Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Tingkat Naga Dewasa


__ADS_3

Setelah selesai membersihkan diri dan mengganti pakaian, Shen Long mengambil sebuah tempat duduk bermeditasi untuk Teknik Tubuh Naga Ilahi meskipun tidak terlalu membantu jika tanpa Sumber daya.


Karena kualitas tulang, Jiwa dan fisik Shen Long hanya mencapai tingkat Naga dewasa, Tentu masih membutuhkan waktu selama puluhan tahun agar bisa mencapai Naga Alam, jika tanpa bantuan Sumberdaya.


Jika semakin meningkat kualitas Tubuh Naga Ilahi, maka Shen Long harus membutuhkan berkali-kali lipat Sumberdaya agar bisa meningkatkan Kultivasi.


Meskipun ada kekurangannya, tapi jika Shen Long bisa mencapai tingkat Naga Alam, maka tanpa menggunakan Qi Shen Long mampu melawan Kultivator dua tingkat diatasnya.


" Tok Tok Tok." Terdengar suara ketukan di pintu kamar Shen Long yang membuatnya kembali membuka mata.


Shen Long pun beranjak dari tempatnya untuk membuka pintu kamarnya, dimana terlihat Hu Meiyin berdiri di depan pintu.


" Long'gege." Hu Meiyin menyapa pemuda tersebut yang berada di depannya dengan sedikit menunduk.


" Ada apa?" Tanya Shen Long dengan nada datar.


" Long'gege, boleh aku masuk?" Tanya Hu Meiyin yang sudah tidak tau diri akan posisinya.


" Maaf, aku sedang sibuk." Shen Long dengan nada dingin langsung menutup pintu, namun itu langsung dicegah oleh Hu Meiyin.


" Long'gege, kenapa kamu bersikap dingin seperti itu? Sepertinya kamu sudah banyak berubah." Hu Meiyin tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut untuk memperbaiki hubungan mereka kembali.


" Berubah? Apa aku tidak salah dengar?" Shen Long sedikit risih mendengar perkataan dari Hu Meiyin.


Kini Hu Meiyin tidak bisa berkata apa-apa lagi, karena kesalahan tersebut berasal dari dirinya sendiri.


Di sisi lain Hu Meiyin juga tidak ingin menyerah begitu saja, karena dia yakin bahwa Shen Long sangat kesepian dan tentu membutuhkan sosok wanita yang bisa memberikan perhatian kepadanya.


Hu Meiyin berpikir seperti itu karena Shen Long tidak memiliki keluarga apapun yang tentu membutuhkan perhatian, namun apa yang dipikirkan Hu Meiyin tidaklah benar.


" Harusnya aku yang bertanya seperti itu? Tapi sudahlah, aku tidak memperdulikan hal itu lagi." Shen Long dengan nada dingin tanpa memperdulikan air mata wanita itu mulai mengalir dari kelopak matanya.


" Long'gege, aku minta maaf." Hati Hu Meiyin begitu sakit karena Shen Long tidak peduli padanya lagi, sehingga tanpa terasa air matanya mengalir deras.

__ADS_1


" Ya, aku sudah memaafkanmu. Lalu apa?" Tentu perasaan Shen Long sudah tidak ada lagi untuk wanita itu.


Apalagi Hu Meiyin bukan saja menyerahkan tubuhnya untuk Yang Yuan di depan matanya sendiri, tapi juga sering menghinanya dan menatapnya dengan jijik. Yang tentu Shen Long tidak akan melupakan atas perlakuan mereka.


" Benarkah? Apa kita bisa kembali seperti dulu lagi?" Mata Hu Meiyin mulai berbinar karena Shen Long memaafkannya dan tentu dia memiliki kesempatan untuk memperbaiki hubungan mereka.


" Tidak." Jawab Shen Long dengan singkat.


Mendengar perkataan dari Shen Long, wanita itu kembali bersedih karena pemuda itu benar-benar sudah melupakannya.


" Sekarang pergilah! Jagalah Yang Yuan, karena suatu saat aku akan datang ke Sekte Naga Langit untuk melunasi hutang yang pernah kalian berikan kepadaku." Ucap Shen Long langsung mengunci pintu kamarnya.


Mendengar perkataan dari Shen Long, tentu Hu Meiyin mengerti bahwa suatu hari nanti Shen Long akan membalas perbuatan mereka.


