Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Aksi Hao Tian


__ADS_3

Saat melihat anak dan istrinya sudah di luar pintu gerbang Sekte Naga Langit, Hao Tian langsung beranjak dari tempat tersebut menuju tempat dilangsungkan rapat.


Meskipun Hao Tian sangat marah, namun dia hanya mengambil hak untuk Shen Long saja. Jika dia mengambil semuanya, maka seluruh anggota Sekte Naga Langit akan memburu keluarganya.


Di dalam ruang rapat Sekte, terlihat beberapa sosok yang sedang membicarakan tentang pertunangan Yang Kiang dan Tuan Putri Ling Yi Hua yang bertepatan dengan seleksi di wilayah Kerajaan Ling.


" Salam Patriak, Salam Tetua semuanya." Hao Tian memberi hormat berusaha untuk meredam kemarahannya.


Hao Tian tidak puas jika salah satu Putra Patriak Yang Gang tidak mengalami nasib buruk seperti Shen Long.


Untuk itu dia ingin melakukan hal yang sama seperti apa yang mereka lakukan kepada anak angkatnya tersebut.


" Salam Tetua Agung, silahkan duduk." Yang Gang mempersilahkan Hao Tian untuk menduduki kursi yang telah disediakan tanpa menaruh curiga sedikitpun.


" Baik Patriak." Hao Tian mengepal kedua tangannya, namun tatapannya sangat liar seperti seorang pencuri hingga tertuju pada satu sosok yang berdiri di samping Yang Gang.


Setelah memastikan perhitungannya, Hao Tian langsung melepaskan Aura Intimidasi Pendekar Suci tingkat 7 sehingga semua yang berada di tempat itu berkeringat dingin.


Yang Gang yang sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 6 juga merasakan dampak dari Aura Intimidasi tersebut sehingga dia langsung meningkatkan kewaspadaan.


" Tetua Agung, apa maksudnya ini?" Tanya Yang Gang meski sedikit ketakutan.


Perbedaan tingkat Kultivasi hanya satu tingkat, namun memiliki perbedaan ibarat langit dan bumi sehingga Yang Gang tidak ingin bertindak gegabah.


Kraaack!


Hao Tian melesat dengan cepat memukul bagian titik pusar Yang Kiang sehingga dantian miliknya rusak permanen.


" Aaarrrggghhhh." Yang Kiang berteriak keras, tidak menyangka serangan tersebut tertuju padanya.


" Kiang'er." Yang Gang berteriak histeris saat menyaksikan putranya terkena pukulan tersebut.


Dengan penuh kemarahan, Yang Gang menoleh ke arah Hao Tian ingin sekali membunuh sosok tersebut.

__ADS_1


Namun karena perbedaan tingkat Kultivasi mereka, Yang Gang seakan memberi Isyarat kepada yang lain untuk membantunya.


" Itu adalah harga yang pantas atas perlakuan kalian pada Long'er." Ucap Hao Tian sambil meningkatkan kewaspadaan karena beberapa Tetua yang lain menatap ke arahnya.


Hao Tian sudah memperhitungkan segala kemungkinan, untuk itu dia juga tidak bisa terlalu lama di tempat tersebut karena terlalu beresiko.


Saat Yang Gang dan para Tetua yang lain menggabungkan kekuatan untuk melawan Hao Tian, dia pun mendobrak pintu tersebut lalu melesat cepat keluar dari Sekte.


" Cepat kejar!" Perintah Yang Gang yang masih enggan untuk meninggalkan putranya tersebut.


" Baik Patriak." Para Tetua langsung bergegas untuk mengejar Hao Tian.


Mereka juga mengerahkan seluruh anggota Sekte Naga Langit untuk mencari keberadaan Hao Tian hingga mereka berlari ke berbagai arah.


Namun sekeras apapun mereka mencari keberadaan Hao Tian, mereka sama sekali tidak menemukan sosok tersebut.


Kini Yang Kiang meratapi nasibnya dimana dia tidak bisa lagi untuk Berkultivasi dimana awalnya dia sudah mencapai Pendekar Alam tingkat 3, kini secara perlahan mulai turun.


Yang Gang juga tidak kalah buruk, dimana putranya tersebut akan melangsungkan pertunangan, kini terlihat frustasi karena apa yang harus dia katakan pada Raja Ling Minghao.


