Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 380. Pembagian Kelompok


__ADS_3

Para Tetua sedikit kesal karena sudah satu minggu mereka hanya menunggu satu orang saja.


" Kakak, apa yang terjadi denganmu?" Long Chieyu tidak kalah panik karena seharusnya Long Yutian sudah kembali.


Di sisi lain para Tetua tidak bisa menutup kembali hutan itu, jika masih ada orang yang masih berada di dalamnya.


Setelah menunggu waktu yang cukup lama, kini Shen Long muncul dari dalam hutan, dengan senyuman puas dari wajahnya.


" Kakak." Long Chieyu yang melihat kedatangan Long Yutian, langsung berlari dan memeluk tubuh Shen Long.


" Chieyu, apa yang terjadi denganmu?" Shen Long merasa heran karena gadis itu tiba-tiba memeluknya dengan erat, membuatnya kesulitan bernapas.


" Maaf." Long Chieyu memasang wajah memerah, karena tanpa sadar tingkahnya mengundang perhatian dari para Tetua dan Long Wujin.


Di sisi lain para Tetua yang menyaksikan adegan tersebut, langsung berpendapat bahwa keduanya memiliki hubungan khusus, meskipun Long Yutian berpenampilan seperti pelayan.


Begitupun dengan Long Wujin, langsung memperkenalkan diri bahwa dia adalah cucu Tetua Tapak Naga.


" Yutian, syukurlah kamu baik-baik saja." Long Wujin menepuk bahu Shen Long, lalu melirik ke arah Long Chieyu yang tidak beranjak dari depan Shen Long.


Tentu Long Wujin sedikit curiga bahwa Long Chieyu tertarik kepada Long Yutian, meskipun dia sudah mengetahui bahwa Long Yutian pernah menjadi suami Long Yunuan.


" Sekarang kita pergi ke Aula Lembah Naga." Salah satu Tetua langsung membawa mereka masuk ke dalam pintu gerbang Klan Long.


Sementara salah satu Tetua yang lain langsung memeriksa keadaan hutan dari atas udara, sehingga dia merasa ada yang ganjil.


" Tidak ada yang tersisa?" Tetua itupun menggelengkan kepala karena semua harta yang mereka letakkan di hutan benar-benar habis.


" Senior... Sepertinya generasi muda kali ini ada pencuri ulung yang mewarisi kebiasaanmu." Tetua itu teringat salah satu Tetua senior yang memiliki kebiasaan mencuri.

__ADS_1


Bahkan Tetua itu selalu dipanggil 'Bocah' oleh Tetua senior yang dia maksud, meskipun dia sendiri sudah sepuh.


Tanpa membuang waktu, Tetua itupun menutup kembali hutan tersebut dengan Array khusus, lalu kembali ke pintu gerbang Klan Long.


Tetua itupun menceritakan tentang apa yang dia temukan di hutan, membuat para Tetua yang lain memasang wajah serius.


" Total harta yang kita letakkan di hutan itu melebihi hadiah juara pertama. Siapa generasi muda yang bisa mematahkan Array Ilusi dan mampu membunuh Hewan Roh tingkat 3 yang kita letakkan disana?" Salah satu Tetua mengerutkan kening, karena baru pertama kali Harta di hutan tersebut tidak tersisa.


Di sisi lain, salah satu Tetua yang pernah mengawasi Shen Long, kini kecurigaannya tertuju pada pemuda yang berpakaian pelayan.


' Pemuda itu tidak biasa. Aku harus mencari guru yang cocok untuknya. Sepertinya wanita monster itu sangat cocok menjadi gurunya.' Pikir Tetua yang pernah mengawasi Shen Long ketika sedang bertarung melawan Serigala.


Para Tetua itupun satu-persatu melesat ke arah Aula Lembah Naga untuk mencari kandidat yang memenuhi persyaratan sebagai murid mereka.


Keluarga utama Klan Long memang sangat banyak, sehingga mereka mendirikan lima perguruan.


Meskipun Klan Long terlihat baik-baik saja, namun sebenarnya masalah internal tidak pernah terselesaikan selama 200 tahun lamanya.


Tentu itu terjadi karena Klan Long ada beberapa petinggi yang tidak murni dari keluarga Klan Long, karena sebuah pernikahan dengan orang luar.


