Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Hao Zhu dan Hao Cai


__ADS_3

Wuush!


Sebuah Formasi transparan mengelilingi tempat tersebut, membuat Shen Long sedikit kaget.


Tentu Shen Long mengetahui Formasi tersebut karena dengan mata Iblis miliknya, dia bisa melihatnya.


" Istriku, siapa yang menciptakan Formasi pelindung ini?" Tanya Shen Long sambil menatap kedua Istrinya.


" Formasi ini diciptakan oleh Yurou anak kita." Jawab Yan Rou Lie sambil menunjuk ke arah kura-kura.


" Sangat menarik." Gumam Shen Long, lalu melanjutkan latihannya.


Melihat Shen Long melanjutkan latihan, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie langsung masuk ke rumah untuk menyiapkan makanan.


Pada tengah malam, Shen Long menghentikan latihannya lalu Istirahat sebentar.


Saat merasakan sudah cukup, Shen Long bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri lalu mengganti pakaiannya.


Tidak lupa Shen Long menggantung pakaiannya di kamar mereka, sesuai keinginan Cang Li Yuan.


" Sepertinya mereka sudah tidur." Shen Long menatap ke arah Istrinya yang sudah tertidur pulas.


Meskipun Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie sedang tertidur, namun terlihat jelas kecantikan kedua wanita itu selalu membuat Shen Long tertegun.


Apalagi kedua istrinya sudah melepaskan penutup wajah dan hanya menggunakan kain tipis, membuat Shen Long tidak mampu menahan gejolak tersebut.


" Istriku, kalian terlalu sempurna untukku. Cup... Cup..." Shen Long tidak kuasa menahan gejolak tersebut langsung mencium kening kedua Istrinya lalu berjalan ke luar kamar untuk mengisi perut.


Mendapatkan kecupan hangat dari suaminya, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie langsung terbangun sambil menatap kepergian Shen Long dengan tatapan penuh kebahagiaan.


" Saudari Rou Lie, apa kita akan menemani suami kita makan?" Tanya Cang Li Yuan yang kini hidungnya kembang kempis menghirup aroma keringat suaminya.


" Ya." Yan Rou Lie langsung beranjak dari tempat tidur menuju ke luar kamar diikuti Cang Li Yuan.

__ADS_1


Meskipun kedua wanita itu sudah makan, namun mereka hanya menemani suami mereka untuk makan.


" Yuan'er, Lie'er... Kenapa kalian bangun lagi? Aku masih bisa makan sendiri." Tanya Shen Long yang menikmati hidangannya sambil menatap kedua istrinya yang juga ikut duduk di depannya.


Kedua wanita itu pun tidak menjawab apapun, hanya terus memperhatikan wajah Shen Long yang sedang makan.


" Ada apa dengan wajahku? Apa ada yang salah?" Shen Long merasa heran.


" Tidak... Aku hanya ingin memandang suamiku." Cang Li Yuan menatap ke arah Shen Long penuh kelembutan.


" Aku juga." Timpal Yan Rou Lie sambil memasang wajah memerah.


Melihat tingkah kedua Istrinya, Shen Long hanya menggelengkan kepala lalu menikmati hidangannya.


Bukan hanya kedua Istrinya, Shen Long juga merasakan hal yang sama dimana dia juga terus mengagumi kecantikan Istrinya.


Bahkan jika mereka sudah melakukan perjalanan, Shen Long berniat untuk memberikan hadiah perhiasan yang paling indah untuk kedua istrinya.


Karena menurut Shen Long, kedua Istrinya memang pantas mendapatkan hadiah yang paling indah.


" Suamiku, kamu kembali saja ke kamar! Masalah ini adalah kewajiban seorang istri." Ucap Yan Rou Lie sambil membereskan meja makan yang dibantu Cang Li Yuan.


Tentu Yan Rou Lie sudah diajarkan oleh Yu Yangmi agar menjadi istri yang baik yang kebetulan pada saat itu Cang Li Yuan juga ikut.


" Terimakasih Istriku." Shen Long merasa senang dengan perhatian kedua Istrinya, lalu kembali ke kamar.


