Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 316. Hutan Kuno


__ADS_3

Tentu Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie sangat membenci Xiao Ai Qing, karena dialah penyebab kedua wanita itu harus masuk ke dalam Kuil Bunga Sakura sehingga harus kehilangan suami mereka.


Terlebih untuk Jun Mei Yin yang pernah ingin membunuh Shen Long saat menjadi Naga Emas, membuat Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie tidak rela jika suami mereka disentuh oleh kedua wanita itu.


" Kalian boleh tinggal disini. Silahkan pilih kamar untuk kalian." Ucap Jun Mei Yin, lalu membawa Shen Long menuju ke kamar mereka bersama Xiao Ai Qing.


Melihat keromantisan kedua wanita itu bersama suami mereka, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie memasang wajah memerah padam karena tidak tahan lagi.


" Ternyata dugaan kita benar. Kedua wanita rubah itu telah merebut suami kita." Yan Rou Lie mengepal kedua tangannya, saat ketiganya sudah berada di kamar mereka.


" Kita harus mencari waktu yang tepat untuk membunuh mereka berdua." Cang Li Yuan juga tidak kalah marah, apalagi hidungnya sudah lama tidak mencium aroma keringat suaminya.


Kini wajah Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie menjadi jelek, membayangkan kedua wanita itu bermesraan dengan Shen Long saat berada di kamar mereka.


Sesaat Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie mengambil salah satu kamar yang berada di lantai dasar, meskipun hati mereka dalam keadaan tidak baik.


" Kedua wanita rubah itu sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 4. Sebaiknya kita gunakan kelopak bunga Yin lagi untuk meningkatkan Kultivasi." Ucap Yan Rou Lie,. lalu mengambil tempat untuk duduk Berkultivasi.


" Ya.. Paling tidak kita harus berada satu tingkat diatas mereka." Cang Li Yuan juga mengambil tempat untuk duduk Berkultivasi.


Kini keduanya langsung mengeluarkan kelopak bunga Yin lalu menyerapnya agar bisa melebihi Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.


Pada saat tengah malam, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie tidak bisa berkonsentrasi, karena mendengar suara aneh di kamar Shen Long dan kedua istrinya.


" Sialan... Kenapa kedua wanita rubah itu bisa bersenang-senang diatas penderitaan kita." Cang Li Yuan mengepal kedua tangannya, saat mendengar erangan dari Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.


" Aku tidak sabar lagi ingin membunuh mereka berdua. Kita harus membunuhnya saat keluar dari Akademi Pagoda Suci ini." Yan Rou Lie tidak kalah marah, karena seharusnya mereka berdualah yang bersenang-senang dengan Shen Long.


Tentu telinga Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie sangat peka, karena sudah mencapai Pendekar Suci, sehingga keduanya semakin geram.

__ADS_1


" Sebaiknya kita pergi dari sini. Kupingku terasa panas mendengar suara kedua wanita rubah itu." Yan Rou Lie merasa tidak tahan lagi, mendengar suara dari arah kamar Shen Long, berniat untuk beristirahat di bukit tempat kediaman tiga master.


" Ya... Kita juga harus mempelajari Kitab Seribu Raga yang diberikan Guang Yunyi. Aku dengar kedua wanita itu juga mempelajari Kitab Seribu Raga." Cang Li Yuan tidak mau kalah, juga ingin memperkuat fisik mereka agar bisa menghadapi Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.


Kedua wanita itupun langsung berpindah tempat ke bukit tempat kediaman mereka yang diberikan oleh tiga master Akademi.


*******


Pada keesokan hari, Shen Long dan kedua istrinya langsung meninggalkan tempat mereka secara diam-diam untuk pergi ke hutan kuno dengan menggunakan Lencana miliknya.


Tidak lama kemudian Shen Long dan kedua istrinya telah berpindah tempat di pinggir hutan kuno, untuk mencari berbagai informasi.


Buussshh!


