Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Akademi Pagoda Suci 3


__ADS_3

Sedangkan Hu Meiyin hanya bisa tersenyum pahit karena mendengar ucapan kekasihnya itu.


Hu Meiyin berpikir bukan tidak mungkin Yang Yuan bisa memiliki kekasih yang lain selain dirinya.


Namun jika seorang Kultivator itu sangat kuat dan berpengaruh besar, bukan tidak mungkin dia bisa memiliki Istri lebih dari satu.


" Terimakasih atas pujian kalian semua. Setelah pertandingan ini, aku akan mengundang para wanita untuk minum arak bersamaku." Yang Yuan tersenyum lebar sambil menebar pesona di hadapan para wanita yang membuat hati mereka berbunga-bunga.


Hanya satu orang yang tidak memasang ekspresi apapun, sedangkan para wanita yang lain terus memuji Yang Yuan bahkan ingin menikmati malam yang indah bersamanya.


Sosok itu tidak lain adalah Cang Li Yuan, bahkan dia ingin mencabik-cabik wajah Yang Yuan yang terlalu percaya diri.


Saat Yang Gang turun dari atas arena, kini giliran Yi Hao yang melakukan latih tanding dengan peserta yang lain.


Yi Hao juga menunjukkan kemampuannya, membuat para penonton begitu kagum melihat gerakan yang ditunjukkan pemuda tersebut.


Pemuda itu juga mendapatkan penggemar dadakan dari beberapa sosok wanita, meskipun Yi Hao tidak terlalu mengharapkan pujian dari beberapa sosok wanita itu.


Namun Yi Hao berharap agar Ying Shui bisa menyaksikan kemampuannya.


" Selamat saudara Hao." Ucap Shen Long saat pemuda itu kembali ke tempat duduknya.


" Terimakasih saudara Long, kamu terlalu memuji." Yi Hao memakup kedua tangannya dengan wajah tersenyum pahit karena dirinya tidak ada apa-apanya dibandingkan Shen Long.


Setelah menunggu cukup lama, kini giliran Cang Li Yuan yang maju ke depan untuk latih tanding kepada peserta yang lain.


" Long'gege... Jika aku menang, kamu harus mentraktirku." Cang Li Yuan tersenyum lebar dibalik cadarnya, meskipun pemuda itu terlihat acuh tak acuh.


Melihat gadis itu belum juga beranjak dari tempatnya, Shen Long tersenyum pahit merasa tidak enak karena Cang Li Yuan seakan menunggu jawabannya.


" Baiklah, aku akan mentraktir mu jika kamu menang." Ucap Shen Long dengan nada datar.


" Mmmm." Cang Li Yuan terlihat senang tanpa memperdulikan tatapan mata beberapa sosok yang tertuju padanya.

__ADS_1


Yang Yuan dan para peserta yang lain merasa penasaran dengan wajah dibalik cadar tersebut.


Namun karena wanita bercadar itu seperti memiliki hubungan khusus dengan Shen Long, semua murid Sekte Naga Langit ingin mempermalukan gadis itu jika bertemu di arena.


Tanpa menunggu lama, Cang Li Yuan langsung berjalan menaiki arena, dimana peserta yang menjadi lawannya sudah menunggu.


" Mulai!" Pemandu turnamen juga langsung bersuara.


Kini Cang Li Yuan mulai memainkan pedangnya dengan indah, membuat para penonton seakan terhipnotis dengan gerakan seni Pedang dari Cang Li Yuan.


" Waaahhh, ternyata gadis itu begitu lincah memainkan pedangnya." Beberapa penonton sangat kagum dengan seni Pedang dari Cang Li Yuan.


" Jika tidak salah, gadis itu adalah murid Sekte Pedang Suci. Pantas saja dia begitu kuat." Ucap salah satu sosok yang mengenal tanda pengenal dari pakaian yang dipakai Cang Li Yuan.


Setelah mendengar bahwa Cang Li Yuan berasal dari Sekte Pedang Suci, kini beberapa peserta pria begitu berniat untuk mendekati gadis tersebut.


Mereka seperti itu karena berpikir bahwa Cang Li Yuan tidak begitu menarik, tentu akan sangat senang jika memiliki kekasih yang tampan.


Di dalam pertarungan, Cang Li Yuan tidak begitu sulit untuk mengalahkan lawannya, sehingga pihak lawan tidak memiliki kesempatan untuk melakukan serangan balik.


