Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 554. Kemampuan Khusus Cincin Ruang


__ADS_3

Di sisi lain, Yan Yi'yi dan Yan Hui memasang wajah jelek karena dengan jumlah mereka, masih belum mampu menghadapi Wu Dong, Guang Louzhy dan Tiga Feniks Pedang.


" Kali ini kalian harus mati." Xiao Aiqing dan Cang Liyuan langsung melesat ke arah Yan Yi'yi dan Yan Hui untuk membunuh mereka.


" Hentikan! Kita tidak boleh membunuh mereka." Guang Louzhy dengan buru-buru menghentikan aksi kedua wanita itu, karena sangat beresiko.


Mendengar ucapan tersebut, Xiao Aiqing dan Cang Liyuan langsung berhenti, lalu menoleh ke arah Guang Louzhy.


Meskipun terlihat kesal karena tidak bisa meluapkan kekesalan mereka, Xiao Aiqing dan Cang Liyuan hanya bisa mengikuti keinginan Guang Louzhy, karena dianggap paling tua dari mereka.


" Lebih baik kita ambil kita kuras harta mereka saja." Guang Louzhy melanjutkan ucapannya.


Mendengar ucapan tersebut, Tiga Feniks Pedang langsung melesat ke arah Yan Yi'yi dan para murid yang tergeletak di tanah.


" Berikan harta kalian! Atau aku akan membuat kalian mengalami kematian berkali-kali."


Baaang! Baaang! Baaang!


Aarrgggh! Aarrgggh! Aarrgggh!


Bersamaan dengan ucapannya, Tiga Feniks Pedang menendang tubuh Yan Yi'yi dan para murid Sekte Seribu Pedang, hingga menjerit kesakitan.


Kejadian tersebut terus berulang-ulang, membuat Yan Yi'yi dan para murid tidak kuat lagi menahan pukulan dari Tiga Feniks Pedang.


" Baiklah, kami akan menyerahkan harta milik kami." Yan Hui yang sudah tidak kuat menahan tendangan dan pukulan dari Tiga Feniks Pedang, kini langsung mengeluarkan harta dari Cincin miliknya.


Begitupun dengan para murid yang lain, juga satu-persatu mengeluarkan hartanya, agar tidak disiksa oleh Tiga Feniks Pedang.


" Bagaimana denganmu?" Tanya Xiao Aiqing, sambil menatap ke arah Yan Yi'yi yang sudah tidak berdaya.


" Jangan siksa aku lagi! Aku akan memberikan harta milikku." Yan Yi'yi dengan buru-buru mengeluarkan hartanya di depan Xiao Aiqing.


Tentu Tiga Feniks Pedang harus menyiksa para murid Sekte Seribu Pedang agar mau memberikan hartanya, karena Cincin Ruang yang dimiliki murid Sekte Seribu Pedang memiliki kemampuan khusus.


Tiga Feniks Pedang tidak akan mendapatkan keuntungan apapun jika mengambil Cincin Ruang mereka secara paksa, karena hanya pemiliknya saja yang bisa mengeluarkan harta dari Cincin Ruang.

__ADS_1


" Jadi begitu caranya?" Guang Louzhy menaikkan alisnya, karena Cincin Ruang yang dimiliki murid Sekte Seribu Pedang tidak bisa dijarah secara langsung.


" Tidak semua Cincin Ruang yang memiliki kemampuan khusus seperti itu. Namun untuk sekte menengah ke atas, rata-rata terhubung dengan pemiliknya. Dengan demikian, kita harus menyiksa mereka agar bisa menyerahkan hartanya." Yan Roulie menjelaskan tentang kemampuan khusus dari Cincin Ruang yang berada di daratan murni emas.


Mendengar ucapan tersebut, Guang Louzhy mengangguk mengerti, karena di dalam ingatan ratu Rubah Giok, Cincin Ruang masih bisa dirampas.


" Sepertinya zaman sekarang pemahaman master Penempa mengalami peningkatan." Gumam Guang Louzhy, sambil menatap ke arah Wu Dong yang memilih untuk memulihkan diri.


Setelah mengambil semua harta yang dimiliki murid Sekte Seribu Pedang, Guang Louzhy dan Tiga Feniks Pedang berjalan mendekati Wu Dong yang sudah selesai memulihkan diri.


