Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Sosok Misterius


__ADS_3

Sebagai seorang Kultivator, Hao Tian menyadari bahwa ada segelintir kelompok yang tidak pernah pada orang luar.


Bahkan tidak ada yang mengetahui keberadaan mereka, meskipun berbaur dengan penduduk.


Meskipun banyak bisa dihitung dengan jari, namun keberadaan mereka tidak bisa dianggap enteng.


" Siapa kalian?" Terdengar suara dari dekat pintu gerbang Sekte Seribu Pedang.


" Hmmm." Pria sepuh menyipitkan matanya sambil menoleh ke arah sosok pemuda yang baru saja muncul.


Sosok itu tidak lain adalah Jin He yang baru saja pulang berburu Hewan Roh, dimana dia selalu menghabiskan waktunya untuk berlatih di hutan.


Saat mengalami kekalahan di turnamen, Jin He bertekad untuk berlatih lebih keras lagi untuk menyaingi Shen Long, Yan Rou Lie, Jun Yun dan Jun Mei Yin.


" Apa yang kalian lakukan pada Sekte Seribu Pedang?" Jin He yang terlihat marah karena sambil mengeluarkan pedangnya.


" Anak muda, kamu jangan salah paham. Kami kebetulan melewati tempat ini." Hao Tian menggelengkan kepala sambil menatap ke arah pemuda tersebut.


" Jangan banyak bicara!" Jin He yang dipenuhi oleh kemarahan langsung menyerang ke arah Hao Tian.


Wuush!


Jin He melesat cepat ke arah Hao Tian sambil melakukan serangan tebasan.


Tap!


Hao Tian menangkap tangan Jin He dengan santai, lalu melemparnya ke arah samping.


Baaam!


Tubuh Jin He membentur sebuah bangunan.


" Uhuuk." Jin He memuntahkan darah segar ingin menangis saat melihat pemandangan di sekitarnya.


" Apa kamu murid Sekte Seribu Pedang?" Tanya pria sepuh sambil memberi penekanan kepada Jin He, membuatnya tidak mampu bergerak.


Mendapatkan pertanyaan tersebut, Jin He sama sekali tidak menggubris karena sudah diselimuti kemarahan.

__ADS_1


Meskipun Jin He menyadari bahwa akan mendapatkan kematian.


" Anak muda, turunkan emosimu." Hao Tian menghela nafas panjang lalu menceritakan kejadian yang dia lihat sebelumnya.


Setelah mendengar penjelasan tersebut, Jin He menarik napas dalam-dalam sambil memperhatikan keadaan sekitar.


Setelah merasa sedikit lega, Jin He memeriksa tumpukan mayat tersebut satu-persatu.


" Sekte Giok Hitam." Jin He mengepal kedua tangannya karena masih mengingat jelas pakaian yang dipakai beberapa mayat tersebut ditengah mayat anggota Sekte Seribu Pedang.


" Ayah." Jin He berlari ke sebuah tempat, dimana terlihat sosok yang dia kenal dalam kondisi tanpa kepala.


Bukan hanya itu, Jin He juga melihat beberapa sosok yang sangat dia kenal dimana kondisi mereka juga mengalami nasib yang sama.


" Ayah, Kakak, Patriak, Guru." Jin He menangis sejadinya sambil mengumpulkan mayat tersebut.


Di sisi lain pria sepuh dan Hao Tian hanya memperhatikan Pemuda tersebut, meskipun mereka tidak tega melihat hal itu.


Sesaat Jin He tersadar dengan dua sosok yang dia kenal, lalu memeriksa kembali tumpukan mayat tersebut.


Di sisi lain, Hao Tian yang mendengar ucapan tersebut langsung menyipitkan matanya setelah mendengar kata ' Saudara Long'.


" Anak muda, aku mendengar kamu mengatakan ' Saudara Long, apa kamu mengenal Shen Long?" Tanya Hao Tian penuh selidik, membuat Jin He menghentikan aksinya.


" Ya, dia adalah murid jenius Sekte Seribu Pedang yang baru bergabung lebih lima bulan yang lalu." Jawab Jin He lalu melanjutkan pencariannya.


Mendengar perkataan dari Jin He, kini pandangan Hao Tian menjadi gelap juga ikut memeriksa mayat tersebut.


Namun setelah memeriksa cukup lama, Hao Tian dan Jin He tidak menemukan orang yang mereka cari.


