Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 228. Sumur Roh 7


__ADS_3

[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]


*******


( Luar Sumur Roh )


Saat semua para Kultivator sudah memasuki sumur roh, kini terlihat tiga sosok wanita bercadar muncul di tempat tersebut.


Tiga sosok tersebut tidak lain adalah Cang Li Yuan, Yan Rou Lie dan Guang Yunyi, dimana tujuan mereka juga mencari keberuntungan di sumur roh.


" Kata Dewi Bunga Sakura, menyimpan harta yang membuat kita bisa memiliki garis keturunan darah Suci." Ucap Cang Li Yuan sambil menatap ke arah sumur roh.


" Ya... Tapi hanya orang terpilih saja yang bisa menemukannya. Dan Hanya pemilik raga spesial saja yang mengetahuinya." Yan Rou Lie ikut menimpal.


" Bukankah sumur roh ini sangat berbahaya? Kenapa nona berdua tidak menggunakan bunga Yin itu agar bisa menerobos Pendekar Suci?" Guang Yunyi merasa heran karena Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie tidak menyerap bunga Yin untuk meningkatkan Kultivasi.


Justru Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie memberikan beberapa kelopak bunga Yin kepada Guang Yunyi, agar mereka sama-sama mencapai Pendekar Langit tingkat 9.


" Saudari Yunyi... Kami ingin membawamu ke daratan suci. Karena disanalah raga spesial milik kami bisa berfungsi dengan sempurna." Ucap Yan Rou Lie.


Sejak berada di dalam Kuil Bunga Sakura, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie mendapatkan pencerahan mengenai tubuh mereka.


Meskipun Yan Rou Lie adalah reinkarnasi Dewi Phoenix, namun Dewi Bunga Sakura mengatakan bahwa tubuh Yan Rou Lie layaknya Raga Phoenix yang masih kecil seperti anak ayam.


Begitupun dengan Cang Li Yuan yang merupakan reinkarnasi Dewi Pedang Musim Semi, jika masih berada di daratan Sangay, maka mereka tidak akan pernah berkembang.


" Kalian sangat beruntung bisa memiliki Raga Phoenix dan Raga Pedang Musim Semi, sedangkan aku hanya memiliki raga biasa." Guang Yunyi terlihat lesu karena tidak memiliki kemampuan khusus.


" Saudari Yunyi... Kamu jangan patah semangat. Aku rasa lorong pertama sudah banyak yang memasukinya, lebih baik kamu mencari keberuntungan di lorong kedua." Cang Li Yuan menatap ke arah Guang Yunyi.


" Lalu bagaimana dengan kalian?" Tanya Guang Yunyi.

__ADS_1


" Kami memiliki masing-masing satu Jimat untuk menghalau ilusi yang ada di lorong ketiga. Jadi kami berdua langsung masuk ke lorong ketiga saja."


" Kamu tidak perlu khawatir. Kami juga hanya ingin mengambil Sumberdaya saja. Jika kami menerobos Pendekar Suci disana, maka tubuh kami akan meledak." Yan Rou Lie menjelaskan tentang sumur roh.


Meskipun Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie ingin membawa Guang Yunyi bersama mereka, namun karena mereka hanya memiliki satu jimat, maka mereka akan bisa membawanya.


Itupun jimat tersebut diberikan oleh Dewi Bunga Sakura. Jika tidak, mereka juga tidak berani masuk ke lorong ketiga.


" Semoga saja tuan muda berada di tempat ini." Gumam Guang Yunyi.


" Meskipun kami tidak mengingat sosok yang bernama Shen Long, tapi kami akan mencarinya." Ucap Yan Rou Lie.


Meskipun mereka berdua tidak mengingat Shen Long, namun ketika Guang Yunyi menyebut namanya, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie merasakan ada getaran yang aneh pada tubuh mereka.


Tanpa menunggu lama, ketiga wanita itu langsung masuk ke dalam sumur roh dimana sudah tidak ada lagi yang berada di tempat itu, yang menandakan bahwa semua Kultivator sudah masuk ke dunia dimensi.


