Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Perbincangan Hangat


__ADS_3

Melihat Cang Li Yuan yang tengah sibuk mencium pakaian pengantin milik Shen Long, Yan Rou Lie hanya menggelengkan kepala lalu mendekati tubuhnya pada Shen Long.


" Saudari Li Yuan, kamu mandi sana." Ucap Yan Rou Lie sambil melirik ke arah Cang Li Yuan.


" Oh..." Cang Li Yuan hanya mengangguk menaruh kembali pakaian pengantin milik Shen Long lalu bergegas ke kamar mandi.


Saat Cang Li Yuan sudah pergi, kini Shen Long dan Yan Rou Lie saling berpandangan, namun tidak ada yang bertindak.


Melihat hal itu, Yan Rou Lie berinisiatif langsung melepaskan kain yang melilit tubuhnya hingga membuat mata Shen Long terbelalak saat melihat kemolekan tubuh Yan Rou Lie.


Melihat tingkah suaminya, Yan Rou Lie tersenyum lebar berusaha memberanikan diri langsung menindih tubuh Shen Long.


" Suamiku... Kenapa kamu masih berdiam diri seperti itu?" Yan Rou Lie memanggil Shen Long dengan sebutan baru sambil merasakan sesuatu yang menonjol di pahanya.


" Ah... Itu... Cup." Sebelum Shen Long melanjutkan perkataannya bibir Yan Rou Lie telah mendarat di bibirnya


Merasakan sensasi seperti itu, Shen Long langsung menutup mata lalu membalas ciuman dari Yan Rou Lie.


Ciuman itupun semakin lama semakin liar hingga pertemuan lidah dan pertukaran air liur pun terjadi.


" Hem." Karena terlalu lama berciuman, Cang Li Yuan juga sudah keluar dari kamar mandi sambil menatap kedua sosok tersebut yang telah asik menikmati ciuman mereka.


" Ah... Kamu mengganggu saja." Yan Rou Lie terlihat kesal karena kesenangannya terhenti.


" Gluug." Shen Long menelan ludah saat melihat Cang Li Yuan yang tidak menggunakan sehelai kain pun.


" Yuan'er, kamu sangat cantik." Shen Long tidak kuasa tanpa sadar mengeluarkan pujiannya.


" Apa aku tidak kalah cantik?" Yan Rou Lie semakin kesal karena Shen Long hanya memuji Cang Li Yuan.

__ADS_1


" Lie'er, kamu juga sangat cantik. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan dua permata yang indah sekaligus." Shen Long sambil menatap wajah Yan Rou Lie yang begitu mempesona, lalu tertuju pada gunung kembar yang masih padat berisi.


" Benarkah? Sekarang dua permata itu akan menjadi milikmu seutuhnya." Yan Rou Lie memegang tangan Shen Long, lalu mengarahkan pada gunung kembar miliknya.


Mendapatkan Isyarat tersebut, Shen Long memberanikan diri untuk meremas kedua gunung kembar milik Yan Rou Lie.


" Ah.. Sakit." Yan Rou Lie berteriak karena merasakan kedua gunung kembarnya sedikit sakit, namun ada sensasi yang berbeda.


" Maaf." Shen Long menghentikan aksinya, merasa tidak enak.


" Lanjutkan saja! Nanti juga terbiasa." Ucap Yan Rou Lie sambil menatap wajah Shen Long dengan tatapan sendu.


Kini kedua insan tersebut melanjutkan aksinya, dimana tanpa memperdulikan kehadiran Cang Li Yuan di samping mereka.


Mendengar suara erangan nikmat dari Yan Rou Lie, kini hasrat Cang Li Yuan langsung bangkit dimana dia juga tidak ingin ketinggalan bagian.


Pada akhirnya Yan Rou Lie yang sudah tidak sabar lagi, langsung menyatukan bagian inti mereka meskipun harus bersusah payah.


Begitupun dengan Shen Long, dia juga mengajarkan kepada Cang Li Yuan teknik Kultivasi Ganda agar mereka bisa berkembang bersama saat Yan Rou Lie sudah tidak berdaya karena sudah berkali-kali melakukan pelepasan.


