Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Akal Licik Zhang Yuxing


__ADS_3

Di meja yang lain, Shen Long juga langsung membuka buntalan kain miliknya untuk menjual semua Inti Roh yang dia dapatkan.


Melihat begitu banyaknya Inti Roh yang dijual Shen Long, Pelayan itupun sedikit mengerutkan kening sambil menatap ke arah Shen Long.


' Bagaimana Pemuda ini bisa mendapatkan Inti Roh sebanyak ini dengan usia yang masih muda.' Pelayan tersebut memperhatikan Shen Long dari ujung kepala sampai ujung kaki.


Jika perburuan tersebut dilakukan oleh seorang Kultivator yang sudah berusia diatas 50 Tahun, mungkin pelayan itu tidak begitu kaget.


Namun sosok yang ada di depannya sekarang hanya kisaran berusia 17 tahun, tentu saja bukan pekerjaan yang mudah untuk berburu Hewan Roh.


' Ehh... Tampan juga Pemuda ini, meskipun kepalanya botak.' Batin Pelayan tersebut.


Sebenarnya Pelayan bernama Zhang Yuxing dan bukan Pelayan biasa, karena dia adalah Putri dari pemilik cabang Assosiasi Menara Obat yang sedang belajar untuk mendalami bisnis dagang oleh ayahnya.


Zhang Yuxing adalah seorang Alkemis dan seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Kaisar tingkat 9, itu semua berkat sokongan Sumberdaya yang berlimpah di Assosiasi Menara Obat.


" Pelayan, apa ada yang salah?" Tanya Shen Long yang membuyarkan lamunan Zhang Yuxing.


" Mmmm... Inti Roh tingkat 7 sebanyak 76 dan Inti Roh tingkat 8 ada 4. Jadi totalnya 56.500 Koin Emas." Zhang Yuxing menaruh Koin Emas tersebut di atas meja, sengaja melebihkan harga dari sebenarnya.


" Pelayan, apa kamu tidak salah hitung?" Shen Long merasa heran karena Koin Emas yang Pelayan berikan kelebihan 100 Koin Emas.


" Kebetulan Assosiasi Menara Obat sedang memerlukan Inti Hewan Roh tingkat 8, jadi kami membelinya dengan harga tinggi." Ucap Zhang Yuxing dengan nada santai.


" Baiklah... Kalau begitu aku akan menerimanya." Shen Long menaruh Koin Emas di buntalan kain lalu menaruh buntalan itu di punggungnya.


" Tuan Muda... Apa ada yang lain?" Tanya Zhang Yuxing.


" Pelayan, sebenarnya aku ingin membeli Cincin penyimpanan. Tapi aku tidak yakin bisa membelinya." Ucap Shen Long meskipun sedikit malu.


" Ada Tuan Muda... Untuk Cincin Ruang tingkat dasar seharga 10.000 Koin Emas, tingkat menengah seharga 50.000 Koin Emas, tingkat tinggi seharga 100.000 Koin Emas. Sedangkan untuk Cincin Ruang tingkat Surgawi, kami tidak memilikinya Tuan Muda." Zhang Yuxing kembali memperhatikan Shen Long.


Mendengar harga yang begitu mahal, Shen Long langsung terlihat murung karena dia juga berniat untuk membeli perlengkapan yang lain.

__ADS_1


" Kalau begitu aku ingin membeli Cincin Ruang tingkat dasar saja Pelayan." Ucap Shen Long lalu menaruh 10.000 Koin Emas di atas meja.


" Tunggu sebentar Tuan Muda. Aku akan mengambilnya." Ucap Zhang Yuxing sambil berjalan menuju ruangan lain dimana terlihat senyuman dari wajahnya.


Tidak lama kemudian Zhang Yuxing kembali dari ruangan tersebut dengan memasang wajah murung yang membuat Pelayan yang lain merasa heran.


" Maaf Tuan Muda, sepertinya stok cincin Ruang semuanya sudah habis." Ucap Zhang Yuxing sambil memasang ekspresi murung.


" Tidak masalah. Baiklah, kalau begitu aku ingin membeli Pil pengumpul Qi tingkat 5." Shen Long berencana menghabiskan uangnya untuk membeli Pil pengumpul Qi dengan membeli satu Pil lalu menaruh 50.000 Koin Emas.


' Jadi Pemuda ini tidak memiliki harta apapun?' Zhang Yuxing membatin sambil memikirkan cara untuk mendekati Pemuda tersebut.


