Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 547. Persahabatan?


__ADS_3

Sementara itu beberapa utusan Kerajaan Xing yang bertugas, langsung mengambil tempat untuk mematahkan Array yang melindungi gunung di depan mereka.


" Senior... Aku ingin bertanya, mengapa anggota Klan dan Sekte yang lain diizinkan menjelajahi gunung ini? Bukankah tempat ini merupakan wilayah Sekte Naga Langit." Tanya Shen Long, saat para utusan ingin membuka Array pelindung.


Mendapatkan pertanyaan dari Shen Long, para utusan yang ditugaskan menghentikan aksinya, saling berpandangan.


" Anak muda... Kamu jangan salah faham. Kami datang kesini untuk memenuhi undangan dari Kerajaan Xing." Salah satu Tetua langsung menyela, karena bagaimanapun mereka harus membutuhkan Sumberdaya demi perkembangan Sekte mereka.


" Jika begitu, kenapa sebelumnya pihak Istana memberikan wilayah ini kepada kami? Bukankah itu artinya Yang Mulia Raja menarik kembali ucapannya sendiri?" Shen Long tidak ingin tinggal diam, karena seorang raja pasti memiliki wibawa, dimana ucapannya tidak bisa ditarik kembali.


Mendengar ucapan tersebut, para utusan Kerajaan Xing saling berpandangan, karena sangat sulit bagi mereka untuk menjelaskan kepada Sekte Naga Langit.


" Anak muda... Sebenarnya pihak Istana Kerajaan Xing tidak pernah mengundang para Kultivator datang kesini."


" Namun karena beberapa Sekte ingin menjalin persahabatan kepada Sekte Naga Langit, maka mereka juga ikut membantu menelusuri gunung ini." Salah satu utusan berusaha untuk menjelaskan kepada Shen Long beserta anggota Sekte Naga Langit.


" PERSAHABATAN?" Shen Long mengerutkan kening, karena untuk menjalin persahabatan bukan harus mengambil hak milik Sekte Naga Langit.


Bahkan jika beberapa sekte ingin menjalin kerjasama, maka seharusnya merekalah yang memberikan hadiah kepada Sekte Naga Langit. Bukan mengambil alih Sumberdaya yang seharusnya menjadi milik Sekte Naga Langit.


" Para Tetua semuanya.... Jika kalian ingin menjalin persahabatan kepada Sekte Naga Langit. Aku sebagai perwakilan murid Sekte Naga Langit mengucapkan terimakasih."


" Namun demi menjalin persahabatan, maka tidak baik jika kami saja mengundang kalian. Alangkah baiknya jika para Tetua semuanya mengundang para murid dari Sekte Naga Langit untuk bertamu ke Sekte atau Klan kalian." Shen Long mulai menjalankan rencananya, namun tetap menyembunyikan statusnya sebagai Guru Suci Sekte Naga Langit.


Mendengar perkataan dari Shen Long, para Tetua yang hadir di tempat itu membuka mulutnya lebar-lebar karena, Shen Long memiliki keberanian untuk menyampaikan tujuannya.


" Siapa pemuda ini sebenarnya? Mengapa dia berani mewakili Sekte Naga Langit?" Pikir para Tetua.


" Benar apa yang dikatakan muridku. Untuk menjalin persahabatan, seharusnya perwakilan dari setiap Sekte harus berunding terlebih dulu."

__ADS_1


" Saya sebagai Tetua Agung Sekte Naga Langit, telah membuka gunung ini sebagai bentuk apresiasi untuk menjalin persahabatan. Jadi kiranya Sekte atau Klan yang lain juga mengundang Sekte Naga Langit untuk mempererat persahabatan kita." Tetua Agung yang awalnya masih berdiam diri, kini ikut mengeluarkan pendapat, namun masih menyembunyikan status Shen Long.


Patriak dan para Tetua Sekte Naga Langit tidak ingin mengekspos Shen Long yang merupakan kartu Truf mereka, karena sangat berbahaya bagi Shen Long.


Karena itulah Tetua Agung memanggil Shen Long sebagai muridnya, agar tidak menjadi pusat perhatian.


Tentu Tetua Agung memiliki keberanian untuk berbicara, karena Shen Long memiliki Lencana khusus dari pangeran pertama.


" Jika begitu, dengan segala hormat, aku meminta kepada senior yang merupakan utusan Kerajaan Xing untuk mengatur jadwal undangan dari Sekte atau Klan yang hadir di tempat ini." Ucap Shen Long, sambil menatap ke arah utusan yang berdiri di atas mimbar.


