Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 402. Tembok Pertahanan


__ADS_3

Di alam jiwa, Jun Mei Yin dan Guang Louzhy juga merasakan sensasi yang sama, karena tubuh Long Chieyu seakan menyatu dengan mereka.


" Owh... Ternyata jiwa kita masih terhubung dengan gadis ini." Jun Mei Yin tidak menyangka bahwa sentuhan dari Shen Long kepada Long Chieyu juga dapat dia rasakan.


"Aaahhhkk... Ini sangat memalukan." Guang Louzhy memasang wajah memerah, karena dia seperti sedang berhalusinasi sedang bersetubuh dengan Shen Long sendiri.


Kedua wanita itu terbaring sambil menggeliat merasakan bagian terlarang mereka merasakan sensasi yang sama ketika berhubungan dengan Shen Long pada saat berada di tubuh kasar mereka.


" Mmmmhhh." Mata Jun Mei Yin dan Guang Yunyi berkaca-kaca. Tersenyum bahagia karena mereka juga mendapatkan kehangatan sentuhan dari Shen Long.


Di sisi lain Long Chieyu merintih kesakitan, karena itu adalah pengalaman pertamanya melakukan hubungan suami istri.


Namun semakin lama, rintihan kesakitan dari Long Chieyu, kini mulai terbiasa sehingga dia berbaring di atas Shen Long sambil memeluk erat suaminya.


*******


Empat hari telah berlalu, kini Long Chieyu dan Long Qianxue keluar dari kamar dengan senyuman mengembang dari raut wajah mereka.


Kedua wanita itu menatap ke arah Shen Long yang sedang duduk di sebuah kursi di lantai dasar.


" Suamiku." Kedua wanita itu berlari kecil ke arah Shen Long, lalu memeluknya.


" Aku kira kalian masih tidur." Ucap Shen Long, lalu menutup kembali Kitab yang dia baca.


" Suamiku, kamu memang sangat pandai memanjakan istri." Long Qianxue mengambil sebuah kursi, hingga disetarakan dengan kursi yang ditempati Shen Long.


Long Qianxue langsung duduk di samping Shen Long, lalu menyandarkan kepalanya di bahu suaminya yang juga diikuti Long Chieyu.


Shen Long juga semakin mencintai kedua wanita itu, meskipun hatinya masih merindukan Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie, terlebih untuk Ming Yue Liang.


Shen Long tidak bisa membohongi dirinya sendiri, karena selama empat hari ini, kedua gadis itu semakin mencintainya.


" Istriku, bagaimana dengan akar spiritual bumi dan langit milikmu?" Tanya Shen Long, sambil melirik ke arah Long Chieyu yang tanpa sengaja mendapatkan akar spiritual bumi dan langit.


" Berkat bantuanmu, akar spiritual bumi dan langit mendekati 10%. Tapi aku akan mencari cara untuk menyempurnakannya." Long Chieyu tersenyum puas, karena disamping mendapatkan Api Alkemis, dia juga mendapatkan akar spiritual bumi dan langit.


Dengan demikian, kecepatan kultivasinya juga semakin meningkat, meskipun masih dibawah Long Qianxue.


Begitupun dengan cara mereka belajar teknik, juga semakin meningkat bahkan dengan mudah mendapatkan kemampuan khusus.


" Bagaimana kalau kalian menunjukkan kemampuan khusus yang kalian miliki?" Ucap Shen Long, sambil menatap ke arah kedua wanita itu.


" Mmmm." Long Chieyu dan Long Qianxue mengangguk kecil, lalu mengambil tempat untuk memperagakan kemampuannya.

__ADS_1


Buussshh!


Buussshh!


Sosok bayangan Naga Hijau mengelilingi tubuh kedua wanita itu membentuk perisai energi.


Untuk Long Chieyu, kini memiliki Armor Energi tahap Roh, sedangkan Long Qianxue jauh lebih sempurna lagi, dimana mampu membentuk Armor Energi tahap Emas.


" Sempurna." Shen Long berdecak kagum karena kedua istrinya sudah melampaui Kultivator seusia mereka.


Pada dasarnya ketika seseorang Kultivator sudah mencapai Pendekar Langit, maka dia bisa terbang tanpa bantuan apapun.


