Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 218. Mengambil Misi Bersama Lan Nalan


__ADS_3

[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]


*******


( Wilayah Sekte Bunga Sakura )


Xiao Ai Qing yang selalu mengawasi arah pintu gerbang Sekte Bunga Sakura, kini terlihat kesal karena orang yang dia incar belum pernah muncul.


Terlebih untuk Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie, dimana mereka tidak pernah lagi keluar dari Sekte Bunga Sakura.


" Sialan... Kenapa suami mereka berdua belum pernah muncul kesini? Jika seperti ini terus, akulah yang menderita." Xiao Ai Qing terlihat geram karena suami dari Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie tidak pernah berkunjung ke Sekte Bunga Sakura.


Terlebih untuk kakeknya yang sudah kembali ke Benua Timur, tentu Xiao Ai Qing sangat kesepian.


" Apa aku harus pergi ke Benua Timur untuk mencari kakek? Tapi aku juga tidak tau tempatnya." Xiao Ai Qing menyesali perbuatannya yang menolak tawaran kakeknya untuk kembali ke Benua Timur, karena dia hanya fokus untuk mencari suami Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.


Sesaat Xiao Ai Qing teringat akan kalung yang pernah dia berikan kepada Shen Long agar bisa kembali ke Benua Timur.


" Apa aku harus mencari keberadaan Long'gege? Sepertinya wanita sebelumnya bukan istri Long'gege." Xiao Ai Qing berasumsi bahwa Shen Long bukan suami dari Guang Yunyi, karena penantiannya selama satu tahun di wilayah Sekte Bunga Sakura, pemuda itu tidak pernah muncul lagi.


Dengan wajah masam, Xiao Ai Qing meninggalkan wilayah Sekte Bunga Sakura untuk mencari Shen Long dan berniat membawanya ke arah barat daratan tibet.


Xiao Ai Qing tidak peduli lagi dengan suami Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie, karena mereka tidak pernah muncul.


" Sebaiknya aku harus mencari kehidupan baru. Lagi pula kakek telah menyetujui Long'gege sebagai kekasihku." Xiao Ai Qing menghela nafas berat karena tidak tau kemana harus mencari keberadaan Shen Long.


*******


( Akademi Pagoda Suci )


Shen Long yang berjaga di Faksi Pendekar Naga, kini berusaha untuk tetap sabar demi mendapatkan pemilik Racun Api.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, terdengar suara derap langkah kaki sedang menuju ke arah meja Shen Long.


Sesaat Shen Long mendongakkan kepala ke arah mereka dimana terlihat satu sosok wanita menggunakan pakaian layaknya seorang putri dan dua sosok pria yang merupakan Tetua Akademi Pagoda Suci.


" Oh... Jadi pemuda ini yang bernama Guang Louzhy?" Ucap Lan Nalan sambil menatap ke arah Shen Long ' Pemuda ini benar-benar sangat sempurna. Pantas saja Jun Mei Yin tergila-gila kepadanya.' Lan Nalan yang sudah mendengar bahwa Guang Louzhy atau Shen Long telah menjadi Kultivator bergelar yang menduduki posisi pertama.


" Benar tuan putri... Dia adalah junior Louzhy." Ucap salah satu Tetua.


Sesaat Lan Nalan mengangguk, lalu melambaikan tangannya memberi isyarat kepada kedua Tetua agar meninggalkan tempat tersebut.


" Junior Louzhy, dia adalah tuan putri Lan Nalan. Selir dari Raja Qing Ziliong." Ucap salah satu Tetua, lalu meninggalkan tempat tersebut.


" Salam tuan putri." Shen Long mengepal kedua tangannya sebagai sikap hormat.


" Mmmm." Lan Nalan mengangguk sambil menatap ke arah Shen Long dengan rasa ketertarikan.


' Pemuda ini sangat tampan, menyamai Jun Yun. Jika saja aku tidak berjanji kepada Jun Mei Yin, mungkin aku yang akan mendapatkannya.' Lan Nalan membatin sambil mengigit bibirnya sendiri.


Melihat tingkah Lan Nalan, Shen Long sedikit mengerutkan kening karena wanita itu terus menatapnya.


