
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]
*******
Ketiga petugas itupun langsung membawa Shen Long menuju ke aula Hakim yang berada di dekat Balai misi.
Banyak murid Kelas Emas yang merasa heran karena Shen Long diringkus oleh petugas hakim.
" Ada apa dengan saudara Louzhy? Kenapa dia ditahan?"
" Entahlah saudara... Sepertinya dia sedang mendapatkan masalah."
" Aku dengar pemuda itu telah memperkosa seorang murid Kelas Emas yang bernama Hu Meiyin dari anggota Klan Yang."
" Benarkah? Meskipun aku tidak menyukai pemuda itu, tapi sepertinya itu tidak mungkin. Bukankah selama ini dia sama sekali tidak tertarik dengan seorang wanita?"
Terdengar diskusi dadakan dari beberapa sosok yang melihat kejadian tersebut, dimana mereka menilai bahwa Shen Long tidak mungkin memperkosa seorang murid.
" Jika Pendekar Naga menginginkan hal itu, aku sendiri dengan senang hati memberikan tubuhku kepadanya." Bisik beberapa murid wanita yang mendengar percakapan tersebut.
Bahkan kelompok Klan Zhang yang berada di tempat itu juga merasa tidak percaya jika Shen Long melakukan perbuatan sekeji itu.
Karena rasa penasaran, kelompok Klan Zhang, kelompok Klan Ling dan beberapa sosok yang berada di tempat itu juga langsung menuju aula Hakim.
Di sisi lain Shen Long yang masih penasaran dengan siapa sosok yang menyebar isu tersebut, kini berusaha untuk tetap tenang mengikuti ketiga petugas keamanan.
Saat berada di aula Hakim, Shen Long dikejutkan dengan satu sosok yang berada di tempat itu.
Sosok tersebut tidak lain adalah Hu Meiyin yang terlihat menangis terisak-isak.
Tentu kesempatan tersebut Hu Meiyin manfaatkan agar Shen Long jatuh ke pangkuannya jika Tetua Kehakiman menuntut agar Shen Long mempertanggung jawabkan perbuatannya.
" Ternyata kamu yang bergelar Pendekar Naga itu? Tidak menyangka perbuatanmu begitu keji." Sosok Wanita paruh baya yang merupakan Tetua Kehakiman menatap tajam ke arah Shen Long.
__ADS_1
" Tetua... Aku tidak tau apa yang kalian bicarakan."
" Tutup mulutmu!"
Plaaak!
Bersamaan dengan ucapannya, Tetua Kehakiman menampar wajah Shen Long, membuat pemuda itu tersungkur.
Tetua Kehakiman yang sudah mencapai Pendekar Langit tingkat 7, terlihat geram karena Shen Long berani membantah.
Mendapatkan perlakuan tersebut, Shen Long merasa tidak terima merapatkan giginya menatap tajam ke arah Tetua Kehakiman
Tentu para petugas yang bekerja di aula Hakim semuanya adalah wanita, sehingga mereka begitu membenci seorang pria yang berani melecehkan seorang wanita,. tanpa mendengar penjelasan terlebih dulu.
Hu Meiyin yang melihat kejadian itu, merasa tidak enak, namun itu satu-satunya cara agar dia bisa memiliki Shen Long seutuhnya.
*******
Di tempat lain, Tetua Lu Quan yang mendengar kabar tersebut juga merasa tidak percaya, langsung memanggil beberapa Tetua senior untuk menyelesaikan masalah tersebut.
" Tetua senior... Kamu tau sendiri saudara Louzhy adalah Pendekar Naga yang menduduki posisi pertama. Tidak hanya itu, tiga Master Akademi juga tidak berani menyinggungnya."
" Tetua senior... Kamu adalah ahli di bidang ini, aku yakin senior bisa menyelesaikan masalah ini." Ucap Lu Quan yang terlihat serius, tanpa sadar ucapannya membuat Tetua yang lain sedikit curiga.
" Tetua Lu Quan... Kamu harus sadar dengan usiamu. Junior Louzhy masih muda, kenapa kamu memanggilnya saudara?" Salah satu Tetua menggelengkan kepala atas tindakan Lu Quan yang menaruh hati kepada Shen Long.
Menyadari kesalahannya, Lu Quan memasang wajah memerah, namun tidak memperdulikan tatapan para Tetua yang lain karena dia ingin cepat membebaskan Shen Long dari tuduhan.