" Tenang saja nak, aku akan mencari cara untuk menyembuhkan dantian milikmu." Yang Gang berusaha untuk menghibur putranya, meskipun dia tidak tau apa yang harus dia lakukan.


Hingga pada pagi hari, para Tetua mulai berdatangan untuk melaporkan bahwa sosok yang mereka cari sudah tidak ada lagi.


Bahkan mereka yang sempat mencari anggota keluarga Hao Tian juga tidak menemukan apapun yang mendapati rumah mereka sudah kosong.


" Patriak, apa yang harus kita lakukan?" Salah satu Tetua terlihat khawatir jika kejadian tersebut diketahui orang lain, maka tidak menutup kemungkinan Sekte Naga Langit akan diserang.


" Rahasiakan kejadian ini kepada siapapun! Katakan kepada seluruh anggota Sekte Naga Langit agar tidak membocorkan masalah ini kepada orang luar." Yang Gang berusaha untuk tetap tenang, meskipun kepalanya merasa pusing.


" Baik Patriak." Beberapa Tetua memberi hormat, lalu meninggalkan tempat tersebut.


" Patriak, Hao Tian juga mengambil Kitab Naga Langit dan Sember daya Sekte kita." Ucap salah satu Tetua yang baru saja mendapatkan kabar dari penjaga ruang Sumberdaya.

__ADS_1


Mendengar ucapan tersebut Yang Gang tidak bisa berkata apa-apa lagi karena dia sendiri tengah meratapi nasib putranya yang baru mendapatkan musibah.


Meskipun sangat marah, namun Yang Gang berusaha untuk menahan diri karena itu malah akan memperburuk keadaan dimana para Tetua yang lain pasti tidak akan tinggal diam.


Walaupun tingkat Kultivasi Yang Gang lebih tinggi dari para Tetua yang lain.


Tanpa berkata apapun Yang Gang langsung membawa Yang Kiang pergi ke kediaman mereka sambil memikirkan cara untuk menyembuhkan dantian putranya.


*******


( Sekte Pedang Suci )


Kini terlihat Shen Long, Yan Rou Lie dan keenam peserta yang lain berdiri di depan pintu gerbang Sekte Pedang Suci.


Keenam para peserta merasa heran karena Jun Yun dan Jun Mei Yin tidak bisa ikut bersama mereka.


Sedangkan Shen Long dan Yan Rou Lie yang sudah mengetahui hal tersebut hanya bisa menghela nafas karena sangat menyayangkan keputusan Matriak Sekte Pedang Suci.


Di tempat itu juga terdapat Jin Song, Lin Kun, dan para Petinggi Sekte dimana untuk mengantar muridnya.


Tidak lama kemudian terlihat Jun Lixing mendatangi mereka, karena ada beberapa hal penting yang harus dia sampaikan.


Wajah wanita itu terlihat serius karena baru saja mendapat kabar dari pihak Istana Kerajaan Qing.


Jun Lixing terlihat khawatir dengan keberangkatan mereka apalagi satu peserta lain adalah muridnya sendiri, meskipun sudah dilindungi para petinggi Sekte.


" Untuk kali ini perjalanan kalian akan semakin sulit, karena pihak Istana mengabarkan bahwa Sekte aliran Hitam tersebar di berbagai tempat." Jun Lixing bernafas berat sambil menatap beberapa sosok yang ada di tempat tersebut.


" Matriak, apa yang terjadi?" Tanya Tetua dari Sekte Gunung Persik.


Mereka sama sekali tidak mendapatkan kabar apapun, karena mereka masih berada dalam perjalanan membawa murid mereka.


" Kalian sudah tau sendiri bahwa Wilayah Kekaisaran Wei 70% hanya Hutan belantara. Disamping kalian menghadapi hewan buas, kalian juga dihadapkan dengan Sekte Kalajengking Hitam yang tersebar di berbagai tempat. Untuk menuju ke Kekaisaran Wei, semua akses telah ditutup karena banyak mendapatkan serangan hewan buas."

__ADS_1


" Untuk itu pihak Istana Kekaisaran Wei meminta kepada seluruh anggota Sekte, anggota Klan bahkan pihak kerajaan agar bisa bergabung di Akademi Pagoda Suci yang merupakan tempat yang paling aman untuk generasi muda dalam mengembangkan diri." Jun Lixing menjelaskan situasi yang terjadi sekarang.


__ADS_2