
Kini pandangan Ling Yi Hua menjadi kabur, karena dia tidak mampu melepaskan cengkraman tangan Shen Long yang begitu kuat.
Bahkan Ling Yi Hua merasakan bahwa dirinya tidak lama lagi akan bertemu dengan Raja Yama, karena cengkraman Shen Long membuatnya tidak bisa bernafas.
Setelah beberapa saat, kini Ling Yi Hua benar-benar sudah kehilangan nyawa, karena Shen Long benar-benar menyiksanya.
" Pemuda itu benar-benar menakutkan." Para Jenderal yang menyaksikan kejadian tersebut merasa ngeri karena Shen Long seperti tidak ada beban saat membunuh mereka.
Di sisi lain keempat Hewan Kontrak terus memburu dan membunuh prajurit Kerajaan Ling yang tersisa.
Tanpa bantuan Shen Long, kini keempat Hewan Kontrak berhasil membunuh semua prajurit yang tersisa, lalu kembali ke arah Shen Long.
" Terimakasih kakak." Ucap Shen Long, sambil menaruh tubuh mungil Naga Emas di bahunya.
Shen Long juga kembali memasukkan keempat Hewan Kontrak milik Istrinya, lalu berjalan mendekati para prajurit yang masih berada di tempat itu.
" Tu... Tuan Pendekar." Para Jenderal dan prajurit langsung berlutut di hadapan Shen Long.
Bahkan para Jenderal Besar tidak ada yang berani menatap wajah Shen Long, karena melihat kengerian dari apa yang dilakukan oleh pemuda itu sebelumnya.
" Mmmm... Bersihkan tempat ini! Jika ada pihak Istana Kekaisaran Wei yang bertanya, katakan kepada mereka bahwa akulah pelakunya. Shen Long, SANG PENDEKAR NAGA." Bersamaan dengan ucapannya, Shen Long langsung menghilang dari pandangan.
*******
Satu minggu telah berlalu setelah penyerangan terhadap Kerajaan Ling, kini pihak Istana Kekaisaran Wei melakukan rapat tertutup mengenai kehancuran Kerajaan Ling.
" Yang Mulia Kaisar, kami sudah menangkap semua Jenderal dan prajurit yang berkhianat terhadap Kerajaan Ling." Ucap salah satu Jenderal Besar Kekaisaran Wei, sambil menundukkan kepala.
" Bagus! Sekarang kita hanya mencari pelaku utamanya, yaitu Shen Long." Wei Yanqi terlihat geram karena Shen Long seakan tidak memandang dirinya sebagai Kaisar.
Sesaat kemudian terlihat satu sosok pria sepuh yang baru saja keluar dari latihan tertutup.
__ADS_1
Sosok itu tidak lain adalah Wei Wujin yang merupakan Kaisar sebelumnya dan telah memberikan Mahkotanya kepada Wei Yanqi putra pertama.
Tatapan pria sepuh itu sama sekali tidak ramah, karena kebijakan putranya bisa menghancurkan Kekaisaran Wei yang telah didirikan sejak ribuan tahun.
" Salam Yang Mulia." Para petinggi Istana, menyambut kedatangan pria sepuh tersebut, meskipun dia tidak lagi sebagai seorang Kaisar.
" Ayah... Kenapa kamu keluar dari latihan tertutup?" Tanya Wei Yanqi yang merasa heran karena Wei Wujin keluar sebelum menerobos Pendekar Suci tingkat 9.
Tanpa menjawab apapun, Wei Wujin memberi isyarat kepada para petinggi Istana Kekaisaran Wei untuk meninggalkan ruangan tersebut.
Mendapatkan isyarat tersebut, para petinggi Istana Kekaisaran Wei satu-persatu meninggalkan ruangan tersebut dan hanya menyisakan Wei Wujin dan Wei Yanqi.
" Aku terpaksa harus keluar dari latihan tertutup, karena ada sesuatu yang mendesak." Wei Wujin berkata dengan dingin karena putranya memang tidak bisa diharapkan.
" Hal mendesak? Ayah, sebenarnya apa yang terjadi?" Wei Yanqi merasa heran karena, tiba-tiba ayahnya berubah drastis.
" Kamu telah melakukan kesalahan besar. Pemuda yang bernama Shen Long itu bukan tandingan kita. Sekalipun kita memiliki puluhan Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 9."
