
Tanpa menunggu lama, Shen Long bergegas dari kediamannya menuju Balai pendaftaran untuk mendaftarkan diri untuk melatih kemampuannya melawan 10 Kultivator bergelar.
Tidak lupa Shen Long juga membeli berbagai kebutuhan untuk mengganti perabotan yang rusak sebelumnya.
Kini seluruh murid Kelas Emas bertanya-tanya siapa sosok yang menantang 10 Kultivator bergelar.
Hanya satu kelompok yang mengetahui hal itu, yaitu kelompok Klan Zhang karena mereka sudah mengenal siapa Shen Long yang sebenarnya.
*******
Pada jadwal yang ditentukan, kini banyak sekali para murid Akademi Pagoda Suci yang berdatangan ke tribun untuk menyaksikan jalannya pertandingan.
" Saudara... Aku dengar yang menantang 10 Kultivator bergelar adalah murid baru Kelas Emas. Aku dengar dia seorang pemuda yang berhasil memburu Rubah Giok juga menghancurkan sepuluh cabang Sekte Kalajengking Hitam."
" Jika begitu, pantas saja dia berani menantang 10 Kultivator bergelar."
" Tapi itu tidak cukup. kamu tau sendiri jika 10 Kultivator bergelar itu memiliki kemampuan diatas rata-rata."
Terdengar diskusi dadakan dari beberapa Kultivator yang berdatangan memenuhi tribun penonton.
Di tempat lain, terlihat Shen Long sedang berjalan santai menuju ke arah bangunan yang telah disediakan untuknya.
Kebetulan di tempat itu juga terdapat anggota Klan Yang sedang berjalan menuju tribun penonton.
" Hei... Bukankah pemuda itu adalah saudara Louzhy yang pernah bergabung dengan kelompok Klan Zhang?" Tanya salah satu bawahan Yang Yuan.
" Ya... Pemuda itu sangat beruntung bisa masuk terlebih dulu di Kelas Emas sebelum kita. Tapi sekarang kekuatan kita jauh lebih besar dari sebelumnya berkat Pil Kultivasi dari Assosiasi Menara Obat." Yang Yuan terlihat senang atas pencapaian mereka, meskipun harus mengorbankan semua harta benda milik Sekte Naga Langit.
Meskipun dia sendiri mengetahui bahwa beberapa Tetua Sekte Naga Langit tidak menyukai hal itu, namun Yang Yuan sama sekali tidak peduli.
' Pemuda itu sangat tampan sekali. Matanya sangat indah.' Hu Meiyin yang berada di tempat itu diam-diam melirik ke arah Shen Long. ' Sayangnya penampilan tidak cukup agar membuatku tertarik. Tapi juga harus kuat dan berbakat.'
Yang Yuan yang menyadari tatapan Hu Meiyin yang tertuju pada Shen Long, kini menatap wanita itu penuh selidik.
" Yin'er, apa kamu tertarik kepada pemuda itu?" Tanya Yang Yuan.
__ADS_1
" Ciiih... Siapa juga yang tertarik dengannya? Dalam hatiku hanya Yuan'Gege seorang. Disamping sangat tampan, tapi juga sangat kuat." Hu Meiyin membuang muka, lalu menoleh ke arah Yang Yuan dengan senyuman yang menggoda.
" Baguslah... Hanya kamu yang sangat cantik di hadapanku." Yang Yuan tersenyum lebar sambil menatap Hu Meiyin yang begitu cantik dan berbakat.
Di sisi lain Shen Long yang mendengar percakapan mereka, hanya tersenyum sambil melangkahkan kakinya menuju bangunan yang disediakan oleh pihak penyelenggara.
Tidak lama kemudian terlihat satu sosok Tetua yang memandu latih tanding sedang berjalan menuju atas arena.
" Dengarkan para hadirin sekalian. Hari ini adalah hari yang ditunggu oleh para penonton semuanya." Ucap Tetua sambil menatap ke arah para penonton yang hadir di tribun penonton.
" Sekarang kita sambut sang penantang baru. Dia adalah Guang Louzhy yang memiliki bakat seni pedang yang terbaik." Tetua tersebut mempersilahkan kepada Shen Long untuk menuju ke atas arena.
Dengan sebuah anggukan kecil, Shen Long berjalan menuju atas arena dengan santai.
" Ternyata pemuda itu yang menantang 10 Kultivator bergelar? Apa tidak salah?"