Saat ketiga wanita itu sudah masuk ke dalam sumur roh, kini Hao Xiang, Hao Mingzi dan anggota Klan Hao juga langsung menuju ke arah sumur roh.


*******


Di sisi lain, Shen Long yang bersama Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin yang sudah menyusuri dimensi yang pertama, kini kembali ke tempat semula untuk menyusuri lorong yang kedua.


" Long'gege... Kenapa kita tidak mengambil semua Sumberdaya di tempat sebelumnya?" Jun Mei Yin merasa heran, karena Shen Long meminta kepada mereka untuk mengambil Sumberdaya yang sudah berusia lebih dari 10.000 tahun.


Sedangkan dibawahnya mereka tinggalkan begitu saja.


" Yin'er... Jika kita mengambil semuanya, maka semua Kultivator yang ada disini akan berbalik arah menuju ke lorong selanjutnya."


" Jika itu terjadi, maka jatah kita untuk mencari Sumberdaya yang langka akan terbagi pada Kultivator yang lain." Shen Long menjelaskan kepada Jun Mei Yin agar para Kultivator yang lain akan sibuk di lorong pertama untuk mengumpulkan Sumberdaya sisa mereka.


Dengan demikian, kelompok Shen Long tidak memiliki hambatan saat memungut Sumberdaya yang ada di lorong kedua.

__ADS_1


Tanpa menunggu lama, kelompok Shen Long langsung keluar dari lorong pertama, dimana sering berpapasan dengan para Kultivator yang lain.


" Sepertinya sudah ada yang mendahului kita." Ucap Shen Long saat merasakan ada beberapa Kultivator di depan mereka.


" Mungkin saja mereka adalah para Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Langit tingkat 7 keatas. Mereka pasti tidak tertarik pada lorong yang pertama." Xiao Ai Qing berasumsi dengan para Kultivator yang langsung menuju lorong kedua.


" Long'gege, kamu tenang saja. Aku pasti akan melindungimu." Ucap Jun Mei Yin, sambil memegang tangan Shen Long.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long memasang wajah masam karena tidak dapat dipungkiri bahwa dialah yang paling lemah.


' Seandainya mulai sejak kecil aku bisa Berkultivasi, mungkin aku sudah mencapai Pendekar Suci.' Shen Long membatin, karena selama 17 tahun dia tertinggal dari para Kultivator yang seusia dengannya.


Beruntung Shen Long memiliki kejeniusan diatas rata-rata, sehingga dia bisa mengejar ketertinggalannya dengan menciptakan sebuah teknik Naga Pelahap yang bisa menyerap energi dengan cepat, meskipun dantian miliknya sangat berat.


" Sebaiknya kita fokus mencari Sumberdaya terlebih dulu. Aku rasa disini ada Tetesan Stalaktit lagi." Ucap Xiao Ai Qing, saat mereka sudah masuk ke dunia dimensi.


" Ya... Kita harus mencari keberadaan goa di tempat ini. Tetesan Stalaktit hanya bisa ditemukan di dalam goa." Ucap Shen Long, lalu mengeluarkan Ratu Rubah Giok.


" Kakak... Bantu kami untuk mencari keberadaan Tetesan Stalaktit di tempat ini." Ucap Shen Long sambil menatap ke arah Ratu Rubah Giok.


Auuuu!


Ratu Rubah Giok mengangguk mengerti, lalu berjalan ke sebuah arah, menuntun kelompok Shen Long.


Setelah menempuh perjalanan jauh, kini kelompok Shen Long telah berada di depan mulut goa.


Kali ini Shen Long bersikap hati-hati, mengingat kejadian sebelumnya dimana mereka harus berhadapan dengan Serigala.


Benar saja, saat mereka berada di depan mulut goa, kini terlihat seekor laba-laba yang sudah mencapai tingkat 9.


" Laba-laba ini kekuatannya setara dengan Pendekar Langit tingkat 9. Long'gege, biarkan kami saja yang menghadapinya." Jun Mei Yin tidak ingin Shen Long menjadi incaran laba-laba tersebut.

__ADS_1


__ADS_2