Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 533. Arak Suci dan Teh Spirit


__ADS_3

Melihat Shen Long yang tidak memberikan jawaban, selir itupun berinisiatif untuk masuk ke kediaman Shen Long, seraya meminta kepada kedua pelayan untuk meninggalkan tempat tersebut.


Melihat selir pangeran kesebelas yang memasuki kamarnya, Shen Long terlihat gugup karena dia berpikir bahwa wanita itu akan memarahinya.


" Maafkan atas kelancanganku sebelumnya nona." Shen Long menundukkan kepala, karena bagaimanapun seharusnya dia tidak menyelidiki orang lain.


" Tidak perlu meminta maaf... Asalkan kamu membantu kami, maka aku tidak akan melaporkan kejadian itu kepada pangeran." Selir itupun tersenyum lebar, lalu duduk di sebuah kursi.


Mendengar perkataan dari wanita di depannya, Shen Long mendapatkan firasat buruk, namun berusaha untuk tetap tenang.


" Karena kamu telah melihat kejadian itu, maka kamu harus bertanggung jawab untuk memenuhi keinginan kami. Jika tidak, maka kami akan melaporkan kejadian itu kepada pangeran." Ucap selir itu, sedikit memberi penekanan kepada Shen Long.


Mendapatkan penekanan dari wanita di depannya, Shen Long menelan ludah kasar, karena berurusan dengan pihak Kerajaan Xing tidak bisa dianggap enteng.


Meskipun Shen Long bisa menghadapi pangeran kesebelas, namun pengawal pribadinya memiliki tingkat Kultivasi cukup tinggi.


Terlebih jika harus bertarung, maka seluruh Klan di wilayah Kerajaan Xing akan memburunya.


" Apa yang harus aku lakukan? Jika aku menolaknya, maka pangeran kesebelas akan memberi hukuman padaku. Tentu itu sangat memalukan jika didengar oleh Istriku." Pikir Shen Long, sambil menatap ke arah wanita cantik di depannya.


" Kamu tidak perlu khawatir! Jika kamu mengikuti keinginan kami dan berhasil memuaskan kami, maka aku dan 299 selir yang lain akan meminta kepada pangeran untuk melewati ujian ketiga." Selir itupun memberi tawaran kepada Shen Long.


Sebenarnya 300 selir sudah sepakat memberikan harta yang mereka miliki untuk membuka tanah terlarang Kerajaan Xing, meskipun harus mengeluarkan ratusan juta Batu Roh.


Wanita itu juga menjelaskan bahwa ujian ketiga adalah menerima sambaran petir selama dua jam.


Jika Shen Long bisa bertahan, maka dia bisa mendapatkan keuntungan besar dari Petir Surgawi.


" Petir Surgawi?" Shen Long sedikit mengerutkan kening, karena petir yang tercipta dari alam, bisa meningkatkan Kultivasi dengan cepat.


Kini Shen Long sedang mengalami konflik batin, karena gangguan jiwa naga seakan bergejolak di pikirannya.

__ADS_1


Untuk jiwa naga kabut lebih condong ke sifat nafsu, sedangkan jiwa naga merah seakan menantang Petir Surgawi.


Sedangkan jiwa naga hitam seakan menolak, karena baginya dengan membunuh banyak korban, jauh lebih menyenangkan daripada melayani keinginan para wanita.


" Tidak! Aku tidak boleh mengkhianati kepercayaan Istriku." Pikir Shen Long, berusaha untuk mengendalikan diri.


" Tuan muda... Kamu ikuti saja keinginan mereka! Bukankah itu sangat menyenangkan? Meskipun dengan melakukan Kultivasi Ganda bersama 300 selir tidak bisa membuatmu naik tingkat, namun petir dari alam sangat cocok untuk perkembangan tuan muda."


" Terlebih para selir pangeran sangat cantik. Jika aku punya raga, maka aku akan menunjukkan keperkasaanku." Terdengar suara dari Jian Qianxing di alam pikiran Shen Long.


Mendengar perkataan dari Jian Qianxing, Shen Long memasang wajah jelek karena roh Pedang Seribu Bintang justru memancing suasana.


Dengan segala pertimbangan, pada akhirnya Shen Long harus mengikuti keinginan para selir.


Jika Shen Long menolak, maka dia akan dipenjarakan dengan tuduhan telah menyelinap masuk ke kediaman para selir.


