Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 555. Wu Dong Menjauhkan Diri


__ADS_3

Di sisi lain, Shen Long hanya memperhatikan jalannya pertarungan Wu Dong dan Gui Hua yang sedang melawan empat murid Sekte Seribu Pedang.


" Tuan muda... Lebih baik anda membunuh gadis itu sebelum berkembang." Pada akhirnya Jian Qianxing bersuara, karena bagi seorang Kultivator yang memiliki Raga Beracun sangatlah berbahaya.


Jian Qianxing menjelaskan bahwa pemilik Raga Beracun memiliki emosi yang tidak stabil dan bisa menjadi sosok yang menakutkan jika terus berkembang.


" Jian Qianxing... Bagaimana kamu bisa berpikir seperti itu? Dia adalah muridku sekaligus adik iparku." Meskipun Shen Long mengetahui bahwa pemilik Raga Beracun sangat dikucilkan oleh para Kultivator, karena bisa membahayakan orang di sekitarnya, namun tidak mungkin membunuh gadis itu.


" Aku hanya mengingatkan kepada tuan muda saja. Untuk sekarang gadis itu terlihat baik. Namun ketika dia terus melatih kemampuan khusus hingga tahap keserakahan, maka dia bisa menjadi bencana. Terlebih gadis itu memiliki akar spiritual bumi dan langit. Jika membiarkannya berkembang, maka dia akan menjadi bencana besar." Ucap Jian Qianxing.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long menghela nafas berat. Tentu tidak akan membiarkan Gui Hua mendapatkan masalah.


" Semoga saja gadis ini bisa mengendalikan tahap keserakahan." Gumam Shen Long, sambil menatap ke arah Gui Hua yang sedang bertarung.


Tahap keserakahan adalah kemampuan khusus bagi seorang Kultivator yang memiliki Raga Beracun yang bisa menyerap kekuatan lawan untuk meningkatkan Kultivasinya.


Karena itulah banyak Kultivator tidak menyukai pemilik Raga Beracun, karena dianggap aliran sesat.


Di sisi lain, Wu Dong yang awalnya sangat senang dengan kedatangan Gui Hua, kini memasang wajah serius karena gadis itu menggunakan racun untuk melumpuhkan lawannya.


Sementara itu Gui Hua yang sudah melumpuhkan kedua lawannya, kini menatap tajam ke arah kedua sosok yang sedang bertarung melawan Wu Dong.


" Kali ini aku tidak akan membiarkan siapapun yang selamat." Bersamaan dengan ucapannya, Gui Hua langsung melesat ke arah kedua murid yang sedang bertarung melawan Wu Dong.


Bboooom!


Bboooom!


Dua pukulan keras bersarang pada tubuh kedua murid itu, membuat keduanya terpental belasan meter, diikuti tubuh mereka berubah berwarna hijau.


" Racun ini sangat berbahaya." Wu Dong yang berada dalam jarak dekat dengan Gui Hua, kini langsung menjauhkan diri agar tidak terkena imbas racun.

__ADS_1


Di sisi lain, Gui Hua sama sekali tidak peduli, langsung melesat ke arah kedua murid yang tergeletak di tanah, sambil membuka mulutnya untuk menyerap energi dari keduanya.


" Hentikan!" Shen Long dengan buru-buru menghentikan aksi Gui Hua, karena gadis itu ingin membunuh mereka.


" Guru, kenapa kamu melarangku? Bukankah mereka sendiri telah meremehkan kita?" Gui Hua merasa heran, karena Shen Long melarangnya untuk membunuh.


Shen Long tidak menjawab apapun, lalu berjalan mendekati kedua murid yang tergeletak di tanah.


" Tuan muda... Tolong ampuni kami. Kami akan memberikan harta milik kami." Salah satu murid dengan buru-buru mengeluarkan sejumlah harta yang dia miliki, diikuti rekannya yang lain.


Tentu keduanya tidak ingin mengambil resiko. Jika mereka terlambat untuk memulihkan diri, maka racun yang berada di dalam tubuh mereka akan menggerogoti organ tubuhnya.


" Baiklah, kali ini aku akan memaafkan kalian." Ucap Shen Long, lalu mengambil harta yang dikeluarkan kedua murid itu.


Di sisi lain, Gui Hua hanya mengikuti keinginan gurunya dengan mengambil harta dari kedua murid lainnya.


" Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan." Shen Long tidak ingin terlalu lama beranda di tempat itu, langsung membawa Wu Dong dan Gui Hua melesat ke arah lain.


Sementara itu keempat murid Sekte Seribu Pedang dengan buru-buru mengambil tempat untuk memulihkan diri, karena efek racun dari Gui Hua tidak bisa dianggap enteng.


" Bagaimana mungkin kakak bisa bertahan di dekat gadis itu?" Pikir Wu Dong, sambil menatap ke arah Shen Long dan Gui Hua yang berjalan berdekatan.


" Guru... Kenapa sebelumnya kamu melarangku untuk membunuh mereka?" Tanya Gui Hua yang masih tidak tenang karena Shen Long melarangnya untuk membunuh.


" Sekarang kita adalah sebagai tuan rumah. Jika kamu membunuh mereka, maka pihak Sekte yang lain akan meminta pertanggung jawaban dari Sekte Naga Langit." Shen Long menyampaikan alasannya kenapa dia tidak ingin membunuh para murid lainnya.


Jika itu terjadi, maka Sekte yang lain akan melakukan berbagai cara untuk menekan Sekte Naga Langit.


Bahkan tidak menutup kemungkinan, Sekte Seribu Pedang dan Sekte lainnya menggunakan kesempatan tersebut untuk menghancurkan Sekte Naga Langit yang baru saja didirikan.


" Kamu tidak perlu khawatir! Jika kita berada di luar, kamu bebas membunuh orang yang merendahkan sekte kita." Agar Gui Hua tidak kecewa, Shen Long memintanya untuk bertindak saat mereka diundang sebagai tamu.

__ADS_1


Mendengar penjelasan dari Shen Long, Gui Hua mengangguk mengerti, lalu menoleh ke arah Wu Dong yang menjaga jarak dengannya.


" Ada baiknya jika aku memiliki Raga Beracun. Sepertinya dia tidak berani lagi mendekatiku." Pikir Gui Hua yang diikuti senyuman puas dari wajahnya.


Melihat senyuman dari wajah Gui Hua, Wu Dong berkeringat dingin. Meskipun senyuman Gui Hua begitu manis dan indah dilihat, namun senyuman itu begitu menakutkan bagi Wu Dong.


Terlebih ketika tangan Gui Hua menyentuh dedaunan yang dia lewati langsung mengering, membuat Wu Dong tidak memiliki harapan untuk mendekati gadis pujaannya.


*******


Di bawah kaki gunung, terlihat dua sosok yang sedang berjalan untuk mencari keberadaan anggota Sekte Naga Langit.


Kedua sosok itu tidak lain adalah Wu Yunjiang dan Long Shangxing yang tanpa sengaja bertemu hingga terlihat keduanya semakin akrab.


' Tidak menyangka jika Guru Suci memiliki kakak secantik ini.' Pikir Long Shangxing, sambil mencuri pandangan kepada Wu Yunjiang.


Apalagi sudah banyak tempat yang mereka lewati bersama, sehingga Long Shangxing semakin menyukai Wu Yunjiang.


Di sisi lain, Wu Yunjiang yang sudah merasa kelelahan karena sudah banyak melakukan pertarungan, melawan Hewan Roh sebelumnya, kini berusaha mencari tempat untuk memulihkan diri.


Namun Wu Yunjiang sangat senang karena saat berhasil mengalahkan Hewan Roh tersebut, dia banyak mendapatkan keuntungan besar, bersama Long Shangxing yang juga ikut membantunya.


Sesaat tatapan Wu Yunjiang tertuju pada sebuah goa yang terletak dibawah kaki gunung.


" Sebaiknya kita istirahat disana." Ucap Wu Yunjiang, sambil menunjuk ke arah goa seraya melangkahkan kakinya.


" Tunggu! Sepertinya goa itu sangat berbahaya." Long Shangxing mengingatkan kepada Wu Yunjiang agar tidak mendekati mulut goa.


Namun Wu Yunjiang sama sekali tidak mendengar peringatan Long Shangxing, terus melangkahkan kakinya menuju ke arah mulut goa.


Melihat Wu Yunjiang yang tidak mendengar ucapannya, Long Shangxing hanya menghela nafas berat, mau tidak mau harus mengikuti Wu Yunjiang.

__ADS_1


*******


Mumpung hari Senin, minta dukungan sekaligus Vote ya. 🙏🙏🙏


__ADS_2