Saat berada di dalam kamar, Shen Long langsung membaringkan diri dimana terlihat pakaian yang dia gunakan sebelumnya berada di tempat Cang Li Yuan berbaring sebelumnya.


" Istriku, kebiasaanmu sangat unik." Shen Long yakin bahwa pakaian tersebut digunakan oleh Cang Li Yuan sebagai pelengkap saat tidur.


Tidak lama kemudian Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie juga muncul di kamar tersebut sambil menatap Shen Long dengan wajah memerah seperti kepiting rebus.


Meskipun terlihat malu-malu, kedua wanita itu berjalan secara perlahan lalu membaringkan diri di samping Shen Long.

__ADS_1


Entah apa yang ada di pikiran Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie, ketiga tidur bersama suami mereka, keduanya tetap saja gugup.


Namun secara perlahan ketiga insan itu mulai merapatkan diri dimana langsung melakukan Kultivasi Ganda.


Meskipun Shen Long sudah sedikit berpengalaman, namun saat melakukan Kultivasi Ganda bersama Cang Li Yuan, dirinya selalu kesulitan bernapas karena Istrinya itu selalu mengarahkan gunung kembarnya di wajahnya.


Beruntung Yan Rou Lie tidak seperti itu. Jika tidak, maka Shen Long akan kesusahan untuk menaklukkan mereka berdua.


Bagi Yan Rou Lie, masih belum siap jika gunung kembarnya dijelajahi oleh Shen Long karena saat itu terjadi gunung kembarnya merasa sakit.


Namun saat melakukan Kultivasi Ganda, justru Yan Rou Lie jauh lebih liar dan ganas jika dibandingkan dengan Cang Li Yuan yang bersifat keibuan yang penuh kelembutan.


*******


( Dua hari kemudian )


Di sebuah bangunan yang berada di kediaman anggota Klan Hao, terdapat empat sosok yang sedang melakukan perbincangan.


Mereka tidak lain adalah dua Tetua Klan Hao bersama Hao Zhu dan Hao Cai, yang sedang merencanakan untuk melamar istri dari Shen Long.


" Cucuku, bagaimana mungkin aku menuruti keinginanmu. Sedangkan wanita yang kamu inginkan sudah memiliki suami." Salah satu Tetua yang sudah sepuh menggelengkan kepala karena ide gila dari Hao Zhu.


" Tapi kakek, pemuda yang bernama Shen Long itu bukan berasal dari Klan Hao. Dan Isterinya juga bukan berasal dari Klan Hao." Hao Zhu tidak ingin menyerah karena keinginannya sangat kuat untuk memiliki Yan Rou Lie.


" Kamu juga... Bagaimana kamu berpikir bisa memperistri wanita yang sudah memiliki suami." Pria paruh baya juga terlihat geram atas keinginan putranya Hao Cai.


" Pokoknya aku hanya ingin memiliki wanita itu. Wanita itu jauh lebih cepat dari semua wanita yang ada di Klan Hao ini." Hao Cai juga bersikeras untuk mendapatkan Cang Li Yuan.


Melihat kekerasan hati kedua pemuda tersebut, Tetua Hao Zhiggy dan Tetua Hao Cao memasang wajah gelap, ingin sekali menampar kedua pemuda itu.


Namun karena Hao Zhiggy sangat memanjakan cucunya Hao Zhu dan Hao Cao juga memanjakan putranya Hao Cai, membuat kedua Tetua tersebut tidak berdaya.


" Bukankah aturan di Klan Hao tidak membolehkan diluar anggota Klan Hao tinggal disini. Itu bisa menjadi alasan agar aku bisa memperistri Cang Li Yuan agar dia bisa tinggal dan menjadi anggota Klan Hao." Hao Cai yang tidak kehilangan akal langsung mengarah ke aturan Klan.

__ADS_1


" Saudara Cai benar. Untuk masalah Shen Long, kita bisa memberikan kompensasi kepadanya agar bisa melepaskan Istrinya. Itu artinya dia bisa tinggal di Klan Hao." Hao Zhu ikut menimpal.


Mendengar perkataan dari Hao Zhu dan Hao Cai, kedua Tetua tersebut mengangguk mengerti karena di dalam Klan Hao memang memiliki aturan seperti itu.


__ADS_2