
Sesaat Wu Rong Rong menatap ke arah Shen Long, karena dia sudah mendengar cerita dari putranya itu.
" Nak... Karena naga yang pernah mati di alam jiwamu, maka secara tidak langsung kamu akan mengalami perubahan wujud menjadi Naga, karena dia sudah menyatu dengan tubuhmu." Wu Rong Rong tersenyum pahit karena Inti Roh yang digunakan Shen Long adalah Hewan Ilahi.
Meskipun Naga adalah hewan buas yang sangat kuat, namun tidak mudah untuk menyempurnakan wujud Naga, karena Shen Long harus mencari Inti Roh Naga Ilahi yang lain.
" Nak... Untuk menyempurnakan wujud Naga agar menjadi kuat, selain mencari Inti Roh Naga, kamu bisa menggunakan Jamur Darah Naga yang hanya tumbuh di tempat bangkai Naga itu sendiri."
" Meskipun tidak sekuat Inti Roh Naga, namun paling tidak masih bisa untuk membantumu" Ucap Wu Rong Rong, karena Naga adalah hewan buas sangat langka.
Kecuali jika Shen Long sudah berada di daratan Suci, kemungkinan bisa menemukan Naga yang lain. Namun itu bukan perkara mudah, karena Naga sangat sulit ditaklukkan.
Wu Rong Rong juga mengatakan bahwa hewan buas yang berada di daratan Sangay tidak sekuat hewan buas yang berada di daratan lain, karena garis keturunan.
Hewan Ilahi adalah makhluk yang hanya berada di daratan Ilahi. Jika ditemukan di tempat yang lain, besar kemungkinan Hewan Ilahi dibawa oleh seorang Kultivator yang mencapai tahap Dewa, atau sedang bersembunyi karena berbagai alasan.
Namun dengan seiring berjalannya waktu, Hewan Roh, Hewan Suci dan Hewan Ilahi akan menyesuaikan diri dengan daratan yang dia tinggali.
" Long'er, sekarang gunakan perubahan wujud yang ibu ajarkan! Untuk ibumu, membutuhkan waktu selama 10 tahun agar bisa menggunakan teknik perubahan wujud. Sedangkan untuk ayahmu, membutuhkan waktu selama 5 tahun." Ucap Wu Rong Rong, sambil menatap ke arah Shen Long.
" Baik ibu." Shen Long menganggukkan kepala, lalu mengambil tempat untuk menciptakan perubahan wujud.
Butuh waktu yang cukup lama Shen Long menguasai teknik perubahan wujud, dimana berkali-kali mengalami kegagalan yang membuat Shen Long sedikit kecewa.
Melihat ekspresi dari putranya, Wu Rong Rong hanya menggelengkan kepala karena Shen Long terlihat kecewa.
" Long'er, bukankah ibu sudah mengatakan bahwa untuk mempelajari teknik perubahan wujud membutuhkan waktu yang sangat lama. Menurut ibu, kamu lebih jenius dari ayahmu, karena kamu sudah mampu berubah wujud, meskipun hanya beberapa detik." Wu Rong Rong tersenyum puas karena Shen Long menguasai teknik perubahan wujud hanya dalam sesaat.
" Baik ibu, aku akan mencobanya lagi." Ucap Shen Long, lalu memusatkan fikiran.
__ADS_1
Buussshh!
Perlahan tubuh Shen Long membesar, hingga membentuk sosok Naga, namun dalam hitungan detik naga tersebut kembali mengecil hingga kembali ke wujud Shen Long.
" Teruslah belajar nak! Jika teknik perubahan wujud mudah dikuasai, maka tidak disebut teknik rahasia Klan Wu. Bahkan dari semua anggota Klan Wu saja banyak yang tidak mampu menguasai teknik perubahan wujud." Wu Rong Rong dengan sabar membimbing putranya.
Sambil mengajarkan putranya, Wu Rong Rong bercerita tentang daratan Tibet juga tentang daratan Suci yang dia ketahui.
Termasuk kediaman Ming Yue Liang yang bukan berasal dari daratan Sangay, melainkan berasal dari daratan Tibet.
