Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 447. Keputusan Patriak Klan Long


__ADS_3

Shen Long mengeluarkan jarum akupunktur lalu menyalurkan Qi dan menancapkan jarum akupunktur satu-persatu pada beberapa titik meridian Patriak Klan Long.


Buussshh!


Energi yang sangat kuat mengelilingi tubuh Patriak Klan Long, karena di dalam tubuhnya terlalu banyak energi yang terkumpul, namun tidak bisa menyatu pada lautan Qi miliknya.


" Beruntung saja aku memiliki akar spiritual Immortal." Gumam Shen Long, lalu menyuntikkan energi kehidupan miliknya kepada Patriak Klan Long.


Wuush!


Tubuh Patriak Klan Long bercahaya, dimana tidak lama lagi dia akan menerobos. Shen Long langsung meminta kepada beberapa Tetua untuk melindungi tubuh Patriak agar tidak terkena imbas ledakan.


Tiga Tetua mengangguk pelan, lalu mengeluarkan Qi dalam jumlah besar untuk melindungi tubuh Patriak, agar tidak menghancurkan ruangan ketika menerobos.


Bboooom!


Patriak Klan Long berhasil menerobos Pendekar Kaisar tingkat 9, dimana Shen Long membantunya untuk mengumpulkan energi yang tersumbat pada meridian Patriak Klan Long.


Tentu untuk membantu proses penyerapan Patriak, Shen Long membutuhkan konsentrasi yang tinggi, sehingga tiga Tetua yang berada di ruangan itu juga mengerahkan kekuatannya agar tidak menggangu konsentrasi Shen Long.


Bboooom!


Bboooom!


Bboooom!


Ledakan demi ledakan di lautan Qi milik Patriak Klan Long hingga berkali-kali dan terhenti ketika Patriak berhasil menerobos Pendekar Alam tingkat 9.


Membutuhkan waktu yang cukup lama, kini energi yang mengelilingi tubuh Patriak Klan Long semakin meningkat, membuat para Tetua yang bertugas semakin khawatir.


" Guru Suci, apa yang terjadi?" Salah satu Tetua berkeringat dingin karena sudah banyak mengeluarkan Qi untuk melindungi tubuh Patriak Klan Long.


Tanpa berkata apapun, Shen Long memasang wajah serius, karena kali ini ruangan itu akan hancur.


Shen Long menghentikan proses penyaluran Qi pada Patriak Klan Long, lalu melindungi tubuhnya dengan menggunakan perisai transparan.

__ADS_1


" Lindungi diri kalian!" Shen Long memberi perintah kepada tiga Tetua yang bertugas, karena mereka tidak sempat menghindar.


Buussshh!


Dalam waktu yang bersamaan, ketiga Tetua melindungi tubuh mereka dengan perisai energi dalam jumlah besar.


Bboooom!


Sebuah ledakan yang sangat kuat, membuat seluruh ruangan hancur berkeping-keping, dimana Patriak Klan Long berhasil menerobos Pendekar Bumi tingkat 1.


Shen Long dan ketiga Tetua yang berada di ruangan itu langsung terpental belasan meter akibat ledakan yang dikeluarkan oleh Patriak Klan Long.


Tiga Tetua itu memuntahkan darah segar, sedangkan Shen Long yang memiliki Zirah Kura-kura hanya mendapatkan Qi miliknya tersedot hingga habis terkuras.


" Tetua."


" Guru Suci."


Para Tetua yang lain langsung berlari ke arah Shen Long dan tiga Tetua yang terkena imbas ledakan terobosan dari Patriak Klan Long.


Para Tetua yang lain bernafas lega karena tidak terjadi apapun terhadap Shen Long, lalu menoleh ke arah tiga Tetua yang mendapatkan luka ringan.


" Bagaimana mungkin?" Para Tetua yang belum mengetahui bahwa Shen Long memiliki Zirah Kura-kura, memasang wajah serius karena Shen Long tidak terkena lecet sedikitpun.


Sedangkan ketiga Tetua yang sudah mencapai Pendekar Alam tingkat 9, justru terkena imbas ledakan meski hanya luka ringan.


" Sepertinya aku membutuhkan Pil untuk memulihkan Qi milikku." Shen Long tanpa malu-malu, langsung meminta kepada para Tetua yang berada di tempat itu.


