Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 311. Banteng Emas


__ADS_3

Tanpa mengalami kendala apapun, Lei Fan berhasil membawa rombongan menuju ke sebuah lembah tempat tumbuhnya berbagai Sumberdaya yang berada di depan mereka.


Tentu banyak hewan buas tidak berani mendekati wilayah hutan kabut hitam, karena disamping mengganggu mental mereka, juga bisa menyebabkan kematian.


Namun masih ada beberapa hewan buas yang mampu bertahan hidup di hutan kabut hitam, yang kekuatanya diatas rata-rata.


" Lei Fan... Bagaimana kamu mengetahui tempat ini banyak menyimpan Sumberdaya?" Shen Long terlihat penasaran karena pemuda itu bisa mengetahui tempat yang tidak pernah dikunjungi oleh para Kultivator yang lain.


" Waktu kakekku menemukan tongkat ini, dia tidak sengaja menemukan sebuah kitab."


" Kakek mengatakan bahwa tempat Sumberdaya ini dijaga oleh seekor Banteng Emas" Lei Fan mengingatkan kepada mereka untuk berhati-hati.


Menurut cerita kakeknya, dia pernah masuk ke dalam hutan kabut hitam, dengan menggunakan tongkat yang ada di tangan Lei Fan sekarang.


Namun kakek Lei Fan dan kelompoknya hanya bisa mengambil Sumberdaya dalam jumlah sedikit, karena Banteng Emas sangat kuat membuat beberapa rekannya harus kehilangan nyawa.


Oleh karena itu kakek Lei Fan memilih untuk melarikan diri dan tidak berani lagi mengambil Sumberdaya di rawa tersebut.


' Shen Long... Banteng Emas adalah hewan paling langka dan berharga. Satu tetes darahnya bisa menambah kekuatan seorang Kultivator hingga satu juta Pons. Sangat cocok untuk mempelajari Kitab Seribu Raga.' Guang Louzhy mengirim pesan jiwa kepada Shen Long.


' Satu tetes darahnya saja bisa seperti itu? Berapa banyak darah Banteng Emas?' Shen Long membayangkan jika semua darah Banteng Emas diambil, maka kemampuannya semakin meningkat.


Guang Louzhy langsung menepis tanggapan Shen Long, karena darah Banteng Emas yang berwarna keemasan saja yang bisa digunakan.


Sedangkan darah yang berwarna merah, hanya memiliki efek sedikit, dan tidak bisa digunakan.


" Untuk setiap darah Banteng Emas, hanya ada satu tetes hingga lima tetes saja yang berwarna keemasan. Tergantung dari kekuatan Banteng Emas itu sendiri."


" Sayangnya Banteng Emas tinggal di daratan Sangay, jadi kemampuannya akan berkurang." Guang Louzhy tidak menyangka bahwa Banteng Emas ada di daratan Sangay.


Meskipun Shen Long bisa menyerap tetesan darah Banteng Emas, namun tidak berarti jika sudah berada di daratan Tibet.


Goom! Goom! Goom!


Saat rombongan Shen Long ingin mengambil Sumberdaya tersebut, kini terlihat seekor banteng berbulu emas yang berdiri layaknya manusia.


" Jadi ini wujud dari Banteng Emas?" Gumam Shen Long, sambil meningkatkan kewaspadaan.


Niu Meily, Lei Fan dan rekannya juga langsung menjauhkan diri dari Banteng Emas, yang memiliki ukuran besar.


" Saudara Long." Teriak Niu Meily dan yang lain, karena Shen Long tidak pergi dari tempat tersebut.


Mereka sangat khawatir jika Shen Long berhadapan dengan Banteng Emas yang memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat.


" Pergilah dari sini, sebelum aku membunuh kalian." Banteng Emas menatap tajam ke arah Shen Long, meskipun dia merasa tertekan oleh garis darah yang dimiliki Shen Long.

__ADS_1


" Kebetulan sekali. Aku ingin menguji kemampuan baruku." Ucap Shen Long, sambil mengeluarkan Pedang Kesunyian.


" Kamu terlalu percaya diri manusia. Aku sudah sering bertarung sebelum kamu lahir." Banteng Emas seringai lebar, lalu melompat ke arah Shen Long dengan menggunakan serangan tinju.


Shen Long juga tidak tinggal diam, langsung mengayunkan pedangnya untuk melakukan serangan tebasan.


Bboooom! Bboooom! Bboooom!


