
( Perguruan Naga Kabut )
Terlihat beberapa sosok yang sedang berkumpul sambil menatap sebuah batu kristal yang terlihat bercahaya dengan wajah serius.
" Tidak menyangka generasi muda kali ini bisa melampaui generasi kita." Ucap Tetua Naga Kabut sambil menatap ke arah bola kristal yang mengeluarkan cahaya tiga warna.
" Ya... Berkat mereka, tiga daratan bisa dibuka sekaligus." Jawab Tetua yang lain.
Meskipun mereka tidak bisa melihat para murid yang masuk ke dunia tersembunyi Klan Long, namun bola kristal itu cukup menandakan bahwa tiga daratan bisa terbuka sekaligus.
" Jika salah satu dari murid berhasil menemukan permata bumi di daratan ketiga, maka wilayah Klan Long bisa terangkat ke atas langit." Tetua Naga Kabut berharap penuh agar salah satu dari murid bisa menemukan permata bumi.
" Itu artinya segel jiwa naga juga akan terbuka." Tetua yang lain ikut menimpal.
Kini para Tetua saling berpandangan, memasang wajah serius. Jika segel jiwa naga akan terbuka, maka itu bisa menjadi pertanda baik atau buruk.
Di dalam Klan Long, terdapat lima jiwa naga yang masih tersegel di masing-masing lima perguruan.
Jiwa naga tunggal berada di Perguruan Naga Tunggal, jiwa naga kabut berada di Perguruan Naga Kabut, jiwa naga Biru berada di Perguruan Naga Biru, jiwa naga merah, berada di Perguruan Naga Merah dan jiwa naga hitam berada di Perguruan Naga Hitam.
Hanya satu jiwa naga yang tidak pernah mereka ketahui, yaitu jiwa Dewa Naga yang berhasil menyegel kelima jiwa naga yang lain.
" Sayangnya dari kelima jiwa naga, hanya jiwa naga tunggal dan jiwa naga biru saja yang memiliki kesadaran seperti manusia."
" Sedangkan ketiga jiwa naga yang lain memiliki sifat buas dan liar."
Sebuah kekhawatiran dari Tetua Naga Kabut, karena itu bisa berdampak buruk kepada anggota Klan Long, jika tiga jiwa naga tidak bisa dikendalikan.
Namun jika kelima jiwa naga tidak mendapatkan tempat inang, maka kediaman keluarga Klan Long tidak bisa terangkat ke daratan murni emas.
__ADS_1
Terlebih untuk jiwa naga kabut yang memiliki sifat cabul, jiwa naga merah memiliki sifat sombong dan angkuh, dan jiwa naga hitam yang memiliki sifat haus darah. Tentu bisa menimbulkan malapetaka.
" Kita tidak memiliki pilihan lain, kecuali harus mencari inang mereka. Sesuai dengan pesan dari para leluhur kita." Ucap salah satu Tetua, sambil menghela nafas berat.
" Masalahnya murid Perguruan Naga Merah dan Perguruan Naga Hitam bukan lagi menganggap diri mereka sebagai bagian dari keluarga Klan Long." Jawab Tetua Naga Kabut.
Meskipun sangat berat hati jika kedua jiwa naga harus menjadi milik Perguruan Naga Merah dan Perguruan Naga Hitam, namun aturan Klan Long tetap berlaku.
" Untuk jiwa naga kabut, aku pikir Long Yutian lebih cocok. Aku harap dia bisa melawan sifat cabul dari jiwa naga kabut itu." Tetua Naga Kabut memberi usul, karena Shen Long sangat berbakat, meskipun tingkat Kultivasinya masih rendah.
" Tapi Long Yutian adalah murid Perguruan Naga Tunggal." Long Yuanzhi menggelengkan kepala, karena Shen Long hanya dititipkan di Perguruan Naga Kabut.
" Masalah itu kita pikirkan nanti. Semoga saja dalam waktu dekat Long Zhenhua tidak mengambilnya dari perguruan kita." Tetua Naga Kabut berharap agar Long Zhenhua tidak kembali, sampai proses penarikan jiwa naga kabut selesai.
