
Apa yang dikatakan Jun Lixing sedikit terlalu berlebihan, meskipun sedikit ada benarnya.
Sekte Kalajengking Hitam tidak berani melakukan penyerangan secara terbuka, namun mereka sering berbuat ulah ketika bertemu dengan murid Sekte yang lain jika sedang melakukan perjalanan atau menjalankan misi.
Tujuan mereka tidak lain untuk menekan perkembangan calon jenius muda agar tidak menjadi masalah di masa depan.
Pekerjaan mereka juga sangat rapi. Saat ada Kultivator yang lebih tinggi dari mereka, maka mereka tidak melakukan pergerakan apapun.
Namun jika para Kultivator Muda yang terlihat lemah dari mereka, maka saat itu juga mereka melakukan penyergapan dan keluar dari persembunyian mereka.
hal itulah yang membuat pihak Istana sedikit kewalahan karena mereka sangat licin.
Tapi tidak jarang mereka akan melakukan penyerangan besar-besaran jika mereka mengetahui bahwa ada sosok berbakat yang bisa menjadi ancaman bagi mereka di masa depan.
" Haaahh, Sekte Kalajengking Hitam kembali berulah lagi." Tetua Sekte Harimau Putih mendengus kesal, karena sampai sekarang tidak ada yang mengetahui letak Sekte Kalajengking Hitam.
" Lalu bagaimana dengan Hewan Buas yang Matriak katakan sebelumnya?" Tanya Jin Song yang masih penasaran dengan hewan buas yang dimaksud.
" Seperti yang aku katakan sebelumnya, Kekaisaran Wei memiliki wilayah dimana 70% adalah hutan belantara. Namun akhir-akhir ini banyak sekali hewan buas yang menyerang permukiman warga. Karena itulah pihak Istana Kerajaan Qing masih menyelidiki kasus tersebut." Ucap Jun Lixing yang juga tidak kalah heran dengan kabar tersebut.
Mendengar ucapan tersebut, para peserta turnamen merasa ngeri membayangkan jika hewan buas melakukan penyerangan besar-besaran.
Hanya satu orang yang masih terlihat santai, yaitu Shen Long sendiri. Dengan gabungan darah Naga yang merupakan Ras tertinggi untuk hewan buas dan darah Kera Salju yang merupakan hewan yang bercampur darah Peri membuatnya merasa tertantang untuk menjajal kemampuannya.
" Lalu bagaimana dengan Akademi Pagoda Suci? Bukankah mereka hanya merekrut calon murid jenius saja yang masih berusia dibawah 20 tahun? Dan itu hanya dilakukan lima tahun sekali." Tanya Tetua dari Sekte Bunga Sakura, karena waktu perekrutan tersebut masih satu tahun lagi.
__ADS_1
Siapa yang tidak mengenal Akademi Pagoda Suci yang dikabarkan memiliki beberapa petinggi yang sudah mencapai Pendekar Dewa.
Akademi Pagoda Suci berpegang teguh pada prinsip Netral, dimana tidak terikat dengan siapapun karena mereka memiliki luas wilayah menyamai Kekaisaran Wei yang dilindungi Formasi yang sangat kuat.
Jika ada anggota Akademi Pagoda Suci yang ingin keluar dari tempat tersebut, maka mereka tidak memiliki jalan apapun kecuali mendapatkan izin dari petinggi Akademi.
Untuk seluruh Sekte maupun Klan sangat mendambakan untuk masuk ke Akademi Pagoda Suci agar mempercepat perkembangan mereka.
Namun saat para Kultivator muda memasuki Akademi Pagoda Suci, maka mereka tidak lagi memakai nama Sekte, melainkan hanya menggunakan nama Klan.
" Itu memang benar. Para Tetua dari Akademi Pagoda Suci hanya membuat surat rekomendasi bagi calon murid yang jenius. Setelah itu mereka akan menunggu satu tahun lagi dimana mereka akan mengambil kembali calon murid tersebut di Sekte atau Klan." Jawab Jun Lixing yang juga berencana untuk memasukkan kedua anaknya di tempat tersebut dengan cara yang berbeda.
