Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 229. Sumur Roh 8.


__ADS_3

[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]


*******


Mendengar apa yang dikatakan Jun Mei Yin, Shen Long tersenyum pahit. Meskipun dia tidak bisa membunuh laba-laba tersebut, namun Shen Long merasa yakin jika dia mampu bertahan.


" Yin'er, kamu tidak perlu khawatir. Untuk kali ini aku masih bisa bertahan." Bersamaan dengan ucapannya, Shen Long mengeluarkan Pedang Kesunyian, lalu melesat ke arah laba-laba yang diikuti Ratu Rubah Giok.


Melihat hal tersebut, Jun Mei Yin dengan buru-buru mendahului Shen Long, sambil mengayunkan pedangnya untuk melakukan serangan tebasan.


Sementara Xiao Ai Qing juga tidak tinggal diam langsung melesat ke arah laba-laba dari arah lain.


Mendapatkan serangan dari empat arah, laba-laba tersebut terlihat marah karena seakan dipermainkan oleh seorang Kultivator yang hanya mencapai Pendekar Langit tingkat 8 dan Pendekar Langit tingkat 4.


Sedangkan Ratu Rubah Giok, juga setara dengan Pendekar Langit tingkat 7, namun memiliki fisik yang kuat.


Tentu Ratu Rubah Giok memiliki kemampuan fisik yang sangat kuat, karena dia sudah banyak menyerap Kultivasi korbannya saat mereka berdua dengan Shen Long menjalankan misi.


Kyeeeek!


Laba-laba tersebut melepas jaringnya ke arah Jun Mei Yin, karena wanita itu langsung berdiri di depannya mendahului Shen Long.


" Yin'er..." Teriak Shen Long, saat melihat Jun Mei Yin terkena jaring laba-laba tersebut.


" Sialan... Ternyata laba-laba ini memiliki racun." Jun Mei Yin yang tidak sempat menghindar, kini terkena goresan pada lengan kirinya.


" Jangan terlalu banyak bergerak, Racun laba-laba ini bisa menjalar ke seluruh tubuhmu." Xiao Ai Qing mengingatkan kepada Jun Mei Yin di sela pertarungannya.


Meskipun hanya mendapatkan goresan kecil, namun racun laba-laba bisa membunuh seorang Kultivator yang mencapai Pendekar Langit tingkat 5 dalam sekejap.


Benar saja, hanya dalam hitungan detik, racun laba-laba mulai menyebar ke lengan Jun Mei Yin, dimana kulitnya yang putih kini berubah menjadi hitam kebiruan.


" Yin'er, jangan terlalu memaksa! Biarkan kami saja yang melawannya." Ucap Shen Long, sambil mengayunkan pedangnya untuk menebas tubuh laba-laba tersebut.


" Tenang saja Long'gege, aku masih bisa menahan racun ini." Meskipun tangan kirinya tidak bisa digerakkan lagi, Jun Mei Yin terus melakukan serangan kepada laba-laba tersebut.


Melihat Jun Mei Yin yang keras kepala, Xiao Ai Qing hanya menggelengkan kepala, berusaha untuk membunuh laba-laba tersebut secepat mungkin.

__ADS_1


Begitupun dengan Shen Long dan Ratu Rubah Giok, juga melancarkan serangan dengan kekuatan penuh.


Rrraawr!


Seakan mengerti dengan kondisi Jun Mei Yin, Ratu Rubah Giok menerkam laba-laba tersebut lebih ganas dari sebelumnya.


" Tarian Seribu Naga Pedang."


Craaash! Craaash! Craaash!


Tebasan demi tebasan dari Shen Long, membuat luka sayatan di tubuh laba-laba, namun masih mampu bertahan.


Begitupun dengan bayangan Naga Emas yang selalu mengikuti ayunan pedang Shen Long, juga terus mencakar tubuh laba-laba.


" Tarian Dewi Giok."


Xiao Ai Qing juga menggunakan teknik terkuatnya, dimana seakan menari dengan pedangnya dengan serangan tusukan.


" Amarah Naga Awan."


Dengan gabungan serangan dari keempat sisi, laba-laba tersebut menjadi terdesak hingga mendapatkan luka sayatan di sekujur tubuhnya.


Slaaash! Slaaash!


Tekanan energi dari api yang memadat, membuat kedua kaki depan laba-laba, terpotong dengan sempurna.


Kyeeeek!