Mendengar perkataan dari Shen Long, Tetua Sekte Seribu Pedang dan para Tetua lainnya memasang wajah jelek karena mereka seakan dijebak oleh rencana mereka sendiri.


Jika Sekte atau Klan yang hadir di tempat itu menolak, tidak menutup kemungkinan bahwa utusan Kerajaan Xing meminta kepada mereka untuk kembali ke tempat masing-masing.


Jika itu terjadi, maka pulang dengan tangan kosong merupakan hal yang sangat memalukan.


Di sisi lain, para utusan Kerajaan Xing kembali berdiskusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.


Tidak lama kemudian, para utusan telah menyelesaikan diskusi, dimana salah satu dari mereka langsung kembali berdiri di atas mimbar.


" Kami sebagai perwakilan dari Kerajaan Xing memutuskan agar semua pihak yang hadir di tempat ini menyuguhkan sesuatu yang terbaik bagi Sekte Naga Langit."


" Dengan demikian persahabatan antara Sekte bisa terjalin dengan baik. Jadi kami minta kepada para Tetua untuk mengatur jadwal undangan kepada Sekte Naga Langit agar bisa berpartisipasi." Ucap utusan itu, sambil menatap ke arah para Tetua yang hadir.


Mendengar ucapan tersebut, para Tetua yang hadir, memasang wajah memerah padam karena berada di posisi yang sulit.


Jika mereka menolak, maka mereka akan diusir dari tempat itu oleh utusan Kerajaan Xing.


" Kenapa bisa seperti ini?" Para Tetua mengumpat dalam hati, sambil menatap ke arah Shen Long yang menyebabkan mereka berada di posisi sulit.

__ADS_1


Untuk mengatasi situasi tersebut, para Tetua meminta izin untuk berdiskusi kepada para petinggi Sekte masing-masing melalui Giok Jiwa.


Membutuhkan waktu yang cukup lama, kini para Tetua kembali berkumpul, untuk menyampaikan keputusan dari para petinggi Sekte atau Klan masing-masing.


Meskipun semua sekte seakan tidak rela jika tempat berharga bagi mereka harus berbagi kepada Sekte Naga Langit, namun karena tidak memiliki pilihan lain, mereka harus mengundang Sekte Naga Langit.


" Kami sebagai petinggi Sekte Seribu Pedang bersedia untuk menjalin persahabatan kepada Sekte Naga Langit."


" Namun sebelum itu, ada baiknya dimulai dari sekte kecil, mengingat Sekte Naga Langit baru saja didirikan." Ucap Tetua Sekte Seribu Pedang, karena mereka memiliki rencana lain.


Sekte Seribu Pedang berkata demikian, karena dapat dipastikan sekte lainnya akan menaruh dendam kepada Shen Long.


Dengan kata lain, anggota Sekte lainnya akan mencari cara untuk membunuh Shen Long. Jika Shen Long terbunuh, maka Sekte Seribu Pedang hanya memetik hasil, tanpa harus turun tangan.


" Baiklah. Kami sebagai petugas dari Kerajaan Xing akan menunggu undangan dari kalian. Karena kami sudah dilibatkan dalam masalah ini, maka pihak Istana harus ikut serta sampai akhir." Ucap utusan itu, karena tidak menutup kemungkinan sekte lainnya akan melakukan kecurangan.


Saat semuanya sudah setuju dengan kesepakatan tersebut, meskipun dalam keadaan terpaksa, para utusan kembali melanjutkan tugas mereka untuk membuka Array pelindung dengan Plakat khusus yang mereka miliki.


Buussshh!


Saat para utusan mengarahkan Plakat masing-masing, sesaat sebuah pintu berbentuk cincin raksasa muncul di hadapan mereka.


" Array ini sudah terbuka. Sekarang gunakan waktu sebaik mungkin untuk mencari sesuatu yang berharga." Salah satu utusan memberi instruksi.


Satu-persatu para murid yang lain mulai mendekati pintu dimensi, membuat murid Sekte Naga Langit mulai terdesak.


*******


__ADS_1


Ilustrasi Shen Long, Xiao Aiqing, Yan Roulie, Cang Liyuan, Guang Louzhy ( Jun Meiyin + Long Chieyu + ..... ) dan Ming Yueliang.


Sebenarnya sudah dijelaskan pada bab sebelumnya, mengenai ilustrasi ketika remaja hingga perubahan penampilan ketika dewasa, jadi saya kira tidak perlu lagi upload ilustrasi satu-persatu. 🙏


__ADS_2