Tidak lama kemudian Cang Li Yuan berhasil memenangkan pertandingan dengan mudah, lalu turun dari atas arena menuju ke tempat Shen Long.


" Long'gege, aku akan menunggu di kedai." Ucap Cang Li Yuan lalu meninggalkan tempat tersebut menuju kediamannya.


Kebetulan tidak jauh dari kediaman para peserta, terdapat sebuah kedai yang menyediakan berbagai makanan untuk keperluan para peserta turnamen.


Dengan anggukan kecil, Shen Long menyetujui hal tersebut karena dia sendiri sudah berjanji pada Cang Li Yuan.


Sebagai seorang pria, Shen Long tentu tidak mengingkari janjinya meskipun tidak selalu menginginkan hal itu.


Tidak lama kemudian kini giliran Shen Long yang maju kedepan, dimana dia mendapatkan lawan dari murid Sekte Naga Langit.


" Seperti keinginanku." Gumam Shen Long sambil menatap lawannya yang dulu sering menyiksanya saat berada di Sekte Naga Langit.

__ADS_1


" Hei sampah... Lebih baik kamu mundur dari sekarang! Kamu tidak layak berada di tempat ini." Ucap murid Sekte Naga Langit dengan senyuman lebar.


" Sudah... Bereskan saja sampah itu!" Ucap Yang Yuan yang berdiri dari tempat duduknya.


Mendengar perkataan dari Yang Yuan, beberapa peserta seakan merendahkan Shen Long sehingga mereka tanpa sadar telah melemparkan hinaan kepada pemuda itu.


Namun bagi beberapa peserta tidak ingin ikut campur urusan mereka, karena mereka sempat melihat bagaimana Shen Long menangkap tangan Yang Yuan dengan mudah.


Sudah menjadi hal biasa bagi kalangan Kultivator, akan bertindak semaunya jika melihat orang itu lemah. Namun seperti anjing penjilat jika berhadapan dengan sosok yang lebih kuat dari mereka.


Terlebih lagi perkataan tersebut keluar dari mulut Yang Yuan adalah putra Patriak Sekte Naga Langit, tentu saja ingin mendapatkan perhatian.


Terlebih untuk peserta wanita, yang merupakan pengagum dadakan Yang Yuan. Tentu mereka membela sosok tersebut.


" Saudara Long, aku harap kamu memberi pelajaran yang pantas kepada mereka." Gumam Yi Hao yang merasa kupingnya panas saat mendengar hinaan dari peserta yang lain.


" Kita lihat saja siapa yang sampah sebenarnya." Shen Long memberi isyarat kepada lawannya untuk maju.


" Baik! Aku tidak segan lagi untuk menghajar mu seperti dulu." Ucap murid Sekte Naga Langit yang kini sudah tidak sabar lagi menunggu instruksi pemandu turnamen.


Shen Long yang masih berdiri dengan santai sambil menatap beberapa sosok yang melempar hinaan kepadanya, lalu menoleh ke arah pemandu turnamen.


" Maaf Tetua... Apa aku bisa melawan mereka sekaligus agar mempercepat turnamen ini?" Ucap Shen Long sambil menunjuk beberapa peserta yang menghinanya.


" Hmmm." Tetua tersebut menatap ke arah Shen Long penuh dengan selidik.


Meskipun Tetua tersebut sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 3, namun masih belum bisa mengukur tingkat Kultivasi Shen Long.


Tetua itu memang tidak memiliki jabatan tinggi di Akademi Pagoda Suci, namun dia memiliki hak untuk memutuskan kebijakan dalam turnamen.


" Anak Muda, meskipun aku tau ada sesuatu yang aneh pada dirimu. Apa kamu yakin ingin melawan mereka sekaligus?" Tetua tersebut begitu tertarik dengan sikap santai Shen Long yang seakan tidak gentar menghadapi apapun.


Sementara para peserta yang mendengar perkataan dari Shen Long, mereka langsung naik pitam dan ingin menelan pemuda itu hidup-hidup.

__ADS_1


" Aku yakin Tetua." Shen Long tersenyum lebar sambil berpikir untuk merampok para peserta turnamen yang menurutnya beberapa dari mereka berasal dari kalangan terpandang.


__ADS_2