" Baiklah, kalau begitu kita lihat saja nanti. Semoga calon jenius muda bisa masuk ke Akademi Pagoda Suci." Tetua Sekte Pedang Suci tidak ingin membahas terlalu jauh, mengingat mereka harus berangkat ke kerajaan Qing.
" Mmmm... Kalian harus berhati-hati." Jun Lixing menatap mereka secara bergantian.
Kini Jun Lixing hanya menatap kepergian mereka hingga sesaat dia kembali masuk ke dalam Sekte.
" Long'gege. Apa kamu berniat untuk masuk ke Akademi Pagoda Suci?" Tanya Yan Rou Lie di tengah perjalanan.
" Itu masih satu tahun lagi, semoga saja kita bisa mendapatkan surat rekomendasi itu." Shen Long juga tidak ingin menyiakan kesempatan tersebut agar bisa berkembang lebih cepat.
" Long'er, Akademi Pagoda Suci tidak seperti yang kalian pikirkan. Meskipun di dalam Akademi sangat dilarang saling membunuh, tapi saat kalian berada di luar maka akan beda ceritanya." Lin Kun mengetahui dibalik besarnya Akademi Pagoda Suci.
" Maksud Guru?" Shen Long sedikit menaikkan alis karena masih belum memahami situasi yang ada di Akademi Pagoda Suci.
__ADS_1
" Long'er, di Akademi Pagoda Suci banyak sekali hewan buas, disana kalian hanya mengejar misi. Jika kalian berada di luar tembok raksasa Akademi Pagoda Suci, maka membunuh atau dibunuh sudah menjadi hal biasa." Lin Kun tidak ingin kedua muridnya mendapatkan masalah.
Apalagi mereka tidak memiliki anggota keluarga Klan yang masuk ke tempat itu, maka tidak ada yang akan membela mereka.
Sedangkan untuk anggota Klan lainnya, mereka sudah berada di Akademi Pagoda Suci selama bertahun-tahun lamanya.
Jika Shen Long dan Yan Rou Lie bersinggungan dengan anggota Klan yang ada di Akademi Pagoda Suci, maka anggota Klan tersebut akan memburu mereka.
Tidak jarang anggota keluarga Klan kecil lebih memilih untuk tidak ikut masuk ke Akademi Pagoda Suci, karena sudah pasti akan banyak mendapatkan masalah.
" Baik Guru, aku akan mempertimbangkannya." Shen Long yang masih memiliki keinginan yang kuat, tidak akan menyiakan kesempatan tersebut apapun yang terjadi nantinya.
" Tetua, Guru, Aku juga harus masuk ke Akademi Pagoda Suci. Saat aku sudah kuat, aku akan kembali untuk membesarkan Sekte Seribu Pedang." Yan Rou Lie berniat untuk mencari Sumberdaya sebanyak mungkin untuk memperkuat Sekte Seribu Pedang agar tidak diremehkan lagi.
" Baiklah jika itu keinginan kalian, Tapi setelah kalian bisa mendapatkan surat rekomendasi itu, kita harus kembali ke Sekte Seribu Pedang sambil menunggu satu tahun lagi." Jin Song berniat untuk melatih mereka lebih giat lagi sebagai bekal mereka saat memasuki Akademi Pagoda Suci.
Di tengah perjalanan, Shen Long tidak lepas dari pandangannya dimana salah satu sosok pemuda yang terus meliriknya.
Sosok itu tidak lain adalah murid Sekte Harimau Putih yang begitu mengagumi kemampuan Shen Long.
' Mungkin ini saatnya aku mendekati Saudara Long. Aku harap menjadi temannya di masa depan.' Yi Hao membatin sambil melirik ke arah Shen Long.
Pemuda itu pun berjalan mendekati Shen Long dengan senyuman yang ramah, meskipun sedikit takut saat mengingat kejadian sebelumnya.
" Saudara Long, Boleh aku bergabung?" Tanya Yi Hao yang sesekali melirik ke arah Yan Rou Lie.
__ADS_1
Yi Hao begitu tertarik kepada Yan Rou Lie yang terlihat sangat cantik diantara yang lain, karena dia tidak mengetahui bahwa ada sosok wanita bercadar yang tidak kalah cantik dari Yan Rou Lie.
Namun karena gadis tersebut selalu menggunakan cadar, jadi tidak mengetahui wajah dan bentuk tubuhnya.