
Satu bulan telah berlalu, kini Shen Long telah berhasil latihan tertutup untuk meningkatkan kekuatan jiwanya.
Disamping itu juga, Shen Long berhasil membangkitkan teknik pemusnahan massal, yaitu Teknik ' Malam Mencekam' yang merupakan teknik terkuat yang dia miliki.
Teknik Malam Mencekam adalah teknik yang membutuhkan Qi dalam jumlah besar yang mampu menciptakan langit menjadi gelap dalam waktu tertentu.
Untuk menciptakan Teknik Malam Mencekam, Shen Long akan menghabiskan Qi miliknya dan mampu membunuh para Kultivator dalam jumlah banyak dan setara dengan tingkat Kultivasi miliknya.
" Selamat... Kamu sudah berhasil menguasai teknik pemusnahan massal itu." Ucap Bian Fu sambil menatap ke arah Shen Long.
" Itu semua berkat bantuan senior." Ucap Shen Long, sambil menundukkan kepala.
Bian Fu mengingatkan kepada Shen Long agar menggunakan Teknik Malam Mencekam sebagai teknik rahasia miliknya, karena teknik tersebut sangat berbahaya bagi penggunanya sendiri jika sering digunakan.
Terlebih ketika menggunakan Teknik Malam Mencekam, harus melihat situasi, karena sangat menguras tenaga.
" Jika kamu tidak menggunakan Qi Sejati dan lautan Qi yang sangat besar, kamu tidak akan mampu menggunakan teknik itu." Ucap Bian Fu, sambil menggelengkan kepala, karena Shen Long terlalu mengambil resiko.
Bian Fu membawa Shen Long keluar dari goa untuk menemui Long Zhenhua dan Tetua Ketiga yang sedang menunggu mereka.
Saat Shen Long keluar dari goa, Tetua Ketiga langsung berjalan mendekati Shen Long, untuk mengutarakan tujuannya.
" Guru Suci, aku membutuhkan bimbinganmu agar aku bisa meningkatkan Kultivasi lagi." Ucap Tetua Ketiga, tanpa memperdulikan keberadaan Long Zhenhua dan Bian Fu.
Shen Long menarik nafas dalam-dalam, lalu memeriksa kondisi Tetua Ketiga dengan menggunakan Mata Dewa.
Sesaat Shen Long hampir muntah darah, karena energi yang berada di dalam tubuh Tetua Ketiga sangat tidak stabil.
Di sisi lain Bian Fu mengajak Long Zhenhua untuk kembali masuk ke dalam goa, agar Shen Long bisa membantu Tetua Ketiga.
" Bagaimana Guru Suci? Apa kamu menemukan sesuatu yang salah pada tubuhku?" Tanya Tetua Ketiga yang penuh harap.
" Senior, aliran darahmu sudah banyak yang tersumbat, sehingga beberapa titik meridian milik senior sudah rusak."
__ADS_1
" Karena itulah senior tidak bisa menggunakan kekuatan penuh, ketika sedang bertarung." Shen Long menjelaskan tentang apa yang Tetua Ketiga alami.
Disamping itu juga, energi yang terkumpul selama ini membuat Tetua Ketiga merasa sesak nafas ketika sedang bertarung.
Jika Tetua Ketiga terlalu memaksa untuk menggunakan kekuatan penuh, maka tidak menutup kemungkinan tubuh Tetua Ketiga akan meledak.
" Jika tidak menggunakan Pil penambah usia, dapat dipastikan tubuh Tetua Ketiga akan meledak, karena terlalu banyak menampung energi." Ucap Shen Long.
Mendengar penjelasan dari Shen Long, Tetua Ketiga memasang wajah serius,. karena dia juga merasakan apa yang dikatakan Shen Long.
" Namun semuanya tidak ada yang gratis, karena untuk mempelajari teknik akupunktur akan menghambat Kultivasiku."
" Karena itu, senior cukup membayar senilai satu juta Pil Inti Emas, maka aku akan membantu senior agar bisa kembali meningkatkan Kultivasi." Shen Long memasang tarif yang lebih tinggi, karena dia sudah banyak mengeluarkan uang untuk membangkitkan teknik Malam Mencekam sebelumnya.
" Sebanyak itu?" Tetua Ketiga membulatkan mata, karena tarif yang Shen Long katakan terlalu banyak.
" Jika senior keberatan, maka silahkan senior untuk mencari orang lain." Ucap Shen Long, karena dia berpikir bahwa Tetua Ketiga memiliki harta yang sangat banyak.
