Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 294. Tentang Tiga Klan Kuno


__ADS_3

Saat Xiao Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie berada di jarak yang dekat, kedua patung itupun mengeluarkan sebuah cahaya dari mulut mereka lalu masuk ke kening kedua wanita tersebut.


" Apa itu tadi?" Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie yang tidak sempat menghindar kini bertanya-tanya apa yang terjadi.


Saat keduanya sedang mencerna situasi tersebut, kini secara perlahan kepala mereka seperti ditusuk ribuan jarum.


Aarrgggh! Aarrgggh!


Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie berteriak keras merasakan kepalanya mau pecah sambil tersungkur dan memegang kepalanya.


Proses itupun berlangsung cukup lama, dimana Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie kembali mengingat kejadian sebelumnya.


Hingga saat rasa sakit itu menghilang, kedua wanita itu saling berpandangan sambil menyeka keringatnya yang bercucuran.


Sangat jelas di fikiran mereka tentang kenangan mereka bersama dengan Shen Long yang merupakan suami mereka.


Traaang!


Kedua patung tersebut langsung pecah dimana di kehidupan sebelumnya Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie menyimpan kesadaran mereka pada patung tersebut.


Sesaat suasana menjadi hening, dimana Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie hanyut dalam pikiran masing-masing.


" Saudari Yuan, apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya Yan Rou Lie yang merasa tidak enak karena telah meninggalkan Shen Long.


Bahkan Cang Li Yuan yang memiliki hobi mencium aroma keringat suaminya, kini terlihat murung karena begitu merindukan Shen Long.


" Aku tidak yakin jika suami kita bisa menerima kita kembali. Aku yakin suami kita sudah menikah dengan kedua wanita rubah itu." Cang Li Yuan merasa yakin jika Shen Long memiliki hubungan khusus dengan Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.


Tentu Cang Li Yuan berfikir seperti itu, karena saat berada di sumur roh, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin sangat akrab dengan suami mereka.


" Kedua wanita itu benar-benar ingin dibunuh." Yan Rou Lie mengepal kedua tangannya, seakan tidak rela jika suami mereka memiliki hubungan khusus dengan Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.

__ADS_1


" Ya... Kita harus membunuh kedua wanita itu secepatnya." Cang Li Yuan juga tidak sabar ingin kembali bersama suaminya.


Kini kedua wanita itu beranjak dari tempat tersebut untuk mengumpulkan barang-barang yang mereka miliki di kehidupan sebelumnya.


Meskipun di hutan kuno tidak menemukan sesuatu yang berharga, namun Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie sangat senang karena ingatannya pulih kembali.


Namun yang menjadi pertanyaan bagi Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie, mengapa di daratan Sangay sekarang tidak ada yang bisa mencapai Pendekar Dewa?


Sedangkan pada kehidupan sebelumnya Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie pernah mencapai Pendekar Dewa.


Karena itulah Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie memeriksa seluruh bangunan di tempat tersebut untuk mencari catatan yang berhubungan dengan Klan Kuno.


" Tidak ada catatan lain disini." Cang Li Yuan yang terus mencari berbagai informasi yang ditinggalkan oleh Klan Kuno.


" Mungkin saja semua sudah dibawa oleh ketiga Klan kuno itu ke tempat yang lain." Jawab Yan Rou Lie.


Saat mereka sedang mencari beberapa catatan peninggalan kuno, kini sebuah cahaya turun dari langit, membuat keduanya langsung meningkatkan kewaspadaan.


Bboooom!


" Apa yang kalian lakukan disini?" Tanya pria sepuh, sambil menatap ke arah mereka berdua.


Tanpa menjawab apapun, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie hanya berdiam mematung karena aura yang dikeluarkan oleh pria sepuh.


" Semua peninggalan Klan Kuno sudah dibawa ke daratan Suci oleh Klan Shen dan Klan Xiao."


" Kalian ingin bertanya mengapa di daratan ini tidak ada yang mencapai Pendekar Dewa?" Tanya pria sepuh.


Mendengar ucapan tersebut Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie hanya mengangguk kecil seakan meminta penjelasan.


" Daratan Sangay ini diciptakan oleh seorang Dewa tertinggi. Saat dia merasakan adanya pertumpahan darah antar Klan Kuno, Dewa tertinggi itu mengambil esensi dari daratan Sangay ini lalu membawanya ke dari suci, sehingga mereka yang sudah mencapai Pendekar Dewa, langsung terlempar ke daratan suci."

__ADS_1


" Namun Dewa itu masih ingin berbelas kasihan kepada ketiga Klan kuno, sehingga dia membawa ketiga Klan kuno ke daratan Suci." Pria sepuh menjelaskan tentang apa yang terjadi pada daratan Sangay.


Jika seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Dewa masih berada di daratan Sangay, maka daratan tersebut tidak lama akan hancur, jika terus saling bertarung.


Dengan hilangnya esensi dari daratan Sangay, secara perlahan kemampuan para Kultivator yang mendiami daratan Sangay semakin menurun.


Semua itu terjadi sejak ribuan tahun yang lalu, sehingga banyak para Kultivator menjadikan daratan Sangay sebagai tempat pelarian atau tempat mengasingkan diri dari dunia luar.


" Maaf senior. Jika boleh tau, siapa senior sebenarnya?" Tanya Cang Li Yuan.


" Aku hanya seorang pelayan dari Dewa tertinggi yang menciptakan daratan Sangay ini. Aku ditugaskan untuk turun kesini, karena ingin menyampaikan pesan dari tuanku."


" Dan ini semua ulah kalian berdua di masa lalu. Kami para Dewa tidak ikut campur urusan manusia. Tapi jika menyangkut daratan yang tuanku ciptakan, maka tuanku tidak tinggal diam." Ucap pria sepuh.


" Aku tidak bisa terlalu lama disini, karena kedatanganku bisa membuat daratan Sangay ini hancur." Ucap pria sepuh, lalu melesat ke langit.


Meskipun belum puas dengan jawaban dari pria sepuh itu, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie hanya menghela nafas berat.


Mereka tidak menyangka bahwa pria sepuh tersebut hanya seorang pelayan dari Dewa tertinggi.


Jika saja seorang pelayan memiliki kekuatan besar seperti itu, lalu bagaimana dengan kekuatan dari tuannya?


Meskipun masih banyak pertanyaan yang ingin mereka sampaikan, namun Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie tidak bisa berkata apa-apa, karena pria sepuh tersebut langsung pergi


" Sekarang kita fikirkan cara untuk merebut kembali suami kita saja." Cang Li Yuan tidak ingin terlalu banyak memikirkan tentang apa yang terjadi pada tiga Klan Kuno, karena sudah diluar kemampuan manusia.


" Kamu dengar apa yang dikatakan pria sepuh sebelumnya? Segala yang terjadi di daratan Sangay itu karena ulah kita. Aku tidak ingin lagi melakukan kesalahan."


" Kita harus merebut suami kita, tanpa harus melakukan pertarungan." Yan Rou Lie tidak ingin mengulang kembali kesalahannya, karena keberadaan Xiao Ai Qing yang berasal dari Klan Kuno.


" Caranya?" Tanya Cang Li Yuan.

__ADS_1


Sesaat Yan Rou Lie berbisik kepada Cang Li Yuan mengenai rencana mereka untuk mengambil Shen Long dari tangan Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.


" Kalau begitu kita harus pergi ke kota terdekat untuk mencari Buku pengetahuan umum." Cang Li Yuan tidak ingin terlalu lama beranda di hutan kuno, karena aura kematian sangat kuat.


__ADS_2