Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 408. Permata Bumi


__ADS_3

Shen Long tidak menyangka bahwa potensi dari akar spiritual Immortal memiliki kemampuan khusus yang lain.


Teknik membelah diri yang dimiliki Shen Long, bukanlah teknik biasa, melainkan saat menggunakan teknik membelah diri, clone miliknya memiliki kesadaran sendiri meskipun semua saling terhubung.


Kelebihan teknik membelah diri juga akan memiliki kekuatan seperti tubuh asli.


" Sayangnya teknik membelah diri ini membutuhkan jiwa, agar kesadarannya sama dengan tubuh asli." Shen Long tersenyum pahit karena untuk mencari jiwa bukanlah perkara mudah.


Namun Shen Long sama sekali tidak berputus asa, sehingga dia akan mencari jiwa yang dia butuhkan. Jika memungkinkan, Shen Long akan mencari jiwa yang sangat kuat, sehingga clone miliknya bisa bertahan lebih lama.


Tanpa membuang waktu, Shen Long langsung masuk ke dalam reruntuhan kuno, untuk mencari sesuatu yang berharga untuk perkembangannya.


Saat berjalan cukup lama, kini Shen Long dihadapkan dengan ratusan pedang yang menancap sempurna di atas lantai seperti membentuk sebuah pola.


" Aura pedang ini sangat kuat. Apakah ini yang dimaksud dengan niat pedang?" Gumam Shen Long, sambil memperhatikan ratusan pedang di depannya.


Sriiiiiing!


Saat Shen Long berada pada jarak yang dekat, ratusan pedang yang menancap, kini terbang ke udara, hingga bagian ujung pedang itu tertuju pada Shen Long.


" Sepertinya akan ada pertanda buruk." Shen Long memasang wajah jelek, karena ratusan pedang yang melayang di depannya seakan bersiap untuk menyerang.


Karena tidak memiliki pilihan lain, Shen Long kembali mengeluarkan pedang Kesunyian miliknya, sambil meningkatkan kewaspadaan.


Wuush! Wuush! Wuush!


Ratusan pedang melesat ke arah Shen Long seperti sekumpulan lebah yang ingin mengeroyoknya.


Sambil menarik napas dalam-dalam, Shen mengayunkan pedangnya untuk menangkis serangan dari ratusan pedang.


Traaang! Traaang! Traaang!


Dengan ketangkasannya, Shen Long menangkis ratusan pedang yang menyerangnya dari berbagai arah.


Dalam waktu singkat, Qi miliknya seakan tersedot, hingga keringatnya bercucuran, membuat Shen Long harus mencari cara untuk menghindar dari serangan ratusan pedang.

__ADS_1


Setelah melakukan pertarungan sangat lama, kini Shen Long mulai menyadari bahwa ratusan pedang itu tidak melukai tubuhnya, melainkan seakan mengajarkan sebuah pola gerakan.


" Baiklah, aku akan mengikuti keinginan kalian." Gumam Shen Long, lalu bergerak ke berbagai arah sambil menangkis serangan dari ratusan pedang.


Langkah Shen Long juga semakin terarah hingga kedua kalinya berpijak pada sebuah lingkaran.


Buussshh!


Sebuah energi keluar dari bawah kaki Shen Long, membuatnya tidak mampu menggerakkan tubuhnya.


" Sialan... Kenapa bisa seperti ini?" Shen Long mengumpat dalam hati, karena tangan dan kakinya tidak bisa digerakkan.


Saat itu juga ratusan pedang yang menyerangnya mengeluarkan cahaya, lalu melesat ke arah Shen Long.


Jleeep! Jleeep! Jleeep!


Ratusan pedang menancap sempurna pada tubuh Shen Long yang hanya berdiri mematung.


Aarrgggh!


Shen Long berteriak kesakitan, karena satu-persatu pedang tersebut masuk ke dalam tubuhnya.


Hingga membutuhkan waktu selama berjam-jam, secara perlahan Shen sudah menyelesaikan penyiksaan yang membuatnya kehabisan tenaga.


" Selamat anak muda... Kamu telah berhasil mendapatkan niat pedang." Terdengar suara dari arah samping Shen Long, dia terlihat sosok pria sepuh yang memiliki jenggot dan kumis yang memanjang.


Tanpa berkata apapun, Shen Long menatap ke arah pria sepuh dengan penuh kebencian karena penyiksaan yang dia alami begitu menyakitkan.


