
Kini Yan Rou Lie langsung terdiam sambil menundukkan kepala, karena dia sendiri juga terkena imbas serbuk merah muda.
" Lalu kenapa kamu tidak menceritakan kejadian itu sebelumnya? Apa kamu ingin lepas tanggung jawab?" Ucap Yan Rou Lie dengan nada tinggi.
" Lie'er... Jika aku mengatakan hal itu saat berada di Hutan dimensi, maka Nona Li Yuan juga mengetahui akulah pelakunya. Kamu tau jika itu terjadi, Bukan tidak mungkin Sekte Pedang Suci akan menghancurkan Sekte Seribu Pedang." Shen Long menjelaskan alasannya.
Mendengar ucapan dari Shen Long, Yan Rou Lie langsung terdiam karena apa yang dikatakan Shen Long memang benar.
Dia menyaksikan sendiri bagaimana Matriak Sekte Pedang Suci ingin menghancurkan Sekte Giok Hitam karena salah satu muridnya diperkosa oleh murid Sekte Giok Hitam.
Apalagi dengan keadaan Sekte Seribu Pedang yang tidak diakui, maka semua akan mendukung tindakan Sekte Pedang Suci.
" Lie'er, kamu lihat sendiri bagaimana cara mereka ingin menyingkirkan murid Sekte Seribu Pedang. Aku tidak ingin hal itu terjadi, karena aku sudah menganggap Sekte Seribu Pedang adalah keluargaku. Kamu juga mengetahui bahwa aku hanya hidup sebatang kara."
" Selama lebih dari sepuluh tahun aku dihina dan disiksa setiap hari oleh anggota Sekte Naga Langit saat orang tuaku meninggal dunia. Hanya Sekte Seribu Pedang yang mau menampungku. Karena itulah aku tidak ingin Sekte Seribu Pedang menjadi imbas kemarahan beberapa Sekte dan anggota Klan yang tidak menyukai kita." Ucap Shen Long sambil menatap gadis tersebut.
Kini Yan Rou Lie merasa tersentuh dengan apa yang dikatakan Shen Long, dia tidak menyangka bahwa pemuda itu begitu peduli dengan Sekte Seribu Pedang.
Gadis itu pun kembali tersenyum lalu duduk di samping Shen Long. Meskipun kejadian itu adalah hal yang tidak diinginkan, namun Yan Rou Lie sedikit lega karena sosok
" Long'gege, apa kamu ingin menikahiku?" Yan Rou Lie kembali memastikan apa yang dikatakan Shen Long.
" Lie'er... Aku tidak memiliki apapun dan memiliki latar belakang yang kuat dan disegani. Harusnya aku yang bertanya kepadamu." Shen Long melemparkan pertanyaan itu kembali.
" Long'gege, aku tidak peduli dengan statusmu. Yang penting bagiku, kamu adalah sosok yang bertanggung jawab." Yan Rou Lie yang mengagumi sosok tersebut, tanpa sadar menyandarkan kepalanya di bahu Shen Long.
__ADS_1
Di sisi lain Cang Li Yuan yang sejak awal mendengar percakapan mereka, kini juga merasa tersentuh dengan cara berpikir Shen Long.
Meskipun sangat kesal, Cang Li Yuan tidak menyangka bahwa Shen Long begitu peduli kepada Sekte Seribu Pedang.
Niat awal Cang Li Yuan ingin membunuh Shen Long, kini merasa tidak tega. Apalagi harus menghancurkan Sekte Seribu Pedang.
Hanya saja yang menjadi pemikiran Cang Li Yuan, bagaimana mungkin meminta pertanggung jawaban kepada Shen Long, di sampingnya sekarang adalah Yan Rou Lie.
" Long'gege, lalu bagaimana dengan saudari Li Yuan? Apa kamu berniat untuk menjelaskan kepadanya?" Tanya Yan Rou Lie ingin memastikan apa yang ada di hati Shen Long.
" Lie'er... Jika aku mengatakan hal itu kepada Nona Li Yuan, bukan hanya kepalaku yang terlepas dari tubuhku. Tapi juga keselamatan Sekte Seribu Pedang. Lagi pula statusku jauh berbeda dengannya. Aku sudah cukup merasakan dihina dan dicaci-maki dalam hidupku. Sudahlah, jangan bahas wanita itu." Ucap Shen Long seraya bangkit dari tempat duduknya karena ingin mandi di sungai tersebut.
