
Meskipun Roh Naga sudah tidak ada lagi, namun kekuatan dari Roh Naga masih tinggal di tubuh Shen Long, sehingga dia bisa menggunakan Teknik Tinju Naga Penghancur.
Shen Long yang masih memegang Pedang Bayangan Malam berusaha untuk mengendalikan pikirannya agar tidak dirasuki oleh Aura kematian tersebut.
Dengan keinginan yang kuat, Shen Long berusaha untuk tetap fokus untuk menghilangkan Aura kematian yang ada pada Pedang Bayangan Malam.
Kini terdengar teriakan demi teriakan dari Shen Long yang berusaha untuk mengendalikan pikirannya.
Di alam pikirannya, Shen Long dapat merasakan pembantaian demi pembantaian yang dilakukan oleh pemilik Pedang Bayangan Malam.
Jeritan demi jeritan memilukan dari semua korban merasuki pikiran Shen Long, namun dia tetap berusaha untuk berkonsentrasi meskipun keringat bercucuran di tubuhnya.
Setelah memakan waktu selama satu jam, Shen Long berhasil menghilangkan Aura kematian dari Pedang Bayangan Malam, meskipun hanya sedikit.
Shen Long pun menyudahi aksinya, karena mengolah Aura kematian tersebut menghabiskan Qi miliknya.
' Hmmm... Pemuda ini cukup cerdik.' Guang Louzhy yang sejak awal memperhatikan apa yang dilakukan Shen Long.
Terlihat gagang Pedang Bayangan Malam yang awalnya hitam pekat, kini berubah menjadi titik-titik berwarna putih meskipun hanya sedikit.
" Haaahh... Sepertinya butuh waktu yang cukup lama untuk mengubah Aura kematian ini." Ucap Shen Long dengan napas terputus-putus lalu meninggalkan alam jiwa kembali ke tempat semula.
Saat berada di atas batu besar, Shen Long kembali mengolah Aura Pembunuh miliknya agar tidak menggangu konsentrasi saat dia berlatih.
*******
Pada keesokan pagi, Shen Long menghentikan latihannya dimana Lin Kun dan yang lain telah bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan.
" Long'er... Apa kamu tidak tidur semalaman?" Tanya Jin Song, karena dia tidak menemukan Pemuda itu kembali ke perkemahan mereka.
" Benar Tetua. Aura Pembunuh ini sangat sulit untuk dihilangkan." Ucap Shen Long dengan jujur.
__ADS_1
" Ya... Aura Pembunuh memang sulit untuk dihilangkan. Tapi sepertinya kamu memiliki cara khusus untuk menghilangkan Aura Pembunuh itu." Ucap Jin Song.
" Lebih baik kita lanjutkan perjalanan, waktu kita sudah tidak banyak." Ucap Lin Kun di sela percakapan mereka.
Dengan sebuah anggukan, mereka pun kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Sekte Pedang Suci.
Namun kali ini terlihat sedikit perbedaan, dimana Jun Mei Yin terus melanjutkan latihan di sela perjalanan mereka sehingga dia tidak lagi mengganggu Shen Long.
" Saudari Mei Yin... Sekeras apapun kamu berlatih, kamu tidak bisa mengalahkanku." Ucap Yan Rou Lie yang selalu memprovokasi Jun Mei Yin, meskipun dari setiap gerakan wanita itu semakin berkembang pesat.
" Kamu lihat saja nanti! Aku akan mengalahkan mu." Ucap Jun Mei Yin di sela latihannya.
Melihat semangat Jun Mei Yin dan Yan Rou Lie, Lin Kun dan Jin Song berinisiatif untuk mengajarkan mereka sambil melakukan perjalanan.
Dengan penuh semangat Shen Long, Jun Yun dan Jin He juga melakukan hal yang sama dimana sambil berjalan mereka melakukan gerakan kecil untuk mendalami Seni Pedang mereka.
Dari setiap gerakan yang mereka ajarkan, Lin Kun dan Jin Song kini tertuju kepada Shen Long dimana kekuatan dan kecepatan serangan pedang miliknya seperti tidak terarah, namun sebenarnya semakin terpusat pada suatu titik.
" Long'er... Seperti yang aku katakan sebelumnya, seni Pedang tidak terbatas. Keluarkan semua kemampuan dan pemahamanmu! Sepertinya ada hal yang kamu sembunyikan." Jin Song dengan wajah penasaran sambil memperhatikan setiap gerakan yang Shen Long lakukan.
