Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 395. Api Alkemis


__ADS_3

Setelah melakukan perjalanan cukup jauh, kini Shen Long sudah berada di sebuah tempat dimana terdapat Api Alkemis.


Di tempat itu juga terlihat beberapa sosok yang juga ingin mengambil Api Alkemis yang berada di atas bukit.


" Kenapa mereka hanya berdiam diri?" Shen Long merasa heran, karena para murid tidak ada yang berani mendekati kaki bukit.


" Mereka tidak berani bertindak, karena Api Alkemis dijaga oleh tiga ekor Kera Api yang kekuatannya setara dengan Pendekar Raja tingkat 4." Jawab Long Qianxue,. karena dia pernah mendengar dari kakeknya.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long sedikit mengerutkan kening, sambil menatap ke arah beberapa sosok yang berada di tempat itu.


Dengan kemampuannya yang sekarang, Shen Long sedikit kesulitan untuk berhadapan dengan Kera Api, meskipun kemampuan fisiknya sudah mencapai Naga Dewasa.


Di sisi lain terlihat gadis yang menggunakan topi tudung, berbisik kepada murid Perguruan Naga Hitam, sambil menunjuk ke arah Shen Long.


Tentu gadis itu masih mengingat jelas wajah Shen Long yang menggagalkan rencana mereka untuk membunuh semua murid Perguruan Naga Biru.


Shen Long yang menyadarinya, kini harus meningkatkan kewaspadaan, karena murid Perguruan Naga Hitam semuanya dalam kondisi prima.


Dengan kata lain, Shen Long tidak bisa mengalahkan mereka, jika tanpa bantuan para murid yang lain.


Terlebih di tempat itu juga terdapat murid Perguruan Naga Tunggal, sehingga mereka menatap ke arah Shen Long penuh dengan kebencian.


Namun kali ini murid Perguruan Naga Tunggal harus bersikap hati-hati, karena tidak ingin pemuda itu menggunakan Array tingkat 3 lagi.


" Saudara, bagaimana dengan mereka? Kita tidak bisa mengambil Api Alkemis, karena untuk membunuhnya, tenaga kita akan berkurang." Salah satu murid Perguruan Naga Hitam tidak ingin Api Alkemis direbut oleh murid yang lain, saat mereka sedang bertarung melawan Kera Api.


" Tidak ada pilihan lain, selain harus bekerjasama dengan murid Perguruan Naga Tunggal dan Naga Kabut." Jawab salah satu dari murid Perguruan Naga Hitam.


Mereka saling berdiskusi untuk merencanakan sesuatu agar Api Alkemis bisa menjadi milik mereka.


Begitupun dengan murid Perguruan Naga Tunggal, juga merencanakan sesuatu agar bisa mendapatkan Api Alkemis.


Di rombongan Long Duanjun juga melakukan rencana yang sama, yaitu tidak menggunakan kekuatan penuh, karena setelah berhasil membunuh ketiga Kera Api, maka pasti akan terjadi pertarungan antara perguruan.


" Saudara Yutian,. kita harus menggabungkan kekuatan untuk menghadapi mereka." Long Duanjun menyingkirkan masalah pribadinya terlebih dulu, karena dia ingin mendapatkan Api Alkemis.


" Baiklah, aku akan membantu kalian." Jawab Shen Long, karena dia juga tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut agar bisa mendapatkan Api Alkemis.

__ADS_1


Meskipun Shen Long tidak tertarik dengan Api Alkemis, namun dia berfikir akan memberikan kepada Long Chieyu,. karena gadis itu begitu tertarik dengan Api Alkemis.


Mendengar perkataan dari Shen Long, Long Duanjun langsung berjalan mendekati pemimpin dari murid Perguruan Naga Tunggal dan Naga Hitam.


Kali ini hanya murid Perguruan Naga Biru yang tidak berada di tempat itu, karena mereka lebih memilih untuk mencari keberuntungan yang lain.


Apalagi dengan jumlah mereka yang hanya tersisa tujuh orang, tentu situasi mereka sama sekali tidak menguntungkan.


Setelah mendapatkan kesepakatan, Long Duanjun kembali ke rombongan,. dimana mereka mendapat bagian untuk membunuh satu ekor Kera Api.


