Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 449. Pertarungan di Lembah Kabut II


__ADS_3

Tetua Naga Hitam dan para Tetua begitu curiga dengan hilangnya 50% murid inti Perguruan Naga Hitam yang terbaik ada hubungannya dengan murid inti Perguruan Naga Biru.


Namun para Tetua dari Perguruan Naga Hitam tidak bisa menuduh tanpa ada bukti, karena aturan antara perguruan sangat jelas.


Jika para Tetua melaporkan kejadian tersebut, justru akan memperpanjang masalah dan berujung rencana mereka akan diketahui.


Karena itulah Tetua Naga Hitam meminta bantuan kepada murid inti Perguruan Naga Merah untuk menelusuri masalah itu, dan membunuh siapapun murid yang mendatangi Lembah Kabut.


Tidak tanggung-tanggung, Tetua Naga Merah juga meminta kepada satu murid suci yang baru saja keluar dari latihan tertutup.


" Bunuh mereka semua." Murid suci Perguruan Naga Merah memberi perintah kepada rekannya.


" Baik senior." Jawab murid yang lain, yang sudah mengepung murid Perguruan Naga Tunggal.


" Gunakan Formasi Dewa Naga untuk bertahan." Salah satu murid Perguruan Naga Tunggal memberi isyarat kepada rekannya.


Karena posisi mereka sudah dikepung, semua murid Perguruan Naga Tunggal langsung mengambil posisi masing-masing untuk menciptakan Formasi perang.


" Formasi Dewa Naga."


Ggooooaaarr!


Bayangan naga raksasa keluar dari unsur energi yang diciptakan oleh seluruh murid Perguruan Naga Tunggal.


Traaang! Traaang! Traaang!


Benturan keras dari berbagai jenis senjata dari murid Perguruan Naga Merah, berusaha menembus pertahanan yang diciptakan oleh bayangan naga raksasa, menciptakan percikan api.


Shen Long yang menyaksikan dari kejauhan, kini menyipitkan matanya karena Formasi perang yang dimiliki Perguruan Naga Tunggal tidak bisa dianggap remeh.


Namun sekuat apapun pertahanan dari murid Perguruan Naga Tunggal, tentu tidak akan mampu bertahan lama, karena sangat menguras Qi.


" Hahahaha... Sampai kapan kalian bertahan dengan Formasi pelindung itu?" Ucap murid suci dari Perguruan Naga Merah, diikuti suara tawanya.


Di sisi lain murid Perguruan Naga Tunggal mengumpat dalam hati, karena posisi mereka sama sekali tidak menguntungkan.


Satu-satunya harapan bagi mereka adalah berharap ada bantuan dari murid yang lain yang mendatangi Lembah Kabut.


Di sisi lain, Shen Long yang masih bersembunyi dibalik pepohonan, kini langsung melesat ke arah pertarungan.


" Tapak Naga Penghancur."


Buussshh!


Energi unsur petir berbentuk tapak naga raksasa, muncul dari ruang hampa di atas para murid Perguruan Naga Merah yang sedang mengepung murid Perguruan Naga Tunggal.


Bboooom!

__ADS_1


Tekanan energi yang sangat kuat, membuat para murid Perguruan Naga Merah yang berada area telapak tangan raksasa, merasakan seluruh tubuhnya seakan remuk, bahkan ada beberapa yang langsung mati.


Aarrgggh! Aarrgggh! Aarrgggh!


Beberapa murid Perguruan Naga Merah yang masih selamat, menjerit kesakitan karena kondisi mereka tidak dalam keadaan baik-baik.


" Kurang ajar! Siapa yang berani menyerang diam-diam?" Murid suci itu terlihat marah, langsung menoleh ke arah Shen Long yang berdiri di tempat yang cukup jauh.


Beberapa murid Perguruan Naga Merah yang menyadari kedatangan Shen Long, kini langsung menoleh ke arah pemuda itu dengan tatapan dingin.


" Bunuh pemuda itu!" Murid suci Perguruan Naga Merah memberi perintah kepada rekannya, sambil menunjuk ke arah Shen Long.


Wuush! Wuush! Wuush!


Belasan murid Perguruan Naga Merah, langsung melesat ke arah Shen Long dengan kecepatan tinggi.


" Cakar Naga Penghancur."


Creeessh! Creeessh! Creeessh!


Energi unsur petir berbentuk belasan bilah cakar naga ke arah para murid yang mendatangi Shen Long.


" Gawat."


