zhao." Master Dang mengepal kedua tangannya lalu melesat keluar ruangan.
" Master Zhong, katakan kepada para Tetua tertinggi di Akademi Pagoda Suci, jangan sampai Pemuda itu mati di wilayah Akademi Pagoda Suci, sebelum kita mengetahui latar belakang Pemuda itu." Master Zhao tidak ingin mengambil resiko, jika ada latar belakang yang kuat dibalik Pemuda itu.
" Baik Master Zhao." Master Zhong juga tidak ingin mengambil resiko, meskipun mereka sendiri belum mengetahui hal yang membuat mereka sangat ketakutan.
Tanpa menunggu lama, Master Zhong langsung keluar dari ruangan tersebut. Sementara Master Zhao memutar otaknya untuk mengingat kembali nama ' Shen' di masa lalu.
*******
Di tempat yang lain, dimana para tamu undangan yang terlihat sedang hanyut dalam pemikiran mereka masing-masing.
" Dengarkan semuanya! Jika ingin bertaruh kepada mereka yang sedang bertarung, pihak Akademi Pagoda Suci akan mengatur semuanya. Hanya saja kalian harus membayar 10% dari taruhan kalian." Kini Tetua dari Akademi Pagoda Suci mengeluarkan suara dibalik keheningan para tamu undangan.
" Apa kalian ingin merampok kami?" Tanya beberapa tamu undangan yang terlihat kesal.
" Jika kalian tidak ingin bertaruh, juga tidak masalah." Jawab Tetua Akademi Pagoda Suci terlihat santai.
" Mmmm... Baiklah, aku bertaruh kepada 20 peserta itu. Lalu siapa yang berani bertaruh kepada pemuda botak itu?" Tanya salah satu Tetua dari Sekte Naga Langit.
" Biar aku yang bertaruh kepada Shen Long sebesar 5 Juta Koin Emas." Yi Duan mempertaruhkan semua harta yang dia miliki, karena dia yakin bahwa Shen Long mampu mengalahkan 20 peserta tersebut.
__ADS_1
Lagi pula semua Koin yang dia miliki berasal dari hasil jarahan mereka saat menghancurkan markas Perampok.
Semua yang berada di tempat itu membulatkan mata dengan rahang terbuka, bagaimana mungkin Tetua Sekte Harimau Putih memiliki pemikiran seperti itu karena sudah jelas bahwa Shen Long pasti akan kalah.
" Apa kalian takut?" Tanya Yi Duan sedikit memprovokasi.
" Takut? Aku akan bertaruh denganmu 10 kali lipat." Salah satu petinggi Klan mengeluarkan uang senilai 50 juta Koin Emas.
Tetua tersebut begitu yakin bahwa kemenangan ada di pihaknya.
" Setuju!" Jawab Yi Duan dengan singkat.
" Siapa lagi yang ingin bertaruh? Aku akan mempertaruhkan 10 kali lipat untuk 20 peserta itu." Ucap yang lain juga tidak ingin ketinggalan bagian, dimana mereka sangat yakin bahwa Shen Long lebih mudah untuk dikalahkan.
Kini semua Tetua dan Guru yang berasal dari Kota Dahyan,. termasuk Jin Song dan Lin Kun juga mempertaruhkan semua harta mereka tanpa keraguan sedikitpun.
Hal itu tidak lepas dari pandangan Raja Qing Ziliong, yang membuatnya merasa tertarik.
' Hmmm... Jika dilihat dari wajah para Tetua dan Guru itu, sepertinya Shen Long bukan orang sembarangan.' Qing Ziliong membatin sambil memperhatikan gerak-gerik Tetua Cang Mu yang sedang memasang taruhan.
Mendengar perkataan dari Qing Ziliong, Ling Minghao berkeringat dingin karena dia sudah tau kelicikan sosok tersebut.
Meskipun kedua Kerajaan Ling dan Kerajaan Qing terlihat baik-baik, namun permasalahan bisnis membuat mereka saling menjatuhkan.
" Raja Ling Minghao, apa kamu takut? Bukankah pemuda itu sudah kamu buang, karena seorang sampah. Lalu apa yang membuatmu khawatir?" Qing Ziliong mulai memprovokasi agar sosok tersebut mengikuti rencananya.
" Baiklah, berapa yang ingin kamu pertaruhkan? Semoga saja taruhan kita tidak mengecewakan." Ucap Ling Minghao seraya tersenyum lebar, juga ikut memprovokasi.
" Taruhanku cukup sederhana, aku ingin perluasan wilayah. Aku ingin mempertaruhkan wilayah kekuasaan ku sampai Hutan Kuno." Ucap Qing Ziliong sambil melirik ke arah anggota Kekaisaran Wei.
Mendengar perkataan dari Qing Ziliong, Ling Minghao sedikit kesal karena wilayah yang ditunjukkan merupakan tempat yang sangat berbahaya, dimana tidak ada seorang pun yang selamat jika memasuki wilayah itu.
Dengan sedikit memutar otaknya, Ling Minghao mencari wilayah yang cocok sebagai taruhannya.
__ADS_1
" Mmmm... Baiklah, aku akan bertaruh wilayahku hingga mencapai Hutan Neraka." Ling Minghao menganggap bahwa Hutan tersebut sebanding dengan wilayah yang dipertaruhkan oleh Qing Ziliong.
Mendengar ucapan tersebut, Qing Ziliong sedikit mengerutkan kening, karena kedua wilayah tersebut sama-sama tempat berbahaya.
Namun jika dipikir lagi, jika akan terjadi perluasan hingga mencapai Hutan Neraka, maka Kerajaan Qing akan mendapatkan keuntungan besar, karena masih banyak tempat yang bisa dijelajahi selain Hutan Neraka.
" Baiklah, aku setuju! Sekarang kita akan melakukan perjanjian." Qing Ziliong mengeluarkan sebuah kertas yang terbuat dari kulit hewan.
Tanpa menunggu lama, Qing Ziliong menulis surat perjanjian tersebut lalu menyerahkan kepada Ling Minghao untuk diberikan tanda kesepakatan.
Tentu mereka juga meminta kepada utusan Kekaisaran Wei untuk menandatangani perjanjian tersebut agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Saat semua sudah selesai, kini mata para tamu undangan tertuju kepada Shen Long yang juga sedang melakukan negosiasi kepada 20 peserta sebagai lawannya.
Di tempat lain dimana Shen Long yang sudah menyelesaikan taruhan mereka, kini mulai bersiap untuk bertarung.
Jika saja Shen Long mengetahui bahwa ada orang lain yang bertaruh kepada mereka, maka dia juga akan meminta persenan dari taruhan.
" Kalian siap?" Tanya pemandu turnamen yang juga terlihat tegang.
" Siap!" Seru 20 peserta tersebut yang tidak sabar ingin membunuh Shen Long.
Sedangkan Shen Long sendiri hanya menjawab dengan anggukan kecil lalu mengeluarkan Pedang Kesunyian.
" Mulai!" Pemandu turnamen memberi instruksi.
Seketika 20 peserta tersebut melakukan serangan secara bersamaan, dimana Shen Long hanya menyipitkan matanya.
" Matilah!" Teriak salah satu peserta yang ingin menebas leher Shen Long.
Traaang!
Craaash!
__ADS_1
Shen Long membenturkan Pedangnya lalu dengan cepat menusuk bagian perut peserta tersebut.
" Aaarrrggghhhh." Satu peserta berteriak kesakitan karena tusukan tersebut sangat dalam di perutnya.