" Maaf Tetua... Apa ada hal yang salah dengan gerakanku?" Shen Long merasa khawatir jika seni Pedang yang dia lakukan berbeda dari yang diajarkan, meskipun dia sudah melakukan hal yang persis dengan yang diajarkan.
" Long'er... Tunjukkan saja kepada kami, agar kami bisa membantumu jika ada kesalahan." Ucap Jin Song.
Meskipun sedikit ragu, Shen Long langsung memusatkan fikirannya untuk melakukan Teknik Pedang Acak yang dia ciptakan sebelumnya.
" Baik Tetua." Shen Long membungkukkan badan lalu menggunakan Teknik Pedang Acak.
Dari pengamatan Lin Kun dan Jin Song, kini sangat kagum dengan seni Pedang yang dilakukan oleh Shen Long yang membuat mereka hampir tidak percaya.
' Mata Pedang? Dari mana Pemuda ini bisa memahami mata Pedang dengan sempurna?" Lin Kun terus memperhatikan setiap gerakan dari Shen Long yang begitu indah, namun memiliki kekuatan serangan yang mematikan.
__ADS_1
" Guru Lin Kun... Sepertinya sudah waktunya bagi Long'er menggunakan Teknik Seribu Pedang." Ucap Jin Song sambil menoleh ke arah Lin Kun.
" Aku setuju. Hanya saja gerakan Pedang yang dia gunakan sedikit berbeda dengan gerakan Teknik Seribu Pedang. Meskipun serangannya terlihat kacau, namun tetap fokus pada satu titik." Ucap Lin Kun.
" Ya... Sepertinya serangan dari beberapa sisi, hanya sebagai pengecoh lawan. Sedangkan tumpuan utama berada di satu arah. Lebih cocoknya yang lain hanya bayangan." Ucap Jin Song.
" Hmmm... Apakah Long'er adalah Murid yang kita kenal selama ini? Dari setiap gerakannya seperti orang yang sudah menjalani pertarungan selama ratusan tahun. Ini bisa menjadi malapetaka jika diketahui oleh Sekte besar." Lin Kun merasa sosok yang ada di depannya itu bukan lagi sebagai Shen Long, melainkan seseorang yang sudah berusia ratusan tahun, karena dari setiap serangannya sangat mematikan.
Kini Jun Mei Yin, Yan Rou Lie, Jun Yun dan Jin He langsung menghentikan latihan mereka saat melihat seni Pedang yang dimainkan Shen Long.
Keempat sosok tersebut juga berniat untuk mempelajari setiap gerakan dari Shen Long yang menurut mereka sangat sempurna.
" Saudara Long... Apa boleh aku mempelajari Teknik yang kamu gunakan?" Tanya Jun Yun yang terlihat antusias.
Tanpa menjawab apapun, Shen Long terus memperagakan seni Pedang yang dia miliki. Shen Long tidak menjawab pertanyaan dari Jun Yun, bukan tanpa alasan karena hanya Lin Kun dan Jin Song saja yang bisa menentukan.
Sedangkan Shen Long sendiri masih memiliki status sebagai seorang Murid Sekte Seribu Pedang.
Karena tidak ada jawaban, Jin He langsung meniru gerakan dari Shen Long yang juga diikuti oleh Jun Yun, Jun Mei Yin dan Yan Rou Lie.
Melihat aksi yang dilakukan oleh keempat murid mereka, Lin Kun dan Jin Song langsung memasang wajah masam karena keempat sosok tersebut seperti seorang pencuri.
Sambil berlatih, kelima Murid tersebut melanjutkan perjalanan dimana Lin Kun dan Jin Song selalu mengawasi keadaan sekitar untuk memastikan keamanan mereka.
Beruntung jalan yang mereka lewati jarang sekali digunakan warga, jadi tidak ada yang menggangu mereka.
Meskipun beberapa kali bertemu dengan Hewan Roh, namun dapat dihalau oleh Jin Song dan Lin Kun yang diikuti kelima Murid untuk memperdalam pengetahuan seni Pedang mereka.
Sesekali Lin Kun dan Jin Song memberi arahan kepada Shen Long dan yang lain agar lebih baik lagi dalam memainkan Pedang, ketika melihat beberapa celah.
Walaupun seni Pedang yang dilakukan Shen Long memiliki pemahaman sangat tinggi, namun pengalaman Pedang dari Lin Kun dan Jin Song tidak diragukan lagi.
__ADS_1