Tentu yang bisa menjadi anggota keluarga Klan Long bukanlah orang biasa, karena sudah pasti berasal dari jenius pada generasinya.


Itulah kekurangan dan kelebihan bagi anggota Klan Long, karena masih terbuka terhadap orang luar, karena beberapa dari mereka memiliki niat terselubung.


Pada awalnya orang luar itu seperti yang dialami Long Yutian, dididik dan dibesarkan oleh anggota Klan Long dimana mereka diutus oleh Klan asal mereka dari sejak kecil untuk menghancurkan Klan Long dari dalam.


Dari lima perguruan itu sendiri memiliki wilayah tersendiri, yaitu Perguruan Naga Kabut tinggal di Gunung Kabut, Perguruan Naga Hitam tinggal di Lembah Hitam, Perguruan Naga Biru tinggal di Gunung Biru, Perguruan Naga Merah tinggal di Gunung Merah dan Naga Tunggal tinggal di Gunung Tunggal.


*******

__ADS_1


Di Aula Lembah Naga, kini semua generasi muda berkumpul untuk dipilih oleh para Tetua dan diangkat menjadi murid dari perguruan masing-masing.


Bagi para Tetua yang tinggal di Aula Lembah Naga memiliki sifat netral, dan hanya bertugas untuk menguji generasi muda sebelum diangkat menjadi murid perguruan.


" Bagi yang juara pertama hingga seratus, silahkan maju kedepan." Salah satu Tetua memberi perintah kepada generasi muda yang menjadi juara.


Kini seratus sosok berdiri di atas panggung, dimana mereka langsung dibagi menjadi lima kelompok, masing-masing 20 orang ke setiap perguruan.


" Bagi yang memiliki Plakat, silahkan maju kedepan." setelah pembagian selesai, salah satu Tetua meminta kepada generasi muda agar bisa menerima kekuatan darah Dewa Naga.


Satu-persatu generasi muda yang memiliki Plakat, langsung maju ke depan dimana lima Tetua dari perguruan langsung membawa mereka ke tempat lain.


" Untuk yang tersisa, kalian harus menyentuh bola kristal ini agar bisa mengetahui kemampuan khusus kalian." Ucap Tetua yang bertugas, sambil menunjuk ke arah bola kristal yang berada di atas panggung.


Satu-persatu generasi muda maju ke depan untuk menguji kemampuan khusus dengan menyalurkan Qi pada bola kristal.


Dari pengamatan Shen Long, para generasi muda ada yang mengeluarkan cahaya berwarna hitam, biru, merah, hijau dan putih.


Dari setiap warna yang dikeluarkan, ada beberapa sosok yang mengeluarkan cahaya yang sangat kuat, hingga membentuk bayangan naga.


" Sesuai dengan warna aura kalian, aura hitam masuk ke Perguruan Naga Hitam, aura hijau masuk ke Perguruan Naga Kabut, aura biru masuk ke Perguruan Naga Biru, aura merah masuk ke Perguruan Naga Merah dan aura putih masuk ke Perguruan Naga Tunggal." Ucap salah satu Tetua, dimana para generasi muda langsung membentuk kelompok sesuai warna aura.


Di sisi lain Shen Long sedikit mengerutkan kening, karena tentu auranya sangat berbeda dari yang lain yang tentu miliknya memiliki aura berwarna keemasan.


' Istriku, apa yang harus aku lakukan?' Shen Long mengirim pesan jiwa kepada Guang Louzhy.


' Kamu bisa menggunakan aura milik Jun Mei Yin, karena dia memiliki aura berwarna putih. Tapi jangan sampai ada kesalahan.' Guang Louzhy mengirim pesan jiwa kepada Shen Long.


Untuk sementara waktu Jun Mei Yin menyalurkan Qi pada telapak tangan Shen Long, sedangkan Shen Long harus menutup keberadaan mereka.

__ADS_1


Dengan sebuah anggukan, Shen Long langsung maju ke atas panggung, lalu meletakkan tangannya pada bola kristal yang disediakan.


Bola kristal itupun mengeluarkan cahaya putih, meskipun hanya samar-samar.


__ADS_2