Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 564. Puncak Gunung


__ADS_3

Mendengar perkataan dari Shen Long, Long Yuanzhi merasa heran karena pemuda yang dia kenal tidak seperti biasanya.


Bahkan tatapan Shen Long terlihat cabul, membuat Long Yuanzhi merasa risih, meskipun dia menyukai pemuda itu.


Tanpa membuang waktu, Long Yuanzhi meninggalkan tempat itu, sambil mencerna situasi yang terjadi, karena sebelumnya dia masih berada di dalam goa.


" Sepertinya ada sesuatu yang salah." Pikir Long Yuanzhi, sambil melangkahkan kakinya.


Di sisi lain, Shen Long merasa heran atas perubahan sikapnya sendiri yang tanpa sadar ucapannya mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas.


" Sebaiknya aku harus bisa mengendalikan diri." Shen Long tidak ingin dia akan menjadi orang lain, jika tiga jiwa naga merasuki pikirannya.


Shen Long yang juga keluar dari kamar, kini langsung disambut oleh Gui Hua yang memasang wajah heran, atas keributan sebelumnya.


" Guru... Apa yang terjadi? Kenapa Tetua Yuanzhi keluar dari kamar ini?" Tanya Gui Hua.


" Kamu sendiri kenapa bisa muncul disini?" Shen Long berbalik bertanya, karena gadis itu sebelumnya tidak ada di bangunan tersebut.


" Ah... Itu..." Gui Hua menjelaskan bahwa dia juga berpindah tempat ke puncak gunung, saat memasuki portal teleportasi.


Namun saat melihat Shen Long sedang tertidur pulas bersama Long Yuanzhi dengan posisi saling berpelukan, Gui Hua mengurungkan niatnya untuk tidur bersama Shen Long dan memilih kamar yang lain.


" Jadi kamu melihatnya?" Shen Long menyipitkan matanya, sambil menatap ke arah Gui Hua.


" Mmmmm... Sepertinya guru juga memiliki pasangan suami-istri yang lain. Huuuh... Tidak menyangka aku harus melindungi pasangan hidupku yang lain." Gui Hua berkata dengan polos, sambil mengeluarkan nafas panjang.


Gui Hua berpikir jika Shen Long berdekatan dengan Long Yuanzhi, maka mereka juga pasangan hidup dan mati.


Mendengar perkataan dari muridnya, Shen Long membuka tutup mulutnya lebar-lebar, karena Gui Hua masih belum mengerti juga.


Tidak ingin membahas terlalu jauh, Shen Long melangkahkan kakinya keluar dari bangunan, dimana Long Yuanzhi sedang duduk di bawah pohon rindang.


" Yuanzhi... Maafkan atas ucapanku sebelumnya." Shen Long berkata dengan tulus, karena dia sendiri tidak sadar mengucapkan sesuatu yang tidak pantas.

__ADS_1


" Kamu sudah berbeda dari yang aku kenal." Jawab Long Yuanzhi, sambil bangkit berdiri.


" Hei... Kita ini sudah menjadi pasangan suami-isteri. Seharusnya saling melindungi, bukan saling memarahi." Gui Hua mendengus dingin, karena Long Yuanzhi seakan tidak senang dengan Shen Long.


Mendengar perkataan dari Gui Hua, Long Yuanzhi menyipitkan matanya sambil menatap ke arah gadis itu.


" Apa yang kamu lakukan kepada gadis ini? Kamu jangan meracuni pikirannya!" Ucap Long Yuanzhi, lalu menoleh ke arah Shen Long.


" Aku tidak diracuni, tapi aku memiliki Raga Beracun. Tapi tenang saja, sekarang aku sudah bisa menyentuh kalian berkat Zirah Kura-kura yang diberikan guru." Gui Hua berkata dengan polos, karena kemampuan Zirah Kura-kura bisa menutupi seluruh kulitnya agar tidak mengeluarkan racun.


Bahkan dengan adanya Zirah Kura-kura, Gui Hua bisa mengendalikan racun dalam tubuhnya, agar tidak membahayakan orang yang berada di dekatnya.


Mendengar ucapan dari Gui Hua, Long Yuanzhi menilik gadis itu dari atas sampai bawah.


Di sisi lain Shen Long juga terlihat senang, karena dengan adanya Zirah Kura-kura pada Gui Hua, maka gadis itu bisa menyembunyikan Raga Beracun miliknya.


" Lebih baik kita lanjutkan perjalanan menyusuri puncak gunung ini." Ucap Shen Long, lalu melangkahkan kakinya diikuti Long Yuanzhi dan Gui Hua.