Satu-persatu para Tetua mengeluarkan Pil pemulihan tingkat tinggi, lalu memberikan kepada Shen Long, tanpa berpikir panjang.


" Terima kasih Tetua semuanya." Ucap Shen Long, lalu mengambil tempat untuk memulihkan diri dengan bantuan Pil pemberian dari para Tetua.


" Apa dia manusia?" Semua Tetua yang menyaksikan, memasang wajah serius karena Shen Long masih mampu bertahan, meski hanya mencapai Pendekar Kaisar tingkat 1.


Jika saja Shen Long tidak memiliki Zirah Kura-kura, dapat dipastikan dia akan terluka parah, karena efek ledakan tersebut tidak bisa dianggap enteng.

__ADS_1


Sesaat beberapa Tetua yang lain melesat ke arah Patriak Klan Long, yang kini tergeletak di lantai bangunan, karena ruangan itu sudah hancur.


Setelah menunggu waktu cukup lama, kini Shen Long membuka mata, dimana Patriak Klan Long juga sudah sadar.


Pria sepuh itupun tersenyum lebar, karena dia sudah mendapatkan keterangan dari para Tetua yang lain tentang siapa yang menyembuhkan lukanya.


Terlebih Patriak Klan Long juga merasakan energi kehidupan miliknya sudah bertambah, tentu adalah sebuah anugerah besar baginya.


" Terimakasih atas bantuan Guru Suci." Patriak Klan Long mengepal kedua tangannya sebagai rasa hormat.


" Tidak masalah Patriak... Itu semua adalah bagian dari tugasku." Ucap Shen Long sambil menundukkan kepala.


Patriak dan para Tetua sangat senang karena Shen Long adalah pemuda yang sangat ramah, meskipun memiliki bakat diatas rata-rata.


Patriak Klan Long juga menyetujui jika Shen Long diangkat menjadi Guru Suci dan akan diberikan tempat tinggal yang layak.


Apalagi Shen Long telah membawa perubahan besar bagi anggota Klan Long, sehingga dia disetarakan dengan para Tetua senior yang berada di Klan utama Long.


" Patriak Klan Long juga memberikan hadiah kepada Shen Long, sebagai ucapan terimakasih karena sudah membantunya hingga bisa mencapai Pendekar Bumi tingkat 1.


" Meskipun hadiah ini tidak seimbang dengan bantuan yang Guru Suci berikan, namun sebagai Patriak Klan Long, semua anggota Klan Long akan membalas kebaikan Guru Suci jika dibutuhkan nantinya." Patriak Klan Long berkata dengan tulus, karena dia sudah mengetahui bahwa Shen Long bukan murni dari keluarga Klan Long.


" Terimakasih Patriak." Shen Long terlihat senang karena dengan dukungan dari anggota Klan Long, maka dia bisa menggunakan nama Klan Long untuk mengambil ketiga Istrinya yang tinggal di Sekte Seribu Pedang ketika berada di daratan murni emas.


Setelah berbincang cukup lama, Shen Long memohon diri untuk kembali ke kediamannya, karena bagaimanapun dia adalah murid dari Long Zhenhua.


" Aku minta kepada kalian untuk membangun kediaman baru untuk Guru Suci dan keluarganya secepat mungkin." Patriak Klan Long memberi perintah kepada beberapa Tetua yang bertugas, saat Shen Long sudah pergi.


" Baik Patriak! Kami akan menambah ahli bangunan agar mempercepat pembangunan di gunung itu." Ucap beberapa Tetua, lalu meninggalkan tempat itu.


Patriak Klan Long mengangguk pelan, lalu meminta kepada beberapa Tetua yang sudah senior agar mereka bisa melakukan latihan tertutup.


Patriak Klan Long juga memahami kondisi mereka yang sudah melakukan penerobosan terlalu banyak, harus melakukan latihan tertutup agar mengembangkan kemampuan teknik mereka agar bisa seimbang dengan tingkat Kultivasi mereka sekarang.


Tentu setelah mereka keluar dari latihan tertutup, Patriak Klan Long akan menindak tegas semua anggota Klan Gui hingga sampai ke akar-akarnya yang berada di seluruh daratan murni perak.

__ADS_1


Dengan demikian, Patriak Klan Long akan fokus mencari cara untuk mengambil kembali jiwa naga merah dan jiwa naga hitam dari inangnya yang berasal dari Klan Gui.


__ADS_2