" Apa mereka selamat?" Jin He bergumam sambil menatap ke arah Hao Tian yang terlihat memasang wajah memerah padam.


Kini Hao Tian teringat saat dia baru memasuki Sekte Seribu Pedang dimana dia melihat sosok mengerikan sedang membawa seorang gadis.


" Apakah monster itu telah menculik gadis itu?" Hao Tian bergumam, namun masih bisa didengar oleh pria sepuh dan Jin He.


" Seorang gadis? Junior, apa kamu apa kamu mengenal ciri-ciri mereka?" Pria sepuh bertanya kepada Hao Tian.

__ADS_1


" Benar senior." Hao Tian menceritakan kejadian yang dia temui sebelumnya.


" Tidak salah lagi, gadis itu adalah saudari Rou Lie Putri Patriak Sekte Seribu Pedang. Tapi kenapa dia ditolong oleh sosok monster?" Kini Jin He terlihat serius sambil mencerna situasi tersebut.


Mendengar ucapan tersebut pria sepuh menutup matanya sambil menyebarkan kekuatan spiritual miliknya, sesaat terlihat sebuah senyuman dari wajahnya.


" Senior, apa yang terjadi?" Hao Tian terlihat serius sambil menatap ke arah pria sepuh.


" Hmmm... Sepertinya gadis itu masih hidup. Terlebih untuk pemuda yang kalian ceritakan. Tidak lama lagi Pemuda itu akan menjadi Naga Emas." Tatapan pria sepuh terlihat serius, meskipun dia hanya merasakan samar-samar.


Pria sepuh tidak menyangka bahwa ada satu anggota Klannya masih hidup, tentu dia sangat senang.


" Naga Emas?" Kini Hao Tian memiliki banyak pertanyaan di pikirannya tentang apa yang terjadi pada Shen Long.


" Junior... Aku memiliki permintaan untukmu. Rawatlah gadis itu! Dia adalah salah satu penentu jalan yang akan diambil oleh keponakanmu." Ucap pria sepuh.


" Maksud senior?" Hao Tian terlihat serius.


" Tidak lama lagi Sekte Giok Hitam akan dihancurkan oleh keponakanmu. Sekarang dia sedang mengikuti satu Tetua yang sebelumnya kabur dari tempat ini." Pria sepuh menggelengkan kepala karena Tetua itu bertindak ceroboh malah membawa malapetaka bagi Sekte Giok Hitam.


" Datanglah ke Sekte Giok Hitam! Disana kamu akan menemukan gadis yang kamu ceritakan, karena gadis itu adalah pemilik tubuh Dewi Phoenix."


" Gadis itu sangat cocok sebagai muridmu, karena kamu memiliki Sumberdaya yang cocok untuknya. Sedangkan untuk keponakanmu, biarkan dia hidup di alam liar. Dengan demikian dia akan menemukan jati dirinya dan berkembang lebih cepat." Pria sepuh mengisyaratkan kepada Hao Tian agar tidak mencemaskan Shen Long, karena ada hal yang tidak bisa dia jelaskan.


Mendengar perkataan dari pria sepuh, Hao Tian sedikit mengerutkan kening karena Sumberdaya yang ada di tangannya adalah milik Shen Long.


Namun pria sepuh itu sedikit menjelaskan tentang sesuatu yang aneh pada tubuh Shen Long, akhirnya Hao Tian mengangguk setuju.


Tentu Hao Tian dapat melihat bahwa sosok mengerikan itu seakan melindungi gadis yang berada di pangkuannya saat berpapasan dengannya.


Meskipun hal itu sangat sulit dipercaya bagaimana mungkin Shen Long bisa berubah wujud menjadi sosok monster.


Yang artinya Yan Rou Lie begitu berarti untuk Shen Long dan tentu saja Hao Tian harus menjaganya seperti menjaga Shen Long sendiri.


" Junior, berikan kepada gadis itu Kitab ini, agar dia bisa mendapatkan tubuh Dewi Phoenix dengan sempurna. Sebagai imbalannya aku akan memberikan kepadamu Pil ini. Dengan begitu, kamu bisa menerobos Pendekar Suci tingkat 8." Pria sepuh memberikan sebuah Kitab dan botol giok yang berisi sebuah Pil.


Meskipun Hao Tian tidak mengenal jenis Pil tersebut, namun dia dapat merasakan Aura yang sangat kuat dibalik botol giok tersebut.

__ADS_1


__ADS_2