" Adik ipar, ini untukmu! Anggap saja harta ini sebagai hadiah atas perkembanganmu." Guang Louzhy memberikan harta yang mereka ambil sebelumnya dari murid Sekte Seribu Pedang.


" Lalu bagaimana dengan kakak ipar semuanya?" Wu Dong merasa tidak enak jika semua harta diberikan kepadanya.


" Kamu tenang saja! Kamu lebih membutuhkan harta itu untuk perkembanganmu." Guang Louzhy berpikir bahwa harta itu lebih cocok untuk perkembangan Wu Dong, agar tidak tertinggal jauh.


Mendengar ucapan tersebut, Wu Dong terlihat senang lalu menyimpan harta ke Cincin Ruang miliknya.


" Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan. Adik ipar, kamu bisa berjalan ke arah sana!" Ucap Yan Roulie, sambil menunjuk ke sebuah arah, lalu terbang ke arah lain diikuti lainnya.


" Haaah... Semoga saja bisa bertemu dengan kakak atau Gui Hua." Gumam Wu Dong, lalu melesat ke sebuah arah untuk mencari anggota Sekte Naga Langit yang lain.


Di sisi lain, Yan Yi'yi dan para murid Sekte Seribu Pedang hanya bisa menggerutu dalam hati, karena harta yang mereka miliki telah berpindah tangan.


" Sialan kalian semua. Aku akan membalas penghinaan ini." Yan Yi'yi mengumpat dalam hati, lalu mengambil tempat untuk memulihkan diri, diikuti para murid yang lain.


*******


Di sisi lain, Gui Hua yang baru saja mempelajari kemampuan barunya, kini membuka mata sambil menoleh ke arah Shen Long yang menyandarkan tubuhnya di dinding goa.


" Guru." Gui Hua bangkit berdiri lalu memberi hormat kepada Shen Long.


Shen Long mengangguk kecil, lalu berjalan untuk keluar dari dalam goa.


" Guru... Apa kita tidak memeriksa bagian dalam goa ini?" Tanya Gui Hua.

__ADS_1


" Aku sudah menelusuri goa ini. Namun tidak ada satupun yang berharga, kecuali kabut beracun yang yang sudah berada di dalam tubuhmu." Shen Long menjelaskan bahwa saat Gui Hua sedang berlatih, wanita itu tidak sadar jika asap hijau dari dalam goa masuk ke tubuhnya.


Dengan kondisi Gui Hua yang memiliki Raga Beracun, tentu racun yang berada di dalam goa sangat cocok untuk meningkatkan kualitas fisiknya.


Setelah keluar dari goa, Shen Long membawa Gui Hua terbang ke sebuah arah untuk mencari keberadaan kelompoknya yang lain.


Gui Hua yang sudah mencapai Pendekar Alam tingkat satu, tentu dia juga sudah bisa terbang, meskipun itu adalah pengalaman pertama baginya.


" Sepertinya ada yang sedang bertarung." Ucap Shen Long, sambil menatap ke sebuah arah.


" Guru, kita harus melihatnya!" Ucap Gui Hua, karena dia berpikir bahwa orang yang sedang bertarung adalah anggota Sekte Naga Langit.


Shen Long mengangguk kecil, lalu melesat ke arah sumber suara, diikuti Gui Hua.


Tidak lama kemudian, Shen Long dan Gui Hua sudah berada di tempat pertarungan, dimana terlihat Wu Dong sedang bertarung melawan murid Sekte Seribu Pedang.


" Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kekuatan baruku."


Wuush!


Gui Hua langsung melesat ke arah pertarungan antara Wu Dong dan belasan murid Sekte Naga Langit.


Bboooom!


Bboooom!


Bboooom!


Pukulan demi pukulan yang dilepaskan Gui Hua, membuat kulit para murid yang bertarung dengannya berubah berwarna hijau.


" Sialan... Gadis ini menggunakan racun." Salah satu murid memasang wajah serius, karena wanita yang baru saja muncul, membuat kulitnya melepuh.


" Jangan bertarung jarak dekat dengan gadis beracun itu." Salah satu murid memberi isyarat kepada rekannya agar tidak terkena racun yang dimiliki Gui Hua.


Meskipun murid itu bisa menetralkan racun dari tubuhnya, namun tidak bisa bertahan lama, karena untuk menetralkan racun membutuhkan Qi dalam jumlah besar.

__ADS_1


__ADS_2