" Baiklah, aku akan mengikuti keinginan kalian. Tapi aku tidak berjanji bisa memenuhi keinginan kalian." Shen Long yang merasa berada di posisi serba salah, dengan terpaksa harus mengikuti keinginan para selir.


Saat selir sudah pergi, kedua pelayan kembali datang ke kediaman Shen Long, dengan membawa berbagai hidangan sangat mewah dan memiliki khasiat untuk meningkatkan kualitas fisik.


" Jika saja aku sekaya ini, maka aku bisa meningkatkan Kultivasi dengan cepat." Gumam Shen Long, sambil menatap ke arah hidangan di atas meja.


Di atas meja, terdapat makanan yang memiliki kualitas tinggi, Arak Suci dan Teh Spirit yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tapi jika bisa meningkatkan Kultivasi.


" Aku akan memberikan Arak Suci dan Teh Spirit ini untuk Istriku." Shen Long mengambil dua guci di atas meja, lalu menyimpannya di Cincin Ruang.


Arak Suci dan Teh Spirit sangat sulit didapatkan diluar, karena hanya bisa didapatkan di dalam Istana.


Untuk satu cawan Arak Suci atau satu cawan Teh Spirit saja bisa naik satu tingkat. Namun hanya sekali digunakan dalam satu tahun, karena khasiatnya bisa membuat tubuh seseorang akan meledak.


Sedangkan untuk Shen Long, Arak Suci dan Teh Spirit tidak cocok, karena dia memiliki akar spiritual Immortal sehingga hanya pemborosan.

__ADS_1


Tentu Arak Suci dan Teh Spirit diberikan oleh para selir sebagai hadiah untuk Shen Long yang mau mengikuti keinginan mereka tanpa memperdulikan seberapa besar harta yang mereka keluarkan.


*******


Di tempat lain, beberapa selir pangeran menghadap pangeran kesebelas untuk memenuhi janji mereka kepada Shen Long.


" Apa kalian yakin menggunakan semua harta yang kalian miliki untuk membuka tanah terlarang?" Tanya pangeran kesebelas, sambil menatap ke arah para selirnya.


" Benar pangeran... Bukankah pemuda itu sudah menjadi saudara pangeran? Itu artinya sebagai selir, kami harus melakukan yang terbaik untuknya."


" Kami bisa melihat, pemuda itu bisa diandalkan untuk membantu mempertahankan posisi pangeran pertama. Jika kita membantunya untuk meningkatkan Kultivasi, suatu saat pemuda itu akan membalas kebaikan pangeran."


Salah satu selir berusaha untuk meyakinkan pangeran kesebelas, meskipun harus bersandiwara untuk menjalankan rencana mereka.


Mendengar ucapan tersebut, pangeran kesebelas terdiam sejenak, karena apa yang dikatakan selirnya sangat masuk akal.


" Baiklah, aku akan membuka kembali tanah terlarang itu. Namun Shen Long harus menunggu satu minggu lagi, karena besok pagi aku dan kesepuluh Istriku menemui pangeran pertama."


" Jadi untuk sementara waktu, aku titipkan Istana ini kepada kalian dan jangan sampai diketahui oleh siapapun jika kami pergi ke daratan murni emas."


Pangeran kesebelas meminta kepada para selir untuk merahasiakan kepergiannya ke daratan murni emas untuk mengambil sesuatu dari pangeran pertama.


Mendengar ucapan tersebut, para selir terlihat senang karena itu artinya mereka memiliki banyak waktu untuk menjalankan rencana mereka.


" Baik pangeran. Kami akan merahasiakan masalah ini. Kami akan meminta kepada pemuda itu untuk menunggu kedatangan pangeran." Para selir memberi hormat, lalu meninggalkan ruangan tersebut.


Melihat kepergian para selirnya, pangeran kesebelas menghela nafas berat. Merasa bersalah karena tidak bisa memenuhi kebutuhan biologis selirnya.


Namun pangeran kesebelas tidak bisa berbuat apa-apa, karena untuk memenuhi kebutuhan kesepuluh Istrinya saja sudah kewalahan.


Terlebih posisi 300 selir hanya sebagai simbolis demi kepentingan politik, sehingga pangeran kesebelas kurang perhatian kepada 300 selirnya, meskipun semuanya terpilih dari putri bangsawan yang berparas cantik.

__ADS_1


__ADS_2