" Kamu tidak perlu marah kepadaku, karena sesuatu yang berharga tidak bisa didapatkan dengan gratis."


" Masih banyak orang diluar sana yang menginginkan niat pedang, namun tidak semua orang yang mencapai tahap itu." Ucap pria sepuh, sambil berjalan mendekati Shen Long.


Mendengar perkataan dari pria sepuh, Shen Long mulai menurunkan emosinya, karena apa yang dikatakan sosok itu memang benar.


" Maafkan aku senior." Shen Long berkata dengan tulus, sambil menundukkan kepala, dimana tubuhnya sudah bisa digerakkan.

__ADS_1


Pria sepuh mengangguk pelan, " Aku dapat merasakan bahwa banyak sekali sesuatu yang berharga pada tubuhmu. Jadi tidak banyak yang bisa aku ajarkan kepadamu, karena terlalu banyak teknik justru akan memperlambat Kultivasimu."


Pria sepuh menarik napas dalam-dalam, sambil memikirkan teknik apa yang bisa dia ajarkan kepada Shen Long, karena pemuda itu sudah banyak menciptakan teknik tingkat tinggi.


" Jika boleh tau, siapa senior sebenarnya?" Tanya Shen Long.


" Aku adalah Long Jian yang dijuluki Pendekar Pedang Naga. Namun ini hanyalah pecahan jiwaku saja yang aku tinggalkan sebelum pergi ke alam yang lebih tinggi lagi." Jawab Long Jian.


" Jiwa?" Shen Long tersenyum lebar, karena dia berpikir bahwa jiwa Long Jian bisa menjadi bahan percobaan untuk teknik membelah diri.


Melihat wajah Shen Long yang memiliki niat terselubung, Long Jian memasang wajah masam, karena pemuda itu sama sekali tidak menghargai dirinya.


" Kamu jangan bertindak macam-macam! Aku hanya pecahan jiwa, jadi tidak cocok untuk dijadikan sebagai bahan untuk menggunakan teknik membelah diri."


" Lebih baik kamu mencari yang lain, misalnya jiwa naga yang memiliki kekuatan besar." Long Jian menggelengkan kepala karena pemuda yang di depannya memiliki sifat yang liar.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long menundukkan kepala, merasa malu karena rencananya diketahui. Beruntung Long Jian tidak memarahinya, sehingga Shen Long bisa bernafas lega.


" Anak muda... Aku tau kamu bukan berasal dari Klan Long, namun berjanjilah padaku agar menganggap Klan Long adalah keluargamu."


" Aku dapat merasakan bahwa ada sesuatu yang membahayakan keluarga Klan Long, jadi aku harap agar kamu melindungi keluargaku." Long Jian meminta kepada Shen Long agar tetap menjadi bagian dari keluarga Klan Long.


Mengingat bahwa kedua Istrinya berasal dari Klan Long, Shen Long juga dengan senang hati untuk menjadi salah satu keluarga Klan Long.


Long Jian sangat senang, lalu mengajarkan kepada Shen Long tentang Formasi Pedang Bayangan.


Formasi Pedang Bayangan adalah Array tingkat 4, sehingga Shen Long membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mempelajari Array tersebut.


Sebagai syarat untuk mempelajari Formasi Pedang Bayangan, seorang Kultivator harus memiliki niat pedang, karena harus menyalurkan aura pedang pada Kayu Spirit untuk diciptakan.


" Aku tidak salah, karena mengajarkan Formasi Pedang Bayangan kepadamu. Kamu bisa mempelajarinya dengan cepat." Long Jian tersenyum puas karena Shen Long melebihi apa yang dia pikirkan.


" Ini semua berkat bimbingan senior." Jawab Shen Long, sambil mengepalkan kedua tangannya.


Long Jian hanya tersenyum, karena sekeras apapun seorang guru mengajar seorang murid, semuanya tergantung dari usaha dan pemahaman murid itu sendiri.

__ADS_1


Long Jian memberikan dua benda kepada Shen Long, yaitu Inti Roh Naga untuk Shen Long sendiri dan permata bumi bisa diberikan kepada salah satu Tetua Klan Long.


Saat itu juga secara perlahan jiwa Long Jian mulai memudar hingga menghilang mengikuti terpaan angin.


__ADS_2