Benturan tangan Shen Long yang menggenggam pedangnya, berhasil ditangkis oleh Banteng Emas hingga menciptakan gelombang kejut menyebar ke berbagai arah.


" Pantas saja kamu sombong manusia. Ternyata kamu memiliki Raga Kaisar Naga, jantung Prajurit Iblis, dan darah Kera Salju. Sungguh raga yang langka."


" Tapi itu belum cukup untuk mengalahkanku." Ucap Banteng Emas sambil menekan pergerakan Shen Long.


" Kita buktikan saja." Ucap Shen Long yang terus mengayunkan pedangnya untuk melawan Banteng Emas.


Di sisi lain Lei Fan dan rekannya terlihat serius saat menyaksikan pertarungan antara Shen Long dan Banteng Emas.


" Kekuatan apa yang dimiliki Shen Long? Apakah Shen Long sudah mencapai Pendekar Suci?" Tanya salah satu dari mereka seakan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


Tentu Lei Fan dan rekannya masih menganggap bahwa Shen Long hanya mencapai Pendekar Petapa, karena Shen Long menyamarkan tingkat Kultivasinya.


Hanya Niu Meily yang mengetahui bahwa Shen Long sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 3, namun kemampuannya empat tingkat diatasnya.


Namun tidak ada dari kedua belah pihak yang menandakan akan kalah, meskipun Shen Long belum melakukan perubahan wujud.


" Bocah ini tidak bisa dianggap remeh." Banteng Emas terlihat serius karena Shen Long mampu mengimbangi kekuatanya.


Sesaat Banteng Emas seringai lebar, karena dia berharap agar Shen Long kehabisan Qi jika melakukan pertarungan cukup lama.


Pertarungan itupun terus berjalan, hingga Banteng Emas mulai kewalahan, karena sudah banyak mengeluarkan Qi.


" Sialan... Pemuda ini masih banyak menyimpan Qi. Tidak salah lagi, pemuda ini menggunakan teknik Qi Sejati." Dari raut wajah Banteng Emas memasang wajah jelek karena meremehkan Qi yang dimiliki Shen Long.


Zzzrrrttt! Zzzrrrttt! Zzzrrrttt!


Pedang Kesunyian di tangan Shen Long, kini diselimuti Petir Naga Surgawi, membuat Banteng Emas terlihat serius.


" Tarian Seribu Pedang Naga Suci."


Wuush!


Shen Long melesat cepat ke arah Banteng Emas dengan kecepatan tinggi, sambil memainkan pedangnya hingga terlihat seperti ribuan pedang.


Traaang! Traaang! Traaang!

__ADS_1


Dengan kecepatan seni pedang yang dimainkan oleh Shen Long, membuat pertahanan Banteng Emas pecah.


Craaash!


Sebuah tebasan bersarang di bagian perut Banteng Emas.


RROAR!


Banteng Emas meraung keras karena sayatan pada bagian perutnya cukup dalam.


Wuush!


Shen Long melompat ke arah wajah Banteng Emas yang memiliki ukuran besar, sambil memainkan pedangnya.


Bboooom!


Banteng Emas tidak tinggal diam langsung menyilangkan kedua tangannya untuk menangkis tebasan dari Shen Long.


"Tebasan Naga Penghancur."


Wuush!


Ggooooaaarr!


Shen Long yang masih melayang di udara, langsung membelah ruang kosong hingga menciptakan bola Petir diikuti sosok Naga Emas mengarah ke Banteng Emas.


Bboooom!


Bboooom!


Bola Petir dan Naga Emas bersarang di kedua tangan Banteng Emas yang berada di depan wajahnya, hingga menciptakan gelombang kejut yang menyebar ke berbagai arah.


Wuush!


Saat Banteng Emas kehilangan keseimbangan, Shen Long tidak melewatkan kesempatan tersebut, lalu melesat terbang ke arah wajah Banteng Emas.


Tuuusk! Tuuusk!


Tusukan demi tusukan ke kedua mata Banteng Emas, hingga membuatnya buta.


RROAR! RROAR! RROAR!


Raungan keras dari Banteng Emas mengayunkan kedua tangannya ke berbagai arah, karena kedua matanya tidak bisa digunakan lagi.


Shen Long yang melihat kejadian itu, lebih memilih untuk menjauhkan diri, karena Banteng Emas sedang mengamuk.

__ADS_1


__ADS_2