Namun berbeda kasusnya jika seorang Kultivator bisa menciptakan Armor Energi tahap Emas, maka dia bisa terbang dengan bantuan Armor Energi, meskipun harus menggunakan Qi dalam jumlah besar.


Hanya saja jika menggunakan Armor Energi tahap Emas, maka seorang Kultivator akan cepat kelelahan, karena diimbangi dengan jumlah Qi.


Namun bagi seorang Kultivator yang memiliki pemahaman tentang senjata, ketika dia mencapai Pendekar Raja, maka dia bisa terbang dengan bantuan senjata, minimal pusaka tingkat langit seperti pedang yang dimiliki Shen Long.


" Suamiku, bagaimana denganmu?" Keduanya masih penasaran dengan kemampuan yang dimiliki Shen Long, karena suami mereka penuh dengan kejutan.


" Suatu saat, kalian akan melihatnya sendiri." Shen Long tersenyum lebar, lalu keluar dari kediaman mereka.


Pada sore hari, semua murid berdatangan ke arah tembok, karena malam ini adalah saat semua hewan buas akan berkumpul dalam jumlah besar.


" Ternyata mereka saling membunuh agar bisa menyusun mayat itu sebagai pijakan mereka." Shen Long tidak menyangka bahwa Hewan Roh memiliki kecerdasan seperti itu.


Ggooooaaarr!


Ggooooaaarr!


Ggooooaaarr!


Berbagai kelompok Hewan Roh saling menyerang satu sama lain, dimana pertempuran tersebut dikuasai oleh kelompok Harimau, Serigala, Kera Api, dan Ular Hijau.


Sedangkan kelompok hewan buas yang lain mulai berkurang, karena terbunuh dan dijadikan sebagai pijakan keempat kelompok tersebut.


" Jangan sampai hewan buas ini masuk ke dalam kota!" Teriak salah satu sosok yang berada di tempat yang cukup jauh dari Shen Long berada.


Semua memasang wajah serius, karena jumlah Hewan Roh sangat banyak. Bahkan di beberapa tempat, gunungan mayat hewan buas hampir mendekati bagian atas tembok.


" Sebaiknya kita cepat bereskan mereka." Ucap Shen Long, lalu mengeluarkan Pedang Kesunyian miliknya.


Ggooooaaarr!

__ADS_1


Dua ekor Serigala melompat ke arah Shen Long dan kedua istrinya.


Craaash!


Shen Long menyambut kedatangan Serigala dengan serangan cakaran, hingga Serigala itu kembali terjatuh ke tanah.


Baaang!


Long Qianxue juga tidak tinggal diam, langsung menyambut terkaman Serigala dengan serangan tapak.


Ggooooaaarr!


Ggooooaaarr!


Dari berbagai arah, kelompok hewan buas yang sudah mendapatkan pijakan, kini langsung melompat dan menerkam para murid yang berdiri di atas tembok.


" Bunuh!"


Teriak para murid sambil menyambut kedatangan hewan buas yang sudah melompat ke arah tembok.


Bahkan beberapa dari hewan buas sudah berada di atas tembok dan langsung bertarung melawan para murid yang berada di sekitarnya.


Dalam waktu singkat, empat kelompok hewan buas, kini sudah banyak yang berada di atas tembok, hingga pertarungan langsung pecah.


Aarrgggh!


Aarrgggh!


Aarrgggh!


Teriakan demi teriakan mulai terdengar dari para murid yang terkena terkaman hewan buas.


Dalam waktu singkat, korban mulai berjatuhan dari kedua belah pihak, dimana beberapa murid sudah kehilangan nyawa.


Meskipun murid memiliki jumlah yang banyak, namun kelompok hewan buas jauh lebih banyak lagi, bahkan pemimpin keempat kelompok hewan buas setara dengan Pendekar Kaisar tingkat 1.


Beruntung kota kecil itu memiliki tembok yang tinggi, sehingga semua hewan buas membutuhkan tenaga ekstra untuk naik ke atas tembok.


Baaang! Baaang! Baaang!


Salah satu dari murid melepaskan serangan tinju, dimana setiap hewan buas yang terkena pukulannya, mati seketika.


" Tidak menyangka jika ada beberapa dari murid ini memiliki kekuatan besar." Gumam Shen Long, sambil melirik ke arah beberapa sosok yang masih terlihat tenang ketika mendapatkan serangan dari hewan buas.

__ADS_1


__ADS_2