Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Turnamen 2


__ADS_3

" Tapi satu anggota Sekte Seribu Pedang sebelumnya sudah lulus seleksi. Aku yakin tahun ini Sekte Seribu Pedang banyak memberikan kejutan untuk kita." Ucap Patriak Sekte Harimau Putih sambil menatap ke arah satu peserta yang memiliki penampilan berbeda dengan yang lain.


" Sekte Seribu Pedang hanya kebetulan saja bisa lulus seleksi. Aku yakin tidak ada lagi yang bisa lolos." Ucap Tetua dari Klan Yang yang bermuka tebal.


Di sisi lain Jin Song dan Lin Kun hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala karena menurut mereka, kelima Muridnya masih bisa melewati seleksi tersebut jika hanya menggunakan kekuatan fisik karena mereka selalu memfokuskan pada murid Sekte Seribu Pedang untuk meningkatkan Fondasi.


Kecuali dengan Shen Long yang memang belum dilatih dengan baik karena waktu terlalu mepet.


Meskipun begitu, Jin Song dan Lin Kun sangat yakin bahwa kekuatan Fondasi Shen Long lebih baik dari Jun Mei Yin, Jun Yun dan Jin He. Kecuali untuk Yan Rou Lie yang sejak lahir sudah memiliki tubuh Dewi Phoenix.


Tiba-tiba saat pertandingan sedang berlangsung, kini terlihat sosok yang cantik yang diikuti dua pengawal pribadi memasuki arena.


" Siapa wanita itu? Bukankah dia adalah Pelayan di Assosiasi Menara Obat?" Tanya beberapa sosok yang berada di tempat itu.


" Tidak salah lagi, ternyata wanita itu adalah Pelayan." Yang lain menimpal.


Terlihat satu sosok Pria paruh baya datang mendekati Tetua Cang Mu yang berada di mimbar dan meminta izin untuk berbicara sebentar.


Sosok tersebut sangat berwibawa, bahkan beberapa anggota Klan terbesar di Kerajaan Qing langsung menundukkan kepala kepada sosok tersebut.


"Mohon maaf atas keterlambatan kami. Saya datang kesini untuk memenuhi undangan dari Sekte Pedang Suci untuk mengikuti turnamen ini sampai ke Ibukota Kekaisaran Wei." Ucap sosok tersebut yang bernama Zhang Shan Feng yang merupakan pemilik cabang Assosiasi Menara Obat.


" Untuk itu saya selaku anggota keluarga Klan Zhang, langsung meminta kepada Putriku sendiri untuk mengikuti turnamen ini." Zhang Shan Feng menunjuk ke salah satu sosok wanita yang berjalan diikuti kedua pengawal.


Sosok wanita itu sangat kesal karena ayahnya meminta untuk mengikuti turnamen tersebut, namun karena itu adalah perintah dari orang tuanya, mau tidak mau dia harus mengikuti.


" Apakah ada yang keberatan dengan keterlambatan Putriku? Jika ada yang keberatan, maka Putriku Zhang Yuxing akan dinyatakan gugur." Ucap Zhang Shan Feng sambil menatap beberapa sosok yang berada di barisan penonton.


" Lanjutkan saja Tuan. Kami tidak keberatan."

__ADS_1


" Benar Tuan Zhang, apalagi hanya sesi pertama."


Satu-persatu anggota keluarga Klan yang berada di tempat itu langsung mempersilahkan kepada Zhang Yuxing untuk mengikuti turnamen.


Siapa yang ingin menolak keluarga Klan Zhang yang merupakan Klan terkuat nomor dua setelah keluarga Klan Wei.


Bahkan beberapa peserta yang mengetahui bahwa sebelumnya wanita itu hanya seorang Pelayan yang memiliki penampilan yang menarik dan sangat mengagumi kecantikan Zhang Yuxing, kini mengurungkan niat mereka untuk mendekati wanita itu karena latar belakangnya.


Sedangkan anggota Klan Wang, Klan Yang dan Klan Wu malah semakin antusias untuk mempersunting putri dari Zhang Shan Feng yang tidak lain untuk memperkuat kekuasaan keluarga Klan mereka.


" Terimakasih atas pengertian Saudara semuanya. Saya minta kerjasamanya, karena Putriku ada disini." Zhang Shan Feng memberi penekanan kepada semua yang ada di tempat itu.


Meskipun ucapan tersebut sangat ramah, namun bagi sebagian orang yang berada di tempat itu merupakan suatu penekanan agar tidak menggangu Putrinya.


