Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 551. Raga Racun


__ADS_3

Sementara Shen Long sendiri sudah berada di tempat yang cukup jauh dari tempat semula, langsung menyandarkan tubuh tubuh Gui Hua di bawah pohon besar.


Tanpa membuang waktu, Shen Long menyalurkan Qi untuk memulihkan kondisi Gui Hua yang sudah terluka berat.


Setelah selesai memulihkan kondisi Gui Hua, Shen Long memposisikan tubuh gadis itu senyaman mungkin, lalu mengambil tempat untuk memulihkan diri.


Meskipun kondisi Gui Hua sudah membaik, namun gadis itu masih belum sadarkan diri, sehingga Shen Long harus menunggunya sadar kembali.


" Gadis ini cukup tangguh juga." Gumam Shen Long sambil menatap wajah gadis cantik yang berbaring di sampingnya.


Untuk mengisi waktunya, Shen Long mengambil Inti Roh ular bersayap yang dia bunuh sebelumnya untuk mengisi Cincin Buas yang digabungkan dengan Cincin Ruang tingkat Surgawi miliknya.


Buussshh!


Saat Shen Long ingin menggabungkan Inti Roh dengan Cincin Buas, tiba-tiba Inti Roh terlepas dari tangan Shen Long, langsung masuk ke dalam tubuh Gui Hua yang berbaring di sampingnya.


" Apa yang terjadi?" Shen Long merasa heran, karena Inti Roh tersebut seakan memiliki pemikiran tersendiri.


" Uhuuuk... Uhuuuk... Guru." Gui Hua yang terbangun, kini memegang dadanya yang terasa sakit karena efek Inti Roh yang masuk ke dalam tubuhnya.


Tentu sebelumnya Gui Hua sempat melihat Shen Long menolongnya sebelum tidak sadarkan diri, meskipun hanya samar-samar.


" Hua'er." Shen Long dengan buru-buru memposisikan tubuh gadis itu agar bisa duduk.


Di sisi lain, Gui Hua merasakan tubuhnya terasa dingin menggigil hingga menusuk tulang-tulangnya.


Seketika wajah Gui Hua menjadi pucat, dimana bibirnya berubah berwarna biru, akibat hawa dingin yang merasuki tubuhnya.


" Gawat. Sepertinya Inti Roh itu ingin menghancurkan tingkat Kultivasi Gui Hua." Shen Long terlihat panik karena merasakan tubuh Gui Hua dingin seperti es.


Melihat kejadian tersebut, Shen Long dengan buru-buru menyalurkan Qi pada Gui Hua untuk menghangatkan tubuh gadis itu.


" Guru... Dingin sekali." Gui Hua yang sudah tidak tahan dengan hawa dingin yang merasuki tubuhnya, kini merangkul tubuh Shen Long yang sedang menyalurkan Qi padanya.


" Hua'er... Aku akan menolong mu." Shen Long dengan buru-buru menggendong tubuh gadis itu untuk sebuah goa, sambil menyalurkan Qi pada Gui Hua yang berada di pelukannya.

__ADS_1


Di sisi lain Gui Hua yang sudah tidak tahan dengan hawa dingin yang menusuk sampai ke tulang-tulangnya, tidak memiliki pilihan lain kecuali merangkul tubuh Shen Long agar bisa mengusir hawa dingin di tubuhnya.


Waktu terus berjalan, hingga hari sudah gelap, Shen Long membawa Gui Hua ke dalam sebuah goa.


Namun Shen Long tidak berani membawa Gui Hua untuk masuk ke dalam, karena tidak menutup kemungkinan goa yang mereka tempati ada penghuninya.


Buussshh!


Saat Shen Long menyandarkan tubuh Gui Hua di dinding goa, tingkat Kultivasi gadis itu turun satu tingkat.


Namun kondisi tubuh Gui Hua terasa dingin menggigil, membuat Shen Long semakin panik.


Buussshh!


Dalam waktu dekat, tingkat Kultivasi Gui Hua kembali turun satu tingkat, membuat gadis itu sudah tidak sanggup lagi menahan hawa dingin yang merasuki tubuhnya.


" Guru, tolong bunuh aku sekarang! Aku sudah tidak kuat lagi." Gui Hua berkata dengan seluruh kekuatannya, sambil menatap ke wajah Shen Long, meskipun hanya samar-samar.


