
( Ibukota Kekaisaran Wei )
Sementara di ibukota Kekaisaran Wei, telah berlangsung acara pemberian penghargaan kepada Fraksi yang berhasil menduduki posisi 10 besar.
Hal yang paling mencengangkan, dimana Fraksi 50 besar dari Akademi Pagoda Suci, tidak ada yang lolos seleksi.
" Kami pihak Istana Kekaisaran Wei telah mendapat laporan bahwa Fraksi 50 besar telah melakukan kecurangan saat menjalankan misi."
" Selain mengambil Inti Roh dari kelompok yang lain, murid dari Akademi Pagoda Suci juga tidak segan melakukan pemerkosaan terhadap murid wanita dari kelompok yang lain."
Kaisar Wei Yanqi bersuara dengan lantang di atas mimbar, sambil menatap ke arah beberapa sosok yang berada di tempat itu.
Kali ini pihak Istana Kekaisaran Wei sama sekali tidak merasa takut kepada Akademi Pagoda Suci, karena kenyataannya tiga Master belum menerobos Pendekar Dewa.
Jikapun itu terjadi, maka tubuh mereka akan terlempar ke daratan yang lain, karena pihak Istana Kekaisaran Wei sudah mempelajari dari berbagai Kitab tersebut mereka temui.
Mendengar ucapan tersebut, para Tetua yang mengantar setiap Fraksi bimbingannya terdiam sejenak, terlebih untuk 50 Tetua yang membimbing Fraksi 50 besar.
Tidak menyangka bahwa ulah dari Fraksi yang mereka bimbing diketahui oleh pihak Istana Kekaisaran Wei.
" Baiklah! Untuk masalah hukuman bagi Fraksi yang melakukan kecurangan, kita bahas nanti. Sekarang kita lanjutkan siapa yang masuk urutan 10 besar." Wei Yanqi melanjutkan pembicaraannya, sambil menatap beberapa sosok yang berdiri di sampingnya.
Mendapatkan isyarat tersebut, salah satu pengawal berjalan mendekati Wei Yanqi, lalu memberikan sebuah catatan hasil point yang sudah dihitung dari setiap kelompok.
Kaisar Wei Yanqi langsung mengumumkan Fraksi yang memiliki jumlah point yang paling banyak, mulai dari urutan ke-10 hinga urutan kedua yang semuanya bukan dari Akademi Pagoda Suci.
" Untuk kelompok yang disebutkan, silahkan maju kedepan." Ucap Wei Yanqi, sambil menatap ke arah mereka.
Sesaat sembilan sosok maju kedepan dimana diantara mereka adalah Cang Li Yuan yang mewakili anggota Sekte Bunga Sakura.
Setelah itu Wei Yanqi memberikan sebuah Cincin Ruang satu-persatu kepada mereka, sesuai dengan urutannya.
__ADS_1
" Untuk juara pertama, jatuh pada Fraksi Gagak Emas dengan total point sebanyak 8.368.294." Ucap Wei Yanqi, dimana Wuya Jinwu langsung berjalan mendekati Kaisar, sambil memberi hormat.
Sesaat sosok wanita yang menggunakan topi tudung, melirik ke arah kelompok Fraksi Gagak Emas, namun sosok yang dia cari tidak ada bersama mereka.
Tetua Fraksi Gagak Emas, terlihat senang karena Fraksi yang dia bimbing bisa menjadi juara pertama, meskipun hal itu tidaklah masuk akal.
Sedangkan Tetua pembimbing Fraksi 50 besar begitu iri kepada anggota Fraksi Gagak Emas, karena dalam segi kekuatan maupun jumlah, mereka tidaklah layak.
Kini muncul ide dari 50 Tetua Fraksi 50 besar untuk menjadikan Fraksi Gagak Emas sebagai kambing hitam dari perbuatan Fraksi binaan mereka.
" Yang Mulia Kaisar, bukankah anda mengatakan bahwa ada Fraksi yang berbuat curang. Jangan-jangan itu perbuatan dari Fraksi Gagak Emas." Ucap salah satu Tetua yang mencoba memanfaatkan situasi tersebut.
" Benar Yang Mulia. Bukankah hanya Fraksi Gagak Emas yang masuk urutan pertama. Itu sudah mewakili apa yang terjadi sebelumnya."
" Jika begitu, merekalah yang bertanggung jawab atas tindakan mereka."