Di sisi lain Zhang Yuxing yang awalnya sangat kesal, kini terlihat senang karena salah satu dari peserta di tempat itu adalah sosok yang dia suka.


" Hei... Kita bertemu lagi." Zhang Yuxing menyapa sosok tersebut yang ada di sampingnya yang membuat Shen Long sontak kaget.


Disisi lain Zhang Shan Feng langsung menatap ke arah Shen Long dengan penuh selidik karena dia melihat Putrinya tidak seperti biasanya saat berada di samping Pemuda tersebut.


Sedangkan beberapa sosok yang ada di tempat itu juga menatap ke arah Shen Long dengan niat membunuh, karena gadis yang mereka inginkan selama ini lebih memilih orang biasa dibandingkan dengan anggota keluarga Klan yang besar.


" Eh... Nona ikut juga?" Tanya Shen Long sekedar basa-basi.


" Mmmm... Ayah yang mengantarku." Ucap Zhang Yuxing sambil menunjuk ke arah ayahnya yang ada di mimbar.


Karena sudah terlanjur menoleh ke arah sosok tersebut, Shen Long langsung menundukkan kepala mengambil sikap hormat kepada Zhang Shan Feng meskipun tidak mendapat respon.


Di sisi lain Jun Mei Yin sangat kesal karena Zhang Yuxing sudah berani mendekati Pemuda pujaannya, sambil memikirkan cara untuk menyingkirkan wanita tersebut.

__ADS_1


" Baiklah, sekarang kita lanjutkan kembali acara selanjutnya." Cang Mu tiba-tiba bersuara lantang untuk memecahkan suasana tersebut.


Kini putaran ketiga dua peserta dari Sekte Harimau Putih telah berhasil mengangkat batu besar tersebut dan membawanya ke garis finis.


Putaran keempat, Jun Yun, Jun Mei Yin dan Jin He juga berhasil mengangkat batu besar ke garis finis yang membuat Sekte Bambu Kuning merasa malu karena ucapan sebelumnya karena telah menganggap remeh Sekte Seribu Pedang.


' Sialan... Aku harus mencari cara untuk menyingkirkan murid Sekte Seribu Pedang ini.' Batin Tetua Sekte Bambu Kuning.


Putaran kelima, kini kelima murid Sekte Pedang Suci berhasil mengangkat batu besar menuju garis finis.


Hal yang membuat para peserta bahwa penonton merasa heran karena salah satu dari kelima Murid tersebut memakai penutup wajah.


Banyak yang bertanya-tanya siapa dibalik pemakai penutup wajah tersebut, dan dapat memperkirakan bahwa gadis tersebut pasti sangat cantik karena dapat dilihat dari alis mata dan lekukan jari telunjuknya.


Di Putaran keenam kini giliran Shen Long yang juga ikut serta menuju batu besar tersebut.


" Semangat Saudara Long! Aku yakin kamu mampu." Ucap Zhang Yuxing sambil menyemangati Pemuda tersebut.


Hal itu tentu saja membuat para peserta maupun penonton merasa heran karena kedekatan Zhang Yuxing dan Shen Long seperti memiliki hubungan khusus.


Bahkan Zhang Shan Feng yang awalnya sudah duduk di barisan kursi tamu undangan, kini langsung bangkit berdiri sambil menatap ke arah Zhang Yuxing lalu menoleh ke arah Shen Long dengan penuh kebencian karena Pemuda tersebut telah mempermalukan anggota Klan Zhang.


Di sisi lain Shen Long hanya mengangguk kecil kepada Zhang Yuxing, karena dia juga menyadari dirinya sudah pasti akan menjadi bahan perhatian orang banyak yang bisa mengundang kebencian kepadanya.


Zhang Shan Feng yang awalnya ingin membunuh Pemuda tersebut karena dia menganggap Shen Long telah menggoda Putrinya, kini mengurungkan niat karena dia dapat merasakan sinar mata dari Pemuda tersebut sama sekali tidak memiliki perasaan Cinta kepada anaknya.


' Ada apa dengan Putriku? Mengapa dia malah tertarik kepada Pemuda itu yang bukan dari latar belakang orang besar.' Batin Zhang Shan Feng, karena dia tidak pernah bertindak gegabah dalam menyikapi permasalahan.


Apalagi di matanya sekarang malah putrinya yang seakan tergila-gila kepada Pemuda misterius itu.

__ADS_1


__ADS_2