Laba-laba menjerit kesakitan karena kedua kakinya terputus, sehingga pertahanannya berkurang.


Melihat celah tersebut, Shen Long, Xiao Ai Qing dan Ratu Rubah Giok tidak ingin melewatkan kesempatan, langsung menyerang laba-laba dengan kekuatan penuh.


Sedangkan Jun Mei Yin, kini langsung tersungkur dimana pandangannya menjadi kabur karena racun laba-laba telah menyebar di tubuhnya.


Tidak lama kemudian, laba-laba tersebut berhasil dikalahkan, dimana Shen Long langsung langsung berlari ke arah Jun Mei Yin yang seluruh tubuhnya yang putih berubah menjadi hitam kebiruan.


" Yin'er..." Shen Long langsung memangku tubuh Jun Mei Yin dengan perasaan cemas.

__ADS_1


" Cepat bawa dia ke Tetesan Stalaktit di dalam goa ini." Teriak Xiao Ai Qing, karena tubuh Jun Mei Yin sudah hampir tidak bisa ditolong lagi.


Dengan sigap, Shen Long langsung membopong tubuh Jun Mei Yin lalu membawanya berlari ke arah goa.


Beruntung di goa tersebut memang ada Tetesan Stalaktit, sehingga Shen Long langsung merendam tubuh Jun Mei Yin di kolam itu.


" Haaah... Berapa kali lagi wanita itu mengorbankan dirinya untuk melindungi mu?" Xiao Ai Qing yang sudah berada di pinggir kolam, sambil menatap ke arah Jun Mei Yin yang bersandar di tubuh Shen Long.


Tanpa menjawab apapun, Shen Long hanya menahan tubuh Jun Mei Yin agar bisa menyerap Tetesan Stalaktit.


Tetesan Stalaktit memiliki banyak manfaat. Disamping bisa meningkatkan Kultivasi, juga bisa menyembuhkan racun ataupun luka berat.


Beberapa saat kemudian, kini kulit Jun Mei Yin yang awalnya menghitam, secara perlahan mulai kembali seperti semula, dimana racun laba-laba mulai menghilang.


Sesaat Jun Mei Yin tersadar, lalu membuka mata sambil menatap ke arah Shen Long yang memegang kedua tangannya.


" Long'gege, apa kita sudah berhasil?" Tanya Jun Mei Yin.


" Sepertinya kamu lebih senang berada di pangkuan Long'gege, seperti sebelumnya." Xiao Ai Qing menggelengkan kepala karena sudah dua kali Jun Mei Yin dalam kondisi kritis.


Sesaat wajah Jun Mei Yin memerah seperti kepiting rebus, teringat saat dia sedang terluka sebelumnya.


' Apa Long'gege sudah melihat bagian tubuhku?' Jun Mei Yin membatin sambil menatap ke arah Shen Long.


Pada awalnya Jun Mei Yin menganggap bahwa Xiao Ai Qing yang membawanya ke tengah kolam Tetesan Stalaktit di dunia dimensi yang pertama.


Yang artinya kulit Jun Mei Yin telah bersentuhan dengan kulit Shen Long, membuat wanita itu tertunduk malu.


" Karena sebelumnya aku sudah menghabiskan Tetesan Stalaktit di dunia dimensi sebelumnya, sekarang giliran kalian yang berendam di kolam ini." Tidak ingin membahas masalah sebelumnya, Shen Long meminta kepada Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin untuk menyerap Tetesan Stalaktit tersebut.


Shen Long juga sadar jika dantian miliknya membutuhkan Tetesan Stalaktit jauh lebih banyak dari sebelumnya, namun dia juga tidak ingin seperti orang yang serakah.


" Long'gege... Kamu lebih membutuhkan Tetesan Stalaktit ini daripada kami. Aku rasa saudari Qing tidak keberatan." Ucap Jun Mei Yin, sambil menatap ke arah Xiao Ai Qing.


Jun Mei Yin berpikir jika Shen Long sudah mencapai Pendekar Langit tingkat 9, maka dia dan Xiao Ai Qing bisa menyusul.


" Ya... Jika dilihat dari banyaknya Tetesan Stalaktit ini, aku yakin Long'gege bisa mencapai Pendekar Langit tingkat 6." Xiao Ai Qing berpikir dengan Tetesan Stalaktit yang jauh lebih banyak dari sebelumnya, Shen Long bisa naik dua tingkat.

__ADS_1


__ADS_2