Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 362. Dua Jiwa


__ADS_3

Benar saja apa yang dikatakan Guang Louzhy, hanya setengah jalan Shen Long menggambarkan pola Formasi Tujuh Naga, dia tidak mampu untuk menyelesaikan pekerjaannya.


" Haaah, tapi Kayu Spirit sangat mahal." Shen Long menghentikan pekerjaannya, karena dia mendapatkan serangan balik dari Batu Spiritual.


Meskipun kali ini Shen Long gagal menggambar pola Formasi Tujuh Naga, namun dia sudah memahami konsep gambar Formasi Tujuh Naga, sehingga jika menemukan Kayu Spirit, maka dia akan mencobanya lagi.


" Shen Long... Sebaiknya kamu memanggil naga laut itu! Sepertinya Jun Mei Yin sedang dalam bahaya." Ketika Shen Long menghentikan latihannya, Guang Louzhy menceritakan bahwa jiwanya seakan merasakan bahwa Jun Mei Yin sedang membutuhkan pertolongan.


Bahkan Guang Louzhy juga mengatakan bahwa sisa kehidupan Jun Mei Yin hanya tersisa sedikit.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long langsung memanggil naga laut, meskipun dia hanya memiliki lima kali kesempatan untuk memanggilnya.


Kraaack!


Sebuah retakan dari ruang hampa, dimana terlihat sosok naga laut muncul dengan ukuran lebih kecil dari sebelumnya.


" Anak muda, kenapa kamu memanggilku dalam waktu yang tidak mendesak? Kamu tau sendiri bahwa kamu hanya bisa memanggilku sebanyak lima kali?" Naga laut merasa heran karena Shen Long memanggilnya bukan dalam keadaan bahaya.


Jika Shen Long memanggilnya selama lima kali, maka naga laut akan terbebas dari kutukan milik Shen Long.


" Maafkan senior. Aku ingin meminta bantuanmu untuk mencari keberadaan Istriku." Shen Long tidak mempermasalahkan sisa pemanggilan tersebut, karena dia berpikir bahwa Guang Louzhy tidak akan berbohong.


" Oh... Apa kamu memiliki benda yang ditinggalkan oleh Istrimu?" Tanya naga laut.


Tanpa menjawab apapun, Shen Long meminta kepada Guang Louzhy untuk memperlihatkan mahkota yang ada di atas kepalanya.


Guang Louzhy pun melesat ke arah naga laut, hingga melayang di depan naga laut. Naga laut juga langsung menyentuh mahkota tersebut, hingga beberapa saat mengerutkan kening.


" Maaf anak muda. Sepertinya Istrimu tidak bisa diselamatkan. Ada seorang Kultivator wanita yang menggunakan tetesan darahnya." Naga laut menjelaskan apa yang dia ketahui tentang apa yang terjadi pada Jun Mei Yin.


Naga laut juga menceritakan bahwa Kultivator wanita itu memiliki latar belakang yang sangat kuat dan tinggal di Sekte Seribu Pedang.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long mengepalkan kedua tangannya, merapatkan giginya dimana Aura Naga Ilahi bocor dari tubuhnya.

__ADS_1


" Senior, tolong bantu aku datang kesana!" Sambil menarik napas dalam-dalam, Shen Long berusaha menahan amarah yang meluap-luap, membuat tubuhnya mengeluarkan aura berwarna hitam pekat.


" Anak muda, tahan emosimu! Aku bisa membawanya kesini. Namun jika kamu ikut denganku, maka aku tidak bisa menjamin keselamatanmu." Naga laut mengingatkan kepada Shen Long agar tidak bertindak gegabah.


Bahkan jika dia menjemput Jun Mei Yin, tidak menutup kemungkinan dia bisa terluka serius.


" Senior, tolong bantu aku untuk membunuh orang yang berani melukai Istriku. Aku tidak akan membiarkannya hidup." Shen Long merasa bersalah karena tidak bisa melindungi Istrinya.


Mendengar perkataan dari Shen Long, naga laut hanya menggelengkan kepala, karena dia sendiri tidak yakin bisa membunuh Kultivator wanita yang mengambil darah Jun Mei Yin.


Dengan kata lain, naga laut hanya bisa menculik Jun Mei Yin dari tangan Kultivator wanita secepat mungkin agar tidak ada yang mengetahuinya.


" Senior, apa kamu tau siapa pelakunya?" Tanya Shen Long.


