
Tentu sebagai seorang wanita, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie merasa kasihan kepada gadis tersebut.
Terlebih untuk Shen Long, karena dia juga pernah mengalami hal seperti itu, membuatnya mengenang kembali masa terpuruknya.
Sebelum kedua Istrinya mengambil tindakan, Shen Long berinisiatif untuk menghampiri tuan muda kota dan berusaha untuk bersikap ramah.
" Mohon maaf tuan muda, jika boleh tau apa yang terjadi pada mereka?" Shen Long hanya sekedar basa-basi untuk memahami situasi tersebut.
" Hmmm." Tuan muda kota mendengus dingin lalu mengisyaratkan kepada bawahannya untuk berhenti.
Sesaat tuan muda kota memperhatikan Shen Long dari atas sampai bawah, dengan penuh selidik.
" Kamu tau, kenapa aku menyeret mereka? Mereka memiliki hutang sebesar 20.000 koin emas. Itu artinya jumlah itu tidak sedikit. Dengan koin sebanyak itu, cukup untuk kebutuhan hidup selama tiga tahun." Tuan muda kota tersenyum lebar, karena dia menganggap Shen Long berasal dari kalangan bangsawan karena dapat dilihat dari pakaiannya.
Karena itulah tuan muda kota bersikap ramah karena tidak ingin berurusan dengan orang yang memiliki latar belakang yang kuat.
" Dia berbohong tuan... Hutang kami hanya senilai 10 koin emas." Ucap pemuda tersebut karena dia mengetahui bahwa tuan muda kota ingin menguras harta Shen Long.
" Diam kamu! Apa kamu tau jika koin yang aku berikan akan berbunga? Apa kamu pikir aku adalah pengurus panti sosial?" Tuan muda kota menatap tajam ke arah pemuda tersebut lalu mengeluarkan sebuah catatan.
Tanpa membuang waktu, tuan muda memperlihatkan catatan tersebut yang pada intinya jika keluarga kedua sosok tersebut tidak mampu membayar hutang bersama bunganya pada waktu yang ditentukan, maka kedua sosok tersebut akan menjadi budak seumur hidup.
" Kamu tau sendiri kan perjanjiannya? Catatan ini lengkap dengan tanda persetujuan mereka." Tuan muda kota memperjelas lagi apa yang ditulis pada lembaran tersebut.
Di sisi lain Shen Long sedikit mengerutkan kening karena di dalam tulisan tersebut disebutkan nama depan ' Guang ' yang membuatnya tertarik.
" Kalau begitu aku akan membayar mereka." Ryu mengeluarkan koin senilai 20.000 koin emas.
Melihat hal itu, tuan muda kota sedikit mengerutkan kening sambil mengukur kekayaan yang dimiliki Shen Long.
' Ternyata pemuda ini sangat kaya raya. Aku tidak boleh menyinggungnya. Tidak masalah, dengan harta ini aku bisa menikmati lima wanita cantik sekaligus.' Pikir tuan muda kota lalu memberi isyarat kepada kedua bawahannya.
__ADS_1
Mendapatkan Isyarat tersebut, kedua bawahannya langsung melepaskan kedua sosok tersebut lalu berjalan mendekati majikan mereka.
" Senang berbisnis dengan tuan muda." Tuan muda kota memberikan surat perjanjian tersebut tersenyum puas karena sudah mendapatkan harta yang dia inginkan.
" Mmmm." Shen Long mengambil lembaran tersebut lalu menyimpannya di Cincin miliknya.
Meskipun dia tergiur dengan gadis tersebut, namun dengan koin yang diberikan Shen Long, dia bisa menyewa lebih dari lima wanita lain.
Terlebih tuan muda kota berfikir bahwa Shen Long adalah dari kalangan bangsawan karena dilihat dari jenis pakaian yang dia gunakan.
" Kita pergi dari sini." Tuan muda kota membawa bawahannya meninggalkan tempat tersebut.
Melihat tuan muda kota sudah pergi, kedua sosok tersebut menoleh ke arah Shen Long dengan tatapan penuh selidik.
