Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 473. Roh Pedang Seribu Bintang


__ADS_3

Shen Long menghela nafas panjang, lalu berjalan menuju mulut goa, karena dia tidak ingin berurusan dengan wanita yang menurutnya menyebalkan.


Melihat kepergian Shen Long, Long Yuanzhi berjalan mengikutinya, karena sebagai sesama wanita, Long Yuanzhi sependapat dengan Shen Long.


Namun Long Yuanzhi juga memahami kekesalan Long Fengxia yang sedang marah karena ada orang yang menggunakan namanya.


" Itulah hukuman untukmu, karena berani menggunakan namaku."


Baaang!


Bersamaan dengan ucapannya, Long Fengxia menendang mayat Gui Shuyue, lalu meninggalkan goa.


" Tidak lama lagi tubuhmu akan dimakan hewan buas." Long Fengxia mendengus dingin sambil melangkahkan kakinya.


Di sisi lain, Shen Long yang sudah berada di mulut goa, kini memeriksa keadaan sekitar karena merasa ada sesuatu yang sedang memperhatikan mereka.


" Mata Dewa."


Shen melihat sekelilingnya, namun tidak berhasil menemukan apapun kecuali Long Yuanzhi yang sedang berjalan mendekatinya.


Seketika wajah Shen Long berubah berwarna merah, karena Mata Dewa miliknya bisa tembus pandang sehingga terlihat jelas tubuh Long Yuanzhi.


Seketika Shen Long membuang muka, seakan tidak mengetahui apapun, lalu memeriksa mayat sebelumnya.


" Yutian... Kami sudah mengubur jasad Long Qianxue dan adikku sesuai keinginanmu." Ucap Long Yuanzhi, tanpa mengetahui apa yang dilihat Shen Long sebelumnya.


" Terimakasih guru sudah membantuku." Jawab Shen Long sambil mengambil beberapa barang berharga pada mayat tersebut.


" Kamu tidak perlu memanggilku guru lagi. Mulai sekarang aku tidak lagi sebagai Tetua. Jadi panggil saja namaku." Ucap Long Yuanzhi yang sudah berdiri di samping Shen Long.


Tidak lama kemudian, Long Fengxia muncul di tempat itu, lalu meminta kepada mereka agar pergi terlebih dulu, untuk memastikan bahwa Shen Long tidak mengubur mayat Gui Shuyue.


Shen Long hanya menggelengkan kepala, lalu berjalan kembali ke kota Nanzhi yang diikuti Long Yuanzhi.


Sambil berjalan menuju kota Nanzhi, Long Yuanzhi sesekali melirik ke arah Shen Long, karena banyak hal yang ingin dia tanyakan kepada pemuda itu.

__ADS_1


" Yutian... Siapa kamu sebenarnya? Kenapa kamu lebih senang menggunakan wajah itu?" Tanya Long Yuanzhi, lalu menceritakan bahwa dia dan adiknya pernah melihat wajah asli Shen Long.


" Sebenarnya aku bukan Yutian, melainkan Shen Long. Ketika aku kembali ke Klan, aku akan berterus terang kepada seluruh anggota Klan Long." Shen Long tidak lagi menutupi siapa dirinya yang sebenarnya.


Terlebih Shen Long merasa bersalah karena tidak bisa melindungi Long Chieyu dan Long Zhenhua yang sedang mengandung anaknya, sehingga dia memutuskan untuk mengikuti permintaan terakhir Long Zhenhua.


Shen Long juga menyatakan bahwa dia berasal dari daratan Sangay yang sedang terpisah dari ketiga Istrinya ketika menuju daratan murni.


Mendengar penjelasan dari Shen Long, hati Long Yuanzhi seperti ditusuk ribuan jarum, karena pemuda di sampingnya tidak hanya memiliki satu istri.


Perasaan Long Yuanzhi sangat sakit saat mendengar bahwa Shen Long juga memiliki istri yang lain, selain Long Chieyu.


" Apa Long Chieyu sudah mengetahui siapa dirimu sebenarnya?" Tanya Long Yuanzhi, berusaha untuk tetap tenang.


" Sebelum aku menikah dengannya, aku sudah menceritakan yang sebenarnya. Begitupun dengan Long Qianxue." Jawab Shen Long.


Meskipun sudah mengetahui siapa Shen Long yang sebenarnya, namun perasaan Long Yuanzhi tidak bisa dibohongi, karena dia sudah terlanjur menyukai Shen Long.


Namun sebagai seorang wanita, Long Yuanzhi tidak mungkin mengutarakan perasaannya dan membiarkan hal itu mengalir.