Sebagai orang biasa, tentu Shen Long menghormati seorang yang memiliki status sosial yang tinggi jika mereka tidak mengusiknya terlebih dulu.


Sesaat Lan Nalan tersadar dari lamunannya, lalu memperbaiki sikap layaknya seorang putri Kerajaan.


" Aku datang kesini untuk meminta bantuanmu pergi ke sumur roh." Ucap Lan Nalan.


" Sumur roh?" Shen Long sedikit menaikkan alisnya karena baru mendengar nama sumur roh.


" Ya... Sumur roh adalah ciptaan seorang Dewa yang pernah turun ke dunia ini. Sumur roh tidak seperti sumur yang lain, dimana disana kamu bisa mendapatkan Sumberdaya yang langka. Misi ini sebenarnya hanya diperuntukkan bagi yang sudah mencapai Pendekar Langit. Tapi aku yakin kamu bisa mendapatkan keberuntungan di sumur roh." Lan Nalan menceritakan tentang sumur roh yang merupakan tempat yang cocok untuk mengembangkan diri.


Sudah banyak para Kultivator yang mati saat masuk ke dalam sumur roh, hingga mencapai ratusan Kultivator.

__ADS_1


Tidak ada yang mengetahui hewan buas jenis apa yang mendiami sumur roh, sehingga para Kultivator tidak ada yang selamat.


" Jika kamu beruntung, kamu bisa mencapai Pendekar Suci saat keluar dari sumur roh itu. Kamu tidak perlu khawatir, kita akan ditemani lima orang yang sudah mencapai Pendekar Langit." Ucap Lan Nalan, meskipun dia sendiri tidak yakin jika Shen Long bisa selamat.


Namun karena itu adalah permintaan Jun Mei Yin, sehingga dia menyetujuinya agar Shen Long bisa bergabung bersama mereka.


Jika saja Lan Nalan mengetahui bahwa Shen Long harus membutuhkan Sumberdaya yang sangat banyak untuk menerobos, maka dia akan berpikir dua kali untuk membawanya.


" Bukankah tuan putri sudah mengatakan bahwa sudah ratusan Kultivator yang mencapai Pendekar Langit tidak ada yang selamat. Apalagi aku yang hanya mencapai Pendekar Bumi tingkat 8?" Shen Long sedikit ragu bisa lolos dari sumur roh.


" Untuk menjadi Kultivator yang hebat, kita harus menghadapi tantangan itu. Meskipun sumur roh sudah banyak memakan korban, namun semua Kultivator yang berada di wilayah Kekaisaran Wei semakin hari semakin banyak untuk mencari keberuntungan di sumur roh itu." Lan Nalan menyemangati Shen Long.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long menghela nafas panjang, karena apa yang dikatakan Lan Nalan ada benarnya.


Untuk mendapatkan sesuatu yang berharga, tentu harus melewati berbagai macam rintangan.


Bahkan banyak sekali para Kultivator yang rela kehilangan nyawa, demi mendapatkan Sumberdaya untuk perkembangan mereka.


" Baiklah tuan putri. Aku akan mengambil misi itu." Shen Long membulatkan tekad.


" Sekarang ikutlah denganku." Ucap Lan Nalan.


Dengan sebuah anggukan, Shen Long menutup Faksi Pendekar Naga yang kebetulan sepi pengunjung.


Tanpa menunggu lama, Lan Nalan membawa Shen Long menuju ke arah Tetua yang bertugas untuk mengantar mereka.


" Tetua, antarkan kami ke wilayah Kerajaan Qing." Ucap Lan Nalan sambil memberikan satu kantong berisi koin kepada Tetua yang bertugas.


" Baik tuan putri." Tetua tersebut mengangguk, lalu mengaktifkan portal teleportasi.


" Saudara Louzhy." Lan Nalan langsung menggandeng tangan Shen Long, yang membuat pemuda itu sontak kaget.

__ADS_1


Tetua yang melihat hal itu hanya menggelengkan kepala, tidak menyangka seorang selir Raja Qing Ziliong bisa seperti itu.


' Semoga kamu tahan godaan junior.' Batin Tetua tersebut sambil menatap kepergian Shen Long dan Lan Nalan.


__ADS_2