Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 397. Dunia Tersembunyi III


__ADS_3

Meskipun Kitab Seribu Raga adalah kitab terlarang bagi Kuil Cahaya Buddha, namun bukan berarti para Kultivator yang lain tidak bisa mempelajarinya.


Hanya saja karena Kitab Seribu Raga harus menggunakan darah hewan buas, sehingga bagi para Biksu tidak bisa mempelajarinya.


" Kebetulan kakek memberikan dua tetes darah Banteng Emas, jadi aku akan memberikan satu tetes untukmu." Long Qianxue memberikan botol giok yang berisi satu tetes darah Banteng Emas kepada Shen Long, karena dia berfikir Kitab Seribu Raga akan lebih sempurna jika digabungkan dengan darah Banteng Emas.


" Terimakasih Qianxue." Shen Long terlihat senang, karena selama ini dia juga menginginkan tetesan darah Banteng Emas untuk perkembangannya.


" Mmmm." Long Qianxue mengangguk, mempelajari Kitab Seribu Raga.


Tidak hanya tetesan darah Banteng Emas, Long Qianxue juga memberikan sebuah Pil kepada Shen Long.


" Pil apa ini?" Tanya Shen Long, sambil menatap sebuah Pil di tangannya.


" Pil ini tanpa sengaja aku dapatkan di Paviliun Sumberdaya Klan Long. Kakek mengatakan bahwa itu adalah Pil Jiwa." Long Qianxue menjelaskan tentang Pil yang dia berikan kepada Shen Long.


Pil Jiwa adalah Pil yang sangat langka, meskipun tidak terlalu berfungsi untuk perkembangan.


Namun Pil Jiwa bisa berfungsi ketika seorang Kultivator dirasuki oleh seorang Kultivator yang memiliki kemampuan khusus untuk mencari inang pada orang lain.


" Aku pernah mendengar bahwa ratusan tahun yang lalu Feniks Bunga Persik memiliki kemampuan khusus untuk bersembunyi pada tubuh orang lain."


" Mungkin sekarang sangat sulit untuk menemukan seorang Kultivator yang memiliki kemampuan khusus seperti itu, karena kelemahannya ada pada Pil Jiwa itu." Long Qianxue menjelaskan tentang apa yang pernah dia pelajari dari beberapa kitab yang pernah dia baca.


" Feniks Bunga Persik?" Shen Long sedikit mengerutkan kening, karena dia pernah mendengar bahwa Feniks Bunga Persik yang merupakan kekasih Long Yutian pernah hidup ratusan tahun yang lalu.


Long Qianxue mengangguk, lalu menceritakan bahwa ratusan tahun yang lalu, Feniks Bunga Persik pernah memilih inang dari generasi tua anggota wanita Klan Long.


" Feniks Bunga Persik hanya bisa memilih inang seorang wanita, yaitu istri dari Patriak Klan Long generasi kedua. Ketika Patriak generasi kedua mengetahui bahwa Istrinya menjadi inang Feniks Bunga Persik, dia mengumpulkan para Tetua untuk mengusir Feniks Bunga Persik dari tubuh Istrinya."


Long Qianxue menceritakan sejarah Klan Long, dimana Patriak generasi kedua dan para Tetua berhasil menciptakan Pil Jiwa.

__ADS_1


Pada saat Istri Patriak generasi kedua Klan Long berhasil menyerap Pil Jiwa, dia berhasil menggunakan kekuatan Feniks Bunga Persik untuk meningkatkan kemampuannya.


" Lalu bagaimana dengan Feniks Bunga Persik itu sekarang? Apa dia masih hidup?" Tanya Shen Long.


" Kemungkinan dia masih hidup. Sejarah Klan Long mencatat bahwa Feniks Bunga Persik berasal dari Sekte Tirai Pedang dan memilih untuk hidup sebagai wanita suci."


" Alasan kenapa Feniks Bunga Persik keluar dari tubuh Istri Patriak generasi kedua, mereka juga tidak tau." Jawab Long Qianxue, karena catatan tersebut tidak membahas secara lengkap.


Setelah menjelaskan semua yang dia ketahui, Long Qianxue kembali mempelajari Kitab Seribu Raga.


" Meskipun Pil Jiwa ini tidak berfungsi untukku, tidak ada salahnya jika menyimpannya." Gumam Shen Long, lalu memasukkan Pil Jiwa ke sebuah botol giok dan menyimpannya di buntalan kain.