Saat Jun Mei Yin ingin memasuki hutan kuno, tubuhnya langsung didorong oleh energi tidak kasat mata, membuatnya mundur beberapa langkah ke belakang.


" Suamiku, sepertinya aku tidak bisa ikut bersama kalian. Aku akan menunggu kalian disini." Jun Mei Yin tidak bisa memaksa, karena dia bukan berasal dari Klan Kuno, sehingga dia tidak bisa memasuki hutan kuno.


" Baiklah, kamu tunggu disini saja! Tapi kamu harus berhati-hati." Shen Long mengingatkan kepada Jun Mei Yin agar tidak lengah.


Hutan kuno memang sangat jarang dilewati oleh para Kultivator, karena tidak ada yang bisa masuk ke hutan kuno jika tidak memiliki garis keturunan Klan Kuno.


Kini Shen Long dan Xiao Ai Qing langsung masuk ke dalam hutan kuno yang sangat luas, karena tempat tersebut terdapat tiga Klan.


" Suamiku, sepertinya kita harus berpisah. Aku harus pergi ke kediaman Klan Xiao, karena kamu harus pergi ke wilayah Klan Shen." Meskipun letak dari Klan Xiao dan Klan Shen tidak terlalu jauh, namun memiliki jalur masing-masing.


Dengan sebuah anggukan, keduanya harus berpencar untuk mendapatkan Informasi dari Klan mereka masing-masing, meskipun Shen Long bukan bagian dari keluarga Klan Shen.


" Shen Long... Meskipun sekarang aku berwujud Naga Emas, namun aku juga berasal dari Klan Guang." Guang Louzhy yang sudah keluar dari tatto di punggung Shen Long, kini langsung melesat ke arah kediaman Klan Guang.

__ADS_1


" Tidak masalah... Semoga kakak bisa menemukan sesuatu yang berharga." Ucap Shen Long, lalu melanjutkan langkahnya menuju kediaman keluarga Klan Shen.


Tidak lama kemudian, Shen Long berada di depan pintu gerbang Klan Shen yang kini hanya tersisa puing-puing bangunan.


Buussshh!


Saat Shen Long masuk ke dalam pintu gerbang, kini energi tidak kasat mata seakan menuntunnya ke sebuah tempat.


Mengikuti arahan dari energi tidak kasat mata, Shen Long terus melangkahkan kakinya, hingga menuju ke sebuah gunung yang berada di belakang kediaman keluarga Klan Shen.


" Kenapa aku merasakan ada yang sedang memanggilku?" Gumam Shen Long, sambil menatap ke arah sebuah goa dibawah kaki gunung.


" Masuklah." Terdengar suara dari dalam goa.


Tanpa merasa ragu sedikitpun, Shen Long langsung masuk ke dalam goa, hingga tatapannya tertuju pada sebuah patung yang mirip dengan seseorang yang dia kenal.


" Kakak?" Gumam Shen Long saat menatap ke arah patung yang mirip dengan Guang Louzhy.


" Aku bukan dia." Terdengar suara dari dalam patung tersebut.


Wuush!


Sebuah cahaya keluar dari mulut patung tersebut, melesat cepat ke arah Shen Long, lalu masuk ke alam jiwanya.


Saat itu juga jiwa Shen Long juga ikut masuk ke alam jiwanya hingga terlihat sosok wanita yang mirip dengan Guang Louzhy yang sedang menatapnya.


" Takdir kalian memang sangat dekat. Aku melihat takdirmu tidak bisa dipisahkan dari putriku. Sekalipun banyak rintangan yang harus kalian lewati." Ucap sosok wanita yang mirip dengan Guang Louzhy.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long sedikit mengerutkan kening, karena masih belum mengetahui apa yang wanita itu katakan.

__ADS_1


Terlebih Shen Long bukan murni dari keluarga Klan Shen, sehingga dia merasa pasti ada kesalahan.


__ADS_2