" Untuk Pil pengumpulan Qi, kami juga sedang kehabisan stok. Jika Tuan muda ingin menunggu sampai nanti sore, Cincin Ruang dan Pil sudah ada. Kebetulan hari ini barang yang kami pesan akan sampai kesini nanti sore." Ucap Zhang Yuxing.


Mendengar ucapan tersebut semua Pelayan sontak kaget karena sebenarnya semua yang diperlukan oleh Pemuda botak tersebut masih memiliki stok.


Para Pelayan tidak mengetahui apa yang direncanakan oleh Zhang Yuxing kepada Pemuda itu sehingga dia tidak menjual barang yang dibutuhkan.


" Baiklah Pelayan, nanti sore aku akan datang kesini lagi untuk membeli Cincin Ruang." Shen Long yang memiliki keinginan yang kuat untuk memiliki Cincin Ruang, tentu tidak keberatan jika harus menunggu.


" Baiklah Tuan Muda. Nanti sore aku akan menunggu kedatanganmu." Sebuah senyuman puas dari wajah Zhang Yuxing karena rencananya berjalan dengan lancar.


Jun Mei Yin yang melihat senyuman dari Zhang Yuxing, kini langsung menaruh curiga lalu menarik tangan Shen Long keluar dari Assosiasi Menara Obat.


Melihat kedua muda-mudi itu, Jin Song dan yang lain juga ikut keluar dari Assosiasi Menara Obat untuk mencari Penginapan.


Saat mereka sudah pergi, semua Pelayan yang masih penasaran dengan apa yang dikatakan Zhang Yuxing, kini langsung berdatangan kepada Gadis tersebut.


" Nona Yuxing, mengapa kamu mengatakan bahwa stok kita sudah habis?" Tanya salah satu Pelayan.


" Jangan-jangan..." Pelayan yang lain beranggapan bahwa Zhang Yuxing tertarik kepada Pemuda botak tersebut.


" Jangan berpikir macam-macam. Aku tau apa yang harus aku lakukan." Ucap Zhang Yuxing.

__ADS_1


" Nona, apa kamu yakin bahwa Pemuda itu akan kesini? Padahal Pemuda yang sedang aku layani tadi sangat tampan." Ucap Pelayan lain yang kebetulan melayani Jun Yun.


Tanpa menjawab apapun Zhang Yuxing kembali ke sebuah kursi sambil menunggu pelanggan yang lain.


Zhang Yuxing mengakui bahwa Pemuda yang dibicarakan oleh bawahannya memang sangat tampan, namun bukan berarti dia akan tertarik.


" Haaahh... Aku belum tau siapa nama Pemuda botak itu. Pemuda itu sangat menarik." Gumam Zhang Yuxing yang tanpa sengaja didengar oleh pelayan yang tidak jauh dari tempatnya.


' Apa mata Nona Yuxing tidak salah? Padahal Pemuda yang lain tadi lebih tampan.' Batin Pelayan tersebut hanya bisa menggelengkan kepala, namun tidak berani berkata apapun.


*******


Di tempat yang lain, Kini Shen Long mendatangi toko pakaian untuk membeli beberapa lembar pakaian untuk keperluannya.


" Dengan begini aku tidak akan kehabisan pakaian lagi." Gumam Shen Long yang sambil memilih pakaian yang cocok untuknya.


" Saudara Long, apa kamu sudah selesai? Tanya Jun Yun yang merasa risih karena beberapa sosok wanita yang ada di tempat tersebut selalu menatapnya.


Dengan sebuah anggukan kecil, Shen Long membawa pakaian yang baru saja dia beli lalu berjalan mendekati Jun Yun dan Jin Song.


" Sialan... Kenapa kedua wanita itu masih belum muncul?" Jun Yun yang terlihat kesal karena Jun Mei Yin dan Yan Rou Lie masih belum puas berbelanja keperluan mereka.


" Sudahlah Saudara Yun, namanya juga wanita. Pasti banyak keperluan." Ucap Jin He.


" Tapi kamu lihat sendiri beberapa wanita disana? Apa wajahku tempat tontonan gratis?" Ucap Jun Yun.


" Saudara Yun... Seharusnya kamu bersyukur karena kamu memiliki wajah yang tampan." Ucap Shen Long.


" Saudara Long, Apa kamu mendukung para wanita disana? Seharusnya kamu mendukungku karena kamu calon adik iparku." Ucap Jun Yun yang semakin kesal.


Mendengar ucapan dari Jun Yun, Shen Long langsung membulatkan mata karena dia tidak pernah berpikir untuk sampai jenjang pernikahan.


Bahkan Shen Long menganggap bahwa Jun Mei Yin seperti adiknya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2