Mendengar ucapan tersebut, wajah Wei Yanqi langsung pucat saat mengingat kedua pengawal yang mereka selidiki mati hanya dalam satu kali tusukan.
" Ayah... Apa yang harus kita lakukan?" Wei Yanqi terlihat panik, karena tidak menutup kemungkinan bahwa Shen Long akan datang ke Istana Kekaisaran Wei.
" Seharusnya kamu bersikap bijaksana, karena keputusan ada di tanganmu." Ucap Wei Wujin, lalu meninggalkan ruangan tersebut menuju ke tempat latihan tertutup.
Kini Wei Yanqi kembali memanggil para petinggi Istana Kekaisaran Wei, untuk membahas tentang Kerajaan Ling yang telah dihancurkan.
" Jenderal... Bebaskan para tawanan itu, dan kembalikan mereka ke Kerajaan Ling." Wei Yanqi langsung memberi perintah kepada bawahannya.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Meskipun merasa heran, Jenderal itupun menjalankan tugasnya, lalu meninggalkan ruangan tersebut untuk membebaskan para prajurit dari Kerajaan Ling.
Di ruangan tersebut kini mereka berdiskusi untuk mencari solusi agar Shen Long tidak muncul di Istana Kekaisaran Wei.
__ADS_1
Tentu sebelumnya Wei Yanqi menjelaskan tentang Shen Long yang bisa membunuh seorang Pendekar Suci tingkat 9 hanya dengan satu kali serangan.
Para petinggi Istana juga mengangguk setuju, jika seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 9 saja bisa dikalahkan dengan mudah, maka pelakunya memiliki kekuatan besar.
" Yang Mulia Kaisar, aku mendengar bahwa Shen Long memiliki hubungan keluarga dengan Hao Tian dari Klan Hao. Jika kita mengangkat Hao Tian menjadi Raja di Kerajaan Ling, mungkin pemuda itu tidak menyerang Istana ini." Penasehat Agung memberi usul agar pihak Kekaisaran Wei bisa mengangkat Raja Hao Tian untuk meredam kemarahan Shen Long.
" Itu cukup masuk akal. Sekarang kita umumkan bahwa Hao Tian akan menjadi Raja di Kerajaan Ling. Dengan demikian, masalah bisa diselesaikan." Wei Yanqi merasa bahwa itu adalah keputusan yang bijak.
Wei Yanqi juga meminta kepada para petinggi Istana Kekaisaran Wei untuk memberikan hadiah kepada Raja yang baru nantinya.
*******
( Kediaman Keluarga Klan Yang )
Kini Yang Gaozhi, Yang Gang dan para Tetua Klan Yang terlihat panik karena mereka juga telah mendengar kabar bahwa Kerajaan Ling sudah dihancurkan oleh Shen Long.
Anggota Klan Yang yang baru saja keluar dari penderitaan yang membuat mereka selama lima hari kulit mereka melepuh akibat gatal yang tidak bisa disembuhkan.
Bahkan para anak-anak yang tidak sanggup merasakan gatal di sekujur tubuh mereka, kini banyak yang mati.
Keadaan Klan Yang kini semakin terpuruk, karena terus mengalami kemalangan demi kemalangan.
" Patriak... Apa yang harus kita lakukan? Sepertinya pemuda itu tidak lama lagi akan datang kesini." Salah satu Tetua Klan Yang memasang wajah serius, karena Shen Long tidak bisa dianggap remeh.
Keputusasaan selalu datang menghampiri anggota Klan Yang, membuat mereka semakin frustasi.
Bahkan para Tetua Klan Yang ingin sekali mencabik-cabik wajah Patriak mereka sendiri karena ulah Yang Gaozhi dan Yang Gang membuat anggota Klan Yang terkena imbas kemarahan dari Shen Long.
Meskipun demikian, para Tetua Klan Yang tidak berani berkata apapun, karena semuanya sudah terlambat.
" Tidak ada yang perlu dilakukan. Kita harus melakukan perlawanan hingga tetesan darah terakhir." Yang Gaozhi yang terlihat frustasi, kini tidak ada lagi semangat dalam hidupnya.
__ADS_1
Begitupun dengan Yang Gang, kini seperti hidup tanpa tujuan, karena semua putranya telah mati. Bahkan Istrinya juga mati akibat racun dari Kumbang Api.