Setelah itu Tetua Naga Kabut meminta kepada seluruh Tetua yang lain untuk mempersiapkan segalanya, termasuk proses pemindahan wilayah Klan Long ke daratan murni emas.
*******
Tidak hanya Perguruan Naga Kabut, keempat perguruan yang lain juga telah menyiapkan kandidat masing-masing sebagai inang jiwa naga.
Dengan demikian keluarga Klan Long bisa kembali ke masa kejayaan mereka, dan memiliki daratan tersendiri yang melayang di udara.
Tidak menutup kemungkinan, para pendahulu Klan Long yang sudah tinggal di daratan murni emas dan daratan murni berlian juga bisa berkunjung ke kediaman keluarga utama Klan Long.
( Perguruan Naga Hitam )
Tetua Agung, Tetua Naga Hitam dan para Tetua yang lain juga sedang berkumpul untuk membahas kandidat yang cocok untuk dijadikan sebagai inang jiwa naga.
" Semoga saja permata bumi itu bisa ditemukan. Dengan demikian, kita akan mendapatkan dua jiwa naga yang lain." Tetua Naga Hitam tersenyum lebar, karena kesempatan mereka semakin terbuka lebar.
__ADS_1
Disamping Perguruan Naga Merah dan Perguruan Naga Hitam sudah mendapatkan murid suci yang masih melakukan latihan tertutup, mereka juga mendapatkan jiwa naga merah dan jiwa naga hitam.
" Tetesan darah Banteng Emas juga sudah kita berikan kepada murid suci itu. Jika waktunya tiba, kita akan mengeluarkan mereka dari latihan tertutup."
Para Tetua tersenyum puas, karena tidak lama lagi, mereka akan menunjukkan kemampuan Klan Gui di hadapan Klan Long.
Tetua Agung dan para Tetua dari kedua perguruan tidak peduli seberapa besar harta yang mereka keluarkan untuk menyokong perkembangan murid suci mereka.
Belasan tetesan darah Banteng Emas juga sudah mereka berikan kepada murid suci, sehingga kemampuan mereka bisa berkali-kali lipat dari para Kultivator yang memiliki tingkat Kultivasi yang sama.
Bahkan ketika dua murid suci masih mencapai Pendekar Raja tingkat 3, mereka dengan mudah membunuh Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Raja tingkat 5 hanya dengan satu kali pukulan.
" Aku sudah tidak sabar ingin melihat kemampuan mereka. Aku yakin kedua murid suci itu sudah mencapai Pendekar Kaisar." Tetua Naga Hitam tersenyum lebar.
" Suatu saat kalian akan mengetahuinya sendiri. Jika mereka keluar, Patriak Klan Long sekalipun tidak mampu mengalahkan murid suci kita." Tetua Agung tersenyum puas, karena kartu As mereka tidak diketahui oleh anggota Klan Long.
Namun ada satu pekerjaan yang harus mereka selesaikan. Yaitu sebelum wilayah Klan Long terangkat, mereka harus membereskan semua anggota Klan Long.
Dengan kata lain, sebelum para inang jiwa naga mencapai Pendekar Kaisar tingkat 9, mereka harus menekan bahkan membunuh anggota Klan Long secara diam-diam.
" Sekarang aku tugaskan kepada kalian untuk mengambil harta peninggalan Klan Gui di kediaman keluarga kita sebelumnya."
" Dengan demikian kita sudah siap untuk menghadapi anggota Klan Long yang berada di daratan murni emas." Ucap Tetua Agung, lalu menyerahkan sebuah kunci giok berbentuk kura-kura kepada salah satu Tetua.
Kunci giok kura-kura adalah salah satu akses untuk membuka segel tempat penyimpanan harta para pendahulu Klan Gui sebelum dihancurkan oleh Klan Long.
Meskipun Klan Gui berhasil dihancurkan oleh Klan Long, namun Klan Long tidak berhasil menemukan tempat penyimpanan harta milik Klan Gui.
Tanpa membuang waktu, Tetua itupun langsung membawa beberapa Tetua yang lain untuk pergi ke wilayah Klan Gui yang sudah rata dengan tanah.
__ADS_1