Begitupun dengan murid Perguruan Naga Tunggal dan Naga Tunggal, dimana mereka juga mendapatkan satu bagian.


" Baiklah, sekarang kita berangkat." Long Duanjun yang memimpin rombongan,. langsung melesat ke arah bukit bersama rombongan yang lain.


Shen Long juga meminta kepada Long Chieyu dan Long Qianxue agar tidak ikut membantu, karena dia memiliki rencana lain.


" Baiklah, kami akan menunggu di bagian barat tempat ini." Jawab Long Chieyu,. lalu meninggalkan tempat itu bersama Long Qianxue.


Melihat kejadian tersebut, murid Perguruan Naga Merah menatap kepergian kedua wanita itu, namun tidak berani mengikuti mereka, karena tenaga mereka dibutuhkan ketika melawan murid yang lain.


" Setelah ketiga Kera Api itu terbunuh, kita harus membunuh mereka, agar murid Perguruan Naga Hitam bisa mendapatkan Api Alkemis." Ucap gadis yang menggunakan topi tudung, karena mereka sudah mengambil sebuah kesempatan.


Perguruan Naga Merah dan Perguruan Naga Hitam jauh lebih solid dibandingkan dengan perguruan yang lain, karena tujuan mereka untuk menghancurkan Klan Long.


Tentu saja itu menjadi suatu keuntungan bagi kedua perguruan itu, karena ketidak kompakan anggota Klan Long, membuat mereka bisa menjalankan aksinya untuk menekan keluarga Klan Long.


Ggooooaaarr!


Ggooooaaarr!


Ggooooaaarr!


Ketiga Kera Api meraung keras, untuk menyambut kedatangan para murid yang mendekati wilayah mereka.


" Berpencar!" Teriak salah satu dari murid Perguruan Naga Hitam, lalu membentuk kelompok untuk membunuh salah satu dari Kera Api.


Di sisi lain Shen Long yang sudah berada di puncak bukit, kini langsung menggunakan serangan jarak jauh untuk melawan Kera Api.

__ADS_1


Tapak Naga Penghancur!


Buussshh!


Sebuah bola energi keluar dari telapak tangan Shen Long, menuju ke arah Kera Api.


Bboooom!


Serangan dari Shen Long bersarang pada dada Kera Api, namun seakan tidak berfungsi.


" Hei, bukankah kamu adalah petarung jarak dekat? Kenapa kamu menggunakan serangan jarak jauh?" Long Duanjun terlihat kesal karena Shen Long tidak ingin mendekati Kera Api.


" Tenagaku semakin berkurang, karena sebelumnya melawan murid Perguruan Naga Merah." Jawab Shen Long, sedikit beralasan.


Mendengar perkataan dari Shen Long, Long Duanjun mengumpat dalam hati karena alasan Shen Long tidak masuk akal.


Namun karena keinginannya begitu kuat untuk mendapatkan Api Alkemis, sehingga dia harus berhadapan langsung dengan Kera Api yang diikuti ketiga rekannya.


Langkah Kabut!


Long Duanjun melesat cepat ke arah Kera Api, lalu mengalirkan Qi dalam jumlah besar pada telapak tangannya.


Tapak Naga Kabut!


Bboooom!


Saat berada dalam jarak dekat, Long Duanjun menciptakan serangan tapak pada bagian perut Kera Api, yang juga diikuti ketiga rekannya.


Melihat Kera Api yang terkapar di tanah, Long Duanjun dan semua murid Perguruan Naga Kabut langsung melesat ke arah Kera Api dengan menciptakan serangan terkuat mereka.


Dalam waktu singkat, Kera Api berhasil dibunuh oleh Long Duanjun, dimana dia langsung melesat ke arah Api Alkemis.


Bboooom!


Sebuah tendangan secara tiba-tiba bersarang pada tubuh Long Duanjun yang membuatnya meraung keras.


" Kamu tidak berhak mengambil Api Alkemis ini?" Ucap gadis yang menggunakan topi tudung, menatap ke arah Long Duanjun.

__ADS_1


" Sialan." Long Duanjun mengumpat dalam hati, karena sebelumnya dia tidak mempertimbangkan keberadaan murid Perguruan Naga Merah.


Apalagi dengan tenaganya yang sudah berkurang, tentu sangat sulit untuk melawan wanita itu.


__ADS_2