Satu-persatu dari Tetua Fraksi 50 besar melemparkan kesalahan tersebut kepada Fraksi Gagak Emas.
Namun tidak ada yang berani bertindak, karena Kaisar Wei Yanqi masih berdiri di atas mimbar.
Tanpa menjawab apapun, Wei Yanqi menoleh ke arah salah satu sosok wanita yang menggunakan topi tudung, dan memintanya untuk berdiri di depan.
Mendapatkan isyarat tersebut, wanita yang menggunakan topi tudung yang tidak lain adalah Jun Lixing berjalan mendekati Wei Yanqi.
" Saat itu aku keluar dari latihan tertutup. Aku menemukan 50 markas Fraksi yang berdiri dibawah kaki gunung Kunlun."
" Aku melihat sendiri bagaimana 50 anggota Fraksi itu melakukan pencurian terhadap kelompok yang lain.... Apa ada yang mengelak?" Ucap Jun Lixing yang menggunakan penutup wajah dan memakai topi tudung sambil melemparkan puluhan Lencana dari ke arah 50 Tetua tersebut.
Melihat beberapa Lencana tersebut, 50 Tetua Fraksi tidak bisa mengelak lagi, karena Lencana itu berasal dari Fraksi 50 besar.
" Bagaimana Lencana ini berada di tanganmu?" Tanya salah satu Tetua yang masih ingin mengelak.
__ADS_1
" Pada waktu itu Fraksi 50 besar sedang menjalankan rencana mereka untuk merebut Inti Roh milik anggota Sekte Bunga Sakura."
" Sayangnya ada salah satu dari anggota Fraksi Gagak Emas yang membatalkan rencana mereka, dengan sebuah trik murahan sehingga anggota Fraksi 50 besar saling membunuh satu sama lain."
" Tapi sayangnya orang itu tidak muncul disini. Aku yakin kalian sudah melakukan sesuatu kepada pemuda itu."
Jun Lixing menceritakan tentang apa yang dia lihat, dimana Shen Long membantu anggota Sekte Bunga Sakura.
" Apa itu benar?" Tanya Wei Yanqi, sambil menatap ke arah anggota Sekte Bunga Sakura.
" Benar Yang Mulia Kaisar. Kejadian itu terjadi pada malam hari, mereka semua menggunakan pakaian serba hitam." Ucap Yan Rou Lie, mewakili rekannya.
Jun Lixing yang melihat kedua wanita itu, hanya menghela nafas berat karena merasa malu atas tindakannya pada saat dia menjadi Matriak Sekte Pedang Suci.
Jun Lixing sangat menderita batin, saat kedua anaknya pergi darinya.
" Semoga saja pemuda itu dalam keadaan baik-baik saja." Pikir Jun Lixing, yang kini merasa menyesal karena telah memisahkan Shen Long dan putrinya.
Oleh karena itu Jun Lixing merasa malu jika ingin bertemu dengan Shen Long dan Jun Mei Yin.
" Kalian dengan sendiri? Untuk kali ini pihak Istana Kekaisaran Wei menutup Akademi Pagoda Suci, agar tidak menimbulkan masalah lagi." Wei Yanqi sama sekali tidak merasa takut kepada Akademi Pagoda Suci, karena mereka sudah banyak yang mencapai Pendekar Suci.
Mendengar ucapan tersebut, semua Tetua yang berasal dari Akademi Pagoda Suci terlihat marah.
Saat itu juga beberapa sosok bermunculan dengan aura Intimidasi Pendekar Suci, membuat Tetua Akademi Pagoda Suci tidak berani bertindak.
" Yang Mulia Kaisar... Jika berkenan, tidak seharusnya Akademi Pagoda Suci ditutup, karena tidak semuanya mereka melakukan kejahatan. Contohnya salah satu anggota Fraksi Gagak Emas yang menyelamatkan anggota Sekte Bunga Sakura. Tapi keberadaan mereka harus diawasi."
" Bagaimanapun juga Akademi Pagoda Suci adalah tempat para murid untuk mengembangkan diri." Jun Lixing memberanikan diri untuk bersuara.
Mendengar ucapan tersebut, Wei Yanqi mempertimbangkan kembali keputusannya, karena apa yang dikatakan Jun Lixing ada benarnya.
__ADS_1
Sesaat Wei Yanqi menatap ke arah anggota Fraksi Gagak Emas yang sudah membantu menyelesaikan permasalahan di Kekaisaran Wei.