" Ya... Padahal pemuda itu baru saja masuk sebagai murid Kelas Emas kurang dari dua bulan yang lalu."
" Dia sungguh terlalu percaya diri."
Di tempat lain kelompok Klan Yang merasa tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, karena Shen Long bisa dikategorikan sebagai calon Kultivator bergelar.
" Semangat saudara Louzhy." Terdengar suara dari arah lain, dimana terlihat Zhang Yuxing menyerukan suaranya.
Tidak hanya itu, Zhang Lee dan anggota Klan Zhang yang lain juga memberikan dukungan kepada Shen Long yang membuat para penonton yang lain bertanya-tanya siapa Shen Long sebenarnya yang memiliki kedekatan dengan anggota Klan Zhang.
" Sekarang kita sambut Kultivator bergelar yang diberi julukan Pendekar Buas. Pendekar Buas memiliki kemampuan khusus untuk bertarung dengan menggunakan Hewan Kontrak miliknya seekor macan hitam." Ucap Tetua tersebut saat melihat Shen Long sudah berada di atas arena.
Sesaat muncul sosok Pria yang berusia sekitar 22 tahun sedang berjalan menuju atas arena bersama Hewan Kontrak miliknya seekor macan hitam.
" Ternyata pemuda ini yang dimaksud Tetua sebelumnya." Shen Long menyipitkan matanya karena sosok tersebut hanya mencapai Pendekar Bumi tingkat 8, tapi dengan mudah mengalahkan Pendekar Bumi tingkat 9 yang lain.
" Ciiih... Hanya seorang Pendekar Bumi tingkat 8." Sosok tersebut sedikit kecewa karena yang menantangnya memiliki tingkat Kultivasi yang sama dengannya.
Tentu sosok tersebut menganggap bahwa Shen Long seperti Kultivator yang lainnya dan tidak memiliki bakat khusus.
__ADS_1
" Tidak perlu berlama-lama, kita langsung saja! Apa kalian sudah siap?" Tanya Tetua tersebut sambil menatap ke arah Shen Long dan Kultivator peringkat Ke-10.
Tanpa berkata apapun, Shen Long dan Kultivator peringkat Ke-10 hanya menjawab dengan anggukan.
" Baiklah, aturannya hanya jangan sampai saling membunuh. Silahkan tampilkan kemampuan terbaik kalian." Ucap Tetua tersebut, lalu memberi isyarat kepada mereka untuk bertanding.
" Bersiaplah junior, karena aku selalu serius ketika bertarung. Ingatlah bahwa hutan adalah taman bermain untukku." Ucap Kultivator tersebut sambil memasang kuda-kuda yang diikuti macan hitam miliknya.
" Mohon bimbingan dari senior." Shen Long mengepal kedua tangannya, lalu mengeluarkan Pedang Kesunyian.
' Pedang itu?' Kultivator tersebut memasang sikap waspada karena dia dapat merasakan bahwa pedang yang dimiliki Shen Long sudah banyak memakan korban yang tidak terhitung jumlahnya.
Bahkan para Tetua yang hadir di tempat itu juga memiliki pemikiran yang sama bahwa pedang yang di tangan Shen Long sudah banyak menumpahkan darah.
" Bersiaplah junior."
Wuush!
Bersamaan dengan ucapannya, Kultivator tersebut melesat cepat ke arah Shen Long ke bagian kanan.
Sedangkan macan hitam juga melesat ke arah samping kiri Shen Long, dimana kecepatan mereka seakan seimbang.
Ggooooaaarr!
Traaang!
Bersamaan dengan serangan cakaran dari kedua pihak lawan, Shen Long langsung mengayunkan pedangnya untuk menangkis serangan tersebut sambil bergerak mundur.
Para penonton yang menyaksikan pertukaran serangan tersebut kini terlihat tegang, karena Shen Long mampu mengimbangi Kultivator bergelar peringkat Ke-10.
" Ternyata pemuda itu tidak hanya membual. Dia benar-benar sangat berbakat." Ucap para penonton yang menyaksikan jalannya pertandingan.
Di dalam arena, Kultivator bersama Hewan Kontrak miliknya juga saling bekerjasama untuk menjatuhkan pihak lawan, namun sama sekali tidak berhasil.
Begitupun dengan Shen Long, harus menggunakan Mata Dewa miliknya untuk melihat gerakan dari kedua lawannya.
__ADS_1