Dengan perasaan sedih, Hu Meiyin meninggalkan tempat tersebut kembali ke kediamannya dengan wajah tertunduk lesu.


Di sisi lain Shen Long yang sudah berada di kamarnya, kini pikirannya mulai kacau karena kedatangan Hu Meiyin membuatnya mengingat kembali hubungan mereka.


Di sisi lain Shen Long juga mengingat jelas bagaimana Hu Meiyin melemparkan hinaan kepadanya saat dia berusia 15 tahun.


Tentu hinaan selama dua tahun itu seakan menghapus semua kenangan indah mereka berdua.


" Haaahh... Benar-benar merepotkan." Shen Long menggerutu lalu keluar dari kamarnya untuk menghilangkan pikirannya yang sedang kacau.


Kini Shen Long yang sudah berada di kedai, langsung memesan tiga guci arak dan berpikir agar bisa menghilangkan stres, lalu mengambil tempat di meja yang terlihat kosong dan berjalan dengan menunduk.


" Hei, aku sudah lama menunggumu disini. Kenapa kamu baru datang?" Cang Li Yuan terlihat marah karena sosok yang dia tunggu baru saja muncul.


Mendengar perkataan dari Cang Li Yuan, Shen Long mengangkat kepalanya dimana gadis itu sudah berdiri di depannya.


Namun Shen Long tidak memperdulikan tatapan tersebut sambil menunggu arak yang dia pesan.


" Bahkan kamu lebih memilih meja yang lain dari pada duduk denganku." Cang Li Yuan melanjutkan perkataannya karena Shen Long tidak memberi respon sama sekali.

__ADS_1


Tidak lama kemudian satu Pelayan datang menghampiri Shen Long, langsung memberikan pesanan tiga guci arak lalu meninggalkan tempat tersebut.


" Terimakasih Pelayan." Shen Long langsung membayar pesanannya lalu meneguk arak sedikit demi sedikit tanpa memperdulikan Cang Li Yuan yang berdiri di depannya.


' Ada apa dengan Long'gege? Apa dia sedang mendapatkan masalah?' Cang Li Yuan membatin sambil menatap wajah Shen Long yang terlihat tidak bersemangat.


Kini hati Cang Li Yuan sedikit melunak, lalu duduk di kursi di depan Shen Long dengan penuh selidik.


Di sisi lain banyak pasang mata yang tertuju pada Shen Long dan Cang Li Yuan yang membuat Shen Long merasa risih.


Tanpa berkata apapun, Shen Long keluar dari tempat tersebut kembali ke kediamannya sambil membawa sisa arak yang dia pesan.


" Hei... Tunggu!" Cang Li Yuan dengan buru-buru membayar pesanannya, lalu memesan kembali makanan untuk dibungkus.


Cang Li Yuan merasa khawatir jika Shen Long sama sekali belum makan, untuk itu dia berniat untuk membawa makanan tersebut untuk Shen Long.


Sedangkan beberapa sosok yang ada di tempat itu hanya bisa diam, karena mereka tidak ingin ikut campur yang tentu mereka sudah melihat sendiri bagaimana kuatnya Shen Long.


Kebetulan kedai itu hanya disediakan untuk para peserta turnamen yang satu tempat dengan Shen Long.


Di sisi lain Shen Long yang sudah berada di kamarnya, kini kembali menyesap arak tersebut.


" Long'gege, boleh aku masuk?" Terdengar suara dari luar kamar Shen Long.


" Haaahh." Dengan helaan nafas, Shen Long berjalan mendekati pintu kamarnya lalu membuka pintu.


" Ada apa denganmu?" Mata Cang Li Yuan melotot ke arah Shen Long, meskipun sebenarnya dia merasa khawatir.


Tanpa mendapat persetujuan, Cang Li Yuan langsung masuk ke kamar Shen Long lalu mengambil guci arak tersebut dan menyimpannya di Cincin miliknya.


" Apa dengan minum arak ini masalahmu bisa selesai?" Cang Li Yuan berpikir bahwa Shen meminum arak karena sedang banyak pikiran.


Shen Long pun kembali berjalan menuju sebuah kursi dimana Cang Li Yuan mengeluarkan makanan yang dia pesan sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2