Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 556. Kejadian Di Goa


__ADS_3

Tidak lama kemudian, Wu Yunjiang berjalan memasuki goa, sambil meningkatkan kewaspadaan diikuti Long Shangxing yang sudah berada di dekatnya.


" Yunjiang... Sebaiknya kita pergi dari sini! Aku rasa ada yang tidak beres di goa ini." Long Shangxing kembali mengingatkan kepada Wu Yunjiang, karena goa itu sudah berlumut dan bagian langit-langit goa banyak ditumbuhi tanaman merambat.


" Bukankah kamu memiliki jiwa naga biru? Apa kamu takut?" Wu Yunjiang langsung menyela karena, sedikit kecewa kepada Long Shangxing yang memiliki ketakutan yang berlebihan.


" Lagi pula kita kesini hanya untuk memulihkan diri. Jadi kita tidak perlu masuk ke bagian terdalam goa." Lanjut Wu Yunjiang, lalu melanjutkan langkahnya.


Mendengar perkataan dari Wu Yunjiang, Long Shangxing memasang wajah jelek, karena wanita itu terlalu meremehkan dirinya.


Long Shangxing sama sekali tidak takut kepada hewan buas jika melakukan pertarungan.


Namun yang dia takutkan adalah hewan biasa yang memiliki kemampuan khusus dan bisa membuat para Kultivator terkecoh.


" Wu Yunjiang... Guruku pernah mengatakan bahwa goa dengan ciri-ciri seperti ini adalah tempat tinggal Burung Hantu Birahi." Long Shangxing mau tidak mau harus berkata jujur, karena hewan tersebut bisa menjatuhkan serbuk merah muda yang membuat siapapun tidak bisa meloloskan diri.


Mendengar ucapan tersebut, Wu Yunjiang menyipitkan matanya, karena dia menganggap bahwa Long Shangxing terlalu berlebihan.


Meskipun Wu Yunjiang juga menyukai Long Shangxing, namun bukan berarti pemuda itu mengatakan hal yang tidak seharusnya dia katakan.


" Aku tidak percaya jika Burung Hantu Birahi berada disini. Jika dilihat, goa ini memiliki sesuatu yang berharga." Wu Yunjiang yang sama sekali tidak percaya, kembali melangkahkan kakinya.


Melihat Wu Yunjiang terlalu meremehkan ucapannya, Long Shangxing hanya bisa mengikuti keinginan wanita itu dan berharap agar tidak ada Burung Hantu Birahi di goa itu.


Kwuuuk! Kwuuuk! Kwuuuk!


Saat keduanya sudah memasuki mulut goa, kini sepasang Burung Hantu Birahi terbang keluar dari goa, karena merasa terancam atas kedatangan Long Shangxing dan Wu Yunjiang.


" Gawat! Cepat lari!"


Long Shangxing yang melihat sepasang Burung Hantu Birahi yang terbang di atas kepala mereka sambil menjatuhkan serbuk merah muda, langsung menarik tangan Wu Yunjiang.

__ADS_1


Namun semuanya sudah terlambat, karena Wu Yunjiang sudah menghirup serbuk merah muda.


" Yunjiang sadarlah!" Long Shangxing yang sudah menutup indra penciumannya, sambil menarik tangan wanita itu.


Di sisi lain, Wu Yunjiang yang sudah terkena serbuk merah muda, kini menatap ke arah Long Shangxing dengan tatapan menggoda sambil mengusap dadanya sendiri.


" Gluug." Long Shangxing yang berniat menggendong Wu Yunjiang begitu terperanjat, saat Wu Yunjiang yang menggodanya hingga membuatku kehilangan konsentrasi.


Saat itu juga Long Shangxing terhirup serbuk merah muda yang membuatnya juga kehilangan kendali.


" Panas sekali." Terdengar suara yang begitu indah, keluar dari mulut Wu Yunjiang, sambil mengusap darah bidang Long Shangxing.


" Aku juga merasa panas." Ucap Long Shangxing, yang kini mulai meraba-raba pinggang Wu Yunjiang.


Keduanya yang sudah hanyut dalam pikirannya, kini satu-persatu melepaskan pakaian masing-masing.


" Adik... Hari ini kamu terlihat tampan." Ucap Wu Yunjiang, sambil menatap wajah Long Shangxing yang dia pikir adalah Shen Long.