" Guru... Kamu boleh kembali ke kota Nanzhi! Aku ingin menenangkan diri terlebih dulu." Ucap Shen Long, karena dia ingin mempelajari teknik Pembelah Raga.


Satu lagi, kamu jangan memanggilku guru lagi." Long Yuanzhi menggelengkan kepala, karena pemuda itu terus memanggilnya guru.


Shen Long menghentikan langkahnya, lalu menoleh ke arah Long Yuanzhi karena dia juga menyadari bahwa wanita itu juga menyukainya.


Sebagai seorang pria normal, Shen Long tidak akan melewatkan sebuah keindahan yang menghampirinya.


Namun Shen Long juga sadar bahwa semakin bertambah istrinya, maka tanggung jawabnya semakin banyak.


" Baiklah, kita akan mencari tempat yang aman." Shen Long membelokkan arahnya untuk mencari tempat yang cukup aman, diikuti Long Yuanzhi.


Tidak lama kemudian Shen Long dan Long Yuanzhi telah berada di sebuah batu besar, lalu mencari tempat untuk duduk.


Shen Long mengeluarkan mutiara jiwa yang berisi tiga jiwa naga yang dia segel sebelumnya, membuat Long Yuanzhi menyipitkan matanya.

__ADS_1


" Benda apa itu?" Tanya Long Yuanzhi, meskipun dia sudah mengetahui bahwa benda tersebut adalah mutiara jiwa.


" Aku sudah mengambil ketiga inang jiwa naga dari anggota Klan Gui." Shen Long menjelaskan bahwa sebelumnya mereka juga sudah membunuh Gui Zihay dan Gui Lie serta anggota Klan Gui


Mendengar keterangan dari Shen Long, Long Yuanzhi hanya menghela nafas berat, karena Shen Long telah banyak membantu anggota Klan Long.


" Kalian tidak perlu khawatir! Aku akan membantu anggota Klan Long agar bisa naik ke daratan murni emas dengan caraku sendiri." Ucap Shen Long.


Meskipun merasa tidak yakin, namun Long Yuanzhi memilih untuk percaya kepada Shen Long.


' Kamu ingin menggunakan ketiga jiwa naga itu? Kamu tidak akan mampu mengendalikan dirimu, karena sifat cabul, haus darah dan kesombongan akan melekat pada dirimu.' Roh Pedang Seribu Bintang sudah merasa tidak tahan, langsung berkomunikasi melewati alam pikiran Shen Long.


Jika roh Pedang Seribu Bintang tidak menghentikan Shen Long, maka Pedang Seribu Bintang akan lebih banyak memakan korban.


' Akhirnya kamu menunjukkan diri juga.' Shen Long juga berkomunikasi melewati alam pikirannya.


' Sebaiknya kamu urungkan niatmu untuk menggunakan ketiga jiwa naga itu.' Roh Pedang Seribu Bintang mengingatkan kepada Shen Long agar tidak bertindak gegabah.


' Aku akan tetap menggunakan ketiga jiwa naga ini.' Shen Long masih bersikeras, karena dia sudah bersusah payah untuk mendapatkan ketiga jiwa naga.


Wuush!


Roh Pedang Seribu Bintang langsung masuk ke alam jiwa Shen Long secara paksa, lalu membawa jiwa Shen Long ke tempat itu.


Shen Long menyipitkan matanya sambil menatap ke arah sosok pria sepuh yang menariknya ke alam jiwa.


" Apa aku mengizinkanmu untuk membawaku ke alam jiwaku sendiri?" Shen Long terlihat geram karena Roh Pedang Seribu Bintang bertindak tanpa seizinnya, meskipun dia juga mengetahui resiko yang dia ambil.


" Aku hanya ingin membantumu untuk menekan sifat dari ketiga jiwa naga itu, agar tidak merusak pikiranmu."


" Jika saja kamu tidak bertindak diluar batas, aku sendiri tidak akan membantumu." Meskipun terlihat kesal, roh Pedang Seribu Bintang menawarkan diri untuk membantu Shen Long.


Roh Pedang Seribu Bintang juga menjelaskan bahwa dia hanya mampu menekan sifat dari ketiga jiwa naga untuk sementara waktu.


Sisanya Shen Long sendiri harus mencari cara untuk menekan sifat dari ketiga jiwa naga, agar bisa dikendalikan oleh Shen Long.

__ADS_1


*******


Bagi yang belum kasih Rate 🌟🌟🌟🌟🌟 mohon bantuannya ya. 🙏🙏🙏


__ADS_2