Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 451. Gui Duanjun


__ADS_3

Di sisi lain Shen Long yang sudah berada di Perguruan Naga Tunggal, kini tersenyum puas karena hasil jarahannya sangat memuaskan.


Jika saja para murid Perguruan Naga Tunggal mengetahui bahwa Shen Long mendapatkan hasil jarahan jauh lebih banyak dari yang mereka miliki, mungkin mereka akan muntah darah.


Meskipun demikian, jumlah harta yang Shen Long miliki masih belum bisa untuk meningkatkan Kultivasinya.


Saat Shen Long sedang duduk di ruang tamu, kini terlihat Long Fengxia masuk ke dalam rumah, sambil menatap ke arah Shen Long.


" Kakak seperguruan, guru sedang memanggilmu." Ucap Long Fengxia, lalu kembali ke luar untuk menemui Long Zhenhua.


Shen Long beranjak dari tempat duduknya, lalu berjalan menuju halaman depan rumah mereka.


" Salam guru." Shen Long mengepal kedua tangannya, saat berdiri di depan Long Zhenhua.


" Mmmmm... Mulai besok kalian berdua akan berangkat ke bagian utara wilayah Kerajaan Xing untuk mencari keberadaan organisasi Jubah Hitam yang selalu meresahkan warga."


" Jika kalian berhasil menemukan keberadaan ratu Jubah Hitam, kalian hanya melaporkan saja kepada kami atau pihak Istana Kerajaan Xing, karena wanita itu bukan tandingan kalian."


Long Zhenhua menjelaskan tentang misi yang mereka ambil, karena organisasi Jubah Hitam selalu membuat ulah di wilayah Kerajaan Xing.


Tentu jika anggota Klan Long berhasil membunuh pemimpin organisasi Jubah Hitam, maka pihak Istana Kerajaan Xing akan memberikan hadiah sekaligus tempat bagi Klan Long di wilayah Kerajaan Xing di daratan murni emas.


Organisasi Jubah Hitam sangatlah banyak dan mendiami berbagai tempat di daratan murni perunggu, hingga daratan murni emas.


Namun menurut informasi dari pihak Istana Kerajaan Xing pemimpin organisasi Jubah Hitam yang berada di daratan murni perak adalah seorang wanita yang sudah berusia lebih dari seratus tahun.


Karena itulah pihak Istana Kerajaan Xing memberi kesempatan kepada anggota Klan Long untuk menuntaskan masalah tersebut dengan hadiah yang tidak sedikit.


" Guru... Apakah hanya Klan Long saja yang diberikan tugas?" Tanya Shen Long.


" Tidak! Klan Long juga sedang bersaing dengan tiga Klan yang lain, karena mereka juga menginginkan wilayah baru di daratan murni emas, karena mereka juga memiliki permata bumi sejak beberapa tahun yang lalu." Jawab Long Zhenhua, karena ketiga Klan yang lain juga menginginkan wilayah baru di daratan murni emas.


Karena itulah empat Klan bersaing untuk menemukan tempat persembunyian organisasi Jubah Hitam yang dipimpin oleh Ouyang Ning yang dikenal sangat licin.

__ADS_1


" Jika pihak Istana Kerajaan Xing saja sangat sulit mencari keberadaan Ouyang Ning, apalagi kita." Shen Long merasa ada sesuatu yang aneh dari misi yang mereka jalankan.


Long Zhenhua menggelengkan kepala, karena apa yang dikatakan Shen Long memang benar.


Itu artinya ada orang dalam dari pihak Istana Kerajaan Xing yang bekerjasama dengan organisasi Jubah Hitam, sehingga mereka sulit ditemukan.


Meskipun beberapa anggota organisasi Jubah Hitam sudah ditangkap dan dibunuh, namun selama Ouyang Ning masih belum tertangkap, organisasi Jubah Hitam selalu bertambah banyak.


" Kalian tidak hanya sendiri, semua murid perguruan juga ikut. Hanya saja kalian harus menyebar ke berbagai tempat di wilayah Kerajaan Xing." Long Zhenhua kembali menjelaskan.


Tidak ada yang mengetahui bagaimana cara organisasi Jubah Hitam bisa kuat dalam waktu singkat dan mampu merekrut para Kultivator untuk bergabung bersama mereka.


" Itu artinya kedua Istriku juga ikut?" Tanya Shen Long, sambil mengerutkan kening.