Waktu terus berlalu, kini Shen Long mulai menguasai teknik perubahan wujud, meskipun hanya beberapa menit hingga Shen Long lupa dengan tubuh kasarnya.
" Long'er... Sepertinya waktu ibu sudah habis, kembalilah ke tempat asalmu! Teruslah mengembangkan teknik perubahan wujud jika sudah ada diluar sana." Ucap Wu Rong Rong, sambil menatap ke arah Shen Long.
" Tapi ibu... Aku ingin ibu terus berada disampingku." Shen Long masih belum menerima jika harus berpisah dengan ibunya.
" Maafkan ibu nak... Ibu tidak bisa berada di sampingmu selamanya. Semoga saja diantara kelima wanita itu bisa mengganti peran ibumu ini." Ucap Wu Rong Rong sambil memeluk tubuh Shen Long.
Begitupun dengan taman bunga tersebut, juga mulai pudar hingga tatapan Shen Long mulai gelap.
*******
Di dalam sebuah goa, terlihat Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin begitu panik karena Shen Long masih belum sadarkan diri.
" Sudah satu minggu saudara Long belum sadar, apa yang harus kita lakukan?" Tanya Jun Mei Yin, sambil menatap ke arah Shen Long yang masih terbaring.
" Aku juga tidak tau. Namun kondisi tubuhnya terlihat masih normal." Xiao Ai Qing yang tidak kalah cemas sambil menatap ke arah Shen Long.
Sesaat muncul beberapa sosok yang juga memasuki goa tersebut, yang membuat Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin langsung meningkatkan kewaspadaan.
__ADS_1
" Siapa kalian?" Tanya Jun Mei Yin, sambil mengarahkan pedangnya kedepan.
" Oh... Tidak disangka ada dua wanita cantik disini." Ucap salah satu sosok yang merupakan pemimpin dari kelompok berpakaian serba hitam.
Puluhan sosok tersebut menatap ke arah Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin dengan tatapan penuh nafsu sambil menjilati bibir mereka.
Kelompok tersebut berasal dari Sekte Kalajengking Hitam yang sedang menyamar agar keberadaan mereka tidak diketahui Kultivator lainnya.
" Kalian semua, serang kedua wanita itu! Tapi jangan terlalu kasar, karena aku tidak ingin kulit mereka terluka." Pemimpin kelompok tersebut memberi perintah kepada bawahannya.
" Baik." Jawab mereka serempak, lalu melesat ke arah Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.
Melihat hal itu, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin juga tidak tinggal diam, langsung menghadang kelompok tersebut meskipun mereka tidak yakin bisa mengalahkan mereka karena terlalu banyak.
*******
Di sisi lain kelompok Klan Hao yang kebetulan ingin mencari tempat beristirahat, kini mendengar suara pertarungan dari arah goa.
" Tuan muda, sepertinya ada pertarungan di dalam goa itu. Apa kita akan melihatnya?" Tanya salah satu dari anggota Klan Hao.
" Ya... Aku dengar ada kelompok berpakaian serba hitam sudah banyak membunuh kelompok yang lain. Aku yakin mereka sedang bertarung melawan kelompok yang lain." Ucap Hao Mingzi.
" Kakak... Jika itu kelompok mereka, kita tidak mampu melawan mereka. Aku dengar mereka terlalu banyak." Hao Xiang terlihat khawatir akan keselamatan kelompok Klan Hao.
" Adik... Jika kita tidak menolong mereka, pasti akan banyak lagi korban yang berjatuhan." Hao Mingzi berpikir jika mereka bergabung dengan kelompok lain, maka ada kemungkinan bisa mengalahkan kelompok berpakaian serba hitam.
Meskipun beberapa dari mereka sedikit ragu, namun tidak ada pilihan lain karena tidak menutup kemungkinan bahwa anggota Sekte Kalajengking Hitam akan menargetkan mereka juga.
" Jika kelompok yang kita tolong terlalu sedikit, lebih baik kita cepat tinggalkan tempat ini." Hao Xiang memberi isyarat kepada kelompoknya sambil melangkahkan kakinya menuju ke arah pertarungan.
__ADS_1
*******
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]