Mendengar perkataan dari Shen Long, Cang Li Yuan merasa terhina. Dengan amarah yang memuncak, Cang Li Yuan langsung melompat ke depan Shen Long dan Yan Rou Lie. Keluar dari tempat persembunyiannya.
" Ya, aku tidak akan meminta pertanggung jawaban dari orang biasa. Untuk itu aku meminta kompensasi kepadamu, karena kamu telah merenggut kesucianku." Cang Li Yuan mengarahkan pedangnya di leher Shen Long dengan niat membunuh yang sangat kuat.
" Ya, aku sudah mendengar semuanya. Karena itu aku meminta kompensasi yang pantas. Jika tidak, jangan salahkan aku jika Sekte Seribu Pedang akan hancur." Cang Li Yuan dengan nada mengancam.
" Lihat posisimu sekarang! Sebelum itu terjadi, maka aku akan membunuhmu terlebih dulu." Shen Long yang merasa terprovokasi, langsung mengeluarkan Pedang Kesunyian.
" Cciiihhhh... Apa itu namanya Pria sejati? Hanya berani melawan orang yang lemah darinya. Jika aku terbunuh disini, maka kalian berdua lah yang dipertanyakan. Sekte Seribu Pedang tetap akan rata dengan tanah." Cang Li Yuan tidak mau kalah, juga memberi ancaman kepada Shen Long dan Yan Rou Lie.
" Lalu apa yang kamu inginkan?" Yan Rou Lie yang terlihat marah. Dia berpikir bahwa apa yang dikatakan Shen Long sebelumnya memang benar.
" Aku akan melupakan kejadian itu jika pemuda ini memberikan Sumberdaya yang pantas." Ucap Cang Li Yuan dengan tegas.
__ADS_1
" Aku akan memberikan kelopak bunga Yin ini sebagai kompensasi." Yan Rou Lie memberikan dua kelopak bunga Yin kepada Cang Li Yuan.
" Hmmm... Sepertinya ini sudah cukup. Tapi ingat, untuk kompensasi yang kedua aku akan memintanya di kemudian hari." Cang Li Yuan mengambil dua kelopak bunga Yin, lalu melompat meninggalkan tempat tersebut.
" Lie'er, mengapa kamu memberikan kelopak bunga Yin kepada wanita murahan itu?" Tanya Shen Long, karena Sumberdaya tersebut sangat berharga.
" Tidak masalah Long'gege... Yang penting wanita itu tidak bertindak macam-macam kepada kita." Ucap Yan Rou Lie yang kini bernafas lega.
" Haaahh... Semoga saja gadis aneh itu tidak bertindak macam-macam. Jika terjadi sesuatu pada Sekte Seribu Pedang, maka aku sendiri yang memburu dan membunuhnya." Ucap Shen Long sambil mengembalikan Pedang Kesunyian.
Setelah berdiam beberapa saat, kini Shen Long dan Yan Rou Lie melanjutkan tujuan mereka untuk mandi di sungai tersebut.
" Lie'er... Kamu bisa mandi di balik batu besar disana. Biar aku yang mandi disini." Ucap Shen Long sambil menunjuk batu besar yang ada di tengah sungai, karena tempat tersebut cukup tersembunyi.
Shen Long tidak ingin dikatakan sebagai seorang pria mesum yang memanfaatkan situasi tersebut.
" Mmmm." Yan Rou Lie mengangguk lalu melompat ke arah yang ditunjukkan.
Mereka pun satu-persatu masuk ke sungai untuk membersihkan diri, dimana air tersebut sangat menyegarkan.
Setelah puas menikmati kesejukan air sungai tersebut, Shen Long langsung beranjak dari tempat tersebut sambil menunggu Yan Rou Lie yang belum muncul.
Tidak lama kemudian terlihat Yan Rou Lie keluar dari balik batu besar dengan pakaian yang mereka beli sebelumnya.
Shen Long yang melihat penampilan Yan Rou Lie langsung tersenyum, karena menurutnya pakaian itu lebih baik demi melindungi tatapan nakal orang yang mereka temui nantinya.
__ADS_1
Mereka pun kembali melanjutkan perjalanan menuju penginapan dimana tempat mereka menginap.