Untuk Cang Li Yuan sendiri yang sudah berkali-kali melakukan hubungan badan dengan Shen Long, tentu saja tidak terlalu kesulitan, meskipun pada saat pertama penyatuan harus melakukan sedikit usaha.


Suatu keunikan tersendiri bagi Yan Rou Lie yang sudah terkapar, saat melihat Shen Long dan Cang Li Yuan melakukan Kultivasi Ganda, nalurinya juga langsung bangkit dan melanjutkan Kultivasi Ganda saat Cang Li Yuan sudah kehilangan tenaga.


Begitupun sebaliknya saat Yan Rou Lie melakukan Kultivasi Ganda dengan Shen Long, Cang Li Yuan kembali mengumpulkan tenaga lalu menggantikan posisi Yan Rou Lie.


Bahkan Shen Long yang seharusnya hanya mampu melakukan pelepasan dua hingga tiga kali, namun berkat kegigihan kedua Istrinya dia mampu melakukan pelepasan hingga berkali-kali.


Meskipun sudah mendapatkan kedua wanita itu, Shen Long selalu saja terpesona dengan keindahan tubuh kedua istrinya hingga tidak memperdulikan lagi tentang Tinju Naga Penghancur yang pernah dia pelajari.

__ADS_1


" Suamiku, kamu sangat kuat." Terdengar suara lembut dari Yan Rou Lie yang kini penuh dengan kebahagiaan.


" Itu semua berkat kegigihan kalian yang selalu memompa semangatku. Cup.. Cup..." Ucap Shen Long sambil mencium kening kedua Istrinya.


" Karena kita sudah menikah, aku juga akan memanggilmu Suami. Begitupun sebaliknya." Ucap Cang Li Yuan yang sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang Shen Long.


" Entah ini anugerah atau musibah, keindahan kalian tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Diluar sana pasti akan banyak orang yang menginginkan kalian. Tapi aku tidak akan membiarkan siapapun yang berani mendekati kalian." Shen Long menggelengkan kepala karena tidak mudah baginya untuk menjaga kedua Istrinya.


Namun Shen Long memiliki tekad yang kuat untuk menjadi lebih kuat agar melindungi kedua Istrinya.


" Suamiku, aku yakin kita bisa melewatinya bersama. Cup." Cang Li Yuan memberi semangat kepada Shen Long lalu memberikan kecupan di pipinya.


" Suamiku, dengan energi Yin sebanyak itu, seharusnya kamu akan naik tingkat. Tapi kenapa masih belum bisa menerobos?" Yan Rou Lie merasa heran karena menurutnya Shen Long akan naik tingkat.


Namun hal itu diluar harapannya.


" Aku juga tidak tau. Sepertinya aku membutuhkan Sumberdaya yang lebih banyak dari kalian." Shen Long tersenyum pahit karena dantian miliknya tidak seperti orang lain.


" Tidak masalah... Kita bisa mencari Sumberdaya untuk perkembangan kita." Cang Li Yuan terlihat antusias.


" Jika kita melakukan Kultivasi Ganda mungkin akan sedikit membantumu. Terlebih untuk kami berdua, jika dilakukan secara rutin mungkin beberapa bulan lagi aku dan saudari Li Yuan akan menerobos Pendekar Alam tingkat 8." Yan Rou Lie merasa senang dengan pencapaian mereka, meskipun dia sedikit khawatir dengan kondisi Shen Long.


Namun bagi Cang Li Yuan, meskipun tingkat Kultivasi Shen Long hanya mencapai Pendekar Alam tingkat 1, dia sangat yakin bahwa suaminya jauh lebih kuat dari mereka.


" Lebih baik kita istirahat. Besok pagi aku akan berlatih bersama paman Hao." Ucap Shen Long, lalu menutup matanya.


Melihat suami mereka menutup mata, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie juga langsung beristirahat, meskipun tubuh mereka bertiga tanpa menggunakan sehelai kain.


Yan Rou Lie sempat berfikir jika tanpa kelopak bunga Yin, mungkin dia juga masih mencapai Pendekar Kaisar.

__ADS_1


Begitupun dengan Cang Li Yuan, meskipun hanya mendapatkan dua kelopak bunga Yin, dia juga bisa mencapai Pendekar Alam tingkat 7.


__ADS_2