Belasan murid yang melesat ke arah Shen Long, kini langsung menghentikan langkah mereka saat melihat belasan bilah cakar naga muncul dari ruang hampa ke arah mereka.


Aarrgggh! Aarrgggh! Aarrgggh!


Satu-persatu para murid yang berniat ingin menyerang Shen Long, kini terkena luka cakaran hingga menimbulkan luka sayatan yang sangat dalam.


Dalam hitungan detik, belasan murid itupun langsung kehilangan nyawa, karena luka yang ditimbulkan oleh Shen Long sangat mematikan.


Murid suci dan semua murid yang lain memasang wajah serius, karena pemuda yang berada di hadapan mereka tidak bisa dianggap enteng.


Bahkan beberapa murid yang sedang menembus pertahanan dari murid Perguruan Naga Tunggal, menghentikan aksi mereka lalu menoleh ke arah Shen Long.


" Kalian semua, serang pemuda itu secara bersamaan." Murid suci Perguruan Naga Merah, kembali memberi perintah kepada rekannya, tidak memperdulikan lagi murid Perguruan Naga Tunggal yang mereka kepung.


Tentu dengan adanya keberadaan Shen Long, pemuda itu jauh lebih berbahaya dari murid Perguruan Naga Tunggal, sehingga mereka berpikir untuk membereskan Shen Long terlebih dulu.


Wuush! Wuush! Wuush!


Sekitar 20 murid Perguruan Naga Merah, langsung melesat ke arah Shen Long sambil mengarahkan senjata mereka kedepan.


Shen Long juga tidak ingin mengambil resiko, langsung mengeluarkan Pedang Kesunyian, lalu mengangkatnya tinggi-tinggi.


" Tebasan Naga Penghancur."

__ADS_1


Energi unsur petir berbentuk bilah pedang raksasa mengarah kepada murid yang mendatangi Shen Long, dengan kecepatan tinggi.


" Apa-apaan ini."


Sekitar 20 murid yang melihat bilah pedang raksasa yang mengarah kepada mereka, kini memasang wajah pucat, karena aura penekanan dari bilah pedang raksasa sangat kuat.


" Aktifkan pelindung." Salah satu murid memberi instruksi kepada rekannya.


" Pelindung Kura-kura."


Buussshh!


Sebuah kubah transparan berbentuk kura-kura, mengelilingi para murid yang berada di wilayah serangan.


Bboooom!


Traaang!


Sebuah ledakan yang sangat kuat, akibat benturan dari bilah pedang raksasa yang membentur kubah transparan hingga mengalami retakan.


Blaaar!


Aarrgggh! Aarrgggh! Aarrgggh!


Ledakan yang sangat kuat membuat semua murid yang berada di dalam kubah transparan terpelanting ke berbagai arah hingga mati seketika.


Melihat kejadian tersebut, murid suci Perguruan Naga Merah memasang wajah serius, karena tidak menyangka bahwa Shen Long masih menyimpan banyak Qi.


" Ini sudah diluar perhitungan."


Murid suci yang awalnya menganggap bahwa Shen Long sudah banyak mengeluarkan Qi, sehingga tidak bisa menciptakan teknik selanjutnya, justru pemuda itu masih mampu menciptakan teknik yang lain.


" Serang!"


Pada saat semua murid Perguruan Naga Merah yang perhatian mereka tertuju pada Shen Long, kini murid Perguruan Naga Tunggal memanfaatkan situasi tersebut untuk menyerang balik murid Perguruan Naga Merah.


Kini semua murid Perguruan Naga Merah yang tersisa langsung menoleh ke arah murid Perguruan Naga Tunggal yang sudah melakukan perlawanan.


Saat semuanya sedang disibukkan dengan murid Perguruan Naga Tunggal, Shen Long memanfaatkan situasi tersebut untuk memulihkan Qi miliknya dengan Pil Pemulihan.


Murid suci Perguruan Naga Merah mengumpat dalam hati, karena tidak menyangka bahwa Shen Long masih mampu bertahan.


" Tidak ada pilihan lain, sepertinya aku sendiri yang harus turun tangan." Gumam murid suci, lalu menoleh ke arah Shen Long.


Di sisi lain Shen Long yang sedang memulihkan diri dengan posisi masih terjaga, kini tatapannya tertuju pada murid suci yang juga tertuju padanya.


Meskipun cara pemulihan yang dilakukan Shen Long kurang efektif, namun jika dia dalam posisi Berkultivasi, maka tidak menutup kemungkinan, dia akan terkena serangan balik.

__ADS_1


__ADS_2