
Di sisi lain Shen Long yang terus melancarkan serangan kepada kedua tuan muda.
Kini kedua tuan muda sudah tidak berdaya karena sudah banyak mengalami luka sayatan di sekujur tubuh mereka.
Wuush!
Saat Shen Long terus melancarkan serangannya, kini waktu seakan terhenti dimana terlihat tiga benda berwarna hitam seukuran kelereng muncul di tengah arena.
" Apa yang terjadi?" Shen Long menatap ke arah dua tuan muda yang tidak bisa bergerak.
Bukan hanya mereka berdua, namun semua penonton juga seakan berhenti bergerak, membuat Shen Long semakin kebingungan.
" Benda apa itu?" Shen Long menatap ke arah tiga benda yang melayang di tengah arena.
Karena rasa penasaran, Shen Long berjalan mendekati benda tersebut lalu mengambilnya.
" Mata Iblis." Shen Long mengaktifkan matanya hingga dia melihat ada setetes darah di masing-masing benda tersebut.
Tidak hanya itu saja, ketiga benda tersebut juga memiliki sebuah Formasi yang sangat rumit.
" Akhirnya ada orang yang mengikuti jejakku." Terlihat bayangan transparan keluar dari tengah arena.
Dimana sosok tersebut sangat tampan dan berwibawa sambil menatap ke arah Shen Long.
" Siapa kamu?" Tanya Shen Long sambil meningkatkan kewaspadaan.
" Siapa aku? Aku hanya pecahan jiwa. Aku juga pernah mengalami hal serupa sepertimu, dimana Istriku ingin direbut oleh tuan muda Klan Hao. Pada saat itu Klan Hao merupakan Klan Besar, jadi banyak sekali orang biasa yang direbut oleh Klan Besar. Tidak hanya itu, perbudakan juga merajalela, sehingga aku harus berjuang untuk mengambil istriku kembali." Ucap sosok tersebut sambil menatap ke arah Shen Long.
" Lalu benda apa ini?" Tanya Shen Long sambil menunjuk ketiga benda di tangannya.
" Itu adalah Formasi khusus yang aku ciptakan, agar orang yang mengalami nasib sepertiku bisa meminta tiga permohonan."
" Setelah kamu menyalurkan Qi pada benda itu, maka keinginanmu bisa terwujud. Tapi itu semua hanya berlaku untuk Klan Hao." Sosok tersebut menjelaskan fungsi dari benda yang ada di tangan Shen Long.
" Kalau begitu aku menginginkan seluruh anggota Klan Hao mati, kecuali paman dan keluarganya." Shen Long yang masih belum puas setelah menghajar kedua tuan muda, juga ingin melihat anggota Klan Hao mati seketika.
" Kau terlalu naif anak muda. Setiap makhluk hidup semuanya memiliki sisi gelap. Termasuk aku dan kamu. Jika kamu membunuh mereka semua, maka Iblis hati yang ada pada dirimu jauh lebih besar dari mereka."
__ADS_1
" Tidak semua anggota Klan Hao yang memiliki sifat jahat, hanya saja mereka juga tidak berdaya. Hanya kekuatan dan kekuasaan lah yang berbicara." Sosok tersebut menggelengkan kepala karena Shen Long ingin membunuh semua anggota Klan Hao.
" Senior, lalu apa yang harus aku lakukan?" Tanya Shen Long.
" Kamu harus mencarinya sendiri. Aku tidak bisa bicara panjang lebar kepadamu. Tapi saat kamu memecahkan permohonan yang pertama, maka waktu akan berjalan seperti semula. Ingatlah, saat waktu sudah berjalan maka akan ada orang yang ingin membunuhmu." Ucap sosok tersebut lalu menghilang dari pandangan.
" Membunuhku? Siapa yang ingin membunuhku?" Shen Long bergumam sambil menatap beberapa sosok di sekelilingnya.
Namun setelah beberapa saat, Shen Long masih belum menemukan sosok yang ingin membunuhnya.
" Haaahh, baiklah. Aku akan memenuhi keinginan kalian. Untuk itu aku meminta permohonan agar seluruh anggota Klan Hao akan mati seketika jika mereka ingin menyentuhku dan Istriku." Shen Long tersenyum lebar lalu menyalurkan Qi pada satu benda tersebut.
Kraaack!
Benda yang ada di tangan Shen Long langsung pecah, dimana ada energi tidak kasat mata mengarah ke seluruh anggota Klan Hao.
Saat itu juga Shen Long telah berpindah ke tempat semula dimana dia sedang menyerang kedua tuan muda.
Craaash!
Aaarrrggghhhh!
"Hentikan!" Teriak beberapa sosok yang berada di kursi penonton saat Shen Long melumpuhkan Kultivasi Hao Cai.
Namun Shen Long tidak mendengar sama sekali perintah tersebut, lalu menatap ke arah Hao Zhu yang sedang merangkak karena kedua matanya tidak berfungsi.
Craaash!
Aaarrrggghhhh!
Shen Long juga menusuk bagian dantian milik Hao Zhu, membuat tuan muda tersebut berteriak kesakitan.
" Aku bunuh kau." Satu sosok Pria yang sudah mencapai Pendekar Langit tingkat 5 melesat ke arah Shen Long.
Melihat hal itu, pemandu, Hao Tian, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie langsung melesat ke arah arena.
Namun karena jarak mereka terlalu jauh, sosok Pendekar Langit tingkat 5 yang berada di tempat paling dekat dengan Shen Long dengan mudah mencapai target.
__ADS_1
Di sisi lain Shen Long hanya tersenyum lebar sambil menatap ke arah sosok tersebut dengan senyuman jahatnya.
" Long'er."
" Suamiku."
Hao Tian, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie berteriak keras saat melihat sosok tersebut sudah dekat dengan Shen Long.
Kini tatapan Hao Tian menjadi pucat seperti kapas karena tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada Shen Long.
Di sisi lain Hao Xiong dan beberapa Tetua mendapatkan firasat buruk karena terlihat Shen Long tidak melakukan apapun.
" Jangan-jangan." Hao Xiong dan beberapa Tetua terlihat serius karena sesuatu yang mengganjal di tubuh mereka.
Sebenarnya Hao Tian juga merasakan keanehan pada tubuhnya, namun karena kekhawatiran yang berlebihan membuatnya kehilangan akal sehat.
Bboooom!
Sebelum sosok tersebut menyentuh tubuh Shen Long, kini tubuhnya hancur berkeping-keping.
" Apa?" Semua yang melihat kejadian itu langsung membulatkan mata dengan rahang terbuka.
Di sisi lain Hao Tian juga berhenti berusaha untuk menyadarkan diri, sedangkan Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie terus berlari ke arah Shen Long.
" Brruuk." Kedua wanita itu langsung merangkul tubuh Shen Long dengan perasaan cemas.
" Kalian tidak perlu cemas, tidak terjadi apapun padaku." Shen Long membalas pelukan kedua Istrinya dengan lembut.
Melihat adegan tersebut anggota muda Klan Hao begitu iri dan mengutuk keras karena Shen Long adalah pria yang paling beruntung.
" Kamu telah membuat jantungku hampir copot." Yan Rou Lie menyeka air matanya.
" Aku pikir tidak lama lagi kami akan menjadi janda." Ucap Cang Li Yuan yang membuat Yan Rou Lie memutar bola matanya.
" Sudahlah, lebih baik kita meninggalkan Klan Hao ini." Ucap Shen Long sambil mengusap air mata kedua istrinya.
Setelah kedua istrinya sudah membaik, Shen Long berjalan dengan santai sambil memainkan dua benda yang tersisa lalu menatap ke arah Patriak Klan Hao dan para Tetua.
__ADS_1
Tentu Hao Xiong dan para Tetua sangat faham apa yang dimaksud Shen Long, karena kedua benda tersebut adalah tumpuan harapan Klan Hao.