Tetua Ketiga mengumpat dalam hati, karena Shen Long benar-benar ingin menguras hartanya.
" Baiklah, aku bersedia." Jawab Tetua Ketiga, lalu memberikan satu kantong berisi satu juta Pil Inti Emas kepada Shen Long.
Shen Long mengangguk pelan lalu meminta kepada Tetua untuk melepaskan pakaiannya, agar bisa menggunakan jarum akupunktur meskipun dalam posisi berdiri.
Jarum akupunktur satu-persatu menancap di beberapa titik meridian Tetua Ketiga, hingga dia mulai merasakan energi alam sedang berkumpul di lautan Qi miliknya.
Saat selesai menyembuhkan Tetua Ketiga, Shen Long dengan buru-buru mengirimkan Informasi teknik Kultivasi Raja Buas, lalu meminta kepada Tetua agar cepat Berkultivasi.
Shen Long dapat memperkirakan energi dari Sumberdaya yang dikonsumsi oleh Tetua Ketiga terlalu ganas, sehingga dia akan mendapatkan perubahan besar.
Tanpa membuang waktu, Tetua Ketiga dengan buru-buru meninggalkan tempat tersebut, untuk mencari tempat yang aman untuk Berkultivasi.
" Aku tidak menyangka jika Tetua Ketiga mampu menahan energi dari khasiat Sumberdaya yang tersumbat pada meridiannya."
__ADS_1
" Jika dia terus mengkonsumsi Sumberdaya, dapat dipastikan nyawanya tidak bisa tertolong." Gumam Shen Long sambil menatap kepergian Tetua Ketiga.
Sesaat Shen Long terdiam sejenak, mengapa Tetua Ketiga memanggilnya dengan sebutan Guru Suci?
Saat Shen Long sedang berfikir, tiba-tiba Long Zhenhua kembali menarik kerah bajunya, lalu membawanya ke Perguruan Naga Tunggal.
" Haaah, sampai kapan aku dijadikan seperti ini." Shen Long menghela nafas berat, karena Long Zhenhua selalu mengangkat kerah bajunya.
Saat berada di kediamannya, Shen Long disambut oleh para Tetua dan anggota Klan Long yang sudah tua.
Tidak hanya anggota Klan Long yang tinggal di Lembah Naga saja, melainkan anggota Klan Long yang tinggal di Perguruan Naga Tunggal dan Perguruan Naga Biru yang sudah lama mengalami kebuntuan.
" Salam Guru Suci." Para Tetua menyambut kedatangan Shen Long sambil mengepalkan kedua tangannya.
Para Tetua mengumpat dalam hati karena Long Zhenhua memperlakukan Shen Long seperti anak kucing.
Di sisi lain Shen Long mengerutkan keningnya, karena para Tetua itu juga memanggilnya dengan sebutan Guru Suci.
" Para Tetua semuanya, kenapa kalian memanggilku seperti itu?" Shen Long merasa tidak enak jika mendapatkan gelar seperti itu.
Bahkan Long Zhenhua membuka mulutnya lebar-lebar karena sebutan Guru Suci tidak bisa dianggap remeh.
" Guru Suci... Itu adalah gelar yang pantas untukmu, karena Guru Suci sudah membawa perubahan besar bagi anggota Klan Long."
" Bahkan kami sekarang sedang membuat tempat tinggal khusus untuk Guru Suci dan keluargamu."
Tetua Pertama mewakili para Tetua yang lain karena mereka berpikir bahwa Shen Long sangat pantas untuk diberikan tempat tinggal khusus.
Meskipun belum mendapatkan persetujuan dari Patriak Klan Long, namun para Tetua sangat yakin bahwa Patriak Klan Long juga akan menyetujuinya.
" Mohon maaf para Tetua. Aku tidak pantas mendapatkan gelar seperti itu, apalagi dengan tingkat Kultivasiku masih rendah." Shen Long menolak secara halus atas pemberian gelar tersebut, karena bukan berasal dari Klan Long.
" Guru Suci tenang saja! Gelar ini bisa diberikan kepada siapapun tanpa memandang usia, latar belakang, ataupun tingkat Kultivasi."
__ADS_1
" Karena gelar Guru Suci akan diberikan kepada seseorang yang memiliki pemahaman yang sangat luas." Ucap Tetua pertama.
Para Tetua juga berjanji tidak akan memberitahukan kepada generasi muda atau orang lain agar Shen Long terlihat seperti generasi muda Klan Long yang lainnya.