Setelah membaca Kitab Seribu Raga, Long Qianxue berpamitan kepada Shen Long, karena dia ingin mencari darah hewan buas yang cocok untuk mempelajari Kitab Seribu Raga.


Long Qianxue berfikir bahwa dengan mempelajari Kitab Seribu Raga, maka kemungkinan besar dia bisa mendapatkan akar spiritual Bumi dan akar spiritual Langit lebih mudah lagi.


Apalagi dengan tetesan darah Banteng Emas, sehingga peluangnya semakin besar.


Di sisi lain Shen Long terus mempelajari Kitab yang diberikan oleh roh penjaga sumur roh, karena di dalam meningkatkan Kultivasi, tidak bisa dianggap enteng.


Sambil menunggu proses penyerapan yang dilakukan Long Chieyu, Shen Long memilih untuk menyerap tetesan darah Banteng Emas.


Sedangkan Long Qianxue lebih memilih untuk mengumpulkan darah hewan buas, karena dia juga ingin mempelajari Kitab Seribu Raga.


Kini ketiganya sama-sama melakukan penyerapan masing-masing, hingga terdengar suara jeritan dari goa tersebut.


Long Chieyu yang sejak awal sudah menyerap Api Alkemis, tentu proses itu tidaklah mudah, sehingga hampir kehilangan kesadaran.


Long Qianxue juga merasakan hal yang sama, karena proses penyerapan darah hewan buas dan darah Banteng Emas sekaligus, membuat sekujur tubuhnya seperti ditusuk ribuan jarum.


Hanya Shen Long yang terlihat masih tenang, karena menyerap tetesan darah Banteng Emas tidak seperti penyiksaan ketika mempelajari Kitab Seribu Raga.

__ADS_1


*******


Satu minggu telah berlalu, kini Shen Long, Long Chieyu dan Long Qianxue sudah menyelesaikan proses penyerapan.


" Akhirnya proses penyiksaan itu sudah berakhir." Long Chieyu bernafas lega, karena sekarang dia sudah memiliki Api Alkemis.


" Ya... Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan. Tidak lama lagi kita akan berada di tempat yang sangat berbahaya, kita harus berlindung di sebuah bangunan di bagian utara, sebelum malam hari." Long Qianxue langsung bergegas keluar dari goa.


" Bangunan?" Shen Long sedikit mengerutkan kening.


" Ya... Di dunia tersembunyi Klan Long terdapat sebuah kota kecil yang dikelilingi tembok yang tinggi." Sambil melangkahkan kakinya, Long Qianxue menjelaskan bahwa kota kecil di dunia tersembunyi memang ada sejak dulu.


Meskipun tempat itu tidak memiliki penduduk, namun tujuan dari kota kecil adalah untuk menghindari serangan dari hewan buas yang memiliki jumlah yang sangat banyak.


" Ketika Api Alkemis sudah didapatkan, maka murid yang lain juga bisa masuk ke dunia kecil ini."


" Dengan kata lain, semua murid yang sudah mencapai Pendekar Raja bisa masuk. Hanya saja mereka tidak bisa masuk ke beberapa tempat." Long Chieyu ikut menimpal.


" Kenapa sebelumnya para Tetua tidak menceritakan hal ini?" Shen Long merasa heran, karena sebelumnya mereka hanya diutus 50 murid dari perguruan.


" Nanti Gege akan mengetahuinya sendiri." Jawab Long Qianxue, sambil melangkahkan kakinya.


Setelah melakukan perjalanan cukup lama, kini mereka telah sampai di sebuah tanah gersang berwarna hitam pekat.


Di tempat itu juga terdapat kabut hitam yang memiliki aura yang sangat kuat.


" Gege, kamu lihat diatas sana?" Tanya Long Qianxue, sambil menunjuk ke arah langit.


" Daratan melayang?" Shen Long sedikit kaget karena, di dunia tersembunyi Klan Long memiliki daratan yang bertingkat.


" Ya... Disanalah kota kecil itu. Juga tempat para murid yang lain muncul." Long Chieyu menjelaskan ketika Api Alkemis sudah diambil, maka daratan kedua akan terbuka.

__ADS_1


Dan jika akar spiritual bumi dan akar spiritual langit berhasil didapatkan, maka daratan ketiga juga akan terbuka.


" Kita harus melewati jalur lain, kabut hitam ini sangat berbahaya." Long Qianxue mengingatkan kepada mereka agar tidak mendekati kabut hitam.


__ADS_2