Setelah melakukan penelusuran cukup lama, ketiganya berhasil menemukan beberapa Sumberdaya yang tumbuh subur di puncak gunung.


Meskipun demikian, Shen Long dan kedua wanita yang bersamanya dengan mudah mengalahkan sekelompok Hewan Roh yang mereka temui.


" Tidak menyangka gadis ini bisa berkembang pesat." Gumam Shen Long, sambil melirik ke arah Gui Hua yang sedang bertarung melawan salah satu Hewan Roh.


Begitupun dengan Long Yuanzhi, meskipun belum ada peningkatan Kultivasi, namun kemampuan bertarungnya tidak bisa dianggap enteng.


" Guru, Tetua Yuanzhi... Berikan Hewan Roh itu untukku! Aku ingin menyerap kekuatan mereka untuk meningkatkan kualitas fisikku." Ucap Gui Hua yang terlihat bersemangat di sela pertarungannya.


" Sudah aku katakan, jangan keluarkan kemampuan khusus milikmu, kenapa kamu tidak mendengar nasehatku?" Shen Long sedikit kesal karena Gui Hua selalu menyerang Kultivasi Hewan Roh yang mereka temui.


" Guru tenang saja! Disini tidak ada orang lain. Sebagai pasangan hidup dan mati, kita harus saling melindungi dan saling mendukung." Jawab Gui Hua di sela pertarungannya.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long dan Long Yuanzhi saling berpandangan, karena pemikiran gadis itu sedikit bermasalah.

__ADS_1


" Yuanzhi... Aku minta bantuanmu untuk mengarahkan gadis lugu ini agar tau arti dari hubungan lawan jenis." Ucap Shen Long, sambil menoleh ke arah Long Yuanzhi.


" Aku akan mencobanya. Semoga saja gadis ini tidak salah arah." Ucap Long Yuanzhi di sela pertarungannya.


Waktu terus berlalu, kini ketiganya sudah menyelesaikan pertarungan lalu mengambil Sumberdaya di tempat itu.


Sumberdaya yang berada di puncak gunung jauh lebih berkualitas dari Sumberdaya yang berada di kaki gunung, sehingga ketiganya tidak melewatkan kesempatan tersebut untuk mengambilnya.


Meskipun Sumberdaya yang didapatkan hanya bisa digunakan untuk membuat Pil Kultivasi, namun sangat berharga bagi perkembangan anggota Sekte Naga Langit.


Setelah mengumpulkan Sumberdaya, Shen Long kembali melanjutkan perjalanan ke arah lain, diikuti Long Yuanzhi dan Gui Hua.


Tidak lama kemudian, tatapan mata Shen Long tertuju pada sebuah danau yang terdapat empat sosok wanita yang sedang berendam.


" Ternyata mereka sudah sampai disini." Gumam Shen Long sambil menatap ke arah keempat istrinya yang sedang Berkultivasi di danau.


" Guru... Aku ingin meningkatkan kualitas fisikku dengan Air Suci ini."


Byuuuuurr!


Tanpa mendapatkan persetujuan dari Shen Long, Gui Hua langsung melompat ke arah danau, membuat Guang Louzhy dan Tiga Feniks Pedang sontak kaget.


" APA YANG...." Tiga Feniks Pedang yang awalnya sangat marah karena ada orang lain ingin bergabung untuk menyerap Air Suci, kini menghentikan ucapannya, saat melihat Shen Long dan Long Yuanzhi.


" Kalian boleh ikut bersama kami untuk menyerap Air Suci ini." Tiga Feniks Pedang dengan buru-buru memperbaiki sikapnya, meskipun hati mereka tidak rela jika Gui Hua dan Long Yuanzhi ikut bersama mereka.


" Terimakasih atas pengertiannya." Long Yuanzhi tersenyum lebar, lalu masuk ke dalam danau.


Sementara itu, Shen Long bernafas lega karena berkat Zirah Kura-kura, Air Suci tidak tercemar oleh racun dari tubuh Gui Hua.


" Baiklah... Sepertinya Air Suci ini masih mampu memenuhi kebutuhan kita." Gumam Shen Long, lalu mengambil tempat di dekat keempat Istrinya untuk menyerap Air Suci.


Di sisi lain, Guang Louzhy dan Tiga Feniks Pedang kembali memejamkan mata untuk menyerap energi dari Air Suci, meskipun tidak sabar ingin dimanjakan oleh suaminya.

__ADS_1


Tentu keempat wanita itu tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut, karena Air Suci sangatlah berharga.


__ADS_2