*******
Di aula Hakim, kini Shen Long mendapatkan hukuman cambuk seratus kali karena dia belum mengakui perbuatannya.
" Kamu masih belum mengaku juga? Cambuk pemuda itu lagi. Aku tidak peduli statusnya sebagai Kultivator bergelar posisi pertama." Tetua Kehakiman menatap tajam ke arah Shen Long.
__ADS_1
" Tetua... Suatu saat kamu akan membayar semuanya ini. Aku sudah mengatakan berkali-kali bahwa aku tidak pernah menyentuh wanita itu." Ucap Shen Long, sambil menatap tajam ke arah Tetua Kehakiman, lalu menoleh ke arah beberapa petugas keamanan yang berada di tempat itu.
" Kamu berani mengancam ku? Kamu membutuhkan waktu selama puluhan tahun untuk mengimbangi kekuatanku." Ucap Tetua Kehakiman.
Zhang Qixuan, Zhang Lee dan anggota Klan Zhang, kini terlihat khawatir karena Shen Long masih bersikeras tidak mengakui perbuatannya.
Meskipun mereka sangat yakin bahwa Shen Long tidak mungkin melakukan hal sekeji itu, namun jika dia melawan, maka dia akan mendapatkan masalah besar.
" Hentikan!" Terdengar suara dari arah luar aula Hakim, dimana terlihat beberapa sosok yang sedang berjalan mendekati Shen Long.
" Salam Tetua senior, salam para Tetua." Tetua Kehakiman mengepal kedua tangannya, sedikit heran karena Tetua yang lain ikut hadir di tempat itu.
" Mmmm... Tetua Kehakiman... Aku dengar kamu sedang menangani kasus pemerkosaan. Apa kamu sudah menanganinya dengan benar?" Tanya Tetua yang sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 3 sambil menatap ke arah Tetua Kehakiman, lalu menoleh ke arah Shen Long yang dalam kondisi tubuh terikat.
" Senior... Aku sudah menjalankan tugasku sebagaimana mestinya. Pemuda itu masih belum mengakui perbuatannya." Ucap Tetua Kehakiman sambil menunjuk ke arah Shen Long.
Mendengar ucapan tersebut, Tetua itu hanya menggelengkan kepala lalu menatap ke arah Hu Meiyin.
" Siapa namamu? Dan jelaskan lebih rinci bagaimana pemuda itu melakukan hal yang tidak terpuji kepadamu?" Tanya Tetua senior.
" Namaku Hu Meiyin, cucu dari salah satu Tetua Klan Hu." Hu Meiyin memperkenalkan diri.
" Awalnya kami bersama kelompok Klan Yang sedang menjalankan misi untuk menghancurkan cabang Sekte Kalajengking Hitam. Saat kami berhasil menghancurkan mereka, tiba-tiba muncul Hewan Roh yang sangat kuat dan membunuh semua kelompok Klan Yang pada saat kami sedang terluka sehabis melakukan pertarungan."
Pada saat itu kami berusaha untuk melarikan diri, sehingga kami terpencar. Kebetulan pada waktu itu aku hanya berdua dengan saudara Louzhy. Namun pada saat malam hari, saudara Louzhy memperkosaku hingga seperti ini." Hu Meiyin mengarang cerita sambil memperlihatkan pakaiannya yang sudah banyak robekan.
" Apa kamu yakin bahwa saudara Louzhy yang melakukannya?" Tanya Tetua tersebut penuh selidik.
" Benar Tetua... Saudara Louzhy melakukannya hingga berkali-kali, hingga kondisiku sampai tidak berdaya." Ucap Hu Meiyin sambil memegang bagian perutnya seperti sedang kesakitan.
Sesaat Tetua tersebut menarik napas dalam-dalam lalu menoleh ke arah Tetua Kehakiman.
" Tetua Kehakiman... Harusnya kamu lebih teliti dalam menangani kasus ini. Aku merasakan junior Louzhy masih memiliki 'Yang' murni. Itu artinya dia masih perjaka." Ucap Tetua tersebut, lalu menoleh ke arah Shen Long.
__ADS_1
Mendengar ucapan tersebut, semua yang berada di aula Hakim langsung melotot ke arah Hu Meiyin dengan niat membunuh yang sangat kuat.