Tentu secara tidak langsung kedua sosok tersebut akan menjadi budak Shen Long, meskipun Shen Long tidak memikirkan hal itu.
" Tuan." Kedua sosok tersebut berlutut di hadapan Shen Long yang sebagai majikan baru mereka.
" Baik tuan muda." Kedua sosok berusaha untuk bangkit berdiri tanpa memperdulikan kondisi yang mereka alami.
" Apa nama kalian Guang Chen dan Guang Yunyi?" Shen Long menatap kedua sosok tersebut, membuat mereka saling berpandangan.
Dari perkiraan Shen Long, Guang Chen sudah berusia 19 tahun mencapai Pendekar Kaisar tingkat 7 dan Guang Yunyi berusia 16 tahun mencapai Pendekar Kaisar tingkat 6.
" Be... Benar tuan muda." Jawab Guang Chen.
" Kalau begitu kami ingin berkunjung ke tempat kalian." Shen Long merasa tertarik karena Guang Louzhy menceritakan bahwa Klan Guang berasal dari Klan Kuno.
Tentu Shen Long ingin mencari informasi tentang Guang Louzhy, terlebih untuk dirinya sendiri yang bermarga Shen.
" Baik tuan muda. Tapi kami tidak tinggal di kota ini, melainkan tinggal di desa terpencil." Guang Chen membawa mereka keluar dari kota tersebut menuju ke sebuah arah.
__ADS_1
Sementara Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie hanya mengikuti dari belakang dan masih tidak mengeluarkan sepatah kata apapun.
Melihat kondisi kedua sosok tersebut sangat tidak baik, Shen Long meminta mereka untuk memulihkan diri saat berada di tempat yang cukup jauh dari kota.
" Kita tidak bisa melanjutkan perjalanan jika kondisi kalian seperti itu. Kalian harus memulihkan diri terlebih dulu." Shen Long memberikan dua Pil untuk mereka yang kebetulan masih tersisa di Cincin miliknya.
" Terimakasih tuan muda." Guang Chen dan Guang Yunyi mengambil Pil tersebut lalu mengambil tempat duduk untuk memulihkan diri.
Kedua sosok tersebut sangat senang dengan majikan baru mereka yang bersikap ramah, tentu Guang Chen dan Guang Yunyi akan melayani apapun keinginan majikan mereka.
Mereka sangat faham dengan status mereka sekarang. Bahkan jika Shen Long menginginkan nyawa mereka sendiri, mereka akan melakukannya.
Setelah merasa cukup baikan, Guang Chen kembali melanjutkan perjalanan menuju ke kediaman mereka.
Di sebuah desa yang sangat terpencil dimana hanya terdapat tidak lebih dari dua puluh rumah, Guang Chen membawa mereka ke sebuah rumah sederhana.
Melihat hal itu Shen Long sedikit menaikkan alisnya karena desa tersebut tidak seperti desa biasanya yang dilindungi tembok.
Tentu akan sangat berbahaya jika desa tersebut diserang hewan buas.
" Silahkan masuk tuan muda." Guang Chen menuntun mereka ke sebuah rumah panggung yang cukup tinggi.
Dengan sebuah anggukan, Shen Long bersama Istrinya langsung masuk ke dalam rumah, dimana terlihat sosok pria sepuh sedang duduk di sebuah kursi.
" Chen'er,Yi'er.... Siapa mereka? Lalu kenapa kalian bisa kembali kesini." Pria sepuh sedikit heran, meskipun dia tidak menginginkan kedua cucunya menjadi budak tuan muda kota.
Namun karena merasa tidak berdaya, pria sepuh merelakan kepergian kedua cucunya.
" Kakek, Tuan muda inilah yang membeli kami. Dengan kata lain, kami sudah menjadi budak Tuan muda ini." Guang Chen memperkenalkan majikannya, meskipun dia masih belum tau nama majikannya.
Tentu Guang Chen tidak pantas untuk menanyakan nama majikannya, karena perbedaan status.
__ADS_1
" Salam senior. Perkenalkan namaku Shen Long. Dan kedua wanita ini adalah Istriku Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie." Shen Long memperkenalkan diri mereka sambil menatap pria sepuh tersebut sedikit menyelidik.