" Yunjiang... Kamu juga terlihat sangat cantik." Long Shangxing menatap keindahan tubuh wanita itu, lalu menggendong dan membaringkan ke tanah kering.


Meskipun dalam keadaan setengah sadar, dan menganggap bahwa Shen Long tetap sebagai adik sepupunya, namun Wu Yunjiang merasa sedang melakukan hubungan dengan Shen Long sendiri.


" Adik... Meskipun kamu sudah punya banyak Istri, tapi kamu juga menginginkan kakakmu sendiri." Wu Yunjiang tersenyum lembut, sambil merangkul pinggang Long Shangxing yang sudah berada di atasnya.


Di sisi lain, Long Shangxing yang sudah hanyut dalam pikirannya, kini menjulurkan lidahnya untuk memainkan kedua gunung kembar Wu Yunjiang yang terlihat sangat indah dan kuat.


Mendapatkan serangan dari Long Shangxing, Wu Yunjiang menggeliat kenikmatan, sambil membenamkan wajah Long Shangxing ditengah kedua gunung kembarnya.


Waktu terus berjalan, Long Shangxing sudah membasahi tubuh Wu Yunjiang mulai dari leher sampai mendekati bagian terlarang wanita itu, kini mulai memposisikan tubuhnya di atas Wu Yunjiang hingga saling berpandangan.


Tanpa membuang waktu, Long Shangxing memasukkan adik kecilnya pada bagian inti Wu Yunjiang.

__ADS_1


" Mmmhhh." Desah Wu Yunjiang, sambil menggigit bibirnya sambil merangkul pinggang Long Shangxing seraya menggeliat kenikmatan.


Di sisi lain Long Shangxing mulai menggerakkan pinggulnya naik turun, membuat Wu Yunjiang semakin menggeliat kenikmatan sambil menjambak rambutnya sendiri.


" Adik... Aku... Mencintaimu... Uuuhhh." Wu Yunjiang yang menganggap bahwa Shen Long lah yang memberikan kesenangan kepadanya, kini mengucapkan kata-kata kotor, membuat Long Shangxing semakin bersemangat.


Waktu terus berjalan, kini pertarungan antara Long Shangxing dan Wu Yunjiang telah berakhir membuat tenaga mereka benar-benar habis terkuras.


Long Shangxing yang sudah kelelahan, kini terbaring lemah di atas tubuh Wu Yunjiang hingga tertidur pulas.


Begitupun dengan Wu Yunjiang yang juga sudah kelelahan, kini terlihat senyuman mengembang dari wajahnya, terus merangkul tubuh Long Shangxing di atasnya yang dia pikir adalah Shen Long.


*******


Waktu terus berjalan dimana Shen Long, Wu Dong dan Gui Hua sudah berada di bawah kaki gunung, tepat di depan sebuah goa.


" Guru... Aku rasa goa itu menyimpan sesuatu yang berharga." Ucap Gui Hua, sambil menunjuk ke arah mulut goa.


" Mungkin saja! Tapi sepertinya goa itu sangat berbahaya." Ucap Shen Long, karena goa di depan mereka membuatnya teringat kejadian saat dia menguasai tubuh Cang Liyuan dan Yan Roulie.


" Tenang saja guru. Dengan kemampuanku sekarang, aku bisa menelusuri goa ini." Ucap Gui Hua, lalu melesat ke arah mulut goa.


Melihat keberanian gadis itu, Shen Long dan Wu Dong saling berpandangan karena Gui Hua memasuki goa tanpa persetujuan dari Shen Long.


" Kakak... Aku akan menunggu disini saja." Wu Dong tidak berani mengambil resiko, karena dari mulut goa saja sudah terlihat mengerikan.


Shen Long mengangguk kecil, lalu melesat ke arah mulut goa untuk menemui Gui Hua yang sudah masuk ke dalam.


" AARRGGGH... GURU." Terdengar suara teriakan dari Gui Hua yang sudah berada di dalam goa.


" Hua'er." Mendengar teriakan dari Gui Hua, Shen Long dengan buru-buru melesat ke arah sumber suara, karena dia khawatir jika Gui Hua sedang dalam masalah.

__ADS_1


Saat berada di dalam goa, tatapan Shen Long tertuju pada sosok gadis yang sedang menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


" Hua'er... Apa yang terjadi?" Shen Long merasa heran karena tidak ada satupun yang terjadi pada Gui Hua, namun gadis itu terlihat seperti sedang ketakutan.


__ADS_2