" Sekte Seribu Pedang memanggilnya dengan sebutan Tetua Pedang Ungu." Naga laut menjelaskan bahwa Sekte Seribu Pedang tidak bisa dianggap remeh.


Meskipun Sekte Seribu Pedang adalah aliran putih yang memegang teguh kebenaran, namun ada beberapa yang menyimpang.


Naga laut itupun mengingatkan kepada Shen Long, jika dia menjemput Jun Mei Yin, maka dia sudah menggunakan pemanggilan sebanyak dua kali.


" Aku tidak peduli dengan pemanggilan itu!" Jawab Shen Long dengan tegas.


" Baiklah, aku akan menjemputnya." Bersamaan dengan ucapannya, naga laut langsung merobek ruang hampa, untuk mendatangi Sekte Seribu Pedang.


Di sisi lain Shen Long terus berjalan mondar mandir dengan perasaan cemas, karena takut jika terjadi sesuatu pada Istrinya.


Beberapa saat kemudian naga laut muncul dari ruang hampa, dengan membawa sosok wanita yang tubuhnya sangat memprihatinkan.


Bahkan naga laut juga tidak dalam keadaan baik-baik, karena Formasi yang melindungi Sekte Seribu Pedang membuat beberapa bagian tubuhnya terkoyak.


Melihat kejadian itu, Shen Long seakan tidak percaya bahwa seekor naga laut juga kesulitan untuk menembus pelindung di Sekte Seribu Pedang.


" Anak muda. Aku tidak bisa terlalu lama disini. Para Kultivator dari Sekte Seribu Pedang pasti akan menemukan keberadaanku. Sebaiknya kamu sembunyikan Istrimu sebelum menemukan cara untuk menyamarkan Raga Karma Naga Surgawi pada tubuhnya." Naga laut dengan buru-buru meninggalkan tempat tersebut, agar keberadaan Jun Mei Yin tidak bisa dilacak.

__ADS_1


Belum sempat Shen Long mengucapkan terimakasih, naga laut langsung menghilang dari pandangan, dimana Shen Long langsung melesat ke arah Jun Mei Yin yang tergeletak di tanah.


Kini kondisi Jun Mei Yin terlihat kurus kering dengan wajah pucat seperti kapas dimana bibirnya sudah melepuh.


" Istriku." Shen Long yang terlihat panik, langsung merangkul tubuh Jun Mei Yin, dengan tubuh gemetar.


Dalam keadaan setengah sadar, Jun Mei Yin berusaha membuka mata ataupun menggerakkan jarinya, namun sama sekali tidak mampu.


Melihat kejadian itu, naga mungil yang merupakan wujud dari Guang Louzhy, seakan memiliki dorongan untuk hinggap di kening wanita itu.


" Kakak, apa yang......" Ucapan Shen Long terhenti saat melihat naga mungil tersebut berubah menjadi butiran cahaya hingga masuk ke dalam kening Jun Mei Yin.


Secara perlahan tubuh Jun Mei Yin bersinar terang, membuat Shen Long sontak kaget, namun tidak ingin meninggalkan wanita itu yang terus berada di dekapannya.


*******


Di sebuah tempat yang terlihat asing, terlihat sosok wanita yang sedang kebingungan karena jiwanya seakan ditarik paksa oleh energi tidak kasat mata.


" Apa yang terjadi? Kenapa aku bisa ada disini?" Gumam sosok wanita itu yang tidak lain adalah Guang Louzhy.


Wuush!


Sebuah cahaya seakan turun dari langit, melesat dengan kecepatan tinggi hingga jatuh ke tanah.


Cahaya itupun secara perlahan mulai memudar hingga terlihat sosok wanita yang Guang Louzhy kenali.


" Apa yang terjadi? Apa aku sudah mati?" Gumam Jun Mei Yin sambil memperhatikan keadaan sekitar dengan berdiri membelakangi Guang Louzhy.


" Jun Mei Yin?" Guang Louzhy sontak kaget, sambil menunjuk ke arah wanita yang membelakanginya.


Tanpa menjawab apapun, Jun Mei Yin memejamkan mata, mulai tersadar bahwa tempat itu adalah alam jiwanya.


Sesaat Jun Mei Yin membalikkan badannya sambil menatap tajam ke arah wanita asing yang berani memasuki alam jiwanya.

__ADS_1


__ADS_2