" Ya... Perguruan Naga Kabut ditugaskan untuk pergi ke wilayah barat Kerajaan Xing, Perguruan Naga Biru ditugaskan di bagian timur dan Perguruan Naga Hitam dan Perguruan Naga Merah ditugaskan di bagian selatan wilayah Kerajaan Xing." Jawab Long Zhenhua, karena dia sendiri juga ditugaskan untuk mengikuti murid Perguruan Naga Kabut bersama Long Yuanzhi.


Tentu itu semua karena Long Duanjun di tempat itu, sehingga jiwa naga kabut yang memiliki sifat cabul bisa membahayakan murid yang lain.


" Baiklah, sekarang kalian boleh kembali. Besok pagi kalian akan berkumpul di Aula Lembah Naga." Ucap Long Zhenhua, lalu meninggalkan tempat itu, kembali ke kediamannya.


*******


( Perguruan Naga Kabut )


Di sebuah tempat, terlihat sosok pria yang baru saja keluar dari latihan tertutup dimana tatapannya sangat liar.


" Akhirnya aku bisa menghirup udara segar lagi." Ucap sosok tersebut yang tidak lain adalah Long Duanjun, sambil merentangkan kedua tangannya.


" Chieyu, Qianxue... Tidak lama lagi kalian akan jatuh ke pangkuanku." Gui Duanjun tersenyum puas, dengan adanya inang jiwa naga kabut pada dirinya, tidak ada lagi yang berani mengusiknya.


Gui Duanjun melangkahkan kakinya menuju ke sebuah bangunan, dimana terlihat beberapa sosok yang sedang menunggunya.


" Selamat atas pencapaian junior." Para Tetua dari Klan Gui menyambut kedatangan Gui Duanjun.

__ADS_1


Tanpa berkata apapun, Gui Duanjun langsung masuk ke kediamannya, seakan memandang rendah para Tetua yang menyapanya.


Melihat tingkah Gui Duanjun yang sudah berubah, para Tetua saling berpandangan, namun mereka tidak berani berkata apapun.


" Aku ingin beberapa wanita untuk menemaniku malam ini." Ucap Gui Duanjun yang sudah duduk di sebuah kursi, lalu menoleh ke arah beberapa Tetua yang mendatanginya.


Karena tidak mendapatkan jawaban dari para Tetua, Gui Duanjun bangkit berdiri lalu melepaskan aura Intimidasi yang membuat para Tetua jatuh tersungkur.


" Ampun junior! Jangan bunuh kami! Bagaimanapun kita adalah satu keluarga Klan Gui."


Para Tetua berlutut di hadapan Gui Duanjun sambil menyeka keringatnya yang bercucuran, karena mereka seakan tidak berkutik di hadapan pemuda itu.


Buussshh!


Gui Duanjun menarik kembali auranya, lalu kembali duduk di kursi.


" Panggil aku senior kalian!" Ucap Gui Duanjun dengan nada mengancam, tanpa memperdulikan bahwa para Tetua itu juga berasal dari Klan Gui.


" Ba... Baik senior." Para Tetua dengan buru-buru berlutut kembali.


Gui Duanjun tersenyum puas, lalu meminta kepada beberapa Tetua untuk mencari para wanita untuk melayaninya.


" Senior... Aku harap anda bisa bersabar, karena tidak lama lagi akan ada misi untuk para murid." Ucap salah satu Tetua.


" Misi?" Gui Duanjun sedikit mengerutkan kening.


" Benar senior. Dengan adanya misi itu, senior dengan bebas untuk mencari para wanita untuk melayani senior." Ucap Tetua yang lain.


Mendengar ucapan tersebut, Gui Duanjun tersenyum lebar, karena itu artinya Long Chieyu dan Long Qianxue juga ikut menjalankan misi.


" Baiklah, kapan misi itu dilaksanakan?" Tanya Gui Duanjun.


" Besok pagi senior." Jawab para Tetua dengan serempak.

__ADS_1


Setelah melihat Gui Duanjun mulai tenang, salah satu Tetua memberanikan diri untuk menyampaikan tujuan mereka, yaitu mengenai empat Klan yang ingin menikahkan putrinya kepada pemilik inang jiwa naga kabut.


" Dari keempat Klan itu menyerahkan dua putrinya masing-masing untuk dijadikan sebagai Istri senior. Sekarang mereka sudah tinggal di rumah orang tua senior." Salah satu Tetua menjelaskan bahwa delapan gadis itu sudah berada di kota asal Gui Duanjun.


__ADS_2