
Karena Yan Rou Lie dapat dipastikan sudah menjadi milik Shen Long, maka Yi Hao dan ketiga pemuda yang lain berpikir ingin mendekati Ying Shui yang juga cantik. Meskipun tidak secantik Yan Rou Lie yang jelas sebuah kesempurnaan yang tidak bisa dibandingkan dengan wanita lain karena lekuk tubuhnya yang begitu padat berisi.
Itulah yang ada di benak keempat pemuda tersebut. Jika saja mereka mengetahui Cang Li Yuan yang kecantikannya setara dengan Yan Rou Lie bahkan bagian dadanya lebih besar dari Yan Rou Lie, maka keempat pemuda itu akan mimisan saat melihatnya.
Setelah menikmati hidangan tersebut, Yan Rou Lie langsung menarik tangan Shen Long dan membawanya keluar dari penginapan untuk mencari toko pakaian yang berada di desa tersebut.
Melihat tingkah dari Yan Rou Lie terhadap Shen Long, keempat pemuda itu semakin yakin bahwa dua sejoli tersebut memiliki hubungan khusus.
Di dalam desa yang cukup ramai, Shen Long dan Yan Rou Lie menjadi bahan perhatian orang yang berpapasan dengan mereka.
Hal yang menjadi pertanyaan bagi mereka, bagaimana sosok wanita yang sangat cantik memiliki kekasih seorang pria botak.
Namun tidak ada yang berani berkomentar, karena mereka yakin bahwa kedua sosok tersebut bukan orang sembarangan.
Saat berada di depan toko pakaian, Yan Rou Lie langsung masuk ke dalam yang diikuti Shen Long.
" Selamat datang Nona! Apa yang bisa saya bantu?" Tanya wanita paruh baya kepada Yan Rou Lie.
Dari penilaian Yan Rou Lie, wanita paruh baya tersebut pasti pemilik dari toko pakaian tersebut karena dapat dilihat dari penampilannya.
" Bibi, saya mau mencari pakaian yang terbaik di toko ini." Ucap Yan Rou Lie sambil menatap pakaian yang berjejer di ruangan tersebut.
" Ada Nona, mari saya antar." Wanita paruh baya membawa mereka ke sudut lain, dimana tempat pakaian yang memiliki kualitas bagus.
Yan Rou Lie pun melihat beberapa jenis pakaian tersebut, namun tidak lupa dia meminta pendapat Shen Long agar tidak diprotes lagi.
Karena Yan Rou Lie menyukai warna merah, Shen Long memberi saran kepada gadis tersebut untuk memilih pakaian berwarna putih dengan corak garis-garis merah karena kebetulan di tempat itu tidak ada pakaian berwarna merah menyolok.
__ADS_1
Yan Rou Lie juga sangat senang dengan saran dari Shen Long, dimana dia juga membeli beberapa lembar pakaian dengan motif yang sama.
Setelah selesai membeli beberapa lembar pakaian, Yan Rou Lie kembali membawa Shen Long ke penginapan.
' Mungkin ini saatnya aku menceritakan kepada Lie'er.' Shen Long membatin sambil memikirkan cara agar mencari tempat yang aman untuk berterus terang kepada gadis tersebut.
Sambil melihat sekelilingnya, Shen Long menghela nafas berat lalu menatap gadis yang berada di sampingnya.
" Lie'er, aku merasa gerah. Aku ingin mandi di pemandian warga." Shen Long mengutarakan keinginannya untuk berbicara empat mata dengan gadis tersebut.
" Baiklah, aku juga merasa gerah karena berjalan selama setengah hari. Tapi kamu jangan mencari kesempatan." Tegas Yan Rou Lie sambil menatap wajah Shen Long.
" Kamu tenang saja!" Jawab Shen Long.
Melihat Shen Long tidak ada niat buruk kepadanya, Yan Rou Lie mengangguk setuju lalu berjalan ke arah pemandian warga yang kebetulan tidak jauh dari tempat tersebut.
Kebetulan pada siang hari tidak ada warga yang mendatangi tempat tersebut, karena mereka sibuk dengan pekerjaan mereka.
" Apa yang mereka lakukan di pemandian warga? Apa pemuda botak itu berniat buruk kepada saudari Rou Lie?" Cang Li Yuan menaruh curiga kepada kedua sosok tersebut.
Dengan rasa penasaran yang kuat, Cang Li Yuan mengikuti kedua sosok tersebut sambil menyembunyikan keberadaannya agar tidak diketahui.
Shen Long dan Yan Rou Lie yang tidak menyadari ada orang yang mengikuti mereka, kini berjalan dengan santai sambil berbincang kecil.
Tidak lama kemudian mereka telah sampai di sebuah pemandian warga dimana terdapat sebuah sungai kecil yang memiliki air yang sangat jernih.
" Lie'er... Sebenarnya ada hal yang penting yang ingin aku ceritakan kepadamu." Shen Long yang terlihat serius sambil melihat sekeliling mereka.
__ADS_1
" Apa yang ingin kamu ceritakan?" Tanya Yan Rou Lie sedikit penasaran.
Tanpa menjawab apapun, Shen Long membawa Yan Rou Lie duduk di sebuah batu besar yang diatasnya terlihat datar di pinggir sungai.
Kini jantung Yan Rou Lie berdetak kencang karena merasa takut sekaligus penasaran. Namun ada hal lain yang membuat Yan Rou Lie mengikuti Shen Long.
Saat kedua muda-mudi tersebut sudah duduk di sebuah batu, Kini Cang Li Yuan mengambil tempat untuk bersembunyi dan berniat untuk mendengar pembicaraan mereka.
Dengan sedikit takut, Shen Long berusaha untuk merangkaikan kata-kata agar tidak salah dalam penjelasannya.
Sedangkan Yan Rou Lie sendiri juga banyak pertanyaan di benaknya, ada rasa senang sekaligus takut.
" Lie'er, waktu itu aku melihatmu bersama Nona Li Yuan sedang dibawa oleh keempat murid Sekte Giok Hitam. Akulah yang membunuh mereka dan membawamu saat kamu pingsan dan berniat meninggalkan Nona Li Yuan tergeletak di tempat itu." Shen Long sedikit menghela napas dengan keringat bercucuran di keningnya.
Yan Rou Lie yang mendengar perkataan dari Shen Long, kini mulai bertanya-tanya tentang siapa pelaku yang merenggut kesuciannya dan Cang Li Yuan.
Cang Li Yuan yang mendengar perkataan itu juga terlihat kesal karena Shen Long ingin meninggalkannya saat pingsan, namun dia berusaha untuk memastikan kejadian selanjutnya.
" Meskipun aku tidak menyukai Nona Li Yuan karena telah membentak ku saat berada di lingkaran teleportasi, tapi sebagai sesama peserta, aku juga membawanya menuju sebuah goa saat kalian masih pingsan."
" Tapi saat sudah sore, ada lima ekor burung hantu birahi yang menciptakan bubuk merah muda sehingga kita semua terkena racun itu." Shen Long bicara penuh dengan kehati-hatian agar gadis itu tidak berprasangka buruk kepadanya.
" Jadi itu kamu pelakunya?" Yan Rou Lie langsung bangkit menatap tajam ke arah Shen Long.
Dia tidak menyangka bahwa Shen Long telah merenggut kesuciannya, namun dia berusaha untuk menahan diri.
Cang Li Yuan yang mendengar perkataan tersebut juga langsung marah dan berniat membunuh Shen Long.
__ADS_1
Namun setelah dipikir lagi karena pemuda itu sangat kuat darinya, maka dia berniat untuk membunuh Shen Long menggunakan kekuatan Sekte Pedang Suci sekaligus menghancurkan Sekte Seribu Pedang.
" Lie'er, dengarkan aku dulu! Ini semua diluar kendaliku. Tapi aku berjanji akan bertanggung jawab, bagaimanapun itu salahku" Shen Long tidak bisa berkata apa-apa lagi karena Yan Rou Lie terlihat sangat marah.