" Tidak! Kamu adalah adik iparku. Kamu tidak boleh mati." Shen Long merasa bersalah karena sebelumnya dia juga tidak bisa menyelamatkan Long Qianxue.


Shen Long tidak ingin Gui Hua mati seperti kakaknya, terlebih Tetua Cakar Naga memintanya untuk menjaga Gui Hua.


" Guru.. Aku memiliki Ginseng Darah dan beberapa Sumberdaya. Tapi aku tidak bisa menyerapnya dengan kondisi seperti ini." Bisik Gui Hua di telinga Shen Long sambil merangkul kakak iparnya sendiri.


Dengan sisa Qi yang dia miliki, Gui Hua mengeluarkan Ginseng Darah dan beberapa Sumberdaya, berharap agar kakak iparnya bisa menggunakan Sumberdaya itu untuk perkembangannya.


Melihat Sumberdaya yang dikeluarkan oleh Gui Hua, Shen Long sedikit menaikkan alisnya, karena Sumberdaya yang dimiliki gadis itu sangat langka.


" Maafkan aku. Aku akan membantumu untuk meningkatkan kualitas fisikmu dengan Sumberdaya ini." Shen Long yang tidak memiliki pilihan lain, kini juga merangkul tubuh gadis yang sejak telah memeluknya dengan erat.


Buussshh!


Shen Long mengeluarkan bayangan Naga Emas, lalu mengambil posisi Berkultivasi, meskipun tubuh gadis itu berada di pangkuannya dengan posisi saling berhadapan.


Kraaack!

__ADS_1


Bayangan naga melahap habis tumpukan Sumberdaya yang dikeluarkan oleh Gui Hua sebelumnya.


Tanpa membuang waktu, Shen Long menyerap khasiat dari Sumberdaya dari bayangan Naga Emas, lalu menyalurkan ke dalam tubuh Gui Hua, dimana tubuh mereka berdua diselimuti bayangan naga.


Meskipun apa yang dilakukan Shen Long sangat beresiko, namun dia tidak memiliki pilihan lain, karena beberapa jenis Sumberdaya itu memiliki esensi racun yang sangat tinggi.


" Aku harap kamu beruntung dan berhasil melewatinya." Gumam Shen Long, sambil menyalurkan khasiat Sumberdaya ke dalam tubuh Gui Hua.


Meskipun sekarang kondisi tubuh Gui Hua sangat lemah, namun setelah mendengar suara pelan dari Shen Long, gadis itu membulatkan tekad agar bisa bertahan hidup.


Memakan waktu selama lima jam, kini kondisi Gui Hua mulai membaik, dimana dia mulai bisa mengontrol hawa dingin yang merasuki tubuhnya.


Hawa panas yang berasal dari Sumberdaya miliknya seakan mampu mengusir hawa dingin, membuat Gui Hua bernafas lega.


*******


Pada keesokan harinya, kondisi Gui Hua sudah pulih total, bahkan kondisi fisiknya semakin meningkat pesat, meskipun tingkat Kultivasinya sudah turun menjadi Pendekar Alam tingkat satu.


Berbeda dengan Shen Long, yang selama semalaman penuh terus merangkul gadis itu, terlihat darah segar mengalir dari mulutnya.


" Gu... Guru..." Gui Hua terlihat panik karena kondisi tubuh Shen Long mulai melemah.


Bahkan seluruh tubuh Shen Long berubah menjadi berwarna hijau hingga membiru seperti sedang keracunan.


Menyadari bahwa gurunya terkena racun saat bersentuhan dengan tubuhnya, Gui Hua dengan buru-buru menyatukan kedua telapak tangannya pada tubuh Shen Long yang tergeletak di tanah.


Perasaan bersalah merasuki pikiran Gui Hua. Karena dirinya, seluruh tubuh Shen Long terkena efek racun.


Buussshh!


Gui Hua yang sudah menyatukan kedua telapak tangannya di dada Shen Long, kini menarik kembali racun yang menggerogoti organ tubuh Shen Long.


" Tidak ada pilihan lain. Aku harus mengeluarkan inti racun dalam tubuhku untuk menyembuhkan guru."


Buussshh!

__ADS_1


Bersamaan dengan ucapannya, Gui Hua membuka mulutnya, hingga keluar cahaya hijau lalu masuk ke dalam mulut Shen Long.


Inti racun yang dikeluarkan Gui Hua adalah satu-satunya penangkal racun yang dia miliki, sehingga kedepannya Shen Long kebal terhadap racun miliknya.


__ADS_2