
Tetua Naga Kabut sangat senang, lalu menceritakan tentang fungsi permata bumi, meskipun sebenarnya Shen Long sudah mengetahuinya.
" Yutian... Aku akan menyampaikan kabar gembira ini kepada para petinggi Klan Long." Tetua Naga Kabut menjelaskan bahwa jika ada seorang murid yang berhasil menemukan permata bumi, maka harus diberikan penghargaan.
Itu artinya Tetua dari lima perguruan dan Tetua yang tinggal di Lembah Naga juga harus memberikan kontribusi kepada sosok yang membawa permata bumi.
" Itu adalah aturan Klan Long. Jadi kelima Tetua perguruan harus memberikan sesuatu yang berharga." Ucap Tetua Naga Kabut menutup pembicaraannya.
Saat percakapan mereka telah selesai, Long Qianxue mengutarakan tujuannya untuk tinggal bersama Shen Long di kediaman Long Chieyu.
Long Qianxue menceritakan bahwa mereka sudah menikah ketika berada di dunia dimensi, membuat Tetua Naga Kabut sontak kaget.
" Qianxue... Apa kamu tau aturan di Klan Long?" Tanya Tetua Naga Kabut.
" Tentu saja Tetua. Karena itulah aku meminta bantuan kepada Tetua untuk menyampaikan mahar pernikahan kami kepada keluargaku di Daifang." Ucap Long Qianxue, lalu mengeluarkan kotak giok yang diikuti Long Chieyu.
" Kalau begitu aku bisa sampaikan kepada Tetua yang bertugas." Tetua Naga Kabut tersenyum canggung karena pernikahan mereka begitu cepat.
Tetua Naga Kabut langsung mengambil kedua kotak giok, lalu meninggalkan tempat tersebut karena dia tidak sabar ingin menyampaikan tentang permata bumi.
*******
Satu minggu telah berlalu, kini Shen Long sudah mendapatkan hadiah dari para Tetua, yang memiliki nilai yang tinggi.
Bahkan Tetua Agung, Tetua Naga Merah dan Tetua Naga Hitam juga wajib memberikan hadiah kepada Shen Long.
Ketiganya tidak menyangka bahwa Long Yutian lah yang berhasil menemukan permata bumi.
Dari ketiga Tetua itu, Shen Long mendapatkan tiga tetes darah Banteng Emas, begitupun dengan tiga perguruan yang lain.
" Tidak menyangka bahwa bisa mendapatkan enam tetes darah Banteng Emas dengan mudah." Gumam Shen Long sambil menatap ke arah botol giok yang berada di tangannya.
" Jangan lupa bahwa kamu tidak bisa menyerapnya sekaligus! Kalau tidak tubuhmu akan meledak." Long Qianxue mengingatkan kepada Shen Long, sambil menyandarkan kepalanya di bahu suaminya.
" Meskipun aku tau kamu memiliki cara yang aneh untuk meningkatkan Kultivasi, namun tetesan darah Banteng Emas tidak sesederhana yang dipikirkan." Long Chieyu juga mengingatkan kepada Shen Long.
__ADS_1
Kedua wanita itu selalu menempel kepada Shen Long, tanpa memperdulikan wajah suaminya sudah berubah.
Meskipun keduanya tidak percaya bahwa Shen Long terkena efek energi saat mengambil permata bumi, namun Long Chieyu dan Long Qianxue tidak terlalu peduli.
" Apa kalian juga menginginkan tetesan darah Banteng Emas ini?" Tanya Shen Long, sambil menatap ke arah kedua Istrinya yang bersandar padanya.
Tanpa berkata apapun, Long Chieyu dan Long Qianxue, memilih untuk menundukkan kepala,. karena tidak mungkin baginya untuk melewatkan sesuatu yang berharga.
" Karena tetesan darah Banteng Emas ini ada enam, jadi kita harus bagi rata. Lagi pula jika hanya aku yang kuat, kalian berdua akan kewalahan melayaniku." Ucap Shen Long sambil menggoda kedua Istrinya.
" Sekalipun kami menyerap dua tetes darah Banteng Emas, tetap saja kami kewalahan." Jawab Long Qianxue sambil mencubit pinggang Shen Long.
Di alam jiwa, Jun Mei Yin dan Guang Louzhy hanya menggelengkan kepala karena mereka belum bisa berinteraksi dengan Long Chieyu, meskipun keduanya juga ikut merasakan sentuhan dari suaminya yang semakin lama semakin kuat.
Sesaat Shen Long menatap ke arah Cincin Ruang yang pernah dia titipkan kepada Long Caowen.
" Dengan begini, aku tidak perlu lagi khawatir dengan bekalku." Ucap Shen Long, lalu memakai kembali Cincin miliknya.
Sambil berbincang kecil, ketiganya menikmati kebersamaan mereka di kediamannya, dimana masing-masing mencurahkan perhatiannya.
" Hari ini aku akan turun gunung untuk berlatih di Lembah Kabut. Aku harap kalian berlatih dengan baik."
" Gunakan masing-masing dua tetes darah Banteng Emas ini, karena nanti malam aku ingin menikmati hasilnya." Ucap Shen Long, lalu keluar dari kediaman mereka menuju ke Lembah Kabut.
Mendengar perkataan dari suami mereka, Long Chieyu dan Long Qianxue saling berpandangan sambil menelan ludah kasar, membayangkan apa yang terjadi nantinya.
" Sebaiknya kita cepat-cepat menyerap tetesan darah Banteng Emas ini." Ucap Long Qianxue, lalu mengambil botol giok yang berisi tetesan darah Banteng Emas dan bergegas ke ruang Kultivasi.
Begitupun dengan Long Chieyu juga mengambil tetesan darah Banteng Emas lalu berjalan mengikuti Long Qianxue.
*******
Di tempat lain Shen Long yang sudah berada di Lembah Kabut, kini membawa Pedang Kesunyian miliknya, meskipun sudah memiliki Cincin Ruang tingkat Surgawi.
Tentu Shen Long melakukannya karena bisa melatih fisiknya dengan berat Pedang Kesunyian.
__ADS_1
" Ada apa junior memanggilku?" Naga laut merasa heran karena Shen Long memanggilnya ketika tidak dalam keadaan genting.
" Senior... Aku meminta bantuanmu lagi untuk memberikan Sumberdaya ini kepada ketiga Istriku yang lain." Jawab Shen Long, lalu mengeluarkan dua kotak giok yang berisi Pil Inti Emas, tetesan darah Banteng Emas dan beberapa Sumberdaya yang diberikan oleh para Tetua Klan Long.
Untuk kali ini Shen Long tidak menggunakan tetesan darah Banteng Emas, karena berkat Inti Roh Naga, kekuatan fisiknya masih cukup.
Terlebih Shen Long memiliki rencana lain, sehingga dia lebih memilih kekuatan besar untuk perkembangannya.
Shen Long tidak ingin semua Istrinya ditindas oleh orang lain, apalagi mereka seorang wanita.
Naga laut tersenyum lebar karena tidak menyangka bahwa pemuda yang di depannya begitu perhatian kepadanya Istrinya yang lain.
" Kamu tau jika aku mengantar benda ini kepada Istrimu, maka kesempatanmu hanya tersisa satu kali untuk memanggilku?" Tanya naga laut.
" Tidak masalah senior. Lagi pula bukankah itu yang senior inginkan?" Ucap Shen Long.
" Baiklah, aku tidak sungkan lagi." Jawab naga laut, lalu menghilang dari pandangan.
Setelah kepergian naga laut, Shen Long melangkahkan kakinya untuk mencari tempat berlatih.
Wuush!
Saat Shen Long berjalan, terlihat sosok wanita yang sedang terbang menggunakan pedang.
Dengan buru-buru Shen Long berubah ke wujud aslinya, lalu mencari tempat untuk bersembunyi.
" Cantik sekali." Gumam Shen Long saat wanita itu terbang mendekatinya.
Bboooom!
Wanita itu terjatuh ke tanah, merasakan tubuhnya terasa panas, membuatnya kehilangan konsentrasi.
" Tolong selamatkan aku." Ucap wanita itu dengan lirih, dimana Shen Long mulai merasakan ada beberapa sosok yang mendatangi tempat itu.
Tanpa membuang waktu, Shen Long mengibaskan tangannya untuk memasukkan wanita itu di Cincin miliknya.
__ADS_1
Tidak lama kemudian terlihat tiga sosok pria sepuh turun dengan menggunakan senjata berbentuk cakram, lalu menoleh ke arah Shen Long.