Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 512. Kediaman Klan Wu II


__ADS_3

Hanya ada satu sosok wanita paruh baya yang tatapannya sedikit berbeda kepada Shen Long, karena ada sesuatu yang familiar dari wajah Shen Long.


Beruntung sebelumnya Shen Long menggunakan wajah aslinya ketika bertemu dengan Wu Dong, sehingga dia tidak perlu menyamar sebagai Long Yutian.


" Siapa pemuda ini sebenarnya? Dari wajahnya mengingatkanku pada seseorang." Pikir wanita itu, sambil menatap ke arah Shen Long.


Merasakan semua tatapan mata tertuju padanya, Shen Long berusaha untuk tetap tenang, karena itu sangat wajar karena dia bukan berasal dari Klan Wu.


Tidak lama kemudian, Wu Baihu keluar dari kamar Ketua Klan Wu, dengan wajah tertunduk lesu.


" Baihu... Bagaimana dengan kondisi ayah?" Tanya wanita paruh baya.


" Kakak... Maafkan aku! Sepertinya nyawa ayah tidak bisa tertolong lagi." Jawab Wu Baihu, sambil menarik napas dalam-dalam.


Mendengar ucapan tersebut, semua terdiam sejenak, karena mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa.


" Senior... Sebenarnya apa yang terjadi?" Shen Long memberanikan diri untuk bertanya.


Kini semua tatapan mata kembali tertuju pada Shen Long yang ikut campur urusan Klan Wu.


Mengingat bahwa Shen Long adalah tamu anaknya, Wu Baihu menjelaskan bahwa energi kehidupan Ketua Klan Wu semakin menipis.


Wu Baihu juga menjelaskan bahwa mereka sudah banyak mengeluarkan biaya untuk membeli Sumberdaya untuk menyembuhkan Ketua Klan Wu, namun tidak ada yang berhasil.


" Senior... Jika diizinkan, apakah aku boleh memeriksanya?" Shen Long mengusulkan diri untuk memeriksa kondisi Ketua Klan Wu.


Mendengar ucapan tersebut, semua yang berada di tempat itu merasa tidak senang, karena Shen Long bukan seorang ahli Alkemis atau ahli medis.


" Biarkan saja pemuda ini memeriksa kondisi ayah." Wanita paruh baya memberi isyarat agar semua yang berada di tempat itu memberi kesempatan kepada Shen Long.


" Jika itu permintaan dari kakak Cuilan, silahkan junior untuk memeriksanya." Wu Baihu mempersilahkan kepada Shen Long untuk masuk ke dalam kamar Ketua Klan Wu.


Shen Long mengangguk kecil, lalu masuk ke dalam kamar, diikuti Wu Cuilan dan beberapa Tetua yang lain.

__ADS_1


Di dalam kamar, Shen Long menatap ke arah pria sepuh yang berbaring di atas ranjang dengan menggunakan Mata Dewa miliknya.


Shen Long menghela nafas berat, karena meridian Ketua Klan Wu sudah banyak yang rusak.


" Sepertinya apa yang terjadi pada Ketua Klan? Apakah dia pernah bertarung melawan seseorang yang ingin menghancurkan dantiannya?" Shen Long menghela nafas berat, karena kerusakan pada dantian Ketua Klan Wu akibat pertarungan hidup dan mati.


Wu Cuilan dan para Tetua Klan Wu saling berpandangan, karena kejadian tersebut sudah terjadi sejak lama.


Tanpa membuang waktu, Shen Long mengeluarkan jarum akupunktur miliknya, lalu meminta kepada mereka untuk menunggu di luar kamar.


" Biarkan aku sendiri yang membantu junior." Wu Baihu mengusulkan diri untuk membantu Shen Long.


Wu Cuilan dan para Tetua Klan Wu mengangguk kecil, lalu keluar dari kamar, meskipun mereka tidak tau apa yang dilakukan Shen Long.


Saat mereka sudah pergi, Shen Long meminta kepada Wu Baihu untuk melepaskan pakaian yang melekat di tubuh Ketua Klan Wu.


Tanpa membuang waktu, Shen Long menancapkan jarum akupunktur satu-persatu pada beberapa titik meridian Ketua Klan Wu.


Shen Long juga tidak segan menyalurkan energi kehidupan miliknya untuk membantu Ketua Klan Wu.


Membutuhkan waktu yang cukup lama, kini meridian milik Ketua Klan Wu sudah menyatu dengan sempurna.


Secara perlahan Ketua Klan Wu mulai menggerakkan tubuhnya, hingga bisa membuka matanya.


" Siapa pemuda ini sebenarnya? Kenapa dia mengorbankan energi kehidupan miliknya?" Pikir Wu Baihu, sambil menatap ke arah Shen Long, lalu menoleh ke arah Ketua Klan Wu.


" Senior... Berikan Pil ini untuk memulihkan kondisi Ketua Klan." Shen Long memberikan sebuah Pil kepada Wu Baihu, lalu keluar dari kamar.


" Saudara Yutian... Bagaimana dengan kondisi kakek?" Tanya Wu Dong yang menunggu di depan pintu kamar.


" Kondisinya sudah membaik. Kalian bisa menunggunya keluar, karena sekarang dia sedang memulihkan diri." Jawab Shen Long.


Melihat kondisi Shen Long yang sudah banyak mengeluarkan tenaga, Wu Dong dengan buru-buru membawa Shen Long ke sebuah tempat untuk memulihkan kondisinya.

__ADS_1


Sementara itu Wu Cuilan dan para Tetua langsung masuk ke kamar untuk memeriksa kondisi Ketua Klan Wu.


Saat berada di dalam kamar, kini tatapan mata Wu Cuilan dan para Tetua, tertuju pada Ketua Klan Wu yang sedang duduk bersila untuk menyerap Pil yang diberikan Shen Long sebelumnya dengan bantuan Wu Baihu.


Wu Cuilan dan para Tetua terlihat senang karena, Ketua Klan Wu bisa diselamatkan.


" Baihu... Siapa pemuda itu?" Tanya Wu Cuilan, karena sosok tersebut bisa menyembuhkan Ketua Klan Wu.


Sedangkan sudah banyak para Alkemis dan ahli medis yang mencoba menyembuhkan kondisi Ketua Klan Wu, namun tidak ada yang berhasil.


" Dia adalah Long Yutian, teman dari putraku. Pemuda itu juga berani menyalurkan energi kehidupan miliknya untuk ayah." Wu Baihu menjelaskan tentang apa yang dia lihat saat Shen Long menyembuhkan Ketua Klan Wu.


Mendengar ucapan tersebut, semua yang berada di tempat itu terdiam sejenak, karena apa yang dilakukan Shen Long sangat beresiko.


" Sepertinya pemuda itu memiliki alasan tersendiri. Jika tidak, mana mungkin dia memberikan energi kehidupan miliknya kepada seseorang yang tidak dikenal." Salah satu Tetua merasa ada sesuatu yang aneh hingga membuat Shen Long menggunakan energi kehidupan miliknya.


Mendengar ucapan tersebut, Wu Cuilan mengingat kembali pemilik wajah yang mirip dengan Shen Long, hingga ingatannya tertuju pada sosok wanita yang melarikan diri bersama Wu Xiang kakaknya.


" Baihu... Apa kamu masih mengingat wajah dari Wu Rongrong?" Tanya Wu Cuilan.


" Ya... Aku masih mengingatnya. Lalu apa hubungannya dengan Long Yutian?" Tanya Wu Baihu.


" Itu hanya dugaanku saja, karena wajah pemuda itu mirip dengan Wu Rongrong dan matanya mirip dengan Kak Xiang." Wu Cuilan mengeluarkan pendapatnya, meskipun hal itu tidak masuk akal.


Kini semua yang berada di tempat itu terdiam sejenak, namun tidak berani mengambil keputusan bahwa pemuda sebelumnya adalah putra dari Wu Xiang.


" Aku merasakan putraku Wu Xiang datang kesini. Apa kalian melihatnya?" Saat semua hanyut dalam pikirannya masing-masing, kini ketua Klan Wu yang baru saja memulihkan diri, langsung mengeluarkan suara.


" Ayah."


" Ketua."


Wu Baihu, Wu Cuilan dan para Tetua sontak kaget karena Ketua Klan Wu tiba-tiba bisa berbicara.

__ADS_1


Sesaat tatapan mata Ketua Klan Wu memperhatikan keadaan sekitar, namun tidak berhasil menemukan sosok yang dia cari, membuatnya kembali murung.


Melihat kejadian tersebut, Wu Cuilan dan Wu Baihu memberi